Batusangkar, INFO_PAS - Petugas Rutan Batusangkar melaksanakan kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui program ketahanan pangan yang digelar di area branggang Rutan Batusangkar pada Jumat (24/10) pagi. Kegiatan ini berfokus pada perawatan tanaman sayur sawi dan budidaya ikan lele, dengan melibatkan warga binaan yang baru menjalani program asimilasi, setelah dua orang sebelumnya telah bebas melalui program pembebasan bersyarat.
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan dibimbing secara langsung oleh petugas untuk melakukan sejumlah perawatan seperti pemberian pupuk urea pada tanaman sawi, penyiangan gulma, dan pemberian pakan ikan lele. Karena keterbatasan lahan, media tanam yang digunakan adalah polybag agar kegiatan bercocok tanam tetap berjalan efektif.
Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembinaan kemandirian yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan praktis yang bermanfaat setelah warga binaan bebas nantinya. “Kami ingin agar warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki bekal keterampilan dan kemandirian. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar tentang ketekunan, tanggung jawab, dan kerja sama,” ujarnya.
Sejalan dengan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak”, program ketahanan pangan Rutan Batusangkar menjadi bukti nyata komitmen dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berdampak positif bagi warga binaan.
Program ketahanan pangan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Rutan Batusangkar terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Program PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat), serta Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang berfokus pada penguatan pembinaan berbasis produktivitas dan reintegrasi sosial. (Syuja-Humas Rutaba)
Batusangkar, INFO_PAS – Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan dan perbankan Rutan Batusangkar dan BRI KCP Batusangkar menggelar kegiatan sosialisasi.
Kegiatan tersebut berlangsung di aula Rutan Batusangkar pada Jumat (24/10/25) pagi. Kegiatan di buka langsung oleh Kepala Rutan Batusangkar dan diikuti oleh seluruh pegawai termasuk Kasubsi Pengelolaan, Kasubsi Pelayanan Tahanan, dan Ka.KPR, serta menghadirkan tim dari Bank BRI sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, pihak BRI menyampaikan berbagai informasi terkait produk dan layanan perbankan, termasuk fasilitas kredit pegawai, layanan digital banking, serta tips pengelolaan keuangan yang bijak.
Kepala Rutan Batusangkar Reza Aulia Kurniawan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemimpin Cabang BRI Batusangkar, Alvian Fitra Santika atas kerja sama yang dibangun. Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi, konsultasi dan tanya jawab narasumber dari BRI dengan pegawai Rutan Batusangkar.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara Rutan Batusangkar dan Bank BRI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan serta literasi keuangan bagi seluruh jajaran pegawai.
Batusangkar, INFO_PAS - Dalam rangka memperkuat sinergi dan meningkatkan kinerja pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan, terutama Jajaran Kesatuan Pengamanan. Kepala Rutan Kelas IIB Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, memimpin rapat dinas jajaran pegawai, Kamis (23/10) pagi, bertempat di Ruang Kerja Karutan.
Rapat diikuti oleh seluruh Jajaran Kesatuan Pengamanan Rutan Batusangkar dan turut dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi penyelenggaraan pengamanan, penguatan tugas dan fungsi demi lebih meningkatkan peran sebagai petugas pemasyarakatan dan sesuai SOP, sekaligus menjadi wadah evaluasi dan diskusi terbuka terkait pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selama rapat berlangsung, sejumlah usulan dan gagasan dari jajaran kesatuan pengamanan turut dibahas secara konstruktif, mulai dari penguatan pengawasan pengamanan, hingga optimalisasi pelayanan publik demi menjaga kondusifitas aktivitas dan kegiatan di Rutan Batusangkar
Diharapkan melalui rapat ini, seluruh petugas pengamanan Rutan Batusangkar berkomitmen untuk lebih meningkatkan disiplin, koordinasi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif
Batusangkar, INFO_PAS – “ Sebanyak 15 orang tahanan di Rutan Kelas IIB Batusangkar memperoleh layanan penyuluhan hukum gratis dari LBH Fiat Justitia Batusangkar”, Kamis ( 23/10/25) siang. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar berkomitmen dukung penuh pelaksanaan Program Penyuluhan Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Fiat Justitia Batusangkar.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Rutan Batusangkar pada Kamis (23/10/2025) siang. Hal ini disampaikan Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menurutnya penyuluhan hukum bagi tahanan merupakan bentuk pemenuhan hak atas informasi hukum sekaligus upaya meningkatkan kesadaran hukum bagi para tahanan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelayanan hukum Rutan Batusangkar melalui LBH Justitia untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat, termasuk warga binaan yang rentan terhadap ketidakpahaman proses hukum yang sedang mereka jalani. “Kami menyambut baik evaluasi ini sebagai langkah strategis untuk memastikan program penyuluhan hukum lebih relevan dan bermanfaat bagi para tahanan. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menciptakan pemahaman hukum yang mendalam,” tegas Alfatih Rizkha.
