Beliau sudah hidup mapan. Jadi rektor. Gaji besar. Duit banyak. Dapat hidayah. Masuk Islam. Keliling berdakwah. Nyetir sendiri. Sampai di Jambi, mobilnya rusak. Dibawa ke bengkel. Mesin hancur karena tidak pernah diservice. Mau diganti tim UAS Jambi mobil baru. Ternyata mobil yang rusak itu belum lunas. Ditawarkan Tim tinggal di apartemen. Beliau tidak mau Ternyata rumahnya masih ngontrak. Beliau melihat dunia ini setengah sayap nyamuk. Saat saya dibully, dipersekusi, dilaporkan dst. Beliau lantang membela saya. Beliau hanya takut pada Allah. Hari ini Allah buktikan batinnya. Beliau wafat hari Jumat. Khotib Jumat. Hari mulia 10 Zulhijjah. Bulan mulia. Allah beri beliau kemuliaan. Selamat jalan Ustadz Yahya Waloni. الفاتحة اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه
Berkumpul Orang-Orang yang Berintegritas dan Pejuang Keadilan di Hari Ulang Tahun Pak Jusuf Kalla. Selamat Ulang Tahun Pak JK Semoga disisa-sisa Umur Semakin Berkah kehidupan bapak.
Pak Kasmudjo Tegaskan Bukan Pembimbing Skripsi Jokowi, Akui Tak Pernah Lihat Ijazahnya
Sleman – Ir. Kasmudjo, M.S., dosen purnabakti Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), menegaskan bahwa dirinya bukan pembimbing skripsi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, serta mengaku tidak pernah melihat langsung ijazah kelulusan mantan mahasiswanya itu.
Pernyataan tersebut disampaikan Kasmudjo usai dikunjungi Joko Widodo di kediamannya di Pogung Kidul, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa (13/5/2025).
“Enggak ada (obrolan soal ijazah), enggak sama sekali,” kata Ir. Kasmudjo saat diwawancarai di rumahnya, sebagaimana dilansir Kompasdotcom, Kamis (15/5/2025).
Dalam keterangannya, Kasmudjo menyebut bahwa ia tidak memiliki informasi apa pun terkait ijazah Joko Widodo. Bahkan, ia secara terang-terangan mengaku belum pernah melihat dokumen kelulusan tersebut.
“Saya merasa tidak tahu sama sekali kalau kaitannya dengan ijazah. Saya sama sekali belum pernah melihat ijazahnya itu seperti apa. Lha saya mau cerita apa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kasmudjo menjelaskan bahwa dirinya bukan pembimbing skripsi Jokowi. Ia mengatakan, dosen pembimbing skripsi Jokowi adalah almarhum Prof. Sumitro, sementara tim penguji dan asisten pendukung akademik juga ditangani oleh pihak lain.
“Mengenai ijazah, saya paling tidak bisa cerita. Karena saya tidak membimbing, tidak mengetahui. Prosesnya dan pembimbingnya itu Prof. Sumitro, pembantunya ada sendiri, yang menguji ada sendiri,” jelasnya.
Kasmudjo juga menuturkan bahwa selama Jokowi menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM antara 1980 hingga 1985, ia masih berstatus sebagai asisten dosen. Saat itu, ia hanya mendampingi dosen utama dan belum memiliki wewenang penuh untuk mengajar atau membimbing skripsi.
“Kalau selama Pak Jokowi kuliah, itu karena saya mendampingi, saya mengikuti yang saya dampingi. Saya tidak boleh membuat atau melakukan pelajaran sendiri,” ujarnya.
Ir. Kasmudjo resmi pensiun dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 2014 setelah bertugas selama puluhan tahun, terutama di bidang Teknologi Hasil Hutan.
Sumber: "Kasmudjo Tegaskan Belum Pernah Lihat Ijazah Jokowi: Saya Bukan Pembimbing Skripsi" – Kompas,com, 15 Mei 2025.
Hari ini menapaki langkah awal Aksi Bersama, wadah bagi warga berhimpun, bertindak, dan menghadirkan dampak nyata. Kami mulai langkah awal ini dari Desa Cihanjuang, Pandeglang. Sebuah jembatan, titian persatuan, kami bangun sebagai pesan bahwa harapan itu tak ditunggu tapi dijemput.
Mengapa gerakan? Karena Indonesia dibangun dengan gerakan. Dari pemberantasan buta huruf hingga ratusan ribu posyandu, sejarah mencatat bahwa saat rakyat bergerak bersama, bangsa ini melesat. Gerakan sipil berperan vital dalam melengkapi program pemerintah dan menguatkan republik.
