Selamat datang para sahabat Ruang Tanpa Nama
Selamat datang di Ruang Tanpa Nama ini bersama Pardamean Harahap dan Denny Turner.
Podcast ini lahir dari rekaman sesi-sesi rutin instagram live di akun IG @ruangtanpanama.official
Kami berdua adalah sahabat spiritual yang bertemu awal tahun 2000an,
sama-sama melakukan suluk/perjalanan ruhaniah menuju Allah, dan bersahabat hingga sekarang.
Dalam konteks tasawuf, suwung mengandung makna kekosongan, hilang sepenuhnya dalam Allah.
Kami melakukan dialog, renungan spontan di setiap sesinya.
Tema pokok di setiap sesi adalah puisi sakral, ataupun sistematika inspiratif, yang kami gali dari berbagai tradisi.
Melalui dialog spontan ini, kami berkomunikasi dari hati ke hati dengan anda semua.
Energi kita semua, adalah doa agar kita dihantarkan oleh Tuhan, menuju Tuhan.
Dialog ini dihadiahkan kepada sesama pejalan yang senantiasa rindu akan Tuhan.
Ruang Tanpa Nama
Apa yang muncul dalam hatimu saat membaca ini?
Kutipan pada gambar diperoleh dari Ruang Tanpa Nama Episode 21 yang Ujaran Sidi Sidi Shaykh Muhammad Sa’id al-Jamal al-Rifa’i:
Bukalah matamu sekarang,
sebelum kau pikir kau akan mati.
Saat kau mati,
kau berpindah ke alam lain,
laksana menembus dinding
ke ruang sebelah.
Namun sejatinya tiada kematian,
karena Tuhan tidak menghidupkanmu
untuk mematikanmu.
Hiduplah dalam Tuhan,
menjadi, dalam segalanya, ketiadaan.
Ketiadaan diri dalam Tuhan
bukanlah kematian,
melainkan kehidupan.
10 months ago | [YT] | 12
View 0 replies
Ruang Tanpa Nama
Apa yang muncul dalam hatimu saat membaca ini?
Bagikan perenungan atau pengalamanmu di kolom komentar, juga share dan follow @ruangtanpanama.official agar lebih banyak yang bisa berkontemplasi bersama kita!
Kutipan di atas berasal dari Ruang Tanpa Nama Episode 41 yang merenungkan haiku Yamaguchi Sodoo:
Gubuk bersemi
Tidak ada apapun -
Semua ada!
10 months ago | [YT] | 10
View 0 replies
Ruang Tanpa Nama
Apa yang muncul dalam hatimu saat membaca ini?
Bagikan perenungan atau pengalamanmu di kolom komentar, juga share dan follow @ruangtanpanama.official agar lebih banyak yang bisa berkontemplasi bersama kita!
Kutipan pada gambar diperoleh dari Ruang Tanpa Nama Episode 46 yang merenungkan puisi Jalaluddin Rumi:
Terus melangkahlah, walau tiada tujuan jelas.
Jangan lihat cakrawala, itu bukan untuk manusia.
Bergerak ke kalbu, tanpa digerakkan takut.
10 months ago | [YT] | 9
View 0 replies
Ruang Tanpa Nama
Apa yang muncul dalam hatimu saat membaca ini?
Bagikan perenungan atau pengalamanmu di kolom komentar, juga share dan follow @ruangtanpanama.official agar lebih banyak yang bisa berkontemplasi bersama kita!
Kutipan pada gambar berasal dari Ruang Tanpa Nama Episode 28 yang merenungkan haiku Iio Shogi:
lintasi dunia
hanya bernaung saja
derasnya hujan.
10 months ago | [YT] | 9
View 0 replies
Ruang Tanpa Nama
Apa yang muncul dalam hatimu saat membaca ini?
Bagikan perenungan atau pengalamanmu di kolom komentar, juga share dan follow @ruangtanpanama.official agar lebih banyak yang bisa berkontemplasi bersama kita!
Kutipan ini berasal dari Ruang Tanpa Nama Episode 40, yang merenungkan puisi Hakim Sanai:
Jalan menujuMu
terbentang dalam kalbuku
tak nampak, pun tak diketahui pikiran.
Saat kata-kataku jadi hening,
manis maduMu melingkupiku.
10 months ago | [YT] | 10
View 0 replies
Ruang Tanpa Nama
Apa yang muncul dalam hatimu saat membaca ini?
Bagikan perenungan atau pengalamanmu di kolom komentar, juga share dan follow @ruangtanpanama.official agar lebih banyak yang bisa berkontemplasi bersama kita!
Kutipan pada gambar berasal dari Ruang Tanpa Nama Episode 36, yang merenungkan haiku Yosa Buson:
Purnama musim dingin
Membungkuk ke pertapa
Di atas titian
10 months ago | [YT] | 11
View 0 replies
Ruang Tanpa Nama
Apa yang muncul dalam hatimu saat membaca ini?
Bagikan perenungan atau pengalamanmu di kolom komentar, juga share dan follow @ruangtanpanama.official agar lebih banyak yang bisa berkontemplasi bersama kita!
Kutipan pada gambar diperoleh dari Ruang Tanpa Nama Episode 38 yang merenungkan ucapan Francis Lucille:
The purpose of life
is happiness
10 months ago | [YT] | 6
View 0 replies
Ruang Tanpa Nama
Apa yang muncul dalam hatimu saat membaca ini?
Bagikan perenungan atau pengalamanmu di kolom komentar, juga share dan follow @ruangtanpanama.official agar lebih banyak yang bisa berkontemplasi bersama kita!
Kutipan pada gambar diperoleh dari Ruang Tanpa Nama Episode 47 yang merenungkan puisi Swami Ramdas:
Kala kau ingin damai,
Sigi dalam namaNya.
Kala kau ingin lihat Tuhan,
Dzikirkan namaNya.
Kala kau damba bebas bahagia,
Cari dalam namaNya
Kala kau harap hidup abadi,
Di lidahmu ucap namaNya.
Nama adalah jalanmu
Nama adalah asamu
Nama adalah sarananya
Nama adalah akhirnya
Nama adalah hakikatnya
Nama adalah Tuhan
10 months ago | [YT] | 11
View 0 replies
Ruang Tanpa Nama
Apa yang muncul dalam hatimu saat membaca ini?
Bagikan perenungan atau pengalamanmu di kolom komentar, juga share dan follow @ruangtanpanama.official agar lebih banyak yang bisa berkontemplasi bersama kita!
Kutipan pada gambar berasal dari Ruang Tanpa Nama Episode 22 yang merenungkan puisi dari Jalaluddin Rumi:
Ada jalan dariku kepadaMu
Yang senantiasa kucari dan kucari,
Maka ku berusaha bening dan hening
Laksana air terhadap rembulan
10 months ago | [YT] | 7
View 0 replies
Ruang Tanpa Nama
Apa yang muncul dalam hatimu saat membaca ini?
Kutipan pada gambar berasal dari Ruang Tanpa Nama Episode 35 yang merenungkan haiku Natsume Soseki:
Hidup dan mati
Padma telah membuka
Kelopak bunga
10 months ago | [YT] | 10
View 0 replies
Load more