LBH Fiat Justitia Batusangkar menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat, termasuk tahanan di Rutan Batusangkar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilaksanakan setiap bulan sepanjang tahun 2025. Dengan adanya penyuluhan hukum secara berkala ini, diharapkan para tahanan semakin sadar akan hak dan kewajibannya serta mampu menjalani proses hukum dengan lebih bijak.
Batusangkar, INFO_PAS– Rutan Kelas IIB Batusangkar terus menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai wujud nyata pelaksanaan fungsi reintegrasi sosial yang berjalan dengan baik.
Kegiatan pembinaan kepribadian yang dilaksanakan meliputi Belajar Mengaji, Tadarus Rutin, Ceramah Keagamaan, Pembinaan Tata Cara Shalat, serta Shalat Berjamaah yang dilakukan secara teratur di Musholla At-Taubah Rutan Batusangkar. Program ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran spiritual bagi para WBP, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan moral yang positif selama menjalani masa pidana.
Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan.
“Melalui kegiatan keagamaan dan pembinaan kepribadian, kami berupaya membentuk WBP menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali berperan positif di masyarakat. Ini adalah simbol bahwa proses reintegrasi sosial di Rutan Batusangkar berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Reza.
Pelaksanaan kegiatan pembinaan ini dibimbing oleh petugas pembina kepribadian Rutan Batusangkar serta didukung oleh pihak eksternal dari DPD BKPRMI Tanah Datar, yang telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU). Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara institusi Pemasyarakatan dan lembaga keagamaan dalam membangun karakter rohani WBP.
Kegiatan pembinaan yang berlangsung pada Kamis (23/10/25) siang tersebut tampak diikuti dengan antusias oleh para WBP. Suasana khidmat dan kebersamaan terlihat jelas di Musholla At-Taubah, tempat seluruh kegiatan keagamaan rutin dilaksanakan.
Melalui konsistensi pelaksanaan pembinaan kepribadian ini, Rutan Batusangkar berharap seluruh WBP dapat semakin mantap dalam memperbaiki diri, menanamkan nilai-nilai religius, dan siap beradaptasi dengan lingkungan sosial setelah bebas nanti.
Sejalan dengan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak”, Rutan Batusangkar berkomitmen untuk terus menghadirkan perubahan positif melalui program-program pembinaan yang nyata dan berkesinambangan. Setiap langkah pembinaan menjadi bukti bahwa pemasyarakatan bukan sekadar menjalani hukuman, tetapi juga proses membangun manusia yang berdaya, beriman, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (Syuja-Humas Rutaba)
Batusangkar, INFO_PAS – Rutan Kelas IIB Batusangkar terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berdampak bagi warga binaan. Berbagai kegiatan pembinaan keterampilan terus digerakkan guna mewujudkan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak.”
Melalui program pembinaan kemandirian, warga binaan Rutan Batusangkar aktif melakukan kegiatan produksi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hampir setiap hari. Kegiatan ini dilaksanakan di blok hunian dengan pengawasan langsung dari petugas Rutan. Para warga binaan memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk mengasah kreativitas serta mengembangkan potensi diri melalui karya-karya bernilai jual tinggi.
