#Indonesia negara Hukum yang Demokratis#
Mengulas politik, hukum dan juga berbagai macam peristiwa yang terjadi.
*Politik, Hiburan, Cerita, Olah raga, Seni & Budaya
Note:
Terimakasih sudah menonton, like share, comment & subscribe, ya.
Mohon dukungan bagi yang belum untuk Subscribe, Like, Share & Comment, ya. Terima kasih. 🙏🙏🙏
Oka2010Tv
Semua Sebut nama Joko Widodo...
Apa itu berarti bahwa ....?
Negara kuat bukan tanpa kesalahan, tapi karena tidak ada PENGHIANAT.
Dalam kehidupan para pelaku kejahatan yang dicari adalah korban yg bisa dikalahkan. Dan menyebut nama2 besar ketika terjebak untuk cari selamat, betul?
Sebuah contoh:
Ketika seseorang ketangkap rajia dan diperiksa kelengkapan surat. Ada 2 kebiasaan buruk yg dilakukan. Pertama selipin "kertas warna" ke petugas (sogok) atau nantangin petugas dengan menyebut dia punya bekingan keluarga aparat. (Keluaga aparat) atau bahkan ketika terjadi lakalantas misalnya, pelaku yg kebetulan anak "pejabat" akan teriak dia anak pejabat dengan tidak punya rasa malu menghindari tuntutan hukum.
Belajar dari situ timbul pertanyaan:
Apakah aparat/pejabatnya yg salah? Tentu dalam peristiwa itu, sama sekali tidak. Memanjakan anaknya sehingga terjadi pelanggran, ya. Tapi apakah pejabatnya yg di hukum? Tidak. Tapi pelakunya.
Dari situ bisa dipahami dengan mudah, ketika para "koruptor2" ini tertangkap mereka sebut nama Jokowi. Apakah Jokowi yg salah? Tidak. Mereka hanya ingin Pembelaan dari Jokowi, tak lebih tak kurang. Sementara Jokowi menyesali diri kenapa "salah" Memilih orang2 ini. Dikasih kewenangan tapi malah merasa jumawa.
Semua sebut nama Jokowi bukan karena Jokowi salah tapi ingin cari selamat saja. Seandainya mereka mengakui kesalahan dengan jantan itu lebih ksatria.
Negara kuat bukan tanpa kesalahan, tapi karena tidak ada PENGHIANAT.
2 weeks ago (edited) | [YT] | 1
View 6 replies
Oka2010Tv
Ada apa dengan KOMNAS HAM Indonesia? Ganti Menterinya!!!!
Sebelumnya Menteri HAM melarang "tembak ditempat" Pelaku begal karena dianggap itu Pelanggaran HAM. Entah bagaimana cara menangkap pelaku bega? diapun tak kasih solusi tanpa menggunakan senpi. Sekarang anak buahnya pun begitu. Bagaimana komnas perempuan mengatakan penganiayaan Tauf1k terhadap pacarnya belum bisa disebut penyiksaan. Karena "negara" tidak terlibat.
Halooooo... Apa urusannya dengan PBB? Ini bukan Negara yang membantai rakyatnya? Artinya gak ada urusan bawa-bawa PBB. Hukum yg berlaku bukan hukum internasional buk komnas! Ini masalah rakyat. Sekali lagi bukan negara dengan rakyatnya. PAHAM!!!!!
SEPERTINYA MENTERI HAM DAN JAJARANNYA (PEREMPUAN) GANTI SEMUA.
RS Jaktim
2 weeks ago | [YT] | 0
View 0 replies
Oka2010Tv
Safari Politik Jokowi, tangisan bagi partai politik. Apa kabar banteng?
Orang yang dihina belum tentu jadi hina. Justru bisa berlaku sebaliknya. Orang menghina karena tidak punya kemampuan melihat kebenaran. Orang menghina karena merasa dia lebih baik. Bahkan orang yg menghina menurut ketum BANTENG adalah orang tidak punya moral. Sekarang siapa yang di hina itu? Tentu sudah pada tahu, yaitu pak Joko Widodo. Selama masa berkuasa banyak yg terusik. Setelah selesai yg terusik makin berisik. Bahkan yg tuan rumahnya si banteng kini ikutan teriak menjelekkannya. Apalagi karena Gibran Rakabuming naik bukan dari rumah partai itu, mereka makin marah. Sehingga yg terusik sama yg merasa hebat tapi kalah kini bersatu. Akan tetapi apapun itu rakyat tidak ikutan politik yg demikian. Ini baru Lampung langsung menyala, masih banyak tempat lain yg akan dikunjungi. Apabila semua orang /rakyat menunjukkan gaya yg sama maka itu menjadi tangisan buat partai politik yg anggap Jokowi lawan.