Mengapa memulai dengan membangun jembatan? Karena di pelosok negeri, jembatan kecil adalah urat nadi kehidupan. Tak sedikit lokasi yang saat jembatannya rusak atau hilang, harapannya ikut terputus. Jembatan-jembatan ini adalah titian menuju sekolah, pasar, puskesmas, layanan dasar. Titian menuju masa depan.
Membangun jembatan adalah menyambung kehidupan. Di atas titian, anak-anak menjemput ilmu, petani mengantar panen, dan tenaga kesehatan menjangkau desa. Jembatan adalah janji keadilan yang ditunaikan, agar tak ada lagi warga yang merasa jauh, hanya karena terpisah oleh sungai.
Maka, proyek awal Aksi Bersama ini adalah tentang menyambung mimpi-mimpi kecil dengan peluang-peluang besar. Inisiatif ini jadi ikhtiar kolektif awal untuk menghadirkan Indonesia yang lebih terhubung, lebih setara, dan tak meninggalkan siapa pun di belakang.
Apakah Aksi Bersama hanya soal jembatan? Tentu tidak. Kita akan meretas sekat, menyemai daya, dan menjangkau yang kerap terlewat melalui ragam ikhtiar, sejalan dengan misi besar untuk membentuk masyarakat yang inklusif, adil, dan berdaya. Kunjungi situs kami di: aksibersama.or.id
Rumus Menjadi Leader atau Pemimpin itu Harus Bisa di Percaya, dan untuk di Percaya Harus Mempunyai Sifat Jujur. @aniesBaswedan #AniesBaswedan #AnakAbah
Maksum Nst
INNALILAHI WA INNAILAIHI ROJIUN
USTADZ YAHYA WALONI MENINGGAL DUNIA
INI KATA TUAN GURU UAS
Beliau sudah hidup mapan. Jadi rektor. Gaji besar. Duit banyak. Dapat hidayah. Masuk Islam. Keliling berdakwah. Nyetir sendiri. Sampai di Jambi, mobilnya rusak. Dibawa ke bengkel. Mesin hancur karena tidak pernah diservice. Mau diganti tim UAS Jambi mobil baru. Ternyata mobil yang rusak itu belum lunas. Ditawarkan Tim tinggal di apartemen. Beliau tidak mau Ternyata rumahnya masih ngontrak. Beliau melihat dunia ini setengah sayap nyamuk.
Saat saya dibully, dipersekusi, dilaporkan dst. Beliau lantang membela saya. Beliau hanya takut pada Allah.
Hari ini Allah buktikan batinnya. Beliau wafat hari Jumat. Khotib Jumat. Hari mulia 10 Zulhijjah. Bulan mulia.
Allah beri beliau kemuliaan.
Selamat jalan Ustadz Yahya Waloni.
الفاتحة
اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه
8 months ago | [YT] | 62
View 6 replies
Maksum Nst
Berkumpul Orang-Orang yang Berintegritas dan Pejuang Keadilan di Hari Ulang Tahun Pak Jusuf Kalla. Selamat Ulang Tahun Pak JK Semoga disisa-sisa Umur Semakin Berkah kehidupan bapak.
8 months ago | [YT] | 265
View 50 replies
Maksum Nst
Yang Sono Sibuk dengan Ijazahnya Pergi Sana-Sini, Lapor Sana-Sini.
Abah dan Anak Abah Senyumin Aja
8 months ago | [YT] | 212
View 25 replies
Maksum Nst
SEMAKIN PANAS
Pak Kasmudjo Tegaskan Bukan Pembimbing Skripsi Jokowi, Akui Tak Pernah Lihat Ijazahnya
Sleman – Ir. Kasmudjo, M.S., dosen purnabakti Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), menegaskan bahwa dirinya bukan pembimbing skripsi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, serta mengaku tidak pernah melihat langsung ijazah kelulusan mantan mahasiswanya itu.
Pernyataan tersebut disampaikan Kasmudjo usai dikunjungi Joko Widodo di kediamannya di Pogung Kidul, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa (13/5/2025).
“Enggak ada (obrolan soal ijazah), enggak sama sekali,” kata Ir. Kasmudjo saat diwawancarai di rumahnya, sebagaimana dilansir Kompasdotcom, Kamis (15/5/2025).
Dalam keterangannya, Kasmudjo menyebut bahwa ia tidak memiliki informasi apa pun terkait ijazah Joko Widodo. Bahkan, ia secara terang-terangan mengaku belum pernah melihat dokumen kelulusan tersebut.
“Saya merasa tidak tahu sama sekali kalau kaitannya dengan ijazah. Saya sama sekali belum pernah melihat ijazahnya itu seperti apa. Lha saya mau cerita apa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kasmudjo menjelaskan bahwa dirinya bukan pembimbing skripsi Jokowi. Ia mengatakan, dosen pembimbing skripsi Jokowi adalah almarhum Prof. Sumitro, sementara tim penguji dan asisten pendukung akademik juga ditangani oleh pihak lain.
