Empat kekalahan beruntun, ruang ganti yang mulai panas, dan sorotan tajam dari seluruh dunia membuat Liverpool tiba di titik nadir. Sebagai juara bertahan Premier League, performa The Reds di awal musim 2025/26 jauh dari kata meyakinkan. Dalam delapan laga pertama liga, mereka hanya mampu meraih lima kemenangan, sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan pahit termasuk dari Chelsea dan Manchester United.
Kalimat legendaris Bung Karno seolah hidup lagi di Stamford Bridge!
Enzo Mareska membuktikan visi gilanya: dengan 11 pemain muda, Chelsea mengguncang Eropa lewat kemenangan 5-1 atas Ajax di Liga Champions.
Tiga remaja mencetak gol, dua rekor pecah, dan dunia mulai menyadari — “Bocil Blues” bukan lelucon, tapi masa depan sepak bola dunia!
Tonton bagaimana Mareska membangun revolusi muda di Chelsea, dari masa kelam ke malam penuh keajaiban.
Arsenal tampil luar biasa di Emirates Stadium!
Skuad Mikel Arteta menghancurkan Atletico Madrid 4–0 dalam laga Liga Champions yang penuh dominasi dan emosi.
Gol-gol dari Gabriel Magalhães, Martinelli, dan dua dari Viktor Gyökeres membuat Simeone dan anak asuhnya tak berdaya.
Apakah ini pertanda The Gunners siap merebut tahta Eropa musim ini?
Saksikan analisis lengkap, momen terbaik, dan komentar Arteta setelah kemenangan besar ini!
Setiap tahun, ajang Ballon d’Or atau Balon d’Or selalu menghadirkan euforia sekaligus polemik. Namun, edisi 2025 di Paris terasa lebih getir dari biasanya. Bukan hanya karena kemenangan Ousmane Dembélé yang mencetak sejarah untuk Prancis, melainkan juga karena terpinggirkannya Mohamed Salah dari podium. Penyerang Liverpool itu hanya duduk di peringkat keempat, meski menjalani musim terbaik sepanjang kariernya. Dunia sepak bola pun seakan tak percaya, bagaimana mungkin seorang raja justru ditolak mahkota?
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu janji politik terbesar di masa pemerintahannya kini menghadapi ujian serius. Alih-alih menjadi simbol keberpihakan negara pada rakyat kecil, program ini justru terancam mangkrak akibat lambatnya serapan anggaran.
Bahkan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan tegas mengancam akan menarik kembali anggaran Rp71 triliun jika Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pelaksana tak juga bisa memanfaatkannya secara optimal. Ancaman itu sontak menggemparkan, karena membuka tabir betapa rapuhnya koordinasi di balik proyek raksasa yang mestinya menjadi prioritas nasional.
Seluruh dunia terkejut saat Presiden Prabowo Subianto tampil tegas di Sidang Umum PBB ke-80. Bukan hanya membungkam kritik Donald Trump, tapi juga memicu gelombang dukungan dari Eropa untuk mengakui kemerdekaan Palestina.
Apakah ini awal kebangkitan diplomasi Indonesia di panggung internasional? Saksikan ulasannya!
Manchester United kembali bikin geger dengan transfer kiper muda Belgia, Senne Lammens, seharga £18,2 juta dari Royal Antwerp.
Langkah ini langsung menuai kontroversi. Legenda klub, Peter Schmeichel, bahkan melontarkan kritik pedas dan menyebut MU salah besar.
Apakah Lammens akan jadi pahlawan masa depan atau justru blunder mahal manajemen MU?
Tonton ulasan lengkapnya di video ini!
Dunia bisa menertawakan kita saat dibantai Jepang 6-0. Tapi bagi para pemain, pelatih, dan puluhan juta pendukung di seluruh Indonesia, kekalahan itu hanyalah luka kecil dalam perjuangan besar. Karena di balik air mata itu, ada harapan yang mulai tumbuh: mimpi menembus Piala Dunia, untuk pertama kalinya dalam sejarah bangsa ini.
Di tengah suhu tinggi dan kelelahan yang membakar otot, Paris Saint-Germain justru menunjukkan bahwa mereka bukan hanya pasukan bintang bertabur uang—mereka adalah tim sepak bola sejati yang telah berevolusi menjadi mesin kolektif tak tergoyahkan. Di bawah terik mentari California, PSG tak hanya bermain, mereka mengendalikan.
Ketika klub lain berburu nama besar dengan harga selangit, Manchester City justru bergerak dalam diam menciptakan revolusi senyap yang berpotensi mengubah peta kekuatan Eropa. Di balik layar, Pep Guardiola membangun tim masa depan. Bukan sekadar menambal skuad, melainkan menyusun pasukan juara dengan kombinasi presisi: muda, lapar, dan murah. Apakah ini resep baru untuk mendominasi dunia?
Radar Pekalongan
Empat kekalahan beruntun, ruang ganti yang mulai panas, dan sorotan tajam dari seluruh dunia membuat Liverpool tiba di titik nadir.
