13 FEBRUARI 2014 GUNUNG KELUD, JAWA TIMUR ERUPSI DAHSYAT
Hari ini tepat, 11 tahun lalu Kelud bergejolak. Gunung ini menjadi salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Bahkan terhitung Sejak tahun 1000 M, Kelud telah meletus lebih dari 30 kali, dengan letusan terbesar berkekuatan 5 Volcanic Explosivity Index (VEI).
Letusan terakhir Gunung Kelud terjadi pada tahun 13 Februari 2014. Atau tepat 11 tahun lalu. Bahkan abu vulkanik pada letusan itu mencapai Jawa Tengah, Jogjakarta hingga Jawa Barat. Sejumlah penerbangan di beberapa bandara pun terpaksa ditutup akibat dampak letusan eksplosif gunung ini.
Gunung Kelud termasuk dalam tipe stratovulkan dengan karakteristik letusan eksplosif. Seperti banyak gunung api lainnya di Pulau Jawa, Gunung Kelud terbentuk akibat proses subduksi lempeng Benua Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.
Sejak sekitar tahun 1300 Masehi, gunung ini tercatat aktif meletus dengan rentang jarak waktu yang relatif pendek (9-25 tahun), menjadikannya sebagai gunung api yang berbahaya bagi manusia.
Kekhasan gunung api ini adalah adanya danau kawah, yang dalam kondisi letusan dapat menghasilkan aliran lahar letusan dalam jumlah besar, dan membahayakan penduduk sekitarnya.
Letusan freatik tahun 2007 memunculkan kubah lava yang semakin membesar dan menyumbat permukaan danau, sehingga danau kawah nyaris sirna, menyisakan genangan kecil seperti kubangan air. Kubah lava ini kemudian hancur pada letusan besar 13 Februari 2014 dan kini kembali menjadi danau kawah.
Puncak-puncak yang ada sekarang merupakan sisa dari letusan besar masa lalu yang meruntuhkan bagian puncak purba. Dinding di sisi barat daya runtuh terbuka sehingga kompleks kawah membuka ke arah itu. Puncak Kelud adalah yang tertinggi, berposisi agak di timur laut kawah.
Puncak-puncak lainnya adalah Puncak Gajahmungkur di sisi barat dan Puncak Sumbing di sisi selatan. Gugusan sejumlah puncak di gunung Kelud berada di perbatasan tiga daerah. Yakni Kabupaten Kediri di barat dan utara, Kabupaten Blitar di selatan dan Kabupaten Malang di sebelah timur.
Untuk normalisasi kawasan puncak Kelud, saat ini Pemerintah kabupaten Kediri dibantu Kementerian PU melakukan pembenahan. Diantaranya adalah akses jalan ke kawah dan juga revitalisasi terowongan Ganesha, yang merupakan satu dari 7 terowongan pembuang air kawah yang ada di Kelud.
Palung Mariana (bahasa Inggris: Mariana Trench) adalah palung terdalam yang diketahui, terletak di dasar laut sebelah timur kepulauan Mariana barat Samudra Pasifik dekat dengan Jepang dan pulau Guam, dan lokasi terdalamnya berada di kerak Bumi. Palung ini terletak di dasar barat laut Samudra Pasifik, sebelah timur Kepulauan Mariana di 11° 21' Lintang Utara dan 142° 12' Bujur Timur. Palung ini merupakan batasan di mana dua lempeng tektonik bertemu, zona subduksi di mana Lempeng Pasifik disubduksi di bawah Lempeng Filipina.
Palung Mariana di Samudra Pasifik. Kedalaman dari palung ini jauh di bawah permukaan laut, lebih jauh dari ketinggian Gunung Everest (9 km di atas permukaan laut). Palung ini memiliki kedalaman maksimum 10.927 - 11.035 meter di bawah permukaan laut atau sekitar 80 kali ketinggian Monumen Nasional (137 m). Meskipun begitu, mengingat palung terletak di khatulistiwa dan Bumi makin menggelembung, jadi tidak sedalam palung di Atlantik. Bentuk Palung Mariana seperti huruf V, dan membentang sepanjang 2.550 km dan lebar 63 meter dari Pasifik hingga timur pulau Mariana.