“Mengenai ijazah, saya paling tidak bisa cerita. Karena saya tidak membimbing, tidak mengetahui. Prosesnya dan pembimbingnya itu Prof. Sumitro, pembantunya ada sendiri, yang menguji ada sendiri,” jelasnya.
Kasmudjo juga menuturkan bahwa selama Jokowi menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM antara 1980 hingga 1985, ia masih berstatus sebagai asisten dosen. Saat itu, ia hanya mendampingi dosen utama dan belum memiliki wewenang penuh untuk mengajar atau membimbing skripsi.
“Kalau selama Pak Jokowi kuliah, itu karena saya mendampingi, saya mengikuti yang saya dampingi. Saya tidak boleh membuat atau melakukan pelajaran sendiri,” ujarnya.
Ir. Kasmudjo resmi pensiun dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 2014 setelah bertugas selama puluhan tahun, terutama di bidang Teknologi Hasil Hutan.
Sumber:
"Kasmudjo Tegaskan Belum Pernah Lihat Ijazah Jokowi: Saya Bukan Pembimbing Skripsi" – Kompas,com, 15 Mei 2025.
9 months ago | [YT] | 45
View 16 replies
Maksum Nst
Hari ini menapaki langkah awal Aksi Bersama, wadah bagi warga berhimpun, bertindak, dan menghadirkan dampak nyata. Kami mulai langkah awal ini dari Desa Cihanjuang, Pandeglang. Sebuah jembatan, titian persatuan, kami bangun sebagai pesan bahwa harapan itu tak ditunggu tapi dijemput.
Mengapa gerakan? Karena Indonesia dibangun dengan gerakan. Dari pemberantasan buta huruf hingga ratusan ribu posyandu, sejarah mencatat bahwa saat rakyat bergerak bersama, bangsa ini melesat. Gerakan sipil berperan vital dalam melengkapi program pemerintah dan menguatkan republik.
Mengapa memulai dengan membangun jembatan? Karena di pelosok negeri, jembatan kecil adalah urat nadi kehidupan. Tak sedikit lokasi yang saat jembatannya rusak atau hilang, harapannya ikut terputus. Jembatan-jembatan ini adalah titian menuju sekolah, pasar, puskesmas, layanan dasar. Titian menuju masa depan.
Membangun jembatan adalah menyambung kehidupan. Di atas titian, anak-anak menjemput ilmu, petani mengantar panen, dan tenaga kesehatan menjangkau desa. Jembatan adalah janji keadilan yang ditunaikan, agar tak ada lagi warga yang merasa jauh, hanya karena terpisah oleh sungai.
Maka, proyek awal Aksi Bersama ini adalah tentang menyambung mimpi-mimpi kecil dengan peluang-peluang besar. Inisiatif ini jadi ikhtiar kolektif awal untuk menghadirkan Indonesia yang lebih terhubung, lebih setara, dan tak meninggalkan siapa pun di belakang.
Apakah Aksi Bersama hanya soal jembatan? Tentu tidak. Kita akan meretas sekat, menyemai daya, dan menjangkau yang kerap terlewat melalui ragam ikhtiar, sejalan dengan misi besar untuk membentuk masyarakat yang inklusif, adil, dan berdaya. Kunjungi situs kami di: aksibersama.or.id
@aniesbaswedan
9 months ago | [YT] | 49
View 13 replies
Maksum Nst
KORUPSI ADALAH GEJALA, PENYAKITNYA ADALAH MINIMNYA INTEGRITAS @AniesBaswedan
9 months ago | [YT] | 128
View 15 replies
Maksum Nst
Rumus Menjadi Leader atau Pemimpin itu Harus Bisa di Percaya, dan untuk di Percaya Harus Mempunyai Sifat Jujur. @aniesBaswedan
#AniesBaswedan
#AnakAbah
9 months ago | [YT] | 78
View 17 replies
Maksum Nst
Moderator: Ketika Diberi Kesempatan untuk Memilih Siapa Yang Pengen Bapak Ajak Untuk Makan Malam?
Anies Baswedan: Rasulullah Saw
JAWABAN DILUAR DUGAAN, SANGAT KEREN ABAH
9 months ago (edited) | [YT] | 109
View 25 replies
Maksum Nst
Selamat Ulang Tahun Abah Anies Baswedan, doa kami semoga Abah Anies diberikan kesehatan dan umur yang berkah. Tetap Istiqomah ya abah
9 months ago | [YT] | 125
View 11 replies
Maksum Nst
Selamat Pagi Semua
Dapat Salam Dari Abah Anies Baswedan
9 months ago | [YT] | 28
View 0 replies
Load more