Menko Infrastruktur AHY dan Menko PMK Pratikno Bertemu, Bahas Pentingnya Infrastruktur untuk Tingkatkan Kesehatan & Kesejahteraan Masyarakat
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), menerima kunjungan kerja dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno (Menko PMK), di Kantor Kemenko Infra pada Selasa (14/1/2025). Pertemuan ini membahas tiga isu utama, yaitu mitigasi bencana alam, peningkatan kualitas hidup melalui pembangunan infrastruktur kesehatan, serta pengembangan ruang bersama yang ramah bagi kelompok rentan.
"Kita ingin pembangunan infrastruktur berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur punya kepentingan untuk menjawab kebutuhan peningkatan kualitas lingkungan tempat tinggal, dan membantu agar masyarakat bisa hidup lebih sehat, terutama sanitasi, akses air bersih, air minum, dan lain sebagainya. Kita juga harus mengupayakan agar ke depan ada ruang-ruang bersama yang semakin hijau, semakin sehat, dan ramah bagi perempuan, anak, keluarga, penyandang disabilitas, termasuk juga lansia," jelas Menko AHY.
Menko PMK Pratikno juga menekankan pentingnya infrastruktur dalam mendukung terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Salah satu fokus utama adalah upaya penurunan angka stunting melalui penyediaan air bersih dan sanitasi yang memadai.
"Jadi, saya mengajukan permohonan audiensi bersama-sama dengan Menteri terkait, kepada Pak Menko Infrastruktur agar mohon kiranya di dalam program kerja tahun 2025 ini, beberapa agenda pembangunan SDM unggul itu mendapatkan dukungan yang lebih besar dari kementerian-kementerian di infrastruktur," ujar Menko PMK.
Selain dukungan infrastruktur, kolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), masyarakat, dan para pemangku kepentingan juga dibutuhkan untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan ini.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, serta Kepala BNPB Suharyanto. Menko AHY didampingi oleh Sekretaris Kemenko Infra Ayodhia G.L. Kalake, para Deputi, Staf Khusus Menteri, dan Tenaga Ahli Menteri.
PENINJAUAN PROYEK JALAN TOL SEMARANG-DEMAK SEKSI I, MENKO AHY: INOVASI DAN KOMITMEN INFRASTRUKTUR NASIONAL
Semarang - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta para pemangku kepentingan hari ini Sabtu (11/1/2025) melakukan peninjauan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi I. Proyek ini menjadi bagian penting dalam pengembangan infrastruktur nasional, khususnya di wilayah pantai utara Jawa Tengah. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) mengapresiasi kemajuan proyek ini yang mengedepankan inovasi dalam pembangunan.
“Semarang dan juga Demak merupakan dua kota di Provinsi Jawa Tengah yang juga memiliki potensi yang luar biasa secara ekonomi, tapi juga kepadatan masyarakat dan kebutuhan sosial kemasyarakatan yang juga harus terus kita dukung. Oleh karena itu pembangunan Jalan Tol yang juga dalam satu paket pembangun tanggul laut yang ada di sini, tadi dijelaskan ada seksi 1 dan seksi 2. Seksi 2 sudah 100% selesai, 2023 sudah operasional, difungsikan,” tutur Menko AHY.
Tol Semarang-Demak memiliki panjang total 26,95 kilometer dan terbagi dalam dua seksi, yaitu Seksi I: Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 kilometer yang saat ini tengah dalam pengerjaan. Kemudian, Seksi II: Sayung-Demak sepanjang 16,31 kilometer yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dan sudah beroperasi sejak 25 Februari 2023.