Palung Mariana terbentuk sekitar 180 juta tahun lalu akibat adanya tabrakan kuat antara lempeng tektonik Pasifik dan lempengan Filipina. Tabrakan tersebut akhirnya menciptakan titik yang lapisannya jatuh ke dalam lapisan mantel Bumi.
Palung ini pertama kali diteliti pada tahun 1875 oleh kapal Angkatan Laut Britania, Challenger II, menggunakan kapal selam bernama Trieste dan memberikan nama titik terdalam dari palung tersebut Kedalaman Challenger.
Menggunakan gema suara, Challenger II mengukur kedalam 5.960 fathom (10.900 m) pada 11° 19' U, 142° 15' T. Penyuaraan ini diulang berkali-kali menggunakan "earphone" untuk mendengar sinyal yang kembali ketika "stylus" melewati skala kedalaman "graduated", sementara itu ketika pengukuran waktu kecepatan mesin gema-suara, sebuah bagian yang diperlukan dari proses ini, ditangani dengan "stopwatch". Untuk alasan ini dianggap cukup berhati-hati untuk mengurangi satu skala divisi (20 fm) ketika mengumumkan resmi kedalaman baru 5.940 fm (10.863 m).
Trieste, 23 Januari 1960: Sesaat sebelum penyelaman. Di dasar Palung Mariana, air memberikan tekanan sebesar 1.086 bar (108 MPa atau 15.751 psi) atau 8 ton per inci persegi. Ini bisa diilustrasikan sebagai 50 unit pesawat jet terbesar di dunia ataupun 1.600 gajah Afrika yang ditumpuk.
“Etimologi” Palung Mariana dinamai berdasarkan Kepulauan Mariana di dekatnya, yang diberi nama Las Marianas untuk menghormati Ratu Spanyol Mariana dari Austria, janda Philip IV dari Spanyol. Pulau-pulau tersebut merupakan bagian dari busur pulau yang terbentuk di atas lempeng yang menunggang, yang disebut Lempeng Mariana (juga dinamai untuk pulau-pulau), di sisi barat palung.
“Geologi” Palung Mariana merupakan bagian dari sistem subduksi Izu-Bonin-Mariana yang membentuk batas antara dua lempeng tektonik. Dalam sistem ini, tepi barat salah satu lempeng, Lempeng Pasifik, disubduksi (yaitu, dorongan) di bawah Lempeng Mariana yang lebih kecil yang terletak di barat. Materi kerak di tepi barat Lempeng Pasifik adalah sebagian dari kerak samudera tertua di bumi (hingga 170 juta tahun), dan karenanya, lebih dingin dan lebih padat; oleh karena itu perbedaan ketinggiannya yang besar relatif terhadap Lempeng Mariana yang berkuda lebih tinggi (dan lebih muda). Area terdalam di batas lempeng adalah Palung Mariana. Pergerakan lempeng Pasifik dan Mariana juga secara tidak langsung bertanggung jawab atas pembentukan Kepulauan Mariana. Pulau-pulau vulkanik ini disebabkan oleh pelelehan fluks pada mantel atas akibat keluarnya air yang terperangkap dalam mineral-mineral dari bagian subduksi Lempeng Pasifik.
BUKU PENGETAHUAN SEISMOLOGI --- "Seismologi pada mulanya merupakan ilmu yang mempelajari tentang gempabumi ( seismos = gempabumi ), tetapi karena perkembangan dari pengetahuan dan teknologi seismologi telah tumbuh menjadi sangat luas dengan bertambahnya beberapa cabang lain, maka definisi dari Seismologi adalah ilmu yang mempelajari gempabumi dan getaran tanah lainnya. Studi tentang gempabumi itu sendiri tetap menjadi inti dari ilmu seismologi."
