QOLBUN SALIM CHANNEL, CERAMAH, MURROTAL QUR'AN, TERJEMAHAN INDONESIA - ENGLISH. SHOLAWAT NABI, BERJUANG UNTUK UMMAT, ANAK YATIM PIATU DAN DHUAFA, MAJELIS TAKLIM KAMPUNG YANG SANGAT SEDERHANA. MEMULIAKAN DAN MEMBANTU UMAT YANG SEDANG KESUSAHAN DAN PUTUS ASA DALAM SYAREAT, HAKIKATNYA ALLAH YANG MENGGERAKAN SEMUANYA.. SEMOGA BERKAH REJEKI DAN SUKSES SELALU UNTUK SEMUA SAHABAT-SAHABAT CHANNEL YOUTUBE YANG KIRANYA IKHLAS KONTENNYA KAMI PAKAI. AMIN.AMIN YA RABBAL ALAMIN

KADANG JUGA ISINYA ANIME, DONGENG ANAK, CERITA ANAK, MUSIK DLL, HIHI...PEACE


Qolbun Salim

TRIBUNTRENDS.COM - Polemik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali mencuri perhatian publik meski keduanya telah resmi bercerai.

Kali ini, perselisihan berfokus pada rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, yang sempat ditempati bersama.

Perdebatan mencuat setelah muncul pembahasan mengenai biaya renovasi rumah yang disebut mencapai Rp11 miliar.

Di tengah polemik tersebut, pihak Ruben Onsu membongkar sejumlah fakta terkait biaya pembelian dan pengisian rumah.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menegaskan bahwa hunian tersebut merupakan hasil kerja keras kliennya.

Ia menyebut Ruben tidak hanya menanggung pembelian rumah dan renovasi, tetapi juga mengeluarkan dana besar untuk melengkapi isi bangunan.

Menurut Minola, Ruben menghabiskan sekitar Rp400 juta untuk pemasangan seluruh perangkat pendingin udara (AC) di rumah tersebut.

Selain itu, ayah angkat Betrand Peto itu juga disebut menggelontorkan dana hingga Rp3 miliar untuk membeli berbagai perabot rumah.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas polemik yang terus bergulir terkait kontribusi masing-masing pihak terhadap rumah mewah di Cilandak itu.

Ruben Onsu Habiskan Rp400 juta untuk Beli AC
"Kita lihat isian rumahnya itu ya mulai dari pendingin rumah atau AC ya," terang Minola kepada awak media, Kamis (23/7/2026).

"AC itu yang bayar ada juga perannya Ruben ya atau jangan-jangan Ruben semua itu yang bayarin AC-nya itu totalnya Rp400 juta."

"Jadi di luar uang renovasi, uang beli rumah dan tanah ya," bebernya.

Bahkan, ayah angkat Betrand Peto ini menggelontorkan Rp3 miliar untuk perabotan rumah.

Minola Sebayang menambahkan, uang perabotan itu dibayarkan Ruben dengan 12 kali cicilan.

"Kita tunjukkan furniture itu yang bayar ada uang Ruben totalnya Rp3 miliar."

"Bahkan kalau tadi menurut ketangan Ruben, uang furniture itu sudah diminta dan ditagihkan sebelum rumah itu jadi ya."

"Dibayarkan sebesar Rp250 juta dengan 12 kali cicilan tapi lunas Rp3 miliar ya, ini ada 12 kali," tuturnya.

3 weeks ago | [YT] | 0

Qolbun Salim

TRIBUNNEWS.COM - Kepergian Prada Arif Budi Sampurna meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan, dan orang-orang yang mengenalnya.

Prajurit TNI AD itu meregang nyawa secara tragis setelah menjadi korban pengeroyokan disertai penikaman di kawasan Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (19/7/2026) pagi.

Nyawa Prada Arif tak berhasil diselamatkan setelah tubuhnya mengalami 11 luka tikaman di sejumlah bagian.

Polisi telah menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut.

Peristiwa itu diduga dipicu kesalahpahaman antara korban dan para pelaku saat berada di sebuah tempat makan.

Di balik peristiwa yang menyita perhatian publik itu, sosok Prada Arif dikenal sebagai pribadi yang pendiam, rendah hati, dan disegani.

Kepergiannya yang begitu mendadak menyisakan luka mendalam, termasuk bagi civitas akademika Universitas Pamulang (Unpam), tempat korban menimba ilmu.

Dosen Ilmu Komunikasi Unpam, RD Insan Ares Prameswara membenarkan Prada Arif merupakan mahasiswanya.

Korban terdaftar sebagai mahasiswa baru yang mengikuti Program Reguler CK, di mana mahasiswa hanya wajib masuk kelas di hari Kamis saja.

"Almarhum masuk ke Unpam tahun 2026 ini. Baru selesai semester 1," kata Ares saat dihubungi dari dapur redaksi Tribunnews.com, Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026).

Prada Arif sehari-hari berdinas sebagai anggota Kodam XVII/Cenderawasih, Papua. Namun, ia juga tengah menempuh pendidikan di Universitas Pamulang (Unpam).

Ares mengaku tidak mengetahui secara pasti mekanisme kedinasan yang memungkinkan Prada Arif menjalani kuliah di Unpam sambil tetap berdinas sebagai prajurit TNI.

Akan tetapi, ia dapat memastikan tempat tinggal almarhum ada di belakang kampus.

Prada Arif berasal dari keluarga militer di mana sang ayah bertugas di Komando Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat TNI).

3 weeks ago | [YT] | 1

Qolbun Salim

2 months ago | [YT] | 4

Qolbun Salim

Jika engkau melihat seseorang selalu menjawab segala apa yang ditanyakan kepadanya, mengungkapkan segala apa yang disaksikannya, dan menyebut segala apa yang diketahuinya, maka ketahuilah bahwa itu tanda-tanda kejahilan (kebodohan) pada dirinya. – Ibnu Athaillah

10 months ago | [YT] | 0

Qolbun Salim

Siapa yang merasa dirinya tawadhu, berarti ia sombong, karena tawadhu tidak muncul dari orang yang merasa mulia. Maka dari itu, ketika kau merasa mulia, berarti kau telah sombong. – Ibnu Athaillah

10 months ago | [YT] | 0

Qolbun Salim

Sebaik-baik waktumu adalah saat engkau menyadari kekuranganmu, dan engkau pun kembali mengakui kerendahanmu. – Ibnu Athaillah

10 months ago | [YT] | 0

Qolbun Salim

Barangsiapa yang tidak mengetahui nilai sebuah kenikmatan ketika ada, maka ia akan mengetahuinya ketika sudah tidak ada (lenyap). – Ibnu Athaillah

10 months ago | [YT] | 0

Qolbun Salim

Engkau lebih membutuhkan belas kasih-Nya ketika taat daripada ketika bermaksiat. – Ibnu Athaillah

10 months ago | [YT] | 0

Qolbun Salim

Bisa jadi bukan orang yang benar-benar bak. Kamu kelihatan baik hanya karena kamu di antara orang-orang yang lebih buruk dibanding dirimu. – Ibnu Athaillah

10 months ago | [YT] | 0

Qolbun Salim

“Jangan merasa cemas atas keterlambatan rezeki, karena apa yang Allah janjikan pasti datang pada waktu yang ditentukan-Nya.”

Ibnu Atha’illah as-Sakandari

10 months ago | [YT] | 1