RS Jaktim
2 weeks ago | [YT] | 7
View 0 replies
Oka2010Tv
Menurut anda Kunker DPRD ke sleman sudah tepat, sementara daerahnya sendiri kena bencana? Opsi mana yang saudara pilih?
7 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Oka2010Tv
ADAKAH MORAL & RASA KEMANUSIAAN ANGGOTA DEWAN INJ?
DPRD Padang memilih KUNKER KE SLEMAN daripada urusin korban bencana di daerahnya sendiri. Alasannya karena sudah terjadwal. Mari kita berandai-andai dulu: Andaikan korban bencana itu adalah keluarga dari para DPRD ini. Apakah mereka masih KUNKER juga? Saya menduga tidak demikian, pasti KUNKER DITUNDA DAN JADWAL ULANG (TIDAK DIBATALKAN). Kunker beda tipis dengan PELESIRAN/JALAN2 yang di bumbui kata2 "KERJA & KERJA" jadi gak mungkin kalau batal.
Sepenting apa sih KUNKER mu anggota dewan? Tema KUNKER membahas penanganan bencana. Sudah ada bencana malah pergi meninggalkan daerah bencana di DAERAHnya PULA. Untuk yang begini apa tindaka mereka pantas diapresiasi? Atau malah di kecam rakyat?
7 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
Oka2010Tv
DPR / HK MAU "JEBAK" MK dengan menggugat UU TIPIKOR?
Yang membuat UU itu DPR, trus mereka setuju dengan Hasto yang menggugat UU Tipikor yang mereka buat sendiri, agar di ubah oleh MK.
Ada hal yang JANGGAL kenapa harus MK? Ya DPR kan bisa mengubah UU Tipikor itu. Lantas kenapa bukan DPR yang lakukan? Saya melihat, jika DPR yang melakukan maka DPR akan di cap "ANTI TERHADAP PEMBERANTASAN KORUPSI"
Dimana sampai sekarang RUU Perampasan Aset pun gak jadi2. Malah mau merubah UU Tipikor lewat jalur MK.
Yang jadi alasan Hasto adalah takut yang tidak korupsi malah kena pasal. Bukankah UU yang dimaksud memang untuk itu? Yaitu mereka yang tidak Korupsi tapi justru melindungi. Penyuapan saya rasa bukan korupsi tapi membuat orang lain jadi berlaku korupsi. Jadi Mereka2 yang melindungi pelaku kejahatan bukankah semestinya dituntut lebih berat dari pelaku korupsi? Cobalah dipikirkan! UU Tipikor yang digugat itu semestinya sudah tepat. Kasuh HK misalnya, (kalau saya tidak salah) dia TIDAK KORUPSI, TAPI mengakibatkan orang berlaku korupsi. (Menyembunyikan pelaku, sehingga pelaku korupsi sulit ditindak/ditangkap.)
Jika mengikuti alasan HK terlihat mau mengaburkan peristiwa.
Kembali ke GUGATAN ini mau "CUCI TANGAN" jika MK mengabulkan maka MK jadi sasaran Rakyat yang akan disebut "ANTI TERHADAP PEMBERANTASAN KORUPSI" dan DPR tidak mau tuduhan itu. Padahal merekalah yang punya kewenangan "MEMBUAT/MENGUBAH UU"
9 months ago | [YT] | 2
View 0 replies
Oka2010Tv
Aktivis? Aktivis kok berpolitik? Jika sudah berpolitik sudah ada keberpihakan. Jika sudah berpihak bagaimana menilai dengan objektif. Kenapa disebut berpolitik? Narasi-narasinya memojokkan bukan memberi jalan keluar. Meminta KPK usut dugaan korupsi Jokowi, tapi buktinya hanya "katanya-katanya" & bawa-bawa OCCRP yang membuat berita berdasarkan opini/polling. Kenapa mereka tidak serukan juga "Usut dugaan Korupsi abah yang beristilah dengan sebutan KELEBIHAN BAYAR". Usut dugaan BLBI yang belum jelas juga. Suarakan pengesahan RUU PERAMPASAN ASET. KENAPA hanya seruan untuk "Pidanakan" Jokowi. Bukankah pemerintahan kita juga ada DPR? Jika jadi Aktivis ya Aktivislah. Jangan menyuarakan berdasar pada suka atau tidak sukanya anda.