Pengarang: Gunawan Ibrahim, Subardjo.
Penerbit: *Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), 2005.*
BUKU PENGETAHUAN SEISMOLOGI --- "Seismologi pada mulanya merupakan ilmu yang mempelajari tentang gempabumi ( seismos = gempabumi ), tetapi karena perkembangan dari pengetahuan dan teknologi seismologi telah tumbuh menjadi sangat luas dengan bertambahnya beberapa cabang lain, maka definisi dari Seismologi adalah ilmu yang mempelajari gempabumi dan getaran tanah lainnya. Studi tentang gempabumi itu sendiri tetap menjadi inti dari ilmu seismologi."
Pengarang: Gunawan Ibrahim, Subardjo.
Penerbit: *Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), 2005.*
Jangan "Melumrahkan" Pencurian Alat Deteksi Bencana Alam!
MENTAL MALING ORANG INDONESIA TELAH MENGAKAR!
Sebagai renungan kita yang hidup di daerah rawan bencana!
Bukan tanpa alasan, Indonesia merupakan supermarket bencana geologi karena terletak pada 3 lempeng aktif, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Artinya bencana alam kebumian ini sewaktu-waktu bisa terjadi dan siap membawa kerugian harta dan jiwa.
Hal yang penting diperhatikan dari sistem mitigasi bencana adalah pengawasan alat pendeteksi bencana alam. Masalahnya, alat tersebut kerap dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hilangnya alat pendeteksi bencana alam berdampak buruk terhadap kesiapan masyarakat Indonesia menghadapi bencana.
Belajar dari kasus Marapi pada 3 Desember 2023 kemarin! Yang mengakibatkan 23 pendaki meregang nyawa akibat erupsi tersebut. Usut punya usut, di balik erupsi Marapi terbongkar aksi pencurian alat deteksi bencana alam. Ya bisa dibilang lagi para pendaki tidak mengindahkan peringatan dari pihak terkait seperti Pos Pengamatan Gunung Api Marapi/PVMBG.
Oke kembali ke masalah pencurian alat deteksi bencana alam.
Berkali-kali, pencurian alat deteksi bencana kerap dilakukan hanya memuaskan nafsu saja. Aksi ini mungkin dianggap "lumrah" namun bisa saja berpotensi membu**nuh banyak orang jika terjadi bencana.
Contoh lain kasus pencurian alat pendeteksi gempa (seismometer) yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Belum genap setahun setelah Gempa Besar Palu 2018, muncul aksi pencurian alat deteksi gempa. Pencuri tersebut mencuri satu sensor broadband, 3 baterai, 1 panel surya, dan 2 regulator solar. Total nilai perangkat tersebut senilai Rp700 juta. Di samping itu pula, pernah muncul aksi pencurian alat deteksi tsunami (buoy tsunami) yang selalu meresahkan masyarakat yang terjadi di Aceh dan Palu.
Pencurian alat deteksi bencana dapat dikategorikan sebagai perilaku oportunistik. Pendek kata, seseorang memanfaatkan peluang tanpa melihat prinsip dan akibat yang ditimbulkan. Bahwa faktor ekonomi yang lemah mendorong masyarakat untuk melanggar hukum, salah satunya pencurian alat deteksi bencana. Maka pemerintah perlu bertindak tegas agar kasus seperti ini tidak terulang kembali. (Drajat Tri Kartono, Sosiolog Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS))
Pelajaran penting dari bencana alam adalah tradisi mental maling orang Indonesia telah mengakar. Alih-alih kita menyinggung pejabat korup, ternyata orang Indonesia juga melestarikan mental maling!
