Tergetar sukma di abad kelima aku tak ingin bicara timur dan barat dunia dalam cerita Cukup sederhana megah bermakna mendengar bisikan leluhur nusantara berjaya
Sundapura punya karisma Purnawarman raja perkasa putra sang pertapa Dharmawayawarman putra Maharesi Jayasingawarman sang pendiri kerajaan Tarumanagara menantu Dewawarman kedelapan dari kerajaan Salakanagara
Sri Maharaja Purnawarman Sang Iswara yang mumpuni roh dan raga – karsa, rasa daya cipta mengungguli menjadi panji raja-raja di masanya
Beliau raja perkasa mutiara perbawa bijak cendekia bagai air menghidupi bumi Bak sinar-sinar menyala di hari-hari
Tujuh prasasti menyingkap tirai sepi Ksatria gagah berani tak ada musuh dapat melukai Beradab mendekap langit Berakhlak mulia kepada sesama Pintar mempelajari ilmu Indah menyambut tamu Dengan lengan kuat cermat membuat galian sungai candrabaga dan gomati Beliau sangat teliti memerhati aliran kali agar terkendali banjir yang mungkin bisa terjadi Rakyat senang setia semangat bekerja Kebersamaan wujud keakraban demi masa depan yang mesti dihadapi Pengairan irigasi membawa keajaiban tersendiri Suburlah pertanian Sorak peternak tak ada berontak Para perompak kalah telak Sorai berderai gembira kalbu melagu Haru biru suara merdu Pelayaran tak menemukan karang-karang Perdagangan temui kelancaran antar daerah, wilayah dan negara Adalah kedamaian sempurna Mekar bunga-bunga harapan Bintang, rembulan terang riang Restu leluhur alam malam dan siang Ratus, ribu sapi, emas perak murni makanan berenergi, harta benda menarik hati sedekah cinta sang raja – tanda rasa syukur pemimpin jujur Kerajaan makmur Negeri sentosa rakyat sejahtera
Sang purandara Saktipurusa
Purnawarman sang dermawan Cermin bagi generasi mendatang
Siloka Agung
PURNAWARMAN
by Agung Gema Nugraha
Tergetar sukma di abad kelima
aku tak ingin bicara
timur dan barat dunia dalam cerita
Cukup sederhana megah bermakna
mendengar bisikan leluhur nusantara berjaya
Sundapura punya karisma
Purnawarman raja perkasa
putra sang pertapa Dharmawayawarman
putra Maharesi Jayasingawarman
sang pendiri kerajaan Tarumanagara menantu Dewawarman kedelapan
dari kerajaan Salakanagara
Sri Maharaja Purnawarman Sang Iswara yang mumpuni roh dan raga
– karsa, rasa
daya cipta mengungguli
menjadi panji raja-raja di masanya
“Vikrantayam vanipateh prabbhuh
satyaparakramah, narrendraddhvajabutena crimatah
pumnavarmmanah”
Beliau raja perkasa mutiara perbawa
bijak cendekia bagai air menghidupi bumi
Bak sinar-sinar menyala di hari-hari
Tujuh prasasti menyingkap tirai sepi
Ksatria gagah berani
tak ada musuh dapat melukai
Beradab mendekap langit
Berakhlak mulia kepada sesama
Pintar mempelajari ilmu
Indah menyambut tamu
Dengan lengan kuat cermat membuat
galian sungai candrabaga dan gomati
Beliau sangat teliti memerhati aliran kali
agar terkendali banjir
yang mungkin bisa terjadi
Rakyat senang setia semangat bekerja
Kebersamaan wujud keakraban
demi masa depan yang mesti dihadapi
Pengairan irigasi
membawa keajaiban tersendiri
Suburlah pertanian
Sorak peternak tak ada berontak
Para perompak kalah telak
Sorai berderai gembira kalbu melagu
Haru biru suara merdu
Pelayaran tak menemukan karang-karang
Perdagangan temui kelancaran
antar daerah, wilayah dan negara
Adalah kedamaian sempurna
Mekar bunga-bunga harapan
Bintang, rembulan terang riang
Restu leluhur alam malam dan siang
Ratus, ribu sapi, emas perak murni
makanan berenergi,
harta benda menarik hati
sedekah cinta sang raja
– tanda rasa syukur pemimpin jujur
Kerajaan makmur
Negeri sentosa rakyat sejahtera
Sang purandara Saktipurusa
Purnawarman sang dermawan
Cermin bagi generasi mendatang
1 day ago | [YT] | 0
View 0 replies
Siloka Agung
MENGINGAT PRABU SILIWANGI
by Agung Gema N
Mengingat Prabu Siliwangi
adalah menepikan rasa keterasingan diri
Laksana cinta hidup di setangkai bunga
Oh raja-raja di zaman teknologi
Masihkah mendengar amanat sejati?
