Social, Media and Information
- AHU-0005527.AH.01.07.Tahun 2018
- 20366-PT Aksara Solopos/Wda/DP/IX/2021
KSK Indonesia Youtube Channel
All about business inquiries :
WA 083848480888
Email: kskindonesia16@gmail.com
Twitter: @ksk_indonesia
Telegram: @ksk_indonesia
Instagram: @kskindonesia
TikTok: @ksk_indonesia
Linkedin: www.linkedin.com/in/ksk-indonesia-b7ba86341
KSK Indonesia
📢 OPEN DONASI UNTUK SESAMA 🤝
Kami membuka kesempatan bagi teman-teman semua untuk berbagi kebaikan melalui program donasi:
✨ Donasi yang dibutuhkan:
Sembako
Uang tunai
Perlengkapan sekolah
🎯 Donasi akan disalurkan kepada:
Anak yatim/piatu dan duafa yang membutuhkan.
💳 Rekening donasi BCA:
ac. 8160909502
a.n. Siana
📞 Kontak person:
0838-4848-0888
Setiap bantuan yang Anda berikan sangat berarti bagi mereka. Mari bersama-sama menebar kebaikan dan meringankan beban sesama ❤️
Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya 🙏
#opendonasi #yatimpiatuduafa
4 hours ago | [YT] | 1
View 0 replies
KSK Indonesia
🎉 OPEN SPONSORSHIP 🎉
KSK Indonesia membuka kesempatan bagi Anda / brand untuk menjadi bagian dari kegiatan kami selama tahun 2026! 🤝
Kami akan mengadakan berbagai kegiatan inspiratif dan edukatif setiap bulannya, dan kami mengundang Anda untuk berkolaborasi bersama kami.
💼 Bentuk Sponsorship:
* Uang tunai 🏦 BCA 8160909502 atas nama SIANA
* Produk
* Voucher diskon / belanja
🎁 Benefit untuk Sponsor:
* Logo sponsor dicantumkan pada artwork kegiatan
* Logo & mention brand di caption postingan
* Dipromosikan di media sosial KSK Indonesia
* Menjangkau audiens yang luas dan aktif
📩 Tertarik bekerja sama?
Hubungi kami melalui WA 083848480888
Mari tumbuh dan berkembang bersama KSK Indonesia! ✨
#event
3 days ago | [YT] | 3
View 0 replies
KSK Indonesia
Jumat Berkah: KSK Indonesia Salurkan Al-Qur’an ke TPQ Nurul Mutaqin
Dalam kegiatan Jumat Berkah, KSK Indonesia dibantu Relawan Ambulans Wagir menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an kepada TPQ Nurul Mutaqin yang berlokasi di RT 08 RW 01, Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jumat (24/4/2026).
Penyaluran bantuan tersebut diterima langsung oleh pengurus TPQ, Ansori, yang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada para santri.
Bantuan Al-Qur’an ini diharapkan dapat menunjang proses belajar mengaji para santri, sehingga mereka semakin semangat dalam mempelajari dan memahami Al-Qur’an sejak usia dini.
Perwakilan KSK Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial dan keagamaan yang rutin dilaksanakan, khususnya dalam momentum Jumat Berkah.
“Mewakili KSK Indinesia, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Semoga dapat bermanfaat bagi para santri di TPQ Nurul Mutaqin,” ujar Waqiah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat sinergi antar komunitas dalam mendukung pendidikan keagamaan di masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Wagir. (an)
#jumatberkah #tpq
4 days ago | [YT] | 2
View 0 replies
KSK Indonesia
🎙️ SPECIAL PODCAST 🎙️
✨ Suara Kebaikan: Cerita di Balik Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Duafa Miftahul Munir ✨
Panti asuhan memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan, pendidikan, dan pembinaan bagi anak-anak yang membutuhkan. Namun, masih banyak dari kita yang belum benar-benar memahami bagaimana pengelolaannya, tantangan yang dihadapi, serta kebutuhan nyata di dalamnya.