Adapun produk UMKM yang dihasilkan oleh warga binaan meliputi berbagai jenis kerajinan tangan (handcraft) seperti: Cincin dari tembaga dan benang, Dompet, Tanaman hias, Miniatur dekorasi rumah, Gelang dan kalung.
Seluruh produk tersebut dibuat menggunakan bahan sederhana bahkan barang bekas yang diolah secara kreatif hingga menjadi produk unik, estetik, dan memiliki nilai ekonomi.
Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian warga binaan. “Melalui kegiatan ini, kami berupaya agar warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah bebas nanti. Kemandirian adalah bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa upaya pembinaan kemandirian yang dilakukan Rutan Batusangkar ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang salah satu poinnya menekankan pentingnya peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden, serta merupakan bagian dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mempercepat transformasi pemasyarakatan yang lebih berdampak bagi masyarakat.
Batusangkar, INFO_PAS – Rutan Kelas IIB Batusangkar terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berdampak bagi warga binaan. Berbagai kegiatan pembinaan keterampilan terus digerakkan guna mewujudkan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak.”
Melalui program pembinaan kemandirian, warga binaan Rutan Batusangkar aktif melakukan kegiatan produksi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hampir setiap hari. Kegiatan ini dilaksanakan di blok hunian dengan pengawasan langsung dari petugas Rutan. Para warga binaan memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk mengasah kreativitas serta mengembangkan potensi diri melalui karya-karya bernilai jual tinggi.
Adapun produk UMKM yang dihasilkan oleh warga binaan meliputi berbagai jenis kerajinan tangan (handcraft) seperti: Cincin dari tembaga dan benang, Dompet, Tanaman hias, Miniatur dekorasi rumah, Gelang dan kalung.
Seluruh produk tersebut dibuat menggunakan bahan sederhana bahkan barang bekas yang diolah secara kreatif hingga menjadi produk unik, estetik, dan memiliki nilai ekonomi.
Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian warga binaan. “Melalui kegiatan ini, kami berupaya agar warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah bebas nanti. Kemandirian adalah bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa upaya pembinaan kemandirian yang dilakukan Rutan Batusangkar ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang salah satu poinnya menekankan pentingnya peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden, serta merupakan bagian dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mempercepat transformasi pemasyarakatan yang lebih berdampak bagi masyarakat.
Setahun Berdampak, Beginilah Capaian dan Bentuk Dukungan Rutan Batusangkar Terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto Selama Setahun Terakhir
Halo #SanakRutaba , sudah tidak terasa kepemimpinan Bapak Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia sudah berjalan selama 1 tahun. Berikut kami sampaikan capaian kinerja (ekonomi nasional) selama 1 tahun :
1. Pertumbuhan Ekonomi Solid dan Stabil
Pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II tahun 2025 tercatat tumbuh solid sebesar 5,12 persen, menunjukkan kinerja yang stabil, inklusif, dan berkelanjutan di kisaran 5 persen.
2. Inflasi Terkendali, Daya Beli Terjaga
Tingkat inflasi yang terkendali pada September 2025 sebesar 2,65% (yoy) dan 1,82% (ytd) menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga serta stabilitas ekonomi nasional berada dalam kondisi baik.
3. Realisasi Investasi
Realisasi investasi nasional pada Semester I tahun 2025 mencapai Rp924,9 triliun atau tumbuh 13,6 persen (yoy), yang sekaligus berhasil menciptakan lapangan kerja bagi 1,2 juta orang dan menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap iklim ekonomi Indonesia.
4. Pembiayaan Usaha
Sebanyak 3,46 juta pelaku UMKM, petani, dan nelayan telah menerima pembiayaan usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang Januari–September 2025, sebagai wujud nyata dukungan pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat dan meningkatkan produktivitas sektor usaha kecil.