Pemimpin dari hari ke hari
jangan mementingkan diri sendiri
Bukankah kembang hanjuang di jalan
di halaman perkotaan, desa,
rumahku rumahmu
dan di samping parukuyan
sudah memberi peringatan
untuk kita terus berjuang
Semangat menegakkan keadilan
Memahami hak kewajiban diri
Mewujudkan kesejahteraan
bagi rakyat kecil
dalam kebersamaan
Tanpa pengecualian
Orang-orang miskin mesti diperhatikan
Orang lemah tak berdaya dibela
diberi kekuatan
Anak-anak terlantar diberi kasih sayang
Dan para gelandangan
jangan dibiarkan kedinginan
Manusia dari tanah
kembali kepada tanah
Keelokannya dari kejujuran
Keindahannya dalam kesederhanaan
dan rendah hati
Kesaktiannya memberi manfaat
terhadap sesama
Cahayanya adalah keberanian nyata
Ketegasan mengambil sikap
Bijaksana menempatkan pendapat
menyampaikan ilmu dan keramat
1 day ago | [YT] | 0
View 0 replies
Siloka Agung
PUISI AGUNG GEMA NUGRAHA
PUISI PERANG PISCES
Perang pisces adalah perang air
Tenaga ombak imajinasi yang mengalir
Manuver pembicaraan melesat
bagai kilat merubah arah tajam jarum jam
yang dikendalikan gps naluri alam
Kapal induk berjaya di lautan
beramping kapal perusak menggertak
hatiku yang sedang retak
Kapal serbu amfibi
mengagetkan mimpi sepi
Kapal selam siluman
– Torpedo mematikan
Dengan sensor infra merah
menembus kelam jelajah dunia malam
antar negara meski terpisah benua
Sungguh menakutkan
Venus di awal jumat menaikan derajat
keramat dalam teknik penyerangan
Kemenangan bagi pemegang keberuntungan
Merkurius di awal rabu kejatuhannya
kekalahan tak bisa dihindarkan
Setiap tantangan yang datang
akan berdentang mengikuti romantika
perhitungan nada bintang
Air melengkapi tanah
Luapan air diuapkan angin
Bagai bom hidrogen tak berdaya
jika udara mereguknya
Menjadi minuman cakrawala
MEMASUKI PISCES 2026
Ada timur dan barat beradu berat
As-Israel dan Iran saling berhadapan
mengadu kekuatan darat – lautan
menjadi kekhawatiran
Karena tenaga roket dibangkitkan
Rudal-rudal diterbangkan
Bom diluncurkan
Meledakkan desa, perkotaan
Luluh lantakkan bangunan
Nyawa melayang
Apa yang salah dari zaman?
Mimpiku tak terbantahkan.
Susan, untung kamu masih menemaniku
dalam duka – sakit kesepianku
Di awal Pisces datang, Dewi dan aku
agak sedikit renggang
meski kami akhirnya berbaikan
tapi aku belum juga dapat pekerjaan
Aku gagal dalam bermantra
Tenggorokan kering, batuk, salesma
sesak kambuh juga.