Sebagai juara bertahan Premier League, performa The Reds di awal musim 2025/26 jauh dari kata meyakinkan.
Dalam delapan laga pertama liga, mereka hanya mampu meraih lima kemenangan, sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan pahit termasuk dari Chelsea dan Manchester United.
2 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Radar Pekalongan
Kalimat legendaris Bung Karno seolah hidup lagi di Stamford Bridge!
Enzo Mareska membuktikan visi gilanya: dengan 11 pemain muda, Chelsea mengguncang Eropa lewat kemenangan 5-1 atas Ajax di Liga Champions.
Tiga remaja mencetak gol, dua rekor pecah, dan dunia mulai menyadari — “Bocil Blues” bukan lelucon, tapi masa depan sepak bola dunia!
Tonton bagaimana Mareska membangun revolusi muda di Chelsea, dari masa kelam ke malam penuh keajaiban.
2 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Radar Pekalongan
Arsenal tampil luar biasa di Emirates Stadium!
Skuad Mikel Arteta menghancurkan Atletico Madrid 4–0 dalam laga Liga Champions yang penuh dominasi dan emosi.
Gol-gol dari Gabriel Magalhães, Martinelli, dan dua dari Viktor Gyökeres membuat Simeone dan anak asuhnya tak berdaya.
Apakah ini pertanda The Gunners siap merebut tahta Eropa musim ini?
Saksikan analisis lengkap, momen terbaik, dan komentar Arteta setelah kemenangan besar ini!
2 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Radar Pekalongan
Setiap tahun, ajang Ballon d’Or atau Balon d’Or selalu menghadirkan euforia sekaligus polemik. Namun, edisi 2025 di Paris terasa lebih getir dari biasanya. Bukan hanya karena kemenangan Ousmane Dembélé yang mencetak sejarah untuk Prancis, melainkan juga karena terpinggirkannya Mohamed Salah dari podium. Penyerang Liverpool itu hanya duduk di peringkat keempat, meski menjalani musim terbaik sepanjang kariernya. Dunia sepak bola pun seakan tak percaya, bagaimana mungkin seorang raja justru ditolak mahkota?
3 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Radar Pekalongan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu janji politik terbesar di masa pemerintahannya kini menghadapi ujian serius. Alih-alih menjadi simbol keberpihakan negara pada rakyat kecil, program ini justru terancam mangkrak akibat lambatnya serapan anggaran.
Bahkan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan tegas mengancam akan menarik kembali anggaran Rp71 triliun jika Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pelaksana tak juga bisa memanfaatkannya secara optimal. Ancaman itu sontak menggemparkan, karena membuka tabir betapa rapuhnya koordinasi di balik proyek raksasa yang mestinya menjadi prioritas nasional.
3 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Radar Pekalongan
Seluruh dunia terkejut saat Presiden Prabowo Subianto tampil tegas di Sidang Umum PBB ke-80. Bukan hanya membungkam kritik Donald Trump, tapi juga memicu gelombang dukungan dari Eropa untuk mengakui kemerdekaan Palestina.
Apakah ini awal kebangkitan diplomasi Indonesia di panggung internasional? Saksikan ulasannya!
3 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Radar Pekalongan
Manchester United kembali bikin geger dengan transfer kiper muda Belgia, Senne Lammens, seharga £18,2 juta dari Royal Antwerp.
Langkah ini langsung menuai kontroversi. Legenda klub, Peter Schmeichel, bahkan melontarkan kritik pedas dan menyebut MU salah besar.
Apakah Lammens akan jadi pahlawan masa depan atau justru blunder mahal manajemen MU?
Tonton ulasan lengkapnya di video ini!
3 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
Radar Pekalongan
Dunia bisa menertawakan kita saat dibantai Jepang 6-0. Tapi bagi para pemain, pelatih, dan puluhan juta pendukung di seluruh Indonesia, kekalahan itu hanyalah luka kecil dalam perjuangan besar. Karena di balik air mata itu, ada harapan yang mulai tumbuh: mimpi menembus Piala Dunia, untuk pertama kalinya dalam sejarah bangsa ini.
7 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Radar Pekalongan
Di tengah suhu tinggi dan kelelahan yang membakar otot, Paris Saint-Germain justru menunjukkan bahwa mereka bukan hanya pasukan bintang bertabur uang—mereka adalah tim sepak bola sejati yang telah berevolusi menjadi mesin kolektif tak tergoyahkan. Di bawah terik mentari California, PSG tak hanya bermain, mereka mengendalikan.
7 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Radar Pekalongan
Ketika klub lain berburu nama besar dengan harga selangit, Manchester City justru bergerak dalam diam menciptakan revolusi senyap yang berpotensi mengubah peta kekuatan Eropa. Di balik layar, Pep Guardiola membangun tim masa depan. Bukan sekadar menambal skuad, melainkan menyusun pasukan juara dengan kombinasi presisi: muda, lapar, dan murah. Apakah ini resep baru untuk mendominasi dunia?
7 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Load more