5. Neraca Perdagangan
Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar 29,14 miliar USD pada periode Januari–Agustus 2025, memperpanjang tren positif selama 64 bulan berturut-turut dan menegaskan kuatnya kinerja ekspor nasional di tengah dinamika ekonomi global
6. Tingkat Pengangguran Terbuka Turun
Tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 4,7 persen atau 7,28 juta orang pada Februari 2025, dengan tambahan 3,59 juta orang bekerja, mencerminkan perbaikan nyata di pasar tenaga kerja dan meningkatnya produktivitas ekonomi nasional
7. Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem Turun
Tingkat kemiskinan nasional turun menjadi 8,47 persen atau 23,85 juta orang pada Maret 2025, dengan kemiskinan ekstrem menurun ke 0,85 persen, menandakan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan efektivitas program perlindungan sosial pemerintah
8. Ketimpangan Sosial Turun* Rasio Gini pada Maret 2025 berada di angka 0,375, turun dibandingkan September 2024 yang tercatat sebesar 0,381. Hal ini menunjukkan ketimpangan sosial di Indonesia terus membaik.
9. Kerjasama Ekonomi Internasional* Melalui penguatan kerja sama ekonomi internasional seperti BRICS, I–EU CEPA, dan I–CA CEPA, Indonesia berhasil memperluas akses pasar global, membuka peluang ekspor yang lebih besar, serta memperkuat posisi ekonomi nasional di tengah perekonomian dunia.
Batusangkar, INFO_PAS - Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang menjadi salah satu fokus pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Rutan Kelas IIB Batusangkar melaksanakan kegiatan penanaman 300 bibit sayur sawi oleh warga binaan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan Adryan Abbas, dan dilaksanakan di area ketahanan pangan Rutan Batusangkar, tepatnya di kawasan branggang, pada Jumat pagi (17/10/25).
Program ini menunjukkan pentingnya kontribusi rumah tahanan negara dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan warga binaan.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya nyata Rutan Batusangkar untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang sejalan dengan visi besar Asta Cita dan program PHTC Presiden Prabowo, serta diselaraskan dengan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Kepala Rutan Batusangkar Reza Aulia Kurniawan.
Penanaman dilakukan oleh dua orang warga binaan yang telah melalui proses Sidang Tim Pertimbangan Pemasyarakatan dan mengikuti program asimilasi, sebagai bentuk pembinaan kemandirian menjelang reintegrasi sosial. Dalam kegiatan ini, mereka memanfaatkan polybag sebagai media tanam di lahan terbatas, sehingga tetap produktif meski area Rutan memiliki keterbatasan ruang.
Sebanyak 300 bibit sawi ditanam secara bertahap dan dirawat oleh warga binaan di bawah bimbingan petugas Rutan. Hasil panen nantinya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Rutan sekaligus menjadi sarana edukasi pembinaan kerja produktif bagi WBP.
Karutan menambahkan, kegiatan seperti ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bentuk pembinaan karakter dan keterampilan bagi warga binaan agar kelak dapat mandiri setelah bebas.
“Dengan semangat Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak, Rutan Batusangkar berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat bagi instansi, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (Syuja-Humas Rutaba)
Rutan Kelas IIB Batusangkar
Batusangkar, INFO_PAS - Petugas Rutan Batusangkar melaksanakan kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui program ketahanan pangan yang digelar di area branggang Rutan Batusangkar pada Jumat (24/10) pagi. Kegiatan ini berfokus pada perawatan tanaman sayur sawi dan budidaya ikan lele, dengan melibatkan warga binaan yang baru menjalani program asimilasi, setelah dua orang sebelumnya telah bebas melalui program pembebasan bersyarat.
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan dibimbing secara langsung oleh petugas untuk melakukan sejumlah perawatan seperti pemberian pupuk urea pada tanaman sawi, penyiangan gulma, dan pemberian pakan ikan lele. Karena keterbatasan lahan, media tanam yang digunakan adalah polybag agar kegiatan bercocok tanam tetap berjalan efektif.
Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembinaan kemandirian yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan praktis yang bermanfaat setelah warga binaan bebas nantinya. “Kami ingin agar warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki bekal keterampilan dan kemandirian. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar tentang ketekunan, tanggung jawab, dan kerja sama,” ujarnya.
Sejalan dengan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak”, program ketahanan pangan Rutan Batusangkar menjadi bukti nyata komitmen dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berdampak positif bagi warga binaan.
