Apa Itu Tholabul Ilmi? Tholabul Ilmi adalah frase dalam bahasa Arab yang berarti "mencari ilmu." Kata "Tholab" berasal dari kata kerja "Thalaba" yang berarti "mencari" dan "Ilm" berarti "pengetahuan" atau "ilmu." Jadi, "Tholabul Ilmi" secara harfiah berarti "mencari pengetahuan" atau "mencari ilmu."
Berdasarkan: Surat Al-Qamar Ayat 17
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا ٱلْقُرْءَانَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ
Arab-Latin: Wa laqad yassarnal-qur`āna liż-żikri fa hal mim muddakir
Artinya: Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
☝️Kami Ya Alloh, Dody - Ndy - Rifky
Maka bukakanlah jalan bagi kami dan mereka yang mencari🤲
________
Quotes : "Tingkat tertinggi bela diri adalah menyadari keterbatasan manusia sebagai makhluk Tuhan." (3 Puyang)
Tholabul Ilmi 3 Puyang
APAKAH KONSEP BANK DUNIA MEMBUAT KETERGANTUNGAN BAGI BANK NASIONAL TIAP NEGARA?
✅ Peran Positif Bank Dunia
Bank Dunia (World Bank) bertujuan untuk:
• Memberikan pinjaman lunak dan hibah kepada negara-negara berkembang.
• Mendukung proyek pembangunan seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.
• Menyediakan bantuan teknis dan konsultasi kebijakan.
Dalam banyak kasus, bantuan ini sangat penting untuk negara-negara yang tidak memiliki akses ke pasar keuangan global atau yang sedang mengalami krisis ekonomi.
⚠️ Potensi Ketergantungan
Namun, ada beberapa kritik yang menyebut bahwa Bank Dunia bisa menciptakan ketergantungan struktural, antara lain:
1. Syarat Pinjaman (Conditionality):
• Negara peminjam sering harus mengikuti kebijakan ekonomi tertentu (misalnya privatisasi, deregulasi, pengurangan subsidi).
• Ini bisa membatasi kedaulatan negara dalam menentukan kebijakan ekonominya sendiri.
2. Utang Berkelanjutan:
• Negara bisa terjebak dalam siklus utang, di mana mereka terus meminjam untuk membayar utang sebelumnya.
• Ini menciptakan ketergantungan jangka panjang terhadap lembaga-lembaga seperti Bank Dunia dan IMF.
3. Ketimpangan Kekuasaan:
• Negara-negara maju (seperti AS) memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan di Bank Dunia.
• Hal ini bisa menyebabkan kebijakan Bank Dunia lebih mencerminkan kepentingan negara donor daripada negara penerima.
________________________________________
📌 Kesimpulan
Bank Dunia bisa menjadi alat pembangunan yang sangat berguna, tetapi juga berpotensi menciptakan ketergantungan, terutama jika negara penerima tidak memiliki strategi keluar yang jelas atau jika kebijakan yang disyaratkan tidak sesuai dengan konteks lokal.
4 months ago (edited) | [YT] | 1
View 0 replies
Tholabul Ilmi 3 Puyang
INFO PENTING SEJARAH KEMERDEKAAN RI 1945!
Setelah Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945), Jepang berada di ambang kekalahan dalam Perang Dunia II. Dalam konteks ini, Jepang mengambil langkah strategis terkait kemerdekaan Indonesia. Berikut penjelasannya:
Mengapa Jepang Mengundang Soekarno dan Hatta?
Setelah bom atom dijatuhkan, Jepang menyadari bahwa kekalahannya hanya tinggal menunggu waktu. Maka, mereka mempercepat rencana untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia, yang sebelumnya telah dijanjikan pada tanggal 7 September 1944 oleh Perdana Menteri Kuniaki Koiso.
Alasan Jepang mengundang Soekarno dan Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia antara lain:
1. Menghindari Kekosongan Kekuasaan: Jepang ingin memastikan bahwa ketika mereka mundur dari Indonesia, kekuasaan tidak langsung jatuh ke tangan Sekutu. Dengan membantu memproklamasikan kemerdekaan, mereka berharap Indonesia akan tetap berada di bawah pengaruh Jepang, meskipun secara formal merdeka.
2. Mendapat Dukungan Rakyat Indonesia: Dengan memfasilitasi kemerdekaan, Jepang berharap bisa mendapatkan simpati dan dukungan dari rakyat Indonesia, terutama untuk menghadapi kemungkinan invasi Sekutu.
3. Membentuk Pemerintahan Transisi: Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 7 Agustus 1945 sebagai wadah resmi untuk mempersiapkan kemerdekaan. Soekarno dan Hatta diundang ke Dalat, Vietnam (tempat markas Jepang di Asia Tenggara) untuk bertemu dengan Marsekal Terauchi dan menerima mandat bahwa Indonesia akan segera merdeka.
4. Memanfaatkan Figur Nasionalis: Soekarno dan Hatta adalah tokoh nasionalis yang sangat berpengaruh. Jepang tahu bahwa dengan melibatkan mereka, proses kemerdekaan akan lebih diterima oleh rakyat Indonesia.
