Terima kasih atas dukungan dan support nya, semoga menjadikan pemantik buat kami untuk selalu bersemangat dalam memberikan informasi yang bermanfaat buat semuanya π
Hebat, Empat Tahun Berturut-turut, Dukcapil Kemendagri Raih Penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik
Jakarta - Inovasi adalah ruh birokrasi. Itulah kredo yang selalu dihembuskan oleh Dirjen Zudan Arif Fakrulloh yang juga menjabat Ketum Korpri Nasional di seluruh jajaran birokrasi, khususnya di Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
Menariknya, berbagai inovasi Ditjen Dukcapil Kemendagri bolak-balik meraih berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri. Salah satunya yang terbaru: Penghargaan Anugerah Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi yang diserahkan oleh Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta, Selasa (6/12/2022) pagi tadi.
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menerima piagam penghargaan untuk kategori "Top 45 Inovasi Pelayanan Publik", Klaster Kementerian, untuk inovasi Juwita-NG: The Next Generation of Data Utilization in Public Services.
Menteri Azwar Anas mengatakan, tujuan dari Anugerah Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi adalah untuk mendorong percepatan reformasi birokrasi dan pelayanan publik. "Sesuai arahan Presiden Jokowi, birokrasi harus berdampak, birokrasi bukan tumbukan kertas. Maka salah satu reformasi birokrasi tematik adalah digitalisasi pelayanan publik. Kalau ini berjalan maka pelayanan akan lebih cepat, lebih transparan, dan pelayanan akan murah," papar Menteri Abdullah Azwar Anas.
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh merasa bersyukur inovasi Juwita-NG ini dua kali meraih Top Inovasi.
Dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP), Juwita-NG yang merupakan pengembangan inovasi 'Si Juwita' (Pemanfaatan Data Kependudukan Terintegrasi secara Online untuk Mewujudkan Single Identity Number) yang pada 2019 meraih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik.
Selanjutnya pada 2021, inovasi Juwita-NG lolos pada kategori umum pada ajang KIPP Kementerian PAN-RB. Setahun berselang pada 2022 inovasi Juwita-NG meraih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik untuk klaster kementerian.
Zudan mengungkapkan, Juwita-NG ini telah banyak diterapkan di berbagai event maupun pelayanan publik.
"Untuk keperluan penegakan hukum dan pencegahan kriminal, Juwita-NG sudah diterapkan dalam pengamanan penyelenggaraan ASIAN Games tahun 2018, pengamanan penyelenggaraan IMF di Bali tahun 2018 dan dalam persiapan pengamanan penyelenggaraan G20 di Bali," urai Zudan.
"Sedangkan dalam pelayanan publik, dapat digunakan untuk membuka rekening perbankan, jasa tanda tangan elektronik, pembukaan akun fintech, penyaluran bansos, dan lainnya," katanya lebih lanjut.
Dirjen Zudan juga menjelaskan inovasi ini sebagai bukti nyata gerakan konkret Dukcapil berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara dalam peranannya melakukan verifikasi kebenaran data kependudukan seseorang menjadi lebih tertib, teratur, dan harmonis.
Inovasi ini dilandaskan dan memegang teguh amanat dan marwah Ditjen Dukcapil Kemendagri dalam mengelola serta melindungi data kependudukan berdasarkan UU Adminduk dan tidak mengabaikan hak penduduk untuk mendapatkan perlindungan atas data pribadinya.
Ide utama dalam inovasi ini, jelas Zudan, adalah membantu percepatan pelayanan publik dalam pengenalan identitas seseorang, yang sebelumnya harus melalui proses panjang seperti datang langsung ke tempat pelayanan, input data manual, dan survey on-site (KYC).
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut mendorong beragam inovasi yang telah dilakukan Ditjen Dukcapil. Sebab, inovasi tersebut pasti akan berdampak positif bagi kemudahan dan kualitas pelayanan adminduk di masyarakat.