Ini adalah filosofi Orang Jawa untuk menghadapi permasalahan dengan menjunjung sesanti Kesatria. Ngalah Ngalih Ngamuk artinya Mengalah Menghindar Melawan.
1.Pendahuluan Masyarakat Jawa semenjak dahulu telah memegang prinsip luhur dalam bermasyarakat dan berbela rasa. Beberapa diantaranya adalah ungkapan filosofis Jawa spesifik yang membicarakan konsep menyelesaikan masalah dan menyelesaikan konflik. Orang Jawa sangat menjunjung tinggi sikap andhap asor atau rendah hati. Mengutamakan keharmonisan, keselarasan dan menjunjung tinggi sifat-sifat ksatria terwujud melalui ungkapan pepatah Jawa Ngalah Ngalih Ngamuk. karena nyata adanya musuh fisik sangatlah mengganggu
2.Pengertian Ngalah = Mengalah,pasrah,berserah diri dengan kondisi. Ngalih = Pergi,menyingkir,atau menghindari keburukan. Ngamuk = Mengamuk,Melawan.
NGALAH : ketika diganggu,kita memilih mengalah juga memaafkan,artinya kita masih berjiwa andhap asor (rendah hati) meski musuh masih melunjak,memaafkan serta mengalah bukan berarti hal buruk,demi KENYAMANAN juga KEHARMONISAN,mengalah untuk menyiapkan kemenangan.
NGALIH : Jika musuh terus menganggu,jalan selanjutnya adalah ngalih (menyingkir) bukan karena takut atau lemah tapi lebih dari KESADARAN DIRI untuk tidak memperburuk hubungan atau memperkeruh situasi.memilih diam dan menepi. Bisa saja orang yang NGALIH ini hatinya sudah demikian tersakiti.
NGAMUK : Jalan terakhir untuk mengatasi musuh yang terus mengganggu dan berbuat kerusakan. Inilah jiwa kesatria di mana sebagai seorang kesatria harus selalu memegang prinsip WONG SALAH BAKAL SELEH, mengutamakan kesabaran dan rendah hati, menyelesaikan suatu permasalahan dengan tenang,menjunjung keselarasan dan keharmonisan. Tidak langsung serta merta menghadapi konflik dengan amarah dan kekerasan. Namun tetap mengedepankan diplomasi persuasi dan kekeluargaan. Baru kemudian melawan hingga titik darah penghabisan.
INFO BPPTKG: Terjadi Awan Panas Guguran di Gunung #Merapi tanggal 6 April 2024 pada pukul 10.26 WIB dengan Amplitudo max 25 mm, estimasi jarak luncur maksimal 1100 meter ke Barat Daya ( Kali Bebeng ), arah angin ke Timur.
Visual Gunung Merapi cerah. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.
#aktivitasmerapi#siagamerapi
INFO BPPTKG: Terjadi Awan Panas Guguran di Gunung #Merapi tanggal 3 April 2024 pada pukul 06.26 WIB dengan Amplitudo max 48 mm. Durasi 171.32 detik, estimasi jarak luncur maksimal 1700 meter ke Barat Daya, arah angin ke Barat.
Visual Gunung Merapi cerah. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.
#aktivitasmerapi#siagamerapi
NEZ KEDIRI
13 FEBRUARI 2014 GUNUNG KELUD, JAWA TIMUR ERUPSI DAHSYAT
Hari ini tepat, 11 tahun lalu Kelud bergejolak. Gunung ini menjadi salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Bahkan terhitung Sejak tahun 1000 M, Kelud telah meletus lebih dari 30 kali, dengan letusan terbesar berkekuatan 5 Volcanic Explosivity Index (VEI).
Letusan terakhir Gunung Kelud terjadi pada tahun 13 Februari 2014. Atau tepat 11 tahun lalu. Bahkan abu vulkanik pada letusan itu mencapai Jawa Tengah, Jogjakarta hingga Jawa Barat. Sejumlah penerbangan di beberapa bandara pun terpaksa ditutup akibat dampak letusan eksplosif gunung ini.