5 months ago (edited) | [YT] | 2
View 0 replies
Tholabul Ilmi 3 Puyang
BERIKUT ADALAH 50 CONTOH MORAL HAZARD ATAU DILEMA ETIKA PASAR YANG UMUM TERJADI DALAM BERBAGAI SEKTOR EKONOMI DAN BISNIS:
🏪 Perdagangan & Konsumen
1. Menjual barang cacat tanpa memberi tahu pembeli.
2. Menaikkan harga secara ekstrem saat terjadi bencana (price gouging).
3. Menyembunyikan informasi penting dalam iklan.
4. Menggunakan taktik "umpan dan ganti" (bait and switch).
5. Menjual produk dengan klaim kesehatan palsu.
6. Menggunakan kemasan besar untuk isi yang sedikit (shrinkflation).
7. Menjual data pribadi pelanggan tanpa izin.
8. Menyembunyikan biaya tambahan dalam transaksi.
9. Menjual barang palsu sebagai barang asli.
10. Mengiklankan diskon palsu (harga dinaikkan dulu, lalu "didiskon").
🏦 Keuangan & Perbankan
11. Memberi pinjaman kepada nasabah yang tidak mampu bayar (subprime lending).
12. Menjual produk investasi berisiko tinggi tanpa penjelasan.
13. Insider trading (memanfaatkan informasi rahasia untuk keuntungan pribadi).
14. Manipulasi pasar saham atau mata uang.
15. Menyembunyikan risiko dalam laporan keuangan.
16. Mengambil risiko besar karena tahu akan diselamatkan (too big to fail).
17. Menjual asuransi yang tidak dibutuhkan.
18. Menunda klaim asuransi secara sengaja.
19. Menggunakan dana nasabah untuk kepentingan pribadi.
20. Menyembunyikan utang dalam laporan keuangan.
🏭 Produksi & Industri
21. Mengurangi kualitas bahan baku untuk menekan biaya.
22. Membuang limbah berbahaya tanpa pengolahan.
23. Mengabaikan keselamatan kerja demi efisiensi.
24. Menggunakan tenaga kerja anak atau upah rendah.
25. Meniru produk pesaing tanpa izin (plagiarisme industri).
26. Mengklaim produk "ramah lingkungan" padahal tidak (greenwashing).
27. Menghindari pajak dengan manipulasi harga transfer.
28. Menyembunyikan cacat produk dari regulator.
29. Menggunakan paten untuk memonopoli pasar secara tidak adil.
30. Menghambat inovasi dengan membeli dan mematikan pesaing kecil.
🧑⚖️ Pemerintah & Regulasi
31. Korupsi dalam pengadaan barang/jasa.
32. Memberi izin usaha kepada perusahaan yang tidak layak.
33. Menyalahgunakan subsidi atau bantuan pemerintah.
34. Menyusun regulasi yang menguntungkan kelompok tertentu.
35. Menunda penegakan hukum demi kepentingan politik.
36. Menjual informasi kebijakan kepada pihak swasta.
37. Menggunakan dana publik untuk kampanye pribadi.
38. Menyembunyikan data ekonomi yang merugikan citra pemerintah.
39. Mengatur tender agar dimenangkan pihak tertentu.
40. Mengabaikan pelanggaran perusahaan besar demi investasi.
🌐 Digital & Teknologi
41. Mengumpulkan data pengguna tanpa persetujuan.
42. Menggunakan algoritma untuk manipulasi opini publik.
43. Menjual produk digital dengan sistem langganan tersembunyi.
44. Menyebarkan hoaks untuk meningkatkan trafik.
45. Mengunci pengguna dalam ekosistem tertentu (vendor lock-in).
46. Menggunakan dark patterns untuk mempersulit pembatalan layanan.
47. Menjual perangkat dengan masa pakai yang sengaja dibatasi (planned obsolescence).
48. Menggunakan AI untuk memanipulasi harga atau perilaku konsumen.
49. Menyensor konten demi kepentingan sponsor.
50. Menggunakan bot untuk menaikkan popularitas produk palsu.
5 months ago (edited) | [YT] | 1
View 0 replies
Tholabul Ilmi 3 Puyang
INFOGRAFIK "ROADMAP STRATEGI CEPAT KAYA YANG HALAL & REALISTIS" UNTUK UMAT MUSLIM:
5 jalur utama:
💼 Bisnis – usaha mandiri seperti jualan online dan produk digital.
💰 Investasi – reksa dana syariah, saham halal, properti, dan emas.
🧠 Skill – pengembangan diri lewat skill digital dan freelance.
🌐 Digital – memanfaatkan platform online dan konten kreatif.
🤝 Kolaborasi – membangun kekayaan bersama lewat komunitas dan proyek bareng.
5 months ago (edited) | [YT] | 2
View 0 replies
Tholabul Ilmi 3 Puyang
ROADMAP ANAK UNGGUL & KAYA DARI LAHIR,
Ringkasan Fase:
0–5 Tahun: Bangun karakter, kasih sayang, dan stimulasi otak.
6–12 Tahun: Literasi, logika, dan kemandirian awal.
13–18 Tahun: Skill, identitas, dan proyek nyata.
19–25 Tahun: Akselerasi karier, investasi, dan jejaring.
5 months ago (edited) | [YT] | 2
View 0 replies
Tholabul Ilmi 3 Puyang
LIMA KALIMAT ORANG TUA TIPIKAL "PENUNTUN" :
1. “Kalau kamu jujur, kami akan selalu ada di pihakmu.”
2. “Kamu bantu kami bukan karena disuruh, tapi karena kamu tahu itu bagian dari adab yang baik.”
3. “Kamu sudah berani mencoba, itu luar biasa. kami bangga!”
4. “Kamu boleh pilih sendiri, tapi coba pikirkan: mana yang paling bermanfaat buat kamu?”
5. “Kalau kamu jadi temanmu, kamu merasa bagaimana kalau miliknya direbut?”
5 months ago (edited) | [YT] | 2
View 0 replies
Tholabul Ilmi 3 Puyang
Allohumma sholli wasallim wabarik 'ala Sayyidina Muhammadin wa'ala alihi washohbihi ajma'in.
6 months ago (edited) | [YT] | 2
View 0 replies