Melalui podcast ini, kami mengajak kamu untuk mendengar langsung cerita dari para pengurus panti asuhan, tentang perjuangan, pengalaman, dan harapan mereka ke depan. Dikemas secara santai namun penuh makna, acara ini diharapkan bisa membuka wawasan sekaligus menumbuhkan kepedulian. 💛
📆 Minggu, 17 Mei 2026
🕘 09.00 – 11.00 WIB
📍 Gedung Malang Creative Center (MCC) Lt. 2, Kota Malang
👨💼Narasumber:
Utsman (Ketua Yayasan Al-Munir)
🎧 Mari dengarkan dan jadi bagian dari suara kebaikan.
✨ Karena memahami adalah langkah awal untuk peduli.
#SuaraKebaikan #PodcastEvent #MalangEvent #BerbagiCerita #InspirasiKebaikan #MCC @malangcreativecenter @PemerintahKotaMalang1914
1 week ago (edited) | [YT] | 1
View 0 replies
KSK Indonesia
Sambut Hari Kartini 2026, KSK Indonesia Gelar Podcast “Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera”
Dalam rangka menyambut Hari Kartini 2026, KSK Indonesia menyelenggarakan kegiatan podcast bertema “Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera” pada Minggu, 19 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Malang Creative Center (MCC) Lantai 2, Kota Malang, yang disiarkan secara online melalui platform TikTok maupun offline.
Podcast tersebut menghadirkan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sitirejo, Any Setyowati, sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan itu, ia membahas peran penting perempuan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Any Setyowati menjelaskan bahwa, PKK Desa Sitirejo memiliki peran aktif dalam meningkatkan kapasitas perempuan melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan keterampilan, penyuluhan kesehatan, serta pembinaan keluarga. Ia menegaskan bahwa, PKK menjadi wadah bagi perempuan untuk berkembang, berpartisipasi, dan berkontribusi dalam pembangunan desa.
Sejumlah program unggulan yang dijalankan antara lain pelatihan UMKM, pengelolaan pangan keluarga, serta kegiatan kesehatan seperti posyandu dan edukasi gizi keluarga. Program-program tersebut dirancang untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. “Insyaallah Mei mendatang kami juga akan menerapkan Program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) sebagai inisiatif Badan Pangan Nasional untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat,” jelas Any sapaan akrabnya.
Dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi, PKK turut memberikan pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha kecil, serta mendorong pemanfaatan potensi lokal agar memiliki nilai ekonomi. Selain itu, strategi peningkatan partisipasi perempuan dilakukan melalui pendekatan persuasif, pemberian motivasi, serta penyelenggaraan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ketika ditanya, adakah kisah inspiratif selama menjadi ketua PKK? Any mengungkapkan adanya kisah inspiratif dari anggota PKK, termasuk penyelenggaraan lomba fashion show khusus bagi perempuan yang memiliki berat badan lebih atau dengan kategori gemuk, sebagai bentuk pemberdayaan dan peningkatan rasa percaya diri. “Saat itu kami ingin menyelenggaran kegiatan berbeda, lantas muncullah ide fashion show yang diperuntukkan kaum ibu-ibu gemuk dengan harapan mereka lebih percaya diri dan tidak merasa minder,” kenang Any.
Seiring perkembangan teknologi, PKK Desa Sitirejo mulai beradaptasi dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk promosi kegiatan, pemasaran produk UMKM, serta penyebaran informasi kepada masyarakat, termasuk generasi muda.
Menurut Any, podcast merupakan media yang efektif dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat karena mudah diakses, fleksibel, dan mampu menjangkau berbagai kalangan dengan penyampaian yang santai namun informatif.