Gunung Kelud termasuk dalam tipe stratovulkan dengan karakteristik letusan eksplosif. Seperti banyak gunung api lainnya di Pulau Jawa, Gunung Kelud terbentuk akibat proses subduksi lempeng Benua Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.
Sejak sekitar tahun 1300 Masehi, gunung ini tercatat aktif meletus dengan rentang jarak waktu yang relatif pendek (9-25 tahun), menjadikannya sebagai gunung api yang berbahaya bagi manusia.
Kekhasan gunung api ini adalah adanya danau kawah, yang dalam kondisi letusan dapat menghasilkan aliran lahar letusan dalam jumlah besar, dan membahayakan penduduk sekitarnya.
Letusan freatik tahun 2007 memunculkan kubah lava yang semakin membesar dan menyumbat permukaan danau, sehingga danau kawah nyaris sirna, menyisakan genangan kecil seperti kubangan air. Kubah lava ini kemudian hancur pada letusan besar 13 Februari 2014 dan kini kembali menjadi danau kawah.
Puncak-puncak yang ada sekarang merupakan sisa dari letusan besar masa lalu yang meruntuhkan bagian puncak purba. Dinding di sisi barat daya runtuh terbuka sehingga kompleks kawah membuka ke arah itu. Puncak Kelud adalah yang tertinggi, berposisi agak di timur laut kawah.
Puncak-puncak lainnya adalah Puncak Gajahmungkur di sisi barat dan Puncak Sumbing di sisi selatan. Gugusan sejumlah puncak di gunung Kelud berada di perbatasan tiga daerah. Yakni Kabupaten Kediri di barat dan utara, Kabupaten Blitar di selatan dan Kabupaten Malang di sebelah timur.
Untuk normalisasi kawasan puncak Kelud, saat ini Pemerintah kabupaten Kediri dibantu Kementerian PU melakukan pembenahan. Diantaranya adalah akses jalan ke kawah dan juga revitalisasi terowongan Ganesha, yang merupakan satu dari 7 terowongan pembuang air kawah yang ada di Kelud.
Berbagai Sumber.
#saudaradidin #gunungkelud #potretdesa
1 year ago | [YT] | 3
View 0 replies
NEZ KEDIRI
Palung Mariana (bahasa Inggris: Mariana Trench) adalah palung terdalam yang diketahui, terletak di dasar laut sebelah timur kepulauan Mariana barat Samudra Pasifik dekat dengan Jepang dan pulau Guam, dan lokasi terdalamnya berada di kerak Bumi. Palung ini terletak di dasar barat laut Samudra Pasifik, sebelah timur Kepulauan Mariana di 11° 21' Lintang Utara dan 142° 12' Bujur Timur. Palung ini merupakan batasan di mana dua lempeng tektonik bertemu, zona subduksi di mana Lempeng Pasifik disubduksi di bawah Lempeng Filipina.
Palung Mariana di Samudra Pasifik.
Kedalaman dari palung ini jauh di bawah permukaan laut, lebih jauh dari ketinggian Gunung Everest (9 km di atas permukaan laut). Palung ini memiliki kedalaman maksimum 10.927 - 11.035 meter di bawah permukaan laut atau sekitar 80 kali ketinggian Monumen Nasional (137 m). Meskipun begitu, mengingat palung terletak di khatulistiwa dan Bumi makin menggelembung, jadi tidak sedalam palung di Atlantik.
Bentuk Palung Mariana seperti huruf V, dan membentang sepanjang 2.550 km dan lebar 63 meter dari Pasifik hingga timur pulau Mariana.
Palung Mariana terbentuk sekitar 180 juta tahun lalu akibat adanya tabrakan kuat antara lempeng tektonik Pasifik dan lempengan Filipina. Tabrakan tersebut akhirnya menciptakan titik yang lapisannya jatuh ke dalam lapisan mantel Bumi.