Untuk Seksi I, proyek ini dibagi menjadi tiga paket dengan total nilai kontrak sekitar Rp10,8 triliun dan ditargetkan selesai pada 2027. Progres pengerjaan tiap paket, yaitu paket 1A dikerjakan oleh Hutama Karya (HK) dan Beijing Urban Construction Group (BUCG), progres mencapai 47,16%. Lalu, paket 1B dikerjakan oleh Pembangunan Perumahan (PP), Wijaya Karya (WIKA), dan China Road and Bridge Corporation (CRBC), progres mencapai 28,70%. Kemudian, paket 1C dikerjakan oleh Adhi Karya dan Sinohydro dengan progres mencapai 20,83%.
“Jalan tol kita tahu akan mempersingkat waktu perjalanan, membuat mobilitas masyarakat termasuk barang dan jasa lebih cepat. Dalam kondisi normal, tanpa jalan tol ini, menggunakan yang sudah ada selama ini, kurang lebih 30 menit waktu normal, kalau macet 60 menit. Tapi dengan jalan tol nanti, insya Allah menjadi hanya 10 menit saja,” ujarnya.
Tol Semarang-Demak adalah bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020. Proyek ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan lalu lintas dan banjir ROB yang kerap terjadi di Semarang dan Demak.
INOVASI BAMBU DALAM KONSTRUKSI TOL SEMARANG-DEMAK, MENKO AHY: TEROBOSAN BARU KARYA ANAK BANGSA
Semarang - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) meninjau Tol Semarang-Demak pada Sabtu (11/1/2025). Menko AHY juga menyoroti penggunaan 7,5 juta batang bambu sebagai pondasi proyek ini dengan panjang 6,2 km. Hal ini merupakan terobosan baru dalam konstruksi Indonesia dari karya anak bangsa.
“Nah yang menarik dan menjadi sesuatu yang perlu menginspirasi kita semua adalah dengan menggunakan teknik matras bambu. Ini adalah karya inovasi anak bangsa. Mengapa ini spesial? Karena menggunakan bambu yang disusun dengan teknik tertentu, pancanganya, kemudian juga layernya sampai dengan 13 layer bambu secara vertikal dan kalau dilihat tadi hamparannya luas sekali, ” jelas Menko AHY.
Tol Semarang-Demak adalah bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020. Proyek ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan lalu lintas dan banjir rob yang kerap terjadi di Semarang dan Demak.
“Ini juga merupakan proyek padat karya karena membutuhkan banyak pekerja, tadi saya juga menyapa berdialog dengan beberapa pekerja yang tadi sedang mengerjakan pengikatan bambu-bambu dengan menggunakan tali nilon 8mm dengan teknik tersendiri dan tentunya mereka menyampaikan bahwa ini adalah pekerjaan yang membutuhkan ketelitian juga,” tuturnya.
Proyek Jalan Tol Semarang-Demak ditargetkan rampung pada April 2027 dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Jawa Tengah.
BERTEMU REKTOR UI, MENKO AHY: KOLABORASI PEMERINTAH-AKADEMISI KUNCI KEBIJAKAN INFRASTRUKTUR BERDAMPAK OPTIMAL UNTUK RAKYAT
Depok - Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang diharapkan Presiden Prabowo, dan mendorong terwujudnya rakyat Indonesia yang lebih sejahtera. Untuk itu, diperlukan kebijakan yang terukur, terarah, dan komprehensif, agar program dan proyek infrastruktur bisa memberikan manfaat besar kepada masyarakat. Kolaborasi antara Pemerintah dan akademisi, kalangan pendidikan, menjadi salah satu kuncinya. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Doktor Agus Harimurti Yudhoyono, ketika bertemu dengan Rektor Universitas Indonesia, Prof Dr Ir Heri Hermansyah, di kantor Rektor UI, Rektorat Universitas Indonesia, Depok, sebelum meresmikan penggunaan gedung baru Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Jumat, (10/01/2025).
"Pemerintah memiliki sumber daya yang dibutuhkan dalam memastikan suatu kebijakan bisa dijalankan, maupun pengalaman praktis dalam menjalankan dan mengelola suatu kebijakan. Kalangan akademisi, kampus, memiliki pengetahuan berbasis riset, memiliki data yang teruji, yang amat dibutuhkan agar kebijakan pemerintahan bisa benar-benar efektif dan tepat sasaran," ujar Menko AHY.