Dalam konteks peringatan Hari Kartini, ia memaknai emansipasi perempuan sebagai kesempatan yang setara bagi perempuan untuk berkembang, memperoleh pendidikan, serta berkontribusi tanpa meninggalkan peran dalam keluarga. Ia berharap perempuan Indonesia, khususnya di tingkat desa, terus meningkatkan kapasitas diri, percaya diri, dan mampu menjadi pilar utama dalam keluarga maupun masyarakat. “Perempuan harus terus berdaya, tidak takut mencoba hal baru, serta tetap berkontribusi positif bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Kepala Desa Sitirejo, Buwang Suharjah, dalam acara podcast tersebut turut berpartisipasi dengan menyampaikan pesan kepada masyarakat khususnya pada warga Sitirejo.
“Sitirejo bukan sekadar tempat tinggal, tetapi ruang hidup yang kita rawat bersama dengan rasa, karya, dan doa yang nyata. Saya merasakan kekuatan terbesar desa ini ada pada kebersamaan warganya, sederhana namun kokoh, tenang namun penuh makna. Mari kita jaga persatuan, saling peduli, dan terus bergerak membangun, karena desa yang maju lahir dari hati yang mau bersatu, bukan hanya dari rencana yang tersusun rapi,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dapat terus menginspirasi perempuan Indonesia untuk semakin berdaya dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan masyarakat yang maju.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan penghargaan secara simbolis kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan dengan berbagi pengalaman dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (bill)
@malangcreativecenter @PemerintahKotaMalang1914 @desasitirejo5397 @anyarifin1206
1 week ago (edited) | [YT] | 4
View 0 replies
KSK Indonesia
🌸 PODCAST HARI KARTINI 2026 🌸
Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, mari bersama kita refleksikan kembali semangat perjuangan perempuan dalam membangun bangsa. Perempuan, khususnya ibu, memiliki peran penting dan strategis dalam menciptakan keluarga yang sejahtera serta masyarakat yang berdaya.
Melalui kegiatan ini, Tim Penggerak PKK sebagai mitra pemerintah terus menunjukkan kontribusinya dalam pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
🎙️ Hadir dalam format podcast yang ringan dan inspiratif, kegiatan ini menjadi wadah berbagi gagasan, pengalaman, serta praktik baik dari para penggerak PKK agar dapat menjangkau masyarakat luas secara lebih komunikatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
✨ Tema:
“Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera”
📅 Hari/Tanggal:
Minggu, 19 April 2026
⏰ Waktu:
09.00 – 11.00 WIB
📍 Tempat:
Gedung Malang Creative Center (MCC) Lantai 2, Kota Malang
👩💼 Narasumber:
Tim Penggerak PKK Desa Sitirejo
Mari bergabung dan ambil bagian dalam ruang inspirasi ini! Bersama, kita kuatkan peran perempuan demi keluarga dan masa depan bangsa yang lebih baik. 💪🌺
#HariKartini2026 #PerempuanBerdaya #PKK #PodcastInspiratif #KeluargaSejahtera
@malangcreativecenter @pemerintahdesasitirejo4072
2 weeks ago | [YT] | 2
View 0 replies
KSK Indonesia
Bantuan Al-Qur’an kembali Digulirkan, TPQ Subulussalam jadi Penerima dari KSK Indonesia dan GPS Malang
KSK Indonesia bersama GPS Malang kembali menyalurkan bantuan untuk lembaga pendidikan Al-Qur’an. Kali ini, bantuan diberikan kepada TPQ Subulussalam yang berlokasi di Jl. Gunung Sari Gunung Kunci, RT 2 RW 5, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.
TPQ Subulussalam saat ini memiliki 65 santri yang aktif belajar mengaji dan 10 pengajar. Meski masih dalam tahap pembangunan, kegiatan pembelajaran Al-Qur’an tetap berjalan dengan semangat tinggi dari para santri dan pengajar.
Perwakilan TPQ Subulussalam, Sholihah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh para donatur melalui KSK Indonesia dan GPS Malang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur KSK maupun GPS Malang atas bantuan Al-Qur’an ini. Semoga menjadi amal jariyah dan memberikan keberkahan bagi semua pihak,” ujar Sholihah, pada Minggu, 5 April 2026.