Palung ini pertama kali diteliti pada tahun 1875 oleh kapal Angkatan Laut Britania, Challenger II, menggunakan kapal selam bernama Trieste dan memberikan nama titik terdalam dari palung tersebut Kedalaman Challenger.
Menggunakan gema suara, Challenger II mengukur kedalam 5.960 fathom (10.900 m) pada 11° 19' U, 142° 15' T. Penyuaraan ini diulang berkali-kali menggunakan "earphone" untuk mendengar sinyal yang kembali ketika "stylus" melewati skala kedalaman "graduated", sementara itu ketika pengukuran waktu kecepatan mesin gema-suara, sebuah bagian yang diperlukan dari proses ini, ditangani dengan "stopwatch". Untuk alasan ini dianggap cukup berhati-hati untuk mengurangi satu skala divisi (20 fm) ketika mengumumkan resmi kedalaman baru 5.940 fm (10.863 m).
Trieste, 23 Januari 1960: Sesaat sebelum penyelaman.
Di dasar Palung Mariana, air memberikan tekanan sebesar 1.086 bar (108 MPa atau 15.751 psi) atau 8 ton per inci persegi. Ini bisa diilustrasikan sebagai 50 unit pesawat jet terbesar di dunia ataupun 1.600 gajah Afrika yang ditumpuk.
“Etimologi”
Palung Mariana dinamai berdasarkan Kepulauan Mariana di dekatnya, yang diberi nama Las Marianas untuk menghormati Ratu Spanyol Mariana dari Austria, janda Philip IV dari Spanyol. Pulau-pulau tersebut merupakan bagian dari busur pulau yang terbentuk di atas lempeng yang menunggang, yang disebut Lempeng Mariana (juga dinamai untuk pulau-pulau), di sisi barat palung.
“Geologi”
Palung Mariana merupakan bagian dari sistem subduksi Izu-Bonin-Mariana yang membentuk batas antara dua lempeng tektonik. Dalam sistem ini, tepi barat salah satu lempeng, Lempeng Pasifik, disubduksi (yaitu, dorongan) di bawah Lempeng Mariana yang lebih kecil yang terletak di barat. Materi kerak di tepi barat Lempeng Pasifik adalah sebagian dari kerak samudera tertua di bumi (hingga 170 juta tahun), dan karenanya, lebih dingin dan lebih padat; oleh karena itu perbedaan ketinggiannya yang besar relatif terhadap Lempeng Mariana yang berkuda lebih tinggi (dan lebih muda). Area terdalam di batas lempeng adalah Palung Mariana.
Pergerakan lempeng Pasifik dan Mariana juga secara tidak langsung bertanggung jawab atas pembentukan Kepulauan Mariana. Pulau-pulau vulkanik ini disebabkan oleh pelelehan fluks pada mantel atas akibat keluarnya air yang terperangkap dalam mineral-mineral dari bagian subduksi Lempeng Pasifik.
#palungmariana #misteridunia #misteripalungmariana
1 year ago | [YT] | 1
View 0 replies
NEZ KEDIRI
BUKU PENGETAHUAN SEISMOLOGI
---
"Seismologi pada mulanya merupakan ilmu yang mempelajari tentang gempabumi ( seismos = gempabumi ), tetapi karena perkembangan dari pengetahuan dan teknologi seismologi telah tumbuh menjadi sangat luas dengan bertambahnya beberapa cabang lain, maka definisi dari Seismologi adalah ilmu yang mempelajari gempabumi dan getaran tanah lainnya. Studi tentang gempabumi itu sendiri tetap menjadi inti dari ilmu seismologi."
Pengarang:
Gunawan Ibrahim,
Subardjo.