Kolaborasi keduanya, menghasilkan kebijakan yang berdampak optimal untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Karena itu, Pemerintah dengan kemampuan yang dimilikinya, akan terus mendorong kampus seperti UI untuk terus mengembangkan kapasitas dan kapabilitasnya. Menko AHY menyampaikan sekaligus dukungannya agar UI bisa menjadi world class university.
Rektor UI Prof Heri Hermansyah pun menyampaikan kesiapan UI untuk berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan maupun kementerian-kementerian di bawahnya. Sejalan dengan visi UI, yaitu Unggul dan Impactful atau berdampak, UI ingin menjadi universitas berkelas dunia, unggul, dan memberikan dampak bagi masyarakat, bangsa, dan negara. UI kini juga memiliki arti, Untuk Indonesia. Inilah kiprah dan pengabdian UI ke depannya di bawah kepemimpinan Prof Heri.
Dalam pertemuan itu, Menko AHY juga menyampaikan ucapan selamat secara langsung atas dilantiknya Prof Heri Hermansyah sebagai Rektor UI periode 2024-2029. Menko AHY juga mengucapkan terima kasih atas undangan Rektor UI untuk menghadiri pelantikan dan serah terima jabatan Rektor UI beberapa waktu lalu. Hanya saja, Menko AHY di waktu yang sama sedang menjalankan tugas dari Bapak Presiden, dan mengirimkan Staf Khusus Menko AHY, Herzaky Mahendra Putra, yang juga alumni Universitas Indonesia, sebagai alumni UI.
Ketika tiba di Rektorat UI, Menko AHY juga disambut oleh jajaran pimpinan UI, yaitu Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo, M.Sc., Ph.D Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ahmad Gamal S.Ars., M.Si., MUP., Ph.D. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sumber Daya, Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si. Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N. Wakil Rektor Bidang Infrastruktur dan Fasilitas, Dr. drg. Nia Ayu Ismaniati, MDSc., Sp.Ort (K) Kepala badan Kerjasama dan Kewirausahaan, dan Dr. Edmon Makarim, S.Kom., S.H., LL.M. Kepala Badan Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal. Sedangkan dalam kunjungannya ini, Menko AHY didampingi oleh Deputi Infrastruktur Dasar, M Rachmat Kaimuddin, Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina, dan Staf Khusus Menteri Herzaky Mahendra Putra.
KEMBALI LANTIK PEJABAT BARU, MENKO AHY TEGASKAN PENTINGNYA INTEGRITAS DAN KOLABORASI DALAM HADAPI TANTANGAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), menekankan pentingnya integritas, kapasitas, dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan baru di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pelantikan 14 pejabat baru di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) pada Selasa (24/12/2024) menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen kementerian ini terhadap pembangunan berkelanjutan.
Menko AHY menyampaikan, pembentukan Kemenko Infra bukan sekadar penyesuaian portofolio, melainkan juga langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas kerja dalam membangun infrastruktur dan kewilayahan. Ia menegaskan, pelantikan ini merupakan bukti kementerian telah siap secara prinsip dan operasional menyongsong tahun 2025.
"Mudah-mudahan Bapak-Ibu sekalian juga bisa terus melakukan pembangunan kapasitas diri. Seperti halnya infrastruktur yang hebat tidak akan terlalu berarti tanpa ada manusia yang juga memiliki kualitas yang tinggi," ujar Menko AHY.
Menko AHY mengapresiasi berbagai pencapaian yang telah diraih di masa transisi Kemenko Marves menjadi Kemenko Infra. Ia menekankan pentingnya prinsip “the right person in the right place” untuk memastikan setiap pejabat dapat berkontribusi secara maksimal.
"Insyaallah segala hal baik di 2024 dan tahun-tahun sebelumnya bisa kita lanjutkan, bahkan kita ingkatkan, dan yang belum baik kita perbaiki dan sempurnakan," tegas Menko AHY.
