Assalamualaikum Warohmatulloh Wabarokaatuh
Selamat datang saudaraku sesama muslim, semoga sehat selalu, diberkahi Allah SWT dan diberikan rejeki berlimpah.
aamiinn..aamiin ya robbal alamiin 🤲
Channel ini berisi Zikir Ruqyah
Dengan suara original Channel Zikir.
Jangan lupa klik like, jika konten kami jika kalian suka.
Klik share ke saudara-saudara kita yang lain.
Jazaakumullah...
wassalamualaikum warohmatulloh wabarokaatuh...
ZIKIR
Ibnu Qayyim al-Jauziyah
ولا ینافي ھذا قولھ إن أحق ما أخذتم علیھ أجرا كتاب الله في قصة الرقیة لان تلك جعالة على الطب
فطبھ بالقرآن فأخذ الاجرة على الطب لا على تعلیم القرآن وھھنا منعھ من أخذ الاجرة على تعلیم
القرآن فإن الله تعالى قال لنبیھ قل لا اسألكم علیھ أجرا وقال تعالى قل ما سألتكم من أجر فھو لكم
وقال تعالى اتبعو من لا یسألكم أجرا فلا یجوز أخذ الاجرة على تبلیغ الاسلام والقرآن
“Dan tidak bisa dinafikan dalam masalah ruqyah atas firman Allah SWT
“bahwasanya sesuatu pahala yang paling berhak kamu ambil adalah kitab
Allah (al-Qur;an), karena hal itu merupakan upah atas pengobatan yang
pengobatan dilakukan dengan membaca ayat al-Qur’an, maka boleh
mengambil upahnya karena bukan mengajarkan al-Qur’an sedangkan
mengajarkan al-Qur’an dilarang mengambil upahnya, sebab Allah berfirman
kepada Nabi-Nya: katakanlah, aku tidak akan meminta pahala kepada kalian.
Lalu Allah berfirman: pahala yang aku minta kepada kalian itu sebetulnya
bagi kalian, dan Allah berfirman: ikutilah orang yang tidak pernah meminta
upah kepada kalian. Maka atas dasar inilah, tidak boleh mengambil upah
karena menyampaikan Islam dan al-Qur’an”.
1 year ago | [YT] | 2
View 0 replies
ZIKIR
Ibnu al-Hajib al-Māliki
وتجوز الرقیة بالقرآن وبأسماء الله تعالى وبما رقى بھ علیھ السلام وبما جانسھ ویؤمر العائن
بالوضوء فیغسل وجھھ ویدیھ ومرفقیھ وركبتیھ وأطراف رجلیھ وداخلة إزاره وھو الطرف الأیسر
من طرفیھ اللذین یستبد بھما في إناء ثم یصب على المعین
“Boleh meruqyah dengan bacaan al-Qur’an, menyebut nama-nama Allah,
bacaan doa ruqyah untuk keselamatan dan bacaan yang sejenisnya. Bagi
yang terkena matanya, diperintahkan berwudhu dengan cara membasuhi
pada mukanya, kedua tangannya, kedua sikunya, kedua lututnya, ujung- ujung kedua kakinya, dan memasukan kainnya yaitu bagian kain yang kiri
yang dicelupkan ke dalam bejana kemudian diusapkan pada bagian
matanya”.
Jamaluddin bin Umar bin al-Hajib Al-Maliki, Jami’ Al-Ummahat (Beirut: al-Yamamah,
1998), juz 1, h. 568.
1 year ago | [YT] | 2
View 0 replies
ZIKIR
Aḥmad bin Ḥanbal
فاما الاخد على الرقیة فان احمد اختار جوازه وقال لا بأس، وذكر حدیث أبي سعید، والفرق بینھ
وبین ما اختلف فیھ أن الرقیة نوع مداواة والمأخوذ علیھا جعل والمداواة یباح أخذ الاجر علیھا
والجعالة أوسع من الاجارة ولھذا تجوز مع جھالة العمل والمدة وقولھ علیھ السلام " أحق ما أخذتم
(شرح الكبیر لإبن 17 علیھ أجرا كتاب الله " یعني الجعل أیضا في الرقیة لانھ ذكر ذلك في سیاق خبر
قدامة :6 65) المغني :6
“Mengambil upah ruqyah menurut pendapat Imam Aḥmad boleh dan tidak
apa-apa berdasarkan hadis dari Abi Sa’īd. Dan yang menjadi perbedaan
pendapat adalah apakah ruqyah merupakan bagian dari pengobatan dan
apakah boleh mengambil upah atasnya sedangkan pengobatan itu dibolehkan
mengambil upah darinya karena Ja’alah lebih luas maknanya daripada ijarah.
Oleh karena itu, boleh mengambil upah karena ada pekerjaan dan waktu
yang digunakan, berdasarkan hadis riwayat al-Bukhāri: “Sesuatu yang
paling berhak kamu ambil adalah kitab Allah”. Maksudnya adalah
mengambil upah hasil dari ruqyah boleh karena hal itu telah disebutkan
adanya indikasi kebolehan dari khabar tersebut”.
1 year ago | [YT] | 2
View 0 replies
ZIKIR
Imam Syafi'i Radiallahuanhu
عن الربیع بن سلیمان قال (سألت الشافعي عن الرقیة فقال لا بأس ان یرقى الانسان بكتاب الله عز
وجل وما یعرف من ذكر الله قلت أیرقى اھل الكتاب المسلمین فقال نعم إذا رقوا بما یعرف من كتاب
الله
“Dari Rubai’ bin Sulaimān berkata, aku pernah bertanya kepada Imam
Syāfi’i tentang ruqyah. Beliau menjawab: tidak apa-apa manusia diruqyah
dengan bacaan kitab Allah (al-Qur’an) dan Zikir kepada Allah yang
diketahui artinya. Aku berkata, bagaimana dengan ahli kitab yang meruqyah
orang-orang muslim?, beliau menjawab: iya boleh apabila mereka meruqyah
dengan kitab Allah yang diketahui atau bisa dipahami”.
Abu Zakaria Muhidin bin Syarf Al-Nawawi, Kitab Al-Majmu’ Syarḥ Al-Muhażab li Syirazi
(Jeddah: Maktabah al-Irsyad, t.t), juz 9, h. 65.
1 year ago | [YT] | 1
View 0 replies