Sementara itu, Hernoko selaku Ketua GPS Malang turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanahnya. Semoga bantuan ini memberikan manfaat luas dan bernilai kebaikan yang berkelanjutan,” ungkap Hernoko.
Di sisi lain, Ana menjelaskan bahwa, program penyaluran Al-Qur’an ini merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan. “Program Al-Qur’an ini merupakan program rutin KSK Indonesia dan GPS Malang yang diperuntukkan bagi musala, masjid, dan TPQ yang membutuhkan Al-Qur’an. Harapannya, dapat mendukung pembelajaran serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” jelas Ana Fonder KSK Indonesia.
Melalui kegiatan ini, KSK Indonesia dan GPS Malang berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an di berbagai daerah, khususnya bagi lembaga yang masih dalam tahap pengembangan. (bill) @TPQSubulussalam-sbs @GpsMalang
3 weeks ago (edited) | [YT] | 3
View 0 replies
KSK Indonesia
Semangat Muda Tak Terbendung: Amalia Safi Rizkiadika dan Azkadina Aqilla Aulia Bangkitkan Geliat Karate
Dunia olahraga karate kembali menunjukkan geliat positif melalui semangat dua atlet muda berbakat, Amalia Safi Rizkiadika dan Azkadina Aqilla Aulia. Meski berasal dari perguruan berbeda dan memiliki rentang usia yang cukup jauh, keduanya dipersatukan oleh tekad kuat dalam menekuni olahraga bela diri karate.
Amalia Safi Rizkiadika, atlet dari INKAI yang kini duduk di kelas 9 SMPN 1 Pandaan, tampil sebagai sosok remaja penuh dedikasi. Sementara itu, Azkadina Aqilla Aulia dari SHOKAIDO, masih duduk di bangku kelas 2 SDN Jogosari 1 Pandaan, menunjukkan semangat luar biasa di usia yang sangat muda.
Ketertarikan keduanya terhadap karate telah tumbuh sejak dini, tepatnya sejak mereka duduk di kelas 1 sekolah dasar. Karate dipilih bukan sekadar sebagai olahraga, melainkan juga sebagai sarana pembentukan karakter dan bekal pertahanan diri. Peran keluarga, khususnya sosok ayah, menjadi faktor penting dalam mengenalkan sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan mereka di dunia karate.
Amalia Safi Rizkiadika mengungkapkan bahwa, pengalaman mengikuti latihan hingga berbagai kejuaraan menjadi proses berharga dalam perjalanannya. Beragam dinamika pertandingan, mulai dari kemenangan hingga kekalahan, justru menjadi motivasi untuk terus berkembang. Prestasi yang diraih, baik dalam kategori beregu maupun perorangan, menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus pemicu semangat untuk terus berlatih.
Meski telah beberapa kali meraih podium juara, rasa gugup tetap dirasakan, terutama saat pertama kali berdiri di atas podium. Namun, melalui latihan yang konsisten dan bimbingan pelatih, mereka perlahan mampu mengatasi hal tersebut. "Dukungan dari para pelatih seperti Sensai Tomi, Sensai Arya, dan Sensai Yani menjadi sumber inspirasi penting dalam perjalanan saya dalam olahraga karate," ungkap Amel sapaan akrabnya dalam podcast yang digelar di l Malang Creative Center (MCC) Lt. 2 Kota Malang, pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Dalam keseharian, Amel dan Aqilla juga menunjukkan kemampuan manajemen waktu yang baik. Mereka tetap fokus menjalani kewajiban sebagai pelajar, sekaligus rutin berlatih pada malam hari sekitar pukul 18.00 WIB. Dukungan dari teman-teman di sekolah yang mengetahui kiprah mereka sebagai atlet turut menjadi penyemangat tambahan.
Perjalanan mereka tentu tidak selalu mudah. Rasa lelah dan keinginan untuk menyerah pernah muncul. Namun, tekad untuk membanggakan keluarga membuat keduanya mampu bertahan dan terus berlatih lebih keras. Dari karate, mereka belajar menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan pantang menyerah.
