Ruangpublik adalah kanal podcast yang menjadi wadah diskusi terbuka seputar isu-isu publik yang relevan dan berdampak pada kehidupan kita sehari-hari. Di sini, kami menghadirkan berbagai narasumber dari beragam latar belakang untuk membahas topik-topik penting mulai dari kebijakan publik, sosial, lingkungan, pendidikan, hingga hak asasi manusia.

Kami percaya bahwa perubahan dimulai dari percakapan. Melalui diskusi yang jujur, kritis, dan inklusif, Ruangpublik ingin mendorong kesadaran, partisipasi, dan aksi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan berdaya.

🎙️ Episode baru setiap minggu
đź’¬ Ikuti terus dan jadilah bagian dari ruang dialog publik yang sehat dan bermakna!


Ruang Publik

Sejak 20 November, NU diguncang risalah Syuriyah yang meminta Ketua Umum mundur, disusul surat-surat, rapat di hotel, hingga lahir istilah “Kelompok Sultan” dan “Kelompok Kramat”. Di tengah itu, kiai sepuh menyerukan satu kata kunci: islah.

Di satu sisi, ada yang mengatasnamakan kewenangan Syuriyah. Di sisi lain, ada yang berpegang pada AD/ART dan SK hasil muktamar. Di sinilah NU diuji: apakah keputusan-keputusan penting masih tunduk pada aturan organisasi, atau pada manuver politik jangka pendek.

Bagi warga NU di bawah, yang paling menenangkan bukan sekadar siapa yang menang, tetapi siapa yang paling taat pada aturan main jam’iyah. Pada akhirnya, warga NU yang ratusan juta bertanya-tanya, bagaimana prahara ini akan berakhir?

1 month ago | [YT] | 0

Ruang Publik

OBROLAN YANG NGGAK BISA DILEWATIN.
Inaya Wahid, putri bungsu Gus Dur, ngobrol santai di Ruang Publik… tapi isi obrolannya dalam banget.
Tentang luka Orde Baru yang belum sembuh, tentang kenapa bangsa ini gampang lupa,
tentang demokrasi yang sehat, rakyat yang berdaya, dan bahkan—tentang lagu dangdut yang menurut Gus Dur penting buat memahami rakyatnya sendiri.

Di tengah tawa dan nostalgia, Inaya juga bicara tegas soal gelar “pahlawan nasional”:

“Kalau yang bikin luka belum disembuhkan, jangan dikasih pangkat pahlawan dulu.”

Ini bukan sekadar obrolan tentang masa lalu, tapi tentang siapa kita hari ini.
📺 Nonton sampai habis di YouTube Ruang Publik
👉 https://youtu.be/aAmEkSOjJXc

2 months ago | [YT] | 0

Ruang Publik

SURABAYA, KOMPAS — Eskalasi perang yang memanas antara Iran dan Israel mengancam keamanan jalur transportasi udara. Setidaknya ada dua kelompok terbang jemaah haji debarkasi Surabaya tertunda jadwal kepulangannya menyusul penutupan operasional di bandara di Oman karena pertimbangan keamanan.

Kini, situasi geopolitik global berangsung kondusif sehingga jemaah haji yang tertunda kepulangannya bisa kembali ke Tanah Air. Namun, pemulangan dua kloter tersebut tidak bisa dilakukan secara bersamaan, tetapi secara bertahap.

Penundaan jadwal pemulangan jemaah haji Kloter 43 dan 44 semakin menambah panjang daftar gangguan pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2025. Sebelumnya, jemaah haji Kloter 33 debarkasi Surabaya mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Medan, karena menerima ancaman bom.

Sebelum itu, ancaman bom meneror pesawat jemaah haji rombongan dari Jakarta, pada Selasa (17/6/2025). Saat itu seseorang mengirim surat elektronik berisi ancaman akan meledakkan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5726 rute Jeddah-Jakarta yang membawa 442 jemaah haji Kloter 12 asal Jakarta.

Terkait peristiwa teror atau ancaman teror bom yang menimpa dua pesawat Saudi Arabia Airlines pembawa rombongan jemaah haji Indonesia itu, pemerintah sedang menyelidiki pelakunya. Dua ancaman teror ini tidak terbukti, tetapi meresahkan masyarakat.