Program ketahanan pangan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Rutan Batusangkar terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Program PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat), serta Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang berfokus pada penguatan pembinaan berbasis produktivitas dan reintegrasi sosial. (Syuja-Humas Rutaba)
#Kemenimipas
#SetahunBerdampak
#ImipasSetahunBergerakBerdampak
#ditjenpas
#guardandguide
#pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#infoimipas
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar
4 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rutan Kelas IIB Batusangkar
Batusangkar, INFO_PAS – Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan dan perbankan Rutan Batusangkar dan BRI KCP Batusangkar menggelar kegiatan sosialisasi.
Kegiatan tersebut berlangsung di aula Rutan Batusangkar pada Jumat (24/10/25) pagi. Kegiatan di buka langsung oleh Kepala Rutan Batusangkar dan diikuti oleh seluruh pegawai termasuk Kasubsi Pengelolaan, Kasubsi Pelayanan Tahanan, dan Ka.KPR, serta menghadirkan tim dari Bank BRI sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, pihak BRI menyampaikan berbagai informasi terkait produk dan layanan perbankan, termasuk fasilitas kredit pegawai, layanan digital banking, serta tips pengelolaan keuangan yang bijak.
Kepala Rutan Batusangkar Reza Aulia Kurniawan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemimpin Cabang BRI Batusangkar, Alvian Fitra Santika atas kerja sama yang dibangun. Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi, konsultasi dan tanya jawab narasumber dari BRI dengan pegawai Rutan Batusangkar.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara Rutan Batusangkar dan Bank BRI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan serta literasi keuangan bagi seluruh jajaran pegawai.
#setahunberdampak
#Kemenimipas
#Ditjenpas
#guardandguide
#pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#infoimipas
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar
4 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rutan Kelas IIB Batusangkar
Batusangkar, INFO_PAS - Dalam rangka memperkuat sinergi dan meningkatkan kinerja pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan, terutama Jajaran Kesatuan Pengamanan. Kepala Rutan Kelas IIB Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, memimpin rapat dinas jajaran pegawai, Kamis (23/10) pagi, bertempat di Ruang Kerja Karutan.
Rapat diikuti oleh seluruh Jajaran Kesatuan Pengamanan Rutan Batusangkar dan turut dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi penyelenggaraan pengamanan, penguatan tugas dan fungsi demi lebih meningkatkan peran sebagai petugas pemasyarakatan dan sesuai SOP, sekaligus menjadi wadah evaluasi dan diskusi terbuka terkait pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selama rapat berlangsung, sejumlah usulan dan gagasan dari jajaran kesatuan pengamanan turut dibahas secara konstruktif, mulai dari penguatan pengawasan pengamanan, hingga optimalisasi pelayanan publik demi menjaga kondusifitas aktivitas dan kegiatan di Rutan Batusangkar
Diharapkan melalui rapat ini, seluruh petugas pengamanan Rutan Batusangkar berkomitmen untuk lebih meningkatkan disiplin, koordinasi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif
#setahunberdampak
#Kemenimipas
#Ditjenpas
#guardandguide
#pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#infoimipas
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar
4 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rutan Kelas IIB Batusangkar
Batusangkar, INFO_PAS – “ Sebanyak 15 orang tahanan di Rutan Kelas IIB Batusangkar memperoleh layanan penyuluhan hukum gratis dari LBH Fiat Justitia Batusangkar”, Kamis ( 23/10/25) siang.
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar berkomitmen dukung penuh pelaksanaan Program Penyuluhan Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Fiat Justitia Batusangkar.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Rutan Batusangkar pada Kamis (23/10/2025) siang. Hal ini disampaikan Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menurutnya penyuluhan hukum bagi tahanan merupakan bentuk pemenuhan hak atas informasi hukum sekaligus upaya meningkatkan kesadaran hukum bagi para tahanan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelayanan hukum Rutan Batusangkar melalui LBH Justitia untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat, termasuk warga binaan yang rentan terhadap ketidakpahaman proses hukum yang sedang mereka jalani. “Kami menyambut baik evaluasi ini sebagai langkah strategis untuk memastikan program penyuluhan hukum lebih relevan dan bermanfaat bagi para tahanan. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menciptakan pemahaman hukum yang mendalam,” tegas Alfatih Rizkha.
