Nama Tempo selalu identik dengan jurnalistik investigasi yang kritis. Tapi gimana jadinya kalau isu pengajuan kerja sama dengan Agrinas mulai mencuat ke publik? Apakah ini sekadar dinamika bisnis media di era modern, atau ada benturan kepentingan (conflict of interest) yang dipertaruhkan? Tonton video lengkapnya untuk lihat bedah tuntas kasusnya! š¬ Tayang besok pukul 13.00 WIB. #BeritaTerkini#Tempo#Agrinas#MediaIndonesia#PersIndependen
Hari ini, banyak orang dinilai dari gelar, bukan gagasan. Dari ijazah, bukan integritas. Dari sertifikat, bukan kompetensi. Fenomena ini dikenal sebagai kredensialismeāketika kredensial formal menjadi ukuran utama nilai seseorang, bahkan mengalahkan pengalaman, karakter, dan kemampuan nyata. Padahal sejarah dipenuhi orang-orang yang mengubah dunia bukan semata karena ijazah mereka, melainkan karena keberanian berpikir, ketekunan belajar, dan karya yang mereka hasilkan. Menurut Anda: Apakah ijazah memang masih menjadi ukuran terbaik untuk menilai seseorang? Atau kita telah menjadikan ijazah sebagai "berhala baru" yang terlalu diagungkan? Tulis pendapat Anda di kolom komentar. Mari berdiskusi dengan kritis, terbuka, dan saling menghormati. https://youtu.be/rxN7ZPy0ZSw?si=95TAd...
igum.creative
Nama Tempo selalu identik dengan jurnalistik investigasi yang kritis. Tapi gimana jadinya kalau isu pengajuan kerja sama dengan Agrinas mulai mencuat ke publik?
Apakah ini sekadar dinamika bisnis media di era modern, atau ada benturan kepentingan (conflict of interest) yang dipertaruhkan?
Tonton video lengkapnya untuk lihat bedah tuntas kasusnya! š¬
Tayang besok pukul 13.00 WIB.
#BeritaTerkini #Tempo #Agrinas #MediaIndonesia #PersIndependen
1 month ago | [YT] | 10
View 6 replies
igum.creative
Hari ini, banyak orang dinilai dari gelar, bukan gagasan. Dari ijazah, bukan integritas. Dari sertifikat, bukan kompetensi.
Fenomena ini dikenal sebagai kredensialismeāketika kredensial formal menjadi ukuran utama nilai seseorang, bahkan mengalahkan pengalaman, karakter, dan kemampuan nyata.
Padahal sejarah dipenuhi orang-orang yang mengubah dunia bukan semata karena ijazah mereka, melainkan karena keberanian berpikir, ketekunan belajar, dan karya yang mereka hasilkan.
Menurut Anda:
Apakah ijazah memang masih menjadi ukuran terbaik untuk menilai seseorang? Atau kita telah menjadikan ijazah sebagai "berhala baru" yang terlalu diagungkan?
Tulis pendapat Anda di kolom komentar. Mari berdiskusi dengan kritis, terbuka, dan saling menghormati.
https://youtu.be/rxN7ZPy0ZSw?si=95TAd...
1 month ago (edited) | [YT] | 6
View 1 reply
igum.creative
Tonton video https://youtu.be/_nM1CQC_6_Y?si=kmXdZ...
2 months ago | [YT] | 2
View 0 replies