Bagi masyarakat Batak, situs gunung Pusuk Buhit dianggap sebagai tempat bermula kehidupan manusia. Pandangan mitologis ini sebagian masih hidup di tengah masyarakat tradisional Batak--baik terlihat dalam ungkapan ritual maupun narasi keseharian—terlebih lagi tertuang dalam ekspresi musikal (gondang) dan tarian ritual tradisionalnya (tortor).
Keterkaitan narasi antara kejadian alam yang melahirkan konstruksi bumi kaldera Toba, baik dalam perspektif geologis maupun geo-mitologis, serta berbagai ekspresi ritus bebunyian dan gerak tarian yang masih hidup hingga saat ini menjadi satu alasan untuk membuat satu kegiatan festival bertajuk “TOBA CALDERA WORLD MUSIC FESTIVAL (TCWMF) 2022” dengan tema “Sounds of the Lake”.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk membangun sebuah festival yang berkelanjutan dan menjadi kalender event tahunan pariwisata di kawasan Danau Toba
Menjadikan TCWMF 2022 sebagai bagian dari kalender ”Kharisma Event Nusantara (KEN)” Kemenparekraf RI 2022
Shared 3 years ago
63 views
Shared 3 years ago
15 views
Shared 3 years ago
15 views
Shared 3 years ago
518 views
Shared 3 years ago
25 views
Shared 3 years ago
378 views
Shared 3 years ago
59 views