DISDUKCAPIL KABUPATEN WONOGIRI KINI SANDANG PREDIKAT WBBM
Wonogiri, 6 Desember 2022. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi Republik Indonesia pada hari ini menganugerahkan Piagam Penghargaan βWilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)β kepada Disdukcapil Kabupaten Wonogiri. Penghargaan yang sangat bergengsi ini merupakan kehormatan sebagai hasil kinerja pembangunan Zona Integritas dan Inovasi Layanan Adminduk yang terus dijalankan selama tiga tahun terakhir ini kata Totok Sugiyarto Kabid PIAK Disdukcapil Kabupaten Wonogiri. Pada Tahun 2019 kami sudah mendapatkan predikatβ Wilayah Bebas Korupsi (WBK)β dan kini naik kelas menjadi WBBM. Perjuangan untuk mendapatkan predikat WBBM tidak mudah karena harus memenuhi dua komponen yaitu komponen pengungkit dan hasil. Komponen pengungkit merupakan aspek tata kelola (governance) internal unit kerja dan komponen hasil merupakan bagaimana stakeholder merasakan dampak/hasil dari perubahan yang telah dilakukan pada area pengungkit, imbuh Totok. Perlu diketahui bahwa WBBM adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja/satuan kerja yang telah berhasil melaksanakan reformasi birokrasi dengan sangat baik, dengan telah memenuhi sebagian besar kriteria proses perbaikan pada komponen pengungkit untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel serta pelayanan publik yang prima. Setelah mendapatkan penghargaan ini, PR besar Disdukcapil Kabupaten Wonogiri adalah meningkatkan prestasi kerja dengan melanjutkan pembangunan zona integritas dan terus berinovasi untuk mewujudkan layanan yang cepat, akurat dan digital dalam rangka Go Nyawiji Sesarengan Mbangun Wonogiri.
Rejosari Channel
Makasih support nya ya...
6 months ago | [YT] | 1
View 2 replies
Rejosari Channel
Terima kasih atas dukungan dan support dari teman-teman semua
1 year ago | [YT] | 1
View 0 replies
Rejosari Channel
Terima kasih atas dukungan dan support nya, semoga menjadikan pemantik buat kami untuk selalu bersemangat dalam memberikan informasi yang bermanfaat buat semuanya π
2 years ago | [YT] | 3
View 0 replies
Rejosari Channel
Manfaat kan lur
2 years ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rejosari Channel
Terima kasih sudah mendukung channel kami πππ
2 years ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rejosari Channel
Hebat, Empat Tahun Berturut-turut, Dukcapil Kemendagri Raih Penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik
Jakarta - Inovasi adalah ruh birokrasi. Itulah kredo yang selalu dihembuskan oleh Dirjen Zudan Arif Fakrulloh yang juga menjabat Ketum Korpri Nasional di seluruh jajaran birokrasi, khususnya di Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
Menariknya, berbagai inovasi Ditjen Dukcapil Kemendagri bolak-balik meraih berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri. Salah satunya yang terbaru: Penghargaan Anugerah Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi yang diserahkan oleh Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta, Selasa (6/12/2022) pagi tadi.
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menerima piagam penghargaan untuk kategori "Top 45 Inovasi Pelayanan Publik", Klaster Kementerian, untuk inovasi Juwita-NG: The Next Generation of Data Utilization in Public Services.
Menteri Azwar Anas mengatakan, tujuan dari Anugerah Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi adalah untuk mendorong percepatan reformasi birokrasi dan pelayanan publik. "Sesuai arahan Presiden Jokowi, birokrasi harus berdampak, birokrasi bukan tumbukan kertas. Maka salah satu reformasi birokrasi tematik adalah digitalisasi pelayanan publik. Kalau ini berjalan maka pelayanan akan lebih cepat, lebih transparan, dan pelayanan akan murah," papar Menteri Abdullah Azwar Anas.
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh merasa bersyukur inovasi Juwita-NG ini dua kali meraih Top Inovasi.
Dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP), Juwita-NG yang merupakan pengembangan inovasi 'Si Juwita' (Pemanfaatan Data Kependudukan Terintegrasi secara Online untuk Mewujudkan Single Identity Number) yang pada 2019 meraih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik.
Selanjutnya pada 2021, inovasi Juwita-NG lolos pada kategori umum pada ajang KIPP Kementerian PAN-RB. Setahun berselang pada 2022 inovasi Juwita-NG meraih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik untuk klaster kementerian.