Ke depan, Amalia dan Aqilla memiliki mimpi besar untuk menorehkan prestasi di tingkat nasional hingga internasional, seperti Pekan Olahraga Nasional dan SEA Games. Selain itu, mereka juga memiliki cita-cita mulia di bidang pendidikan, salah satunya ingin menjadi anggota Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD).
Dukungan keluarga, terutama dari orang tua seperti Dody Nurmawan, menjadi fondasi utama dalam perjalanan mereka. Peran orang tua yang senantiasa hadir memberikan motivasi menjadi kekuatan besar bagi kedua atlet muda ini.
Di akhir podcast, Amel dan Aqilla berpesan kepada teman-teman seusianya untuk tidak takut bermimpi dan terus berlatih dengan penuh semangat. Mereka percaya, dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan yang tepat, setiap mimpi dapat diwujudkan. (bill)
Terima kasih kepada semua yang telah mendukung acara ini khususnya:
- MCC Kota Malang @malangcreativecenter
- Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Jawa Timur
- MZK Institute (Yogyakarta)
- Media partner (Kabar Markas Khusus, Paradigma Bangsa, Redaksi Daerah
@smpn1pandaan @sdnjogosari1pdn @smanor
1 month ago (edited) | [YT] | 6
View 8 replies
KSK Indonesia
Tomi Budi Susanto: Sang Penempa Mental Juara yang Mengandalkan Kesabaran
Bagi Tomi Budi Susanto, karate bukan sekadar olahraga bela diri. Sejak pertama kali mengenal seni bela diri ini pada 1995 saat masih duduk di bangku kelas 5 SD, karate telah menjadi kompas moral hidupnya. Pria kelahiran Banyuwangi, 4 Oktober 1982 itu memaknai karate sebagai sekolah kehidupan, tempat ia belajar tentang karakter, disiplin, dan kejujuran.
"Di karate, kita diajarkan kepribadian, rasa sopan santun dan patuh pada kejujuran," kenang Tomi. Prinsip inilah yang ia pegang teguh hingga kini ia mendedikasikan hidupnya sebagai pelatih di bawah naungan perguruan Shokaido..
Perjalanan Tomi tidak lepas dari sosok-sosok pelatih yang membentuknya. Baginya, setiap pelatih adalah orang tua kedua yang wajib dihormati. Ia menerapkan prinsip tawadhu (rendah hati dan patuh) kepada para gurunya. Mentalitas inilah yang kemudian ia tularkan kepada para muridnya di bawah payung Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jawa Timur.
Baginya, memilih Shokaido didasari oleh keyakinan murni. Ia percaya bahwa semua perguruan memiliki tujuan mulia sama, selama berada dalam jalur pembinaan prestasi yang benar.
Di tengah kesibukan kerja, melatih karate justru menjadi "obat" bagi Tomi. Ia tidak pernah merasa jenuh atau terbebani. Sebaliknya, berada di tengah anak-anak didik adalah hiburan yang membuatnya lepas dari tekanan hidup. "Melatih bagi saya adalah hiburan. Dengan banyaknya penyakit dan tantangan zaman sekarang, kita harus loss tanpa tekanan," ungkapnya dengan nada optimis.
Tantangan terberat yang ia hadapi selama bertahun-tahun bukanlah kurangnya sarana, karena dukungan sekolah-sekolah di lingkungannya sudah sangat mumpuni, melainkan satu kata yakni Sabar.
Momen yang paling membekas dalam ingatan Tomi adalah pada 2014, saat salah satu murid didikannya berhasil menembus Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Prestasi itu adalah buah dari ketelatenan dalam mengolah karakter anak-anak yang berbeda satu sama lain.
Dalam membangun kepercayaan orang tua, Tomi mengandalkan keteguhan dan kedisiplinan. Ia sadar bahwa setiap anak memiliki proses yang unik. "Membentuk mental juara menuntut kesabaran dan ketelatenan karena setiap anak tidak bisa disamakan," jelas Tomi yang kesehariannya bekerja di Taman Dayu Pandaan, pada Rabu, 25 Februari 2026.
