Ada tempat-tempat yang membuat kita berjalan lebih pelan.
Konda, Bariat, dan Klaogin adalah bagian dari sebuah negeri di Selatan Sorong yang membawa kami kembali melihat hubungan sederhana antara manusia, tanah, dan alam.
Di sini, hutan, sungai, dan tanah bukan sekadar lanskap. Semuanya adalah bagian dari kehidupan masyarakat yang sejak lama tinggal dan menjaganya.
Perjalanan ini membuat kami berpikir, mungkin tanah adat memang sebaiknya kembali dikelola oleh mereka yang sejak awal memilikinya. Kita tidak selalu harus datang untuk mengatur. Kadang cukup hadir, mendengar, dan berjalan bersama.
Pada video kali ini, kami membawakan cerita sejarah perang ratusan tahun kekaisaran Rusia vs Ottoman. Dari abad ke-16 hingga Perang Dunia I, Kekaisaran Rusia vs Ottoman terus bersaing dan berada di sisi yang berseberangan. Orang Turki dan Rusia telah berinteraksi selama berabad-abad, sejak awal abad pertengahan.
Orang-orang Turki mengembara di padang rumput selama lebih dari satu milenium. salah satu persaingan terbesar dalam sejarah ketika kepentingan dua kekuatan yang saling bertabrakan.
Bagaimana awal mula perselisihan antara Kekaisaran Rusia vs Ottoman yang berlangsung selama ratusan tahun itu?
Ada sesuatu yang menakjubkan dari lubang hitam. Mungkin karena ia seperti hewan buas yang bersembunyi di luar angkasa dan bisa merobek bintang-bintang. Objek kosmis yang aneh ini terus memikat para ilmuwan dan orang awam.
Namun, dari mana lubang hitam berasal? Bagaimana mereka terbentuk dan apa yang memberinya kekuatan destruktif yang mengagumkan? Sebelum menjawab hal tersebut, kita harus tahu dulu apa sebenarnya lubang hitam.
Orang Mesir Kuno dikenal sebagai pengrajin dan seniman yang handal. Mereka pandai membuat patung yang digunakan untuk mengabadikan kebudayaan dan kepercayaan pada masa itu. Berbagai jenis patung dibuat dengan menuangkan kreativitas dan kemampuan yang ada dalam diri mereka.
Beragam hasil kesenian telah diciptakan oleh mereka. Tak hanya patung batu, patung kayu pun juga sudah menjadi hasil karya mereka. Salah satu hasil seni patung kayu yang terkenal adalah patung Ka’aper. Mata patung ini bertatahkan kristal sehingga membuatnya terlihat mahal.
Di tepian Alor, Nusa Tenggara Timur, laut menjadi saksi perubahan yang terjadi di pesisir Kelurahan Kabola. Abrasi, penambangan pasir liar, dan hilangnya keseimbangan ekosistem mengancam daratan serta kehidupan masyarakat.
Namun, di tengah perubahan itu, Martha Lotang dan 11 perempuan dalam Kelompok Cinta Persahabatan memilih untuk bergerak. Sejak 2008, mereka menjaga pesisir dengan menanam dan merawat ribuan mangrove, sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekosistem pesisir.
Hanya berjarak 20–30 menit dari Bandara Domine Eduard Osok, ada sebuah surga konservasi yang menakjubkan di jantung Papua Barat Daya: Taman Wisata Alam (TWA) Sorong.
Di sini, udara segar, riuh suara burung khas Papua, hingga anggrek endemik yang dilestarikan menyambut siapa saja yang datang. Tapi lebih dari sekadar pemandangan, TWA Sorong adalah kisah tentang perubahan. Dulu tempat ini terancam penjarahan hutan, kini menjelma menjadi laboratorium hidup di mana pemuda dan warga lokal bersama-sama menjaga alam.
Segenap redaksi National Geographic Indonesia turut mendoakan lima jurnalis, dua ABK dan 1 pemandu segera ditemukan dalam kondisi selamat. Mari kita panjatkan doa terbaik untuk mereka. Kita doakan juga tim SAR dan dinas terkait lainnya juga diberi kemudahan dan keleluasaan dalam mencari dan menyelamatkan seluruh penumpang speedboat Arupadhatu 1.
Mobil tanpa sopir bukan lagi sekadar gambaran masa depan. Di Bandung, tim peneliti ITB sedang mengembangkan dan menguji AVA, kendaraan otonom yang mampu membaca jalur, mengenali objek, dan menentukan arah secara otomatis.
Berbeda dari banyak kendaraan otonom yang mengandalkan sensor LiDAR, AVA menggunakan kamera adaptif yang dipadukan dengan computer vision dan artificial intelligence (AI). Kamera menangkap kondisi di sekitar kendaraan, sementara AI memproses informasi tersebut secara real time untuk membantu kendaraan mengenali marka jalan, mendeteksi objek, dan mengambil keputusan saat bergerak.
Namun, membuat mobil bisa berjalan sendiri bukan perkara sederhana.
Gangguan pencahayaan, kondisi lingkungan, persepsi kamera, hingga karakter lalu lintas dan masyarakat Indonesia menjadi tantangan yang harus dipecahkan melalui serangkaian pengujian.
Saat ini AVA masih berada dalam tahap pengujian di area terbatas, termasuk kawasan industri dan simulasi lingkungan bandara. Setiap pengujian menjadi proses untuk menemukan masalah baru sekaligus menguji seberapa tangguh sistem kendaraan otonom menghadapi kondisi nyata.
Gunung es A68 yang memiliki luas setara Pulau Bali, akhirnya mencair hilang di lautan setelah sebelumnya lepas dari Antarktika. Ia hanyut ke Samudra Atlantik dan kemudian hancur berkeping-keping sebelum akhirnya mencair. Lepas dan hancurnya gunung es A68 ini menunjukkan lapisan-lapisan es di dunia kini berada dalam posisi yang sangat rentan. Dalam beberapa tahun ke depan permukaan air laut dunia akan naik seiring hilangnya gunung-gunung es tersebut.
Sebuah transformasi luar biasa tengah terjadi di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. Wilayah yang memiliki cagar alam pegunungan dan pantai seluas Pulau Bali ini menjadi benteng pertahanan terakhir bagi oksigen dunia dan keanekaragaman hayati Papua.
Dahulu, sebelum tahun 2013, berburu satwa liar dan merambah hutan adalah hal biasa demi memenuhi kebutuhan ekonomi jangka pendek. Namun kini, suku-suku asli Tambrauw—seperti Suku Miah, Moi, Abun, Bikar, Empur, dan Ireres—berubah menjadi garda terdepan pelindung alam melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) Matowa.
Nat Geo Indonesia
Ada tempat-tempat yang membuat kita berjalan lebih pelan.
Konda, Bariat, dan Klaogin adalah bagian dari sebuah negeri di Selatan Sorong yang membawa kami kembali melihat hubungan sederhana antara manusia, tanah, dan alam.
Di sini, hutan, sungai, dan tanah bukan sekadar lanskap. Semuanya adalah bagian dari kehidupan masyarakat yang sejak lama tinggal dan menjaganya.
Perjalanan ini membuat kami berpikir, mungkin tanah adat memang sebaiknya kembali dikelola oleh mereka yang sejak awal memilikinya. Kita tidak selalu harus datang untuk mengatur. Kadang cukup hadir, mendengar, dan berjalan bersama.
Selengkapnya👉 https://youtu.be/4pBLy_47PI4
1 week ago |[YT] | 120
View 1 reply
Nat Geo Indonesia
Pada video kali ini, kami membawakan cerita sejarah perang ratusan tahun kekaisaran Rusia vs Ottoman. Dari abad ke-16 hingga Perang Dunia I, Kekaisaran Rusia vs Ottoman terus bersaing dan berada di sisi yang berseberangan. Orang Turki dan Rusia telah berinteraksi selama berabad-abad, sejak awal abad pertengahan.
Orang-orang Turki mengembara di padang rumput selama lebih dari satu milenium. salah satu persaingan terbesar dalam sejarah ketika kepentingan dua kekuatan yang saling bertabrakan.
Bagaimana awal mula perselisihan antara Kekaisaran Rusia vs Ottoman yang berlangsung selama ratusan tahun itu?
1 week ago |[YT] | 8
View 0 replies
Nat Geo Indonesia
Ada sesuatu yang menakjubkan dari lubang hitam. Mungkin karena ia seperti hewan buas yang bersembunyi di luar angkasa dan bisa merobek bintang-bintang. Objek kosmis yang aneh ini terus memikat para ilmuwan dan orang awam.
Namun, dari mana lubang hitam berasal? Bagaimana mereka terbentuk dan apa yang memberinya kekuatan destruktif yang mengagumkan? Sebelum menjawab hal tersebut, kita harus tahu dulu apa sebenarnya lubang hitam.
1 week ago |[YT] | 5
View 0 replies
Nat Geo Indonesia
Orang Mesir Kuno dikenal sebagai pengrajin dan seniman yang handal. Mereka pandai membuat patung yang digunakan untuk mengabadikan kebudayaan dan kepercayaan pada masa itu. Berbagai jenis patung dibuat dengan menuangkan kreativitas dan kemampuan yang ada dalam diri mereka.
Beragam hasil kesenian telah diciptakan oleh mereka. Tak hanya patung batu, patung kayu pun juga sudah menjadi hasil karya mereka. Salah satu hasil seni patung kayu yang terkenal adalah patung Ka’aper. Mata patung ini bertatahkan kristal sehingga membuatnya terlihat mahal.