Zudan mengungkapkan, Juwita-NG ini telah banyak diterapkan di berbagai event maupun pelayanan publik.
"Untuk keperluan penegakan hukum dan pencegahan kriminal, Juwita-NG sudah diterapkan dalam pengamanan penyelenggaraan ASIAN Games tahun 2018, pengamanan penyelenggaraan IMF di Bali tahun 2018 dan dalam persiapan pengamanan penyelenggaraan G20 di Bali," urai Zudan.
"Sedangkan dalam pelayanan publik, dapat digunakan untuk membuka rekening perbankan, jasa tanda tangan elektronik, pembukaan akun fintech, penyaluran bansos, dan lainnya," katanya lebih lanjut.
Dirjen Zudan juga menjelaskan inovasi ini sebagai bukti nyata gerakan konkret Dukcapil berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara dalam peranannya melakukan verifikasi kebenaran data kependudukan seseorang menjadi lebih tertib, teratur, dan harmonis.
Inovasi ini dilandaskan dan memegang teguh amanat dan marwah Ditjen Dukcapil Kemendagri dalam mengelola serta melindungi data kependudukan berdasarkan UU Adminduk dan tidak mengabaikan hak penduduk untuk mendapatkan perlindungan atas data pribadinya.
Ide utama dalam inovasi ini, jelas Zudan, adalah membantu percepatan pelayanan publik dalam pengenalan identitas seseorang, yang sebelumnya harus melalui proses panjang seperti datang langsung ke tempat pelayanan, input data manual, dan survey on-site (KYC).
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut mendorong beragam inovasi yang telah dilakukan Ditjen Dukcapil. Sebab, inovasi tersebut pasti akan berdampak positif bagi kemudahan dan kualitas pelayanan adminduk di masyarakat.
(Berita Kemendagri)
3 years ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rejosari Channel
DISDUKCAPIL KABUPATEN WONOGIRI KINI SANDANG PREDIKAT WBBM
Wonogiri, 6 Desember 2022.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi Republik Indonesia pada hari ini menganugerahkan Piagam Penghargaan βWilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)β kepada Disdukcapil Kabupaten Wonogiri. Penghargaan yang sangat bergengsi ini merupakan kehormatan sebagai hasil kinerja pembangunan Zona Integritas dan Inovasi Layanan Adminduk yang terus dijalankan selama tiga tahun terakhir ini kata Totok Sugiyarto Kabid PIAK Disdukcapil Kabupaten Wonogiri. Pada Tahun 2019 kami sudah mendapatkan predikatβ Wilayah Bebas Korupsi (WBK)β dan kini naik kelas menjadi WBBM. Perjuangan untuk mendapatkan predikat WBBM tidak mudah karena harus memenuhi dua komponen yaitu komponen pengungkit dan hasil. Komponen pengungkit merupakan aspek tata kelola (governance) internal unit kerja dan komponen hasil merupakan bagaimana stakeholder merasakan dampak/hasil dari perubahan yang telah dilakukan pada area pengungkit, imbuh Totok.
Perlu diketahui bahwa WBBM adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja/satuan kerja yang telah berhasil melaksanakan reformasi birokrasi dengan sangat baik, dengan telah memenuhi sebagian besar kriteria proses perbaikan pada komponen pengungkit untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel serta pelayanan publik yang prima.
Setelah mendapatkan penghargaan ini, PR besar Disdukcapil Kabupaten Wonogiri adalah meningkatkan prestasi kerja dengan melanjutkan pembangunan zona integritas dan terus berinovasi untuk mewujudkan layanan yang cepat, akurat dan digital dalam rangka Go Nyawiji Sesarengan Mbangun Wonogiri.
3 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
Rejosari Channel
Maturnuwun dateng sedoyo subscriber ingkang sampun nyengkuyung, mugi saget mbeto kaberkahan dumateng sedoyo nipun πππ
3 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
Rejosari Channel
Ayo rolasan, biar kuat menghadapi kenyataan
3 years ago | [YT] | 0
View 0 replies
Rejosari Channel
Rakor bersama Bupati Wonogiri dalam rangka pembagian BLT INFLASI
3 years ago | [YT] | 0
View 0 replies
Load more