6 months ago | [YT] | 0

Ruang Publik

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa pagi bahwa Israel telah menyetujui usulan gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump semalam. Sebelumnya, televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa gencatan senjata telah dimulai.

Pernyataan Israel itu muncul tidak lama setelah Trump mengatakan dalam sebuah posting di media sosial bahwa gencatan senjata sedang berlangsung.

“Gencatan senjata kini berlaku. Tolong jangan dilanggar!” katanya.

Sementara Netanyahu mengancam bahwa Israel akan menanggapi dengan keras setiap pelanggaran gencatan senjata, perjanjian tersebut meningkatkan harapan untuk de-eskalasi dalam konflik yang meningkat secara dramatis dalam beberapa hari terakhir, ketika AS mengebom fasilitas nuklir Iran dan Teheran menyerang pangkalan AS di Qatar .

“Mengingat tercapainya tujuan operasi tersebut, dan dengan koordinasi penuh dengan Presiden Trump, Israel telah menyetujui usulan Presiden untuk gencatan senjata bilateral,” katanya. (Aljazeera)

6 months ago | [YT] | 0

Ruang Publik

SALING SERANG, APA YANG TERJADI ANTARA IRAN DAN ISRAEL?

Stasiun televisi Iran diserang saat sedang menayangkan siaran langsung, pembawa acara lari meninggalkan studio setelah terdengar ledakan disusul dengan puing-puing gedung yang runtuh.

Sementara itu, sirine serangan udara berbunyi saat Iran disebut sedang menyiapkan "serangan rudal terbesar dan paling intens dalam sejarah di tanah Israel".

Jumat, 13 Juni 2025. Israel meluncurkan serangan udara ke Iran. Serangan tersebut menargetkan fasilitas nuklir, pabrik rudal balistik serta pejabat tinggi militer Iran. Operasi tersebut diberi nama operasi “Rising Lion”.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu berdalih bahwa operasi Kebangkitan Singa merupakan langkah terfokus untuk mengatasi ancaman Iran terhadap keberlangsungan Israel.

Sebelumnya, Dewan Gubernur pengawas nuklir global secara resmi menyatakan Iran melanggar kewajiban nonproliferasi untuk pertama kalinya dalam 20 tahun.

Resolusi yang diusulkan oleh Prancis, Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat ini mengatakan bahwa Iran telah gagal bekerja sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) terkait bahan nuklir yang tidak dideklarasikan.

Total 19 negara memberikan suara mendukung resolusi tersebut, sementara Rusia, Cina, dan Burkina Faso memberikan suara menentang, 11 negara abstain dan 2 negara tidak memberikan suara.

Resolusi IAEA muncul di tengah negosiasi nuklir tidak langsung antara Teheran dan Washington, yang dimediasi oleh Oman, dalam upaya untuk menemukan jalan kembali ke perjanjian nuklir setelah penarikan AS dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) 2015 pada tahun 2018.

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei memperingatkan bahwa pasukan Iran akan "bertindak dengan kekuatan" terhadap Israel.

Korps Garda Revolusi Iran membalas serangan Israel dengan melancarkan gempuran rudal balistik terhadap "puluhan target, pusat militer, dan pangkalan udara" di Israel. Iran menamai operasi itu "True Promise 3".

Kementerian Kesehatan Iran menyebut sedikitnya 224 orang telah tewas sejak Israel memulai serangannya pada Jumat (13/06). Ratusan korban tewas itu mencakup sejumlah petinggi militer Iran. Di Israel, pihak berwenang setempat mengatakan sebanyak 24 orang telah tewas akibat serangan Iran.

Juru bicara Angkatan Pertahanan Israel untuk bahasa Arab, Kolonel Avichay Adraee, memperingatkan warga iran dalam cuitannya.

Di sisi lain, pihak militer Iran juga mengeluarkan peringatan kepada warga Israel untuk mengungsi sebelum me-lancarkan serangan.



Baca selengkapnya di:

IG: www.instagram.com/ruangpublik.idn/
Tiktok: www.tiktok.com/@ruangpublik.com

7 months ago | [YT] | 2