Pejabat Kemenko Infra yang dilantik pada kesempatan ini antara lain, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Investasi dan Pengembangan Kewilayahan, Ayodhia G. L. Kalake; Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas, Odo R. M. Manuhutu; Asisten Deputi Penyelenggaraan Tata Ruang dan Penataan Agraria, Djuang Fadjar Sodikin; Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Novia Fitriyati; Asisten Deputi Penyediaan Lahan Perumahan, Djoko Wibowo; Kepala Bagian Tata Usaha, Muhammad Reza Razak; Kepala Bagian Protokol dan Tata Usaha Pimpinan, Rollyanus Susanto; Kepala Bagian Rumah Tangga dan Layanan Pengadaan, Bilie Ekaprasetya; Kepala Subbagian Protokol, Alan Soekarno Putra; Kepala Subbagian Tata Usaha Menteri Koordinator, Ali Hakim; Kepala Bagian Tata Usaha Sekretaris Kementerian Koordinator, Hendra Kusuma Wardana; Kepala Subbagian Tata Usaha Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Koordinator, Yusran H. Syafrudin; Kepala Subbagian Rumah Tangga dan Barang Milik Negara, Andri Widodo; dan Kepala Subbagian Layanan Pengadaan, Guntur Wibowo.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat di lingkup Kemenko Infra seperti Deputi, Staf Ahli Menteri, Tenaga Ahli Menteri, serta pejabat tinggi lainnya di jajaran kementerian. Dengan dilantiknya para pejabat baru ini, Kemenko Infra siap melangkah ke tahun 2025 dengan energi baru dan komitmen untuk terus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok Bersama Menhub, Menko AHY Pastikan Semua Elemen Siap Layani Masyarakat Selama Nataru
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) meninjau dan mengecek secara langsung pelayanan arus mudik masyarakat pada masa liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (29/12/2024). Seperti diketahui bahwa pelabuhan Tanjung Priok memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran logistik dan mobilitas masyarakat, terlebih di masa-masa sibuk seperti jelang Nataru. Di momen Nataru ini, Pelabuhan Tanjung Priok menjadi simpul penting dalam mobilitas masyarakat.
Menko AHY didampingi Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT PELNI, Tri Andayani, Direktur Jendral Transportasi Laut, Antoni Arif Priadi, dan Kapten KM Labobar, menyapa para awak kapal, termasuk para penumpang KM Labobar yang dalam waktu dekat akan segera berlayar menuju ke titik tujuan masing-masing. Menko AHY menjelaskan bahwa sebagian besar penumpang rencananya akan berlayar dari Jakarta menuju ke Indonesia bagian timur, termasuk ke Ambon, Tual, Makassar, hingga wilayah Papua yakni Manokwari, Nabire, dan sebagainya.
“Ini sebuah upaya kita untuk meyakinkan bahwa transportasi laut di masa Nataru dan tentunya setiap saat bisa benar-benar melayani masyarakat. Karena sampai dengan hari ini, tadi kami juga di Ruang Pelindo juga mendengarkan pemaparan dari Ibu Dirut PELNI yang menyampaikan bahwa per hari ini ada 82 kapal, dengan 50 milik Kemenhub, kemudian 32 milik PELNI,” ujarnya.
Menko AHY menjelaskan bahwa dari 32 kapal yang ada, sebanyak 26 di antaranya merupakan kapal penumpang, termasuk KM Labobar. Kapal ini setiap tahunnya mampu mengangkut lebih dari 5 juta penumpang ke berbagai wilayah Indonesia, baik di sektor barat, tengah, maupun timur. Penumpang yang dilayani tidak hanya masyarakat, tetapi juga mencakup pengangkutan kontainer atau logistik ke berbagai daerah. Menko AHY juga menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah berdiskusi untuk menambah jumlah kapal dan melakukan peremajaan, sesuai dengan batas usia teknis masing-masing kapal. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan, ketertiban, kebersihan, serta kualitas pelayanan lainnya.