LBH Fiat Justitia Batusangkar menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat, termasuk tahanan di Rutan Batusangkar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilaksanakan setiap bulan sepanjang tahun 2025. Dengan adanya penyuluhan hukum secara berkala ini, diharapkan para tahanan semakin sadar akan hak dan kewajibannya serta mampu menjalani proses hukum dengan lebih bijak.
#kemenimipas
#setahunberdampak
#ditjenpas
#guardandguide
#pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#infoimipas
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar
4 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rutan Kelas IIB Batusangkar
Batusangkar, INFO_PAS– Rutan Kelas IIB Batusangkar terus menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai wujud nyata pelaksanaan fungsi reintegrasi sosial yang berjalan dengan baik.
Kegiatan pembinaan kepribadian yang dilaksanakan meliputi Belajar Mengaji, Tadarus Rutin, Ceramah Keagamaan, Pembinaan Tata Cara Shalat, serta Shalat Berjamaah yang dilakukan secara teratur di Musholla At-Taubah Rutan Batusangkar. Program ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran spiritual bagi para WBP, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan moral yang positif selama menjalani masa pidana.
Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan.
“Melalui kegiatan keagamaan dan pembinaan kepribadian, kami berupaya membentuk WBP menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali berperan positif di masyarakat. Ini adalah simbol bahwa proses reintegrasi sosial di Rutan Batusangkar berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Reza.
Pelaksanaan kegiatan pembinaan ini dibimbing oleh petugas pembina kepribadian Rutan Batusangkar serta didukung oleh pihak eksternal dari DPD BKPRMI Tanah Datar, yang telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU). Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara institusi Pemasyarakatan dan lembaga keagamaan dalam membangun karakter rohani WBP.
Kegiatan pembinaan yang berlangsung pada Kamis (23/10/25) siang tersebut tampak diikuti dengan antusias oleh para WBP. Suasana khidmat dan kebersamaan terlihat jelas di Musholla At-Taubah, tempat seluruh kegiatan keagamaan rutin dilaksanakan.
Melalui konsistensi pelaksanaan pembinaan kepribadian ini, Rutan Batusangkar berharap seluruh WBP dapat semakin mantap dalam memperbaiki diri, menanamkan nilai-nilai religius, dan siap beradaptasi dengan lingkungan sosial setelah bebas nanti.
Sejalan dengan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak”, Rutan Batusangkar berkomitmen untuk terus menghadirkan perubahan positif melalui program-program pembinaan yang nyata dan berkesinambangan. Setiap langkah pembinaan menjadi bukti bahwa pemasyarakatan bukan sekadar menjalani hukuman, tetapi juga proses membangun manusia yang berdaya, beriman, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (Syuja-Humas Rutaba)
#Kemenimipas
#SetahunBerdampak
#ImipasSetahunBergerakBerdampak
#Ditjenpas
#guardandguide
#pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#infoimipas
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar
4 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rutan Kelas IIB Batusangkar
Batusangkar, INFO_PAS – Rutan Kelas IIB Batusangkar terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berdampak bagi warga binaan. Berbagai kegiatan pembinaan keterampilan terus digerakkan guna mewujudkan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak.”
Melalui program pembinaan kemandirian, warga binaan Rutan Batusangkar aktif melakukan kegiatan produksi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hampir setiap hari. Kegiatan ini dilaksanakan di blok hunian dengan pengawasan langsung dari petugas Rutan. Para warga binaan memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk mengasah kreativitas serta mengembangkan potensi diri melalui karya-karya bernilai jual tinggi.
Adapun produk UMKM yang dihasilkan oleh warga binaan meliputi berbagai jenis kerajinan tangan (handcraft) seperti: Cincin dari tembaga dan benang, Dompet, Tanaman hias, Miniatur dekorasi rumah, Gelang dan kalung.