9 months ago | [YT] | 6
View 18 replies
Oka2010Tv
Saat memberi keterangan atau pernyataan kepada Rismon dan ditanya siap bersaksi? Dia menjawab tidak bersedia. Ditimpali lagi oleh Rismon : belum tentu juga sidang. Namun kemudian Prof. Sofian Effendi, mungkin mengetahui bahwa kasus sudah naik ke penyidikan dan akan ada sidang. Beliau mungkin tersadar akan mempertanggung jawabkan tuduhannya perihal ijazah Jokowi di persidangan (sekalipun hanga jadi saksi) tentunya akan diambil sumpah. Yakin, dia ketakuta. Bukan karena ancaman atau intimidasi. Tapi takut BOHONG DIBAWAH SUMPAH. Jadi jalan terbaik minta maaf dan mencabut semua ucapannya.
Bagaimana menurut para teman-teman netixen?
11 months ago | [YT] | 10
View 2 replies
Oka2010Tv
Rismon Sianipar Tolak Debat Terbuka Dengan Josua M Sinambela
KENAPA?
SUARAMERDEKA.COM - Debat skripsi Presiden Jokowi memanas setelah pakar digital forensik Josua M Sinambela mengungkap bahwa Rismon Sianipar menggunakan data miliknya tanpa izin dan tak memiliki bukti ilmiah yang kuat.
Dalam berbagai upaya diskusi terbuka yang ditawarkan sejak Maret 2025, Rismon selalu menolak hadir meski telah diundang secara langsung.
“Saya sudah ajak diskusi terbuka, biar publik bisa melihat sendiri siapa yang benar,” kata Josua.
Josua M SinambelaJosua M Sinambela
(Sumber kutipan Suara Merdeka)
Di chanelnya Josua Sinambela juga sudah dijelaskan bagaimana dia mengundang Rismon untuk debat terbuka termasuk debat berdua tapi Rismon menghindar terus dengan berbagai alasan. Dan Josua Sinambela menyampaikan Rismon selalu berkelit dan cari pembenaran dalam percakapan di WA. Sampai membahas persidangan Mirna. Sehingga patut diduga ada agenda lain dari Rismon ini.
Jika Rismon yang dikatakan "benar" oleh para pendukungnya dan selalu banyak bicara kemedia tapi takut berdebat dengan Josua Sinambela. Apakah penilaian itu BENAR?
MENURUT PARA NETIZEN, SIAPA YANG LEBIH DIPERCAYA?
1 year ago | [YT] | 30
View 20 replies
Oka2010Tv
PASANGAN PRESIDEN & WAKIL PRESIDEN PALING IDEAL.
Jokowi bersama JK.
Sebagai Presiden mestinya Jokowi bisa mengatur/menyuruh wakilnya JK untuk melakulan tugasnya membantu Presiden (membantu presiden). Tapi sebagai orang yang lebih tua, JK dari pandangan saya sulit dikendalikan. JK merasa Wapres hanya jabatan bukan keharusan tunduk sama Jokowi. Maka banyak kebijakan yang atau tindakan yg justru Jokowi yang harus lakukan semua.
Jokowi bersama Ma'ruf Amin.
Tidak jauh beda, Jokowi sebagai presiden yang didampingi oleh pak Ma'ruf merasa segan/kurang enakan untuk memberikan tugas kepada wakilnya. Disamping wakilnya yang sudah "maaf" tua dan geraknya pun terbatas. Jadi sebisa mungkin Jokowi mengerjakan semuanya. Dengan tidak menganggap rendah wapres, tapi semestinya memang wakil harus lebih cekatan.
Masuk periode baru.
Prabowo bersama Gibran.
Maka keduanya benar-benar bekerja sama. Disamping pak Prabowo yang seperti orang tua bagi Gibran juga sebagai Presiden dan Gibran sebagai wakil. Maka presiden akan dengan mudah mendelegasikan pekerjaan kepada wakilnya. Dan tidak perlu merasa segan atau sungkan. Kali ini seperti bapak menyuruh anaknya. Dan wakilpun akan sigap mengerjakan.
Jadi pasangan Presiden paling ideal sebenarnya : PRABOWO - GIBRAN.
Bagaimana menurut netizen? Siapa pasangan presiden & wakil presiden paling ideal?
1 year ago | [YT] | 20
View 5 replies
Load more