“Tadi saya lihat kapalnya bersih ya, kemudian juga kita cek instrumennya juga semuanya masih bekerja dengan sangat baik dan mudah-mudahan Captain dan para kru bisa menjalankan tugas dengan baik dan melayani masyarakat sampai ke tujuan akhirnya,” pungkas Menko AHY.
Dalam kunjungan ini, Menko AHY didampingi Deputi Bidang Konektivitas, Odo Manuhutu, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Agraria dan Tata Ruang, Nazib Faisal, Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina dan Sigit Raditya. Menko AHY menyampaikan harapannya untuk dapat mengunjungi pelabuhan-pelabuhan lain, mengingat pelabuhan memiliki peran penting sebagai penghubung konektivitas antarwilayah di Indonesia yang merupakan negara kepulauan.
DPC Partai Demokrat Pesisir Barat
Menko Infrastruktur AHY dan Menko PMK Pratikno Bertemu, Bahas Pentingnya Infrastruktur untuk Tingkatkan Kesehatan & Kesejahteraan Masyarakat
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), menerima kunjungan kerja dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno (Menko PMK), di Kantor Kemenko Infra pada Selasa (14/1/2025). Pertemuan ini membahas tiga isu utama, yaitu mitigasi bencana alam, peningkatan kualitas hidup melalui pembangunan infrastruktur kesehatan, serta pengembangan ruang bersama yang ramah bagi kelompok rentan.
"Kita ingin pembangunan infrastruktur berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur punya kepentingan untuk menjawab kebutuhan peningkatan kualitas lingkungan tempat tinggal, dan membantu agar masyarakat bisa hidup lebih sehat, terutama sanitasi, akses air bersih, air minum, dan lain sebagainya. Kita juga harus mengupayakan agar ke depan ada ruang-ruang bersama yang semakin hijau, semakin sehat, dan ramah bagi perempuan, anak, keluarga, penyandang disabilitas, termasuk juga lansia," jelas Menko AHY.
Menko PMK Pratikno juga menekankan pentingnya infrastruktur dalam mendukung terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Salah satu fokus utama adalah upaya penurunan angka stunting melalui penyediaan air bersih dan sanitasi yang memadai.
"Jadi, saya mengajukan permohonan audiensi bersama-sama dengan Menteri terkait, kepada Pak Menko Infrastruktur agar mohon kiranya di dalam program kerja tahun 2025 ini, beberapa agenda pembangunan SDM unggul itu mendapatkan dukungan yang lebih besar dari kementerian-kementerian di infrastruktur," ujar Menko PMK.
Selain dukungan infrastruktur, kolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), masyarakat, dan para pemangku kepentingan juga dibutuhkan untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan ini.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, serta Kepala BNPB Suharyanto. Menko AHY didampingi oleh Sekretaris Kemenko Infra Ayodhia G.L. Kalake, para Deputi, Staf Khusus Menteri, dan Tenaga Ahli Menteri.
11 months ago | [YT] | 0
View 0 replies
DPC Partai Demokrat Pesisir Barat
PENINJAUAN PROYEK JALAN TOL SEMARANG-DEMAK SEKSI I, MENKO AHY: INOVASI DAN KOMITMEN INFRASTRUKTUR NASIONAL
Semarang - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta para pemangku kepentingan hari ini Sabtu (11/1/2025) melakukan peninjauan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi I. Proyek ini menjadi bagian penting dalam pengembangan infrastruktur nasional, khususnya di wilayah pantai utara Jawa Tengah. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) mengapresiasi kemajuan proyek ini yang mengedepankan inovasi dalam pembangunan.