Seluruh produk tersebut dibuat menggunakan bahan sederhana bahkan barang bekas yang diolah secara kreatif hingga menjadi produk unik, estetik, dan memiliki nilai ekonomi.
Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian warga binaan. “Melalui kegiatan ini, kami berupaya agar warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah bebas nanti. Kemandirian adalah bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa upaya pembinaan kemandirian yang dilakukan Rutan Batusangkar ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang salah satu poinnya menekankan pentingnya peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden, serta merupakan bagian dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mempercepat transformasi pemasyarakatan yang lebih berdampak bagi masyarakat.
Dengan semangat “bergerak dan berdampak”, Rutan Batusangkar terus mendorong inovasi di bidang pembinaan kemandirian. Produk-produk hasil karya warga binaan tidak hanya menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan, tetapi juga wujud nyata kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat lokal. (Syuja-Humas Rutaba)
#setahunberdampak
#Kemenimipas
#Ditjenpas
#guardandguide
#pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#infoimipas
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar
4 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rutan Kelas IIB Batusangkar
Batusangkar, INFO_PAS – Rutan Kelas IIB Batusangkar terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berdampak bagi warga binaan. Berbagai kegiatan pembinaan keterampilan terus digerakkan guna mewujudkan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak.”
Melalui program pembinaan kemandirian, warga binaan Rutan Batusangkar aktif melakukan kegiatan produksi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hampir setiap hari. Kegiatan ini dilaksanakan di blok hunian dengan pengawasan langsung dari petugas Rutan. Para warga binaan memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk mengasah kreativitas serta mengembangkan potensi diri melalui karya-karya bernilai jual tinggi.
Adapun produk UMKM yang dihasilkan oleh warga binaan meliputi berbagai jenis kerajinan tangan (handcraft) seperti: Cincin dari tembaga dan benang, Dompet, Tanaman hias, Miniatur dekorasi rumah, Gelang dan kalung.
Seluruh produk tersebut dibuat menggunakan bahan sederhana bahkan barang bekas yang diolah secara kreatif hingga menjadi produk unik, estetik, dan memiliki nilai ekonomi.
Kepala Rutan Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian warga binaan. “Melalui kegiatan ini, kami berupaya agar warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah bebas nanti. Kemandirian adalah bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa upaya pembinaan kemandirian yang dilakukan Rutan Batusangkar ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang salah satu poinnya menekankan pentingnya peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden, serta merupakan bagian dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mempercepat transformasi pemasyarakatan yang lebih berdampak bagi masyarakat.
Dengan semangat “bergerak dan berdampak”, Rutan Batusangkar terus mendorong inovasi di bidang pembinaan kemandirian. Produk-produk hasil karya warga binaan tidak hanya menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan, tetapi juga wujud nyata kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat lokal. (Syuja-Humas Rutaba)
#setahunberdampak
#Kemenimipas
#Ditjenpas
#guardandguide
#pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#infoimipas
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar
4 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rutan Kelas IIB Batusangkar
Setahun Berdampak, Beginilah Capaian dan Bentuk Dukungan Rutan Batusangkar Terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto Selama Setahun Terakhir
#Kemenimipas
#SetahunBerdampak
#ImipasSetahunBergerakBerdampak
#Ditjenpas
#guardandguide
#pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#infoimipas
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar
4 months ago (edited) | [YT] | 0
View 0 replies
Rutan Kelas IIB Batusangkar
Halo #SanakRutaba , sudah tidak terasa kepemimpinan Bapak Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia sudah berjalan selama 1 tahun. Berikut kami sampaikan capaian kinerja (ekonomi nasional) selama 1 tahun :
1. Pertumbuhan Ekonomi Solid dan Stabil
Pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II tahun 2025 tercatat tumbuh solid sebesar 5,12 persen, menunjukkan kinerja yang stabil, inklusif, dan berkelanjutan di kisaran 5 persen.
2. Inflasi Terkendali, Daya Beli Terjaga
Tingkat inflasi yang terkendali pada September 2025 sebesar 2,65% (yoy) dan 1,82% (ytd) menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga serta stabilitas ekonomi nasional berada dalam kondisi baik.