Penerbit:
*Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), 2005.*
2 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
NEZ KEDIRI
BUKU PENGETAHUAN SEISMOLOGI
---
"Seismologi pada mulanya merupakan ilmu yang mempelajari tentang gempabumi ( seismos = gempabumi ), tetapi karena perkembangan dari pengetahuan dan teknologi seismologi telah tumbuh menjadi sangat luas dengan bertambahnya beberapa cabang lain, maka definisi dari Seismologi adalah ilmu yang mempelajari gempabumi dan getaran tanah lainnya. Studi tentang gempabumi itu sendiri tetap menjadi inti dari ilmu seismologi."
Pengarang:
Gunawan Ibrahim,
Subardjo.
Penerbit:
*Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), 2005.*
2 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
NEZ KEDIRI
Jangan "Melumrahkan" Pencurian Alat Deteksi Bencana Alam!
MENTAL MALING ORANG INDONESIA TELAH MENGAKAR!
Sebagai renungan kita yang hidup di daerah rawan bencana!
Bukan tanpa alasan, Indonesia merupakan supermarket bencana geologi karena terletak pada 3 lempeng aktif, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Artinya bencana alam kebumian ini sewaktu-waktu bisa terjadi dan siap membawa kerugian harta dan jiwa.
Hal yang penting diperhatikan dari sistem mitigasi bencana adalah pengawasan alat pendeteksi bencana alam. Masalahnya, alat tersebut kerap dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hilangnya alat pendeteksi bencana alam berdampak buruk terhadap kesiapan masyarakat Indonesia menghadapi bencana.
Belajar dari kasus Marapi pada 3 Desember 2023 kemarin! Yang mengakibatkan 23 pendaki meregang nyawa akibat erupsi tersebut. Usut punya usut, di balik erupsi Marapi terbongkar aksi pencurian alat deteksi bencana alam. Ya bisa dibilang lagi para pendaki tidak mengindahkan peringatan dari pihak terkait seperti Pos Pengamatan Gunung Api Marapi/PVMBG.
Oke kembali ke masalah pencurian alat deteksi bencana alam.
Berkali-kali, pencurian alat deteksi bencana kerap dilakukan hanya memuaskan nafsu saja. Aksi ini mungkin dianggap "lumrah" namun bisa saja berpotensi membu**nuh banyak orang jika terjadi bencana.
Contoh lain kasus pencurian alat pendeteksi gempa (seismometer) yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Belum genap setahun setelah Gempa Besar Palu 2018, muncul aksi pencurian alat deteksi gempa. Pencuri tersebut mencuri satu sensor broadband, 3 baterai, 1 panel surya, dan 2 regulator solar. Total nilai perangkat tersebut senilai Rp700 juta. Di samping itu pula, pernah muncul aksi pencurian alat deteksi tsunami (buoy tsunami) yang selalu meresahkan masyarakat yang terjadi di Aceh dan Palu.
Pencurian alat deteksi bencana dapat dikategorikan sebagai perilaku oportunistik. Pendek kata, seseorang memanfaatkan peluang tanpa melihat prinsip dan akibat yang ditimbulkan. Bahwa faktor ekonomi yang lemah mendorong masyarakat untuk melanggar hukum, salah satunya pencurian alat deteksi bencana. Maka pemerintah perlu bertindak tegas agar kasus seperti ini tidak terulang kembali. (Drajat Tri Kartono, Sosiolog Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS))
Pelajaran penting dari bencana alam adalah tradisi mental maling orang Indonesia telah mengakar. Alih-alih kita menyinggung pejabat korup, ternyata orang Indonesia juga melestarikan mental maling!
Gambar: hanya ilustrasi saja!
2 years ago | [YT] | 2
View 0 replies
NEZ KEDIRI
NGALAH, NGALIH, NGAMUK
Ini adalah filosofi Orang Jawa untuk menghadapi permasalahan dengan menjunjung sesanti Kesatria.
Ngalah Ngalih Ngamuk artinya Mengalah Menghindar Melawan.
1.Pendahuluan
Masyarakat Jawa semenjak dahulu telah memegang prinsip luhur dalam bermasyarakat dan berbela rasa. Beberapa diantaranya adalah ungkapan filosofis Jawa spesifik yang membicarakan konsep menyelesaikan masalah dan menyelesaikan konflik. Orang Jawa sangat menjunjung tinggi sikap andhap asor atau rendah hati. Mengutamakan keharmonisan, keselarasan dan menjunjung tinggi sifat-sifat ksatria terwujud melalui ungkapan pepatah Jawa Ngalah Ngalih Ngamuk.
karena nyata adanya musuh fisik sangatlah mengganggu
2.Pengertian
Ngalah = Mengalah,pasrah,berserah diri dengan kondisi.
Ngalih = Pergi,menyingkir,atau menghindari keburukan.
Ngamuk = Mengamuk,Melawan.
NGALAH :
ketika diganggu,kita memilih mengalah juga memaafkan,artinya kita masih berjiwa andhap asor (rendah hati) meski musuh masih melunjak,memaafkan serta mengalah bukan berarti hal buruk,demi KENYAMANAN juga KEHARMONISAN,mengalah untuk menyiapkan kemenangan.
NGALIH :
Jika musuh terus menganggu,jalan selanjutnya adalah ngalih (menyingkir) bukan karena takut atau lemah tapi lebih dari KESADARAN DIRI untuk tidak memperburuk hubungan atau memperkeruh situasi.memilih diam dan menepi. Bisa saja orang yang NGALIH ini hatinya sudah demikian tersakiti.
NGAMUK :
Jalan terakhir untuk mengatasi musuh yang terus mengganggu dan berbuat kerusakan. Inilah jiwa kesatria di mana sebagai seorang kesatria harus selalu memegang prinsip WONG SALAH BAKAL SELEH, mengutamakan kesabaran dan rendah hati, menyelesaikan suatu permasalahan dengan tenang,menjunjung keselarasan dan keharmonisan.
Tidak langsung serta merta menghadapi konflik dengan amarah dan kekerasan.
Namun tetap mengedepankan diplomasi persuasi dan kekeluargaan. Baru kemudian melawan hingga titik darah penghabisan.
Rahayu Mulyaning Jagad 🙏🇮🇩😇
2 years ago | [YT] | 2
View 0 replies
NEZ KEDIRI
Ngaturaken Sugeng Riyadi 1 Syawal 1445 H-2024 Μ. Mugi-mugi kita pikantuk kamenangan lan wangsul dhateng fitrah
Sedaya kalepatan,klenta klintu kulo, ingkang sengojo lan mboten sengojo, kulo nyuwun pangapuro
2 years ago | [YT] | 4
View 0 replies
NEZ KEDIRI
INFO BPPTKG: Terjadi Awan Panas Guguran di Gunung #Merapi tanggal 6 April 2024 pada pukul 10.26 WIB dengan Amplitudo max 25 mm, estimasi jarak luncur maksimal 1100 meter ke Barat Daya ( Kali Bebeng ), arah angin ke Timur.
Visual Gunung Merapi cerah. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.
#aktivitasmerapi #siagamerapi
2 years ago | [YT] | 6
View 0 replies
NEZ KEDIRI
Bantu ramaikam Bolo
2 years ago | [YT] | 3
View 0 replies
NEZ KEDIRI
INFO BPPTKG: Terjadi Awan Panas Guguran di Gunung #Merapi tanggal 3 April 2024 pada pukul 06.26 WIB dengan Amplitudo max 48 mm. Durasi 171.32 detik, estimasi jarak luncur maksimal 1700 meter ke Barat Daya, arah angin ke Barat.
Visual Gunung Merapi cerah. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.
#aktivitasmerapi #siagamerapi
2 years ago | [YT] | 6
View 0 replies
Load more