“Semarang dan juga Demak merupakan dua kota di Provinsi Jawa Tengah yang juga memiliki potensi yang luar biasa secara ekonomi, tapi juga kepadatan masyarakat dan kebutuhan sosial kemasyarakatan yang juga harus terus kita dukung. Oleh karena itu pembangunan Jalan Tol yang juga dalam satu paket pembangun tanggul laut yang ada di sini, tadi dijelaskan ada seksi 1 dan seksi 2. Seksi 2 sudah 100% selesai, 2023 sudah operasional, difungsikan,” tutur Menko AHY.
Tol Semarang-Demak memiliki panjang total 26,95 kilometer dan terbagi dalam dua seksi, yaitu Seksi I: Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 kilometer yang saat ini tengah dalam pengerjaan. Kemudian, Seksi II: Sayung-Demak sepanjang 16,31 kilometer yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dan sudah beroperasi sejak 25 Februari 2023.
Untuk Seksi I, proyek ini dibagi menjadi tiga paket dengan total nilai kontrak sekitar Rp10,8 triliun dan ditargetkan selesai pada 2027. Progres pengerjaan tiap paket, yaitu paket 1A dikerjakan oleh Hutama Karya (HK) dan Beijing Urban Construction Group (BUCG), progres mencapai 47,16%. Lalu, paket 1B dikerjakan oleh Pembangunan Perumahan (PP), Wijaya Karya (WIKA), dan China Road and Bridge Corporation (CRBC), progres mencapai 28,70%. Kemudian, paket 1C dikerjakan oleh Adhi Karya dan Sinohydro dengan progres mencapai 20,83%.
“Jalan tol kita tahu akan mempersingkat waktu perjalanan, membuat mobilitas masyarakat termasuk barang dan jasa lebih cepat. Dalam kondisi normal, tanpa jalan tol ini, menggunakan yang sudah ada selama ini, kurang lebih 30 menit waktu normal, kalau macet 60 menit. Tapi dengan jalan tol nanti, insya Allah menjadi hanya 10 menit saja,” ujarnya.
Tol Semarang-Demak adalah bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020. Proyek ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan lalu lintas dan banjir ROB yang kerap terjadi di Semarang dan Demak.
1 year ago | [YT] | 0
View 0 replies
DPC Partai Demokrat Pesisir Barat
INOVASI BAMBU DALAM KONSTRUKSI TOL SEMARANG-DEMAK, MENKO AHY: TEROBOSAN BARU KARYA ANAK BANGSA
Semarang - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) meninjau Tol Semarang-Demak pada Sabtu (11/1/2025). Menko AHY juga menyoroti penggunaan 7,5 juta batang bambu sebagai pondasi proyek ini dengan panjang 6,2 km. Hal ini merupakan terobosan baru dalam konstruksi Indonesia dari karya anak bangsa.
“Nah yang menarik dan menjadi sesuatu yang perlu menginspirasi kita semua adalah dengan menggunakan teknik matras bambu. Ini adalah karya inovasi anak bangsa. Mengapa ini spesial? Karena menggunakan bambu yang disusun dengan teknik tertentu, pancanganya, kemudian juga layernya sampai dengan 13 layer bambu secara vertikal dan kalau dilihat tadi hamparannya luas sekali, ” jelas Menko AHY.
Tol Semarang-Demak adalah bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020. Proyek ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan lalu lintas dan banjir rob yang kerap terjadi di Semarang dan Demak.
“Ini juga merupakan proyek padat karya karena membutuhkan banyak pekerja, tadi saya juga menyapa berdialog dengan beberapa pekerja yang tadi sedang mengerjakan pengikatan bambu-bambu dengan menggunakan tali nilon 8mm dengan teknik tersendiri dan tentunya mereka menyampaikan bahwa ini adalah pekerjaan yang membutuhkan ketelitian juga,” tuturnya.
Proyek Jalan Tol Semarang-Demak ditargetkan rampung pada April 2027 dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Jawa Tengah.
1 year ago | [YT] | 0
View 0 replies
DPC Partai Demokrat Pesisir Barat
BERