Mengulas sejarah nusantara. _ 291220. Dalam sejarah juga berlaku "nasakh-mansukh" pendapat yang kuat berdasar fakta historis menggugurkan pendapat yang lemah. Namun demikian, kebenaran yang sesungguhnya terletak pada langit hati.
Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, menerima bantuan kemanusiaan dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk korban bencana banjir. Bantuan langsung diserahkan Wakil Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Shaima Al Hebsi tersebut diterima Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas di Posko Bantuan Bencana Kota Medan. Namun kemudian bantuan dikembalikan??
Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong, dikenal sebagai salah satu pejabat daerah yang secara terbuka menolak rencana eksploitasi tambang emas oleh PT Tambang Mas Sangihe (TMS). Di tengah sikap vokalnya itu, Helmud Hontong dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan pulang dari Bali menuju Manado melalui Makassar.
Dualisme Surakarta sejatinya jauh lebih sederhana dibanding konflik PBNU. Kalau berkaca ke masa lalu, kita ingat Ra Kuti: sempat menguasai Wilwatikta, bahkan duduk di singgasana, tapi gagal naik takhta. Kenapa? Karena kekuasaan bukan sekadar menduduki kursi. Takhta butuh pengakuan, dari rakyat dan elite.
Di Surakarta hari ini, elite itu jelas: keluarga besar keraton, LDA, dan terutama pemerintah. Soal pemerintah, kemana arah dukungannya mudah dibaca. Loyalitas dan rekam jejak. Tapi pemerintah juga punya kebiasaan "sikap mengambang" lalu “mengembalikan” urusan pada keluarga. Masalahnya, selama ego di dalam keluarga belum diturunkan, situasi akan mandek. Akhirnya, raja ad interim pun akan berkuasa lebih lama dari yang seharusnya.
Sementara itu, PBNU kelihatannya justru lebih ribet. Banyak aktor, banyak kepentingan, dan riwayat konflik yang panjang. Tapi sepertinya lebih mudah di urai. Logo NU, tali dengan simpul. Dan simpul, sekeras apa pun, tidak selalu harus dipotong. Kadang cukup ditarik pelan, sabar, dan tepat. Maka tali akan nglokor terurai dengan sendirinya.
Pada video dengan judul "Antara Sunda dan Jawa Lebih Tua Mana" lebih banyak caci maki dan bully, dan sedikit sekali yang tuntas menonton video sampai selesai. Maka mendapat komentar seperti ini, rasanya senang sekali.
Pertanyaan yang ada judul video ini memang admin tangkap dari "keresahan" netizen di media sosial. Tak jarang sebuah diskusi tiba-tiba memanas karena sebuah perbedaan. Maka beginilah "seharusnya" jawaban pertanyaan tersebut. Begitu pikir admin (sederhana sekali), yakni mendamaikan kedua belah pihak.
Gedigu TV
Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, menerima bantuan kemanusiaan dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk korban bencana banjir.
Bantuan langsung diserahkan Wakil Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Shaima Al Hebsi tersebut diterima Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas di Posko Bantuan Bencana Kota Medan.
Namun kemudian bantuan dikembalikan??
3 weeks ago (edited) | [YT] | 0
View 1 reply
Gedigu TV
Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong, dikenal sebagai salah satu pejabat daerah yang secara terbuka menolak rencana eksploitasi tambang emas oleh PT Tambang Mas Sangihe (TMS). Di tengah sikap vokalnya itu, Helmud Hontong dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan pulang dari Bali menuju Manado melalui Makassar.
Seketika langsung ingat aktivis Munir
4 weeks ago | [YT] | 6
View 0 replies
Gedigu TV
Dualisme Surakarta sejatinya jauh lebih sederhana dibanding konflik PBNU. Kalau berkaca ke masa lalu, kita ingat Ra Kuti: sempat menguasai Wilwatikta, bahkan duduk di singgasana, tapi gagal naik takhta. Kenapa? Karena kekuasaan bukan sekadar menduduki kursi. Takhta butuh pengakuan, dari rakyat dan elite.
Di Surakarta hari ini, elite itu jelas: keluarga besar keraton, LDA, dan terutama pemerintah. Soal pemerintah, kemana arah dukungannya mudah dibaca. Loyalitas dan rekam jejak. Tapi pemerintah juga punya kebiasaan "sikap mengambang" lalu “mengembalikan” urusan pada keluarga. Masalahnya, selama ego di dalam keluarga belum diturunkan, situasi akan mandek. Akhirnya, raja ad interim pun akan berkuasa lebih lama dari yang seharusnya.
Sementara itu, PBNU kelihatannya justru lebih ribet. Banyak aktor, banyak kepentingan, dan riwayat konflik yang panjang. Tapi sepertinya lebih mudah di urai. Logo NU, tali dengan simpul. Dan simpul, sekeras apa pun, tidak selalu harus dipotong. Kadang cukup ditarik pelan, sabar, dan tepat. Maka tali akan nglokor terurai dengan sendirinya.
4 weeks ago (edited) | [YT] | 0
View 0 replies
Gedigu TV
Bismillah, upload seminggu 3 kali
2 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
Gedigu TV
Pada video dengan judul "Antara Sunda dan Jawa Lebih Tua Mana" lebih banyak caci maki dan bully, dan sedikit sekali yang tuntas menonton video sampai selesai. Maka mendapat komentar seperti ini, rasanya senang sekali.
Pertanyaan yang ada judul video ini memang admin tangkap dari "keresahan" netizen di media sosial. Tak jarang sebuah diskusi tiba-tiba memanas karena sebuah perbedaan. Maka beginilah "seharusnya" jawaban pertanyaan tersebut. Begitu pikir admin (sederhana sekali), yakni mendamaikan kedua belah pihak.
3 years ago | [YT] | 12
View 0 replies
Gedigu TV
Prasasti. Makam Fatimah Binti Maimun
4 years ago | [YT] | 4
View 1 reply