Langkah Tomi mendapat restu penuh dari keluarganya. Meski secara materiil mungkin tidak berlimpah, ia memegang prinsip keberkahan. "Keluarga sangat mendukung. Dengan pemasukan sedikit, yang penting berkah," tuturnya penuh syukur.
Kini, impian Tomi sangat sederhana namun mulia, ia ingin melahirkan atlet sabuk hitam sebanyak mungkin untuk membesarkan nama Shokaido dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia olahraga.
Bagi Tomi, hidup adalah tentang bersyukur atas apa yang Tuhan berikan hingga detik ini. Di sela-sela jadwal kerjanya, ia akan terus berdiri di atas matras, menyalurkan jiwa, dan menempa generasi muda dengan semangat kejujuran dan kedisiplinan. (an)
2 months ago | [YT] | 7
View 0 replies
KSK Indonesia
Dedikasi Sejak 2011: Shokaido Pasuruan Terjunkan Atlet Terbaik di Ajang Nasional Piala Kemenpora
Semangat bela diri membara di GOR Ken Arok, Kota Malang, pada Minggu (15/2/2026). Kontingen karate Shokaido yang berbasis di Dusun Tegalan Kandangan, Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan resmi menerjunkan atlet-atlet terbaiknya dalam ajang bergengsi Open Turnamen Karate Nasional Jatim Open Piala Kemenpora RI 2026.
Kejuaraan berskala nasional ini menjadi panggung pembuktian bagi para karateka asuhan Tomi, sosok yang telah konsisten memimpin dan membina talenta Shokaido di wilayah Prigen sejak tahun 2011. Keikutsertaan kali ini membawa misi besar untuk membawa nama baik daerah di level nasional.
Tomi Budi Susanto, Dan 1 Shokaido, selaku ketua sekaligus pembina, menyatakan bahwa partisipasi dalam turnamen ini bukan sekadar mengejar medali, melainkan membuka jalan bagi masa depan para atlet. Ia berharap prestasi di atas tatami dapat dikonversi menjadi apresiasi nyata, baik di dunia pendidikan maupun dunia kerja.
"Kami berharap kerja keras para atlet ini membuahkan hasil, baik berupa beasiswa prestasi di bangku sekolah maupun perhatian dari instansi atau perusahaan tempat orang tua wali murid bekerja. Prestasi olahraga adalah bukti kedisiplinan dan mentalitas yang tinggi," ujar Tomi di sela-sela pertandingan.
Keberangkatan tim Shokaido ke Malang ini juga mendapat suntikan energi dari dukungan penuh para orang tua. Ismania, salah satu wali murid yang hadir langsung memberikan dukungan di tribun GOR Ken Arok, menegaskan komitmennya untuk selalu mengawal minat positif sang buah hati.
"Saya sangat mendukung putra saya dalam mengikuti kejuaraan karate di mana pun. Sebagai orang tua, kehadiran kami secara langsung adalah bentuk motivasi agar mereka lebih percaya diri saat bertanding," ungkap Ismania.
Turnamen Piala Kemenpora RI 2026 ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi para atlet Shokaido Prigen untuk terus berkembang hingga ke level internasional. Dengan disiplin yang telah ditempa selama bertahun-tahun di pusat latihan, kontingen ini optimis dapat membawa pulang hasil terbaik bagi Kabupaten Pasuruan.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut atau bergabung dengan pembinaan atlet karate di wilayah Prigen, dapat mengunjungi pusat informasi berikut:
Pusat Latihan: Jln. Indrokilo, Dusun Tegalan Kandangan, Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Ketua/Pembina: Tomi Budi Susanto, Dan 1 Shokaido
Kontak Person: 0852-3012-0953
(an)
#shorts #karate #pasuruan
@Shokaido @kemenpora_ri @karate @tomibudi4829
2 months ago (edited) | [YT] | 6
View 2 replies
Load more