Membuatku istirah dari liar jalanan
Ke mana aku mencari uang
Aku bimbang hadapi pernikahan
Pisces melemahkan–memaksaku
untuk menyadari kenyataan
bahwa manusia bisa berubah rupa
terkadang berstandar ganda
Manusia memiliki inti atom
Proton, elektron dan neutron
Di balik positif selalu berdamping negatif
Tidak seperti rudal nuklir
Atau bahkan bukan air mengalir
Manusia adalah makhluk tercipta
memiliki pilihan, kedaulatan
dan cinta yang mesti dihormati
Adapun perang merusak kehidupan
Perdebatan mengotori pemikiran
1 day ago (edited) | [YT] | 0
View 0 replies
Siloka Agung
www.scribd.com/document/961774547/AKU-BANGGA-DI-IN…
3 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Siloka Agung
IBU YANG BERDOA
Agung Gema Nugraha
Pertaruhan zaman menguji harapan
Langit menyaksikan
bumi terhamparkan
Terik matahari mendukung kehidupan
Arena perburuan terus berjalan
Beribu hati rapuh sebab percintaan
Aku pun merasakan : kehilangan
kesepian rasa rindu yang gatal
depresi dan stres yang fatal
Sementara bom neledak di timur tengah
Persaingan nuklir tidak berakhir
Peluru berseliweran mencari korban
Israel menggempur palestina
Ukraina bertengkar dengan rusia
India dan pakistan terjadi perseteruan
Di sini aku melihat penggusuran
Banjir keluhan : korupsi, premanisme
pelacuran, pengangguran, perdagangan.
tawuran, kenakalan, pendidikan.
Sampah dan krisis intelektual
Kecemburuan sosial.
Aku masih mengamen di jalanan
Temanku masih bermain seruling
dari rumah ke rumah
dua puluh lima tahun lamanya.
Pengemis menangis
Gelandangan bertebaran
Temanku hutangnya masih menggunung
Akhirnya berdukun
Tapi seperti tak ada ujung
Perang mesti dihentikan
Rasis tak bisa dibiarkan
Kita butuh kesiapan
dalam perkembangan teknologi
untuk menjadi negara maju
belum cukup sekadar teori
Tapi kesadaran diri
untuk bersatu berempati
saling bersinergi
Dalam peradaban budaya tinggi
Kita bekerjasama membangun negeri
Berkarya membantu terhadap sesama
Mega banjir di cakrawala
Ibu mengambil air suci
bersiap memanjatkan doa
Untuk perdamaian dunia
10 months ago (edited) | [YT] | 6
View 1 reply
Siloka Agung
PUISI
MISTIK DUNIA OKNUM
by Agung Gema Nugraha
Mentari menyala di pagi hari
Menyinari bibit pohon strawbery
Burung kenari riang bernyanyi
Pakai minyak wangi
Aku selesai mandi
Kabar minggu ini
Betapa kaget tsunami datang lagi
Chanel kualihkan kembali
Tersiar kota perbatasan terbanjiri
Di perkampungan gempa bumi
Tanah bergeser gelisah bertengger
Apakah ini mimpi?
Maaf sedikit iklan korupsi menggila lagi
Sangat mencemarkan negeri
Nepotisme mungkinkah masih berdiri
Terlalu banyak kolusi
Ini menyakiti hati
Untung bukan di sini
Baiklah kawan
Jangan bilang banjir itu karena sampah
Katakan itu “oknum sampah”
Jangan bilang juga karena air
Katakan “oknum air” Oknum tanah
KKN itu oknum ya oknum
Apakah ini sindiran, agung?
Tanya google, ironis!
Lihat youtube, meringis!
Pandang ke jalan, menangis!
Kulimis
Aku pesemis
Seperti kismis
empuk dikunyah manis
Istriku berkata:”kamu harus optimis.”
Ada yang tragis ada yang dramatis
Ada yang menangis ada yang sadis
Ada yang tega ada terluka
Ada berfoya-foya ada berduka cita
Beda rambut beda kepala
Dalam perkumpulan selalu ada
Ada yang “ada ada aja”!
Begitu juga keluarga
Tidak harus semua berjaya
Tidak setiap telur mesti menetas
Busuk dan kacingcalang berselang
Cadas, kawan keras! Sangat berkelas
Tumbuhan tidak semua menghijau
Aku tidak kacau atau mengigau
Hoho hihi
Agung apakah ini puisi?
Ya, saudara ini puisi
Jika bukan katakan “oknum puisi”
Jangan bilang politik itu jahat
Tapi ucapkan “oknum politik”
Ini mistik!
Katakan oknum
Ini dan itu oknum
Dunia oknum
Aku tidak kagum
Jangan bilang dukun itu begini begitu
Katakan oknum “dukun” aku tertegun
Oknum sakit perut oknum mencret
Oknum ilmu pelet malah kena pelet
Oknum pawang hujan juga kehujanan
Oknum batuk berdahak dan pilek
Oknum salak membuatku keselek
Oknum gatal buduk dan kesrek
Menjadikanku merengek
Apa kamu paham maksudku?
