Oxford United Official akan menghadapi Arsenal di The Emirates FA Cupπ
Pertandingan yang sangat menantang untuk Oxford United melawan the Gunners yang sedang di puncak klasemen Premier League. Tapi mudah-mudahan sebagai tuan rumah, Dewi Fortuna memihak kami π Semangat!
Di penghujung 2022, saya dan Bro Erick Thohir mendapat kehormatan memiliki mayoritas saham Oxford United. Sebuah club di League 1 (Liga kelas 3 Inggris) yang prospektif. Kami yang terlibat sejak 2018, melihat club ini memiliki potensi yang sangat luar biasa, baik sebagai Football Club, komunitas Fans, Brand, maupun linkungan usaha di kota pelajar Oxford yang legendaris dan memesona.
Cita-cita bersama membuat Oxford United naik kelas dan menjadi kebanggaan kita semua, memang tidak mudah dan tidak bisa diselesaikan dalam sekejap. Tapi dengan manajemen On the Pitch and Off the Pitch yang baik, kami yakin itu akan terwujud tidak terlalu lama lagi.
Pertandingan Oxford United vs Arsenal akan LIVE 10 Januari dini hari pukul 3.00 WIB. Disiarkan via beIN SPORTS 3 dan Vidio.com . Doain yaππΎ
Biar seru saya mau bagi-bagi jersey Oxford United season ini, bagi yang minat silahkan jawab pertanyaan berikut ini:
1.Kapan Oxford United berdiri? 2.Apa julukan Oxford United? 3.Siapa pelatih/manager Oxford United saat ini? 4.Apa kepanjangan dari slogan COYY? 5. Ini pertanyaan iseng, kalau lihat warna dan logo Oxford United, ini perpaduan partai politik Indonesia apa ya?π
Jawaban ditunggu di Instagram saya @anindyabakrie, tulis di kolom komentarnya. Ditunggu sampai 15 Januari 2022.
Jawaban yang benar akan diundi dan yang beruntung akan dapat jersey Oxford United ngeduluin saya, karena saya pun belum punya, kalau gak percaya lihat slide 5, foto saya diedit pakai jersey baruππππ½
Pemenang akan diumumkan di kolom komentar dan story Instagram saya, serta akan dihubungi melalui DM instagram.
Saya mendapatkan kehormatan selaku Ketua APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia hadir mendampingi Pak Presiden Joko Widodo di KTT ABAC Dialogue with Economic Leaders secara virtual dari Istana Negara.
Turut mendampingi Pak Mendag Muhammad Lutfi, Wamenlu Pak Mahendra Siregar, dan Dirjen Asia Pasifik & Afrika Kementerian Luar Negeri RI Pak Abdul Kadir Jailani.
Kami terhubung secara virtual dengan para pimpinan negara anggota APEC bersama anggota ABAC masing-masing.
Tadi Pak Presiden menyampaikan bahwa soal inklusivitas dan keberlanjutan, Indonesia fokus pada dua hal yaitu pemberdayaan UMKM dan penanganan Perubahan Iklim.
UMKM bisa percepat pemulihan ekonomi inklusif karena UMKM tidak hanya menjadi jaring pengaman bagi masyarakat penghasilan rendah, namun juga menyerap tenaga kerja yang sangat besar.
Di Indonesia, 64% pelaku UMKM adalah perempuan, memberdayakan UMKM juga memberdayakan perempuan.
Kedua, soal upaya penanganan dampak perubahan iklim dalam kerangka pembangunan berkelanjutan, beliau menekankan investasi industri berkelanjutan dan hijau sebagai prioritas. Proyek prioritas pembangunan kawasan industri hijau, pembangunan rantai pasok industri baterai sampai mobil listrik, serta perdagangan karbon, sangat besar potensinya.
Beliau mengundang para investor dan pelaku usaha dari kawasan APEC untuk makin banyak bersinergi dan memanfaatkan peluang yang besar di Indonesia.
Saya tadi juga menyampaikan bahwa digitalisasi juga penting karena digitalisasi telah menjadi enabler dan akselerator instrumental bagi inklusi keuangan dan ekonomi UMKM. Alhamdulillah, 8,4 juta UMKM di Indonesia juga telah memasuki ekosistem digital.
ABAC Indonesia juga telah meluncurkan Indonesia Impact Fund (IIF), dana dampak swasta pertama yang fokus pada investasi pada perusahaan dengan SDG dan Net Zero Focus. Kebetulan saya juga mendapatkan kesempatan memberikan laporan langsung ke Pak Presiden di akhir pertemuan tadi.
Terima kasih Pak Presiden untuk dukungannya dalam kepeloporan Indonesia di bidang impact fund yang akan menjadi panutan/percontohan di negara APEC lainnyaππΎ
Di G20 atau B20 tahun depan Indonesia bisa memanfaatkan untuk mendorong agenda untuk kemajuan Asia Pasific ini di sana.
Anindya Bakrie
Oxford United Official akan menghadapi Arsenal di The Emirates FA Cupπ
Pertandingan yang sangat menantang untuk Oxford United melawan the Gunners yang sedang di puncak klasemen Premier League. Tapi mudah-mudahan sebagai tuan rumah, Dewi Fortuna memihak kami π Semangat!