3. Realisasi Investasi
Realisasi investasi nasional pada Semester I tahun 2025 mencapai Rp924,9 triliun atau tumbuh 13,6 persen (yoy), yang sekaligus berhasil menciptakan lapangan kerja bagi 1,2 juta orang dan menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap iklim ekonomi Indonesia.
4. Pembiayaan Usaha
Sebanyak 3,46 juta pelaku UMKM, petani, dan nelayan telah menerima pembiayaan usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang Januari–September 2025, sebagai wujud nyata dukungan pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat dan meningkatkan produktivitas sektor usaha kecil.
5. Neraca Perdagangan
Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar 29,14 miliar USD pada periode Januari–Agustus 2025, memperpanjang tren positif selama 64 bulan berturut-turut dan menegaskan kuatnya kinerja ekspor nasional di tengah dinamika ekonomi global
6. Tingkat Pengangguran Terbuka Turun
Tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 4,7 persen atau 7,28 juta orang pada Februari 2025, dengan tambahan 3,59 juta orang bekerja, mencerminkan perbaikan nyata di pasar tenaga kerja dan meningkatnya produktivitas ekonomi nasional
7. Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem Turun
Tingkat kemiskinan nasional turun menjadi 8,47 persen atau 23,85 juta orang pada Maret 2025, dengan kemiskinan ekstrem menurun ke 0,85 persen, menandakan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan efektivitas program perlindungan sosial pemerintah
8. Ketimpangan Sosial Turun* Rasio Gini pada Maret 2025 berada di angka 0,375, turun dibandingkan September 2024 yang tercatat sebesar 0,381. Hal ini menunjukkan ketimpangan sosial di Indonesia terus membaik.
9. Kerjasama Ekonomi Internasional*
Melalui penguatan kerja sama ekonomi internasional seperti BRICS, I–EU CEPA, dan I–CA CEPA, Indonesia berhasil memperluas akses pasar global, membuka peluang ekspor yang lebih besar, serta memperkuat posisi ekonomi nasional di tengah perekonomian dunia.
#setahunberdampak
#kemenimipas
#infoimipas
#guardandguide
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar
4 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rutan Kelas IIB Batusangkar
Batusangkar, INFO_PAS - Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang menjadi salah satu fokus pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Rutan Kelas IIB Batusangkar melaksanakan kegiatan penanaman 300 bibit sayur sawi oleh warga binaan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan Adryan Abbas, dan dilaksanakan di area ketahanan pangan Rutan Batusangkar, tepatnya di kawasan branggang, pada Jumat pagi (17/10/25).
Program ini menunjukkan pentingnya kontribusi rumah tahanan negara dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan warga binaan.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya nyata Rutan Batusangkar untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang sejalan dengan visi besar Asta Cita dan program PHTC Presiden Prabowo, serta diselaraskan dengan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Kepala Rutan Batusangkar Reza Aulia Kurniawan.
Penanaman dilakukan oleh dua orang warga binaan yang telah melalui proses Sidang Tim Pertimbangan Pemasyarakatan dan mengikuti program asimilasi, sebagai bentuk pembinaan kemandirian menjelang reintegrasi sosial. Dalam kegiatan ini, mereka memanfaatkan polybag sebagai media tanam di lahan terbatas, sehingga tetap produktif meski area Rutan memiliki keterbatasan ruang.
Sebanyak 300 bibit sawi ditanam secara bertahap dan dirawat oleh warga binaan di bawah bimbingan petugas Rutan. Hasil panen nantinya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Rutan sekaligus menjadi sarana edukasi pembinaan kerja produktif bagi WBP.
Karutan menambahkan, kegiatan seperti ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bentuk pembinaan karakter dan keterampilan bagi warga binaan agar kelak dapat mandiri setelah bebas.
“Dengan semangat Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak, Rutan Batusangkar berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat bagi instansi, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (Syuja-Humas Rutaba)
#setahunberdampak
#Kemenimipas
#ditjenpas
#guardandguide
#pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#infoimipas
#pemasyarakatan
#rutanbatusangkar
5 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Load more