Oknum oknum oknum
Silahkan minum
Jangan tegang
Tenang
Kaya lautan
Berombak seperti kehidupan
Tenang Itu macan
Mengaum
Dia baik cuma lapar
Gak sabaran
kalau aroma daging tercium
Hihihi
Kamu bilang anjing itu galak?
Tidak! Katakan oknum anjing
Kamu pikir kucing mencuri ikan
Bukan! Itu oknum kucing
Kamu bilang ember itu bolong
Oh no! Itu oknum ember
Aku pakai gitar kopong
Senar sumbang bagai gorong-gorong
Itu oknum kamu linglung
Aku benci oknum
Dan aku tidak bicara manusia
Aku bicara alien
Aku bicara makhluk di planet lain
Bermilyar bintang ada oknum
Juga galaksi andromeda bima sakti
Oknum alien kesepian
Oknum jin kepanasan
Oknum aku kedinginan
Oknum turun ke bumi penderitaan
Oknum kangen tak mau makan
Oknum penyakit asma kambuhan
Banyak pikiran terlalu perasaan
Itu akan mengundang ketuaan
Perahu berlayar dada berdebar
Pesawat terbang kupu-kupu terkenang
Angin ramah mengelus alang-alang
Rumput dan bunga berdesakan
di remang-remang mereguk kopi hitam
Tak ada preman jualan nyaman
Senja merekah merah merona
Langit cerah indah membahana
Di mana kamu Isabel Erlina?
Apa Isabel Erlina? Itu oknum!
Dia datang dari alam halusinasi
Malam jam berdentang
Kendaraan mulai jarang-jarang
Suasana semakin hening
Tak ada maling
Tanpa diduga penyakit kambuhan tiba menggoda duduk di kepala
penuh berbagai tanya
Mengendon gaib dalam jiwa
Membuatku kembali ke tema
Menyala serupa kompor
“Agung, bagaimana oknum koruptor?”
Agung diam dan berpikir
Logikanya terjungkir
Serasa pengen buah cengkir
Kamu jangan nyengir
Apa kamu si pandir?
No no no
Oknum itu oknum!
Oknum berisik
Ular bersisik
Oknum modal dengkul
Para petani berjuang mencangkul
Oknum bisanya angan-angan
Para nelayan penuh tantangan
Oknum berbeda bukan efek barnum
Oknum suka mengulum
Pura-pura seribu pura-pura
Sok sok an sok kebangetan
Oknum kereta
Oknum bis kota
Oknum website
Oknum michat
Oknum macet
Oknum kulit lecet
Sepatu mana sepatu?
Bukan buat lempar oknum gaess
Tapi aku mau jual
Oknum gak punya bekal
Bisanya akal-akalan
Itu bukan akal beneran
Oknum seperti begal
Wahai oknum apa kamu tahu
Dunia tidak kekal
Oknum sayuran tidak laku-laku
Hari itu baik yang tidak baik oknumnya
Begitu saudara
Oknum barang numpuk
Itu oknumnya
Oknum sampah bergunduk
Oknumnya rudal meleset
Oknum selokan ceret
Oknum kelimpungan
Pengen jalan-jalan dikejar hutang
Tapi punya ilmu menghilang
Halimunan
Hahaha
Saya agung, ide menggunung
Jika kamu bingung
Karena aku
Ya katakan “oknum agung”
Begitu pula jika kamu beruntung
Ya oknum agung bawa untung
Tutuuung!
10 months ago (edited) | [YT] | 4
View 1 reply
Siloka Agung
SAYA RINGKAS SEDIKIT DASAR PENGETAHUAN TENTANG ZODIAK
👇
id.scribd.com/document/845525984/SEKELUMIT-TENTANG…
10 months ago | [YT] | 2
View 0 replies
Siloka Agung
Agung Gema Nugraha masih bertualang
1 year ago (edited) | [YT] | 4
View 0 replies
Siloka Agung
dia kembali bertualang, "aku kembali ke Bandung kepada cintaku yang sesungguhnya" Ir Soekarno
1 year ago | [YT] | 5
View 0 replies
Siloka Agung
Keyakinan tidak dimasuki keraguan
1 year ago | [YT] | 2
View 0 replies
Load more