1 week ago |[YT] | 8
View 0 replies
Nat Geo Indonesia
Di tepian Alor, Nusa Tenggara Timur, laut menjadi saksi perubahan yang terjadi di pesisir Kelurahan Kabola. Abrasi, penambangan pasir liar, dan hilangnya keseimbangan ekosistem mengancam daratan serta kehidupan masyarakat.
Namun, di tengah perubahan itu, Martha Lotang dan 11 perempuan dalam Kelompok Cinta Persahabatan memilih untuk bergerak. Sejak 2008, mereka menjaga pesisir dengan menanam dan merawat ribuan mangrove, sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekosistem pesisir.
1 week ago |[YT] | 8
View 0 replies
Nat Geo Indonesia
Hanya berjarak 20–30 menit dari Bandara Domine Eduard Osok, ada sebuah surga konservasi yang menakjubkan di jantung Papua Barat Daya: Taman Wisata Alam (TWA) Sorong.
Di sini, udara segar, riuh suara burung khas Papua, hingga anggrek endemik yang dilestarikan menyambut siapa saja yang datang. Tapi lebih dari sekadar pemandangan, TWA Sorong adalah kisah tentang perubahan. Dulu tempat ini terancam penjarahan hutan, kini menjelma menjadi laboratorium hidup di mana pemuda dan warga lokal bersama-sama menjaga alam.
2 weeks ago |[YT] | 8
View 0 replies
Nat Geo Indonesia
Segenap redaksi National Geographic Indonesia turut mendoakan lima jurnalis, dua ABK dan 1 pemandu segera ditemukan dalam kondisi selamat. Mari kita panjatkan doa terbaik untuk mereka. Kita doakan juga tim SAR dan dinas terkait lainnya juga diberi kemudahan dan keleluasaan dalam mencari dan menyelamatkan seluruh penumpang speedboat Arupadhatu 1.
1 month ago |[YT] | 176
View 3 replies
Nat Geo Indonesia
Mobil tanpa sopir bukan lagi sekadar gambaran masa depan. Di Bandung, tim peneliti ITB sedang mengembangkan dan menguji AVA, kendaraan otonom yang mampu membaca jalur, mengenali objek, dan menentukan arah secara otomatis.
Berbeda dari banyak kendaraan otonom yang mengandalkan sensor LiDAR, AVA menggunakan kamera adaptif yang dipadukan dengan computer vision dan artificial intelligence (AI). Kamera menangkap kondisi di sekitar kendaraan, sementara AI memproses informasi tersebut secara real time untuk membantu kendaraan mengenali marka jalan, mendeteksi objek, dan mengambil keputusan saat bergerak.
Namun, membuat mobil bisa berjalan sendiri bukan perkara sederhana.
Gangguan pencahayaan, kondisi lingkungan, persepsi kamera, hingga karakter lalu lintas dan masyarakat Indonesia menjadi tantangan yang harus dipecahkan melalui serangkaian pengujian.
Saat ini AVA masih berada dalam tahap pengujian di area terbatas, termasuk kawasan industri dan simulasi lingkungan bandara. Setiap pengujian menjadi proses untuk menemukan masalah baru sekaligus menguji seberapa tangguh sistem kendaraan otonom menghadapi kondisi nyata.
1 month ago |[YT] | 19
View 0 replies
Nat Geo Indonesia
Gunung es A68 yang memiliki luas setara Pulau Bali, akhirnya mencair hilang di lautan setelah sebelumnya lepas dari Antarktika. Ia hanyut ke Samudra Atlantik dan kemudian hancur berkeping-keping sebelum akhirnya mencair. Lepas dan hancurnya gunung es A68 ini menunjukkan lapisan-lapisan es di dunia kini berada dalam posisi yang sangat rentan. Dalam beberapa tahun ke depan permukaan air laut dunia akan naik seiring hilangnya gunung-gunung es tersebut.
1 month ago |[YT] | 19
View 0 replies
Nat Geo Indonesia
Sebuah transformasi luar biasa tengah terjadi di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. Wilayah yang memiliki cagar alam pegunungan dan pantai seluas Pulau Bali ini menjadi benteng pertahanan terakhir bagi oksigen dunia dan keanekaragaman hayati Papua.
Dahulu, sebelum tahun 2013, berburu satwa liar dan merambah hutan adalah hal biasa demi memenuhi kebutuhan ekonomi jangka pendek. Namun kini, suku-suku asli Tambrauw—seperti Suku Miah, Moi, Abun, Bikar, Empur, dan Ireres—berubah menjadi garda terdepan pelindung alam melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) Matowa.
Simak kisah lengkapnya di video berikut ini👉 https://youtu.be/UWsz-0vbm7o
1 month ago |[YT] | 129
View 3 replies
Load more