Di penghujung 2022, saya dan Bro Erick Thohir mendapat kehormatan memiliki mayoritas saham Oxford United. Sebuah club di League 1 (Liga kelas 3 Inggris) yang prospektif. Kami yang terlibat sejak 2018, melihat club ini memiliki potensi yang sangat luar biasa, baik sebagai Football Club, komunitas Fans, Brand, maupun linkungan usaha di kota pelajar Oxford yang legendaris dan memesona.
Cita-cita bersama membuat Oxford United naik kelas dan menjadi kebanggaan kita semua, memang tidak mudah dan tidak bisa diselesaikan dalam sekejap. Tapi dengan manajemen On the Pitch and Off the Pitch yang baik, kami yakin itu akan terwujud tidak terlalu lama lagi.
Pertandingan Oxford United vs Arsenal akan LIVE 10 Januari dini hari pukul 3.00 WIB. Disiarkan via beIN SPORTS 3 dan Vidio.com . Doain yaππΎ
Biar seru saya mau bagi-bagi jersey Oxford United season ini, bagi yang minat silahkan jawab pertanyaan berikut ini:
1.Kapan Oxford United berdiri?
2.Apa julukan Oxford United?
3.Siapa pelatih/manager Oxford United saat ini?
4.Apa kepanjangan dari slogan COYY?
5. Ini pertanyaan iseng, kalau lihat warna dan logo Oxford United, ini perpaduan partai politik Indonesia apa ya?π
Jawaban ditunggu di Instagram saya @anindyabakrie, tulis di kolom komentarnya. Ditunggu sampai 15 Januari 2022.
Jawaban yang benar akan diundi dan yang beruntung akan dapat jersey Oxford United ngeduluin saya, karena saya pun belum punya, kalau gak percaya lihat slide 5, foto saya diedit pakai jersey baruππππ½
Pemenang akan diumumkan di kolom komentar dan story Instagram saya, serta akan dihubungi melalui DM instagram.
Selamat menjawab. Semoga beruntung.
#FAcup #OUFC #OxfordUnited #COYY
2 years ago | [YT] | 4
View 2 replies
Anindya Bakrie
Bismillah mohon doa dan dukungannya ππΌ
3 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
Anindya Bakrie
Saya mendapatkan kehormatan selaku Ketua APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia hadir mendampingi Pak Presiden Joko Widodo di KTT ABAC Dialogue with Economic Leaders secara virtual dari Istana Negara.
Turut mendampingi Pak Mendag Muhammad Lutfi, Wamenlu Pak Mahendra Siregar, dan Dirjen Asia Pasifik & Afrika Kementerian Luar Negeri RI Pak Abdul Kadir Jailani.
Kami terhubung secara virtual dengan para pimpinan negara anggota APEC bersama anggota ABAC masing-masing.
Tadi Pak Presiden menyampaikan bahwa soal inklusivitas dan keberlanjutan, Indonesia fokus pada dua hal yaitu pemberdayaan UMKM dan penanganan Perubahan Iklim.
UMKM bisa percepat pemulihan ekonomi inklusif karena UMKM tidak hanya menjadi jaring pengaman bagi masyarakat penghasilan rendah, namun juga menyerap tenaga kerja yang sangat besar.
Di Indonesia, 64% pelaku UMKM adalah perempuan, memberdayakan UMKM juga memberdayakan perempuan.
Kedua, soal upaya penanganan dampak perubahan iklim dalam kerangka pembangunan berkelanjutan, beliau menekankan investasi industri berkelanjutan dan hijau sebagai prioritas. Proyek prioritas pembangunan kawasan industri hijau, pembangunan rantai pasok industri baterai sampai mobil listrik, serta perdagangan karbon, sangat besar potensinya.
Beliau mengundang para investor dan pelaku usaha dari kawasan APEC untuk makin banyak bersinergi dan memanfaatkan peluang yang besar di Indonesia.
Saya tadi juga menyampaikan bahwa digitalisasi juga penting karena digitalisasi telah menjadi enabler dan akselerator instrumental bagi inklusi keuangan dan ekonomi UMKM. Alhamdulillah, 8,4 juta UMKM di Indonesia juga telah memasuki ekosistem digital.
ABAC Indonesia juga telah meluncurkan Indonesia Impact Fund (IIF), dana dampak swasta pertama yang fokus pada investasi pada perusahaan dengan SDG dan Net Zero Focus. Kebetulan saya juga mendapatkan kesempatan memberikan laporan langsung ke Pak Presiden di akhir pertemuan tadi.
Terima kasih Pak Presiden untuk dukungannya dalam kepeloporan Indonesia di bidang impact fund yang akan menjadi panutan/percontohan di negara APEC lainnyaππΎ
Di G20 atau B20 tahun depan Indonesia bisa memanfaatkan untuk mendorong agenda untuk kemajuan Asia Pasific ini di sana.
4 years ago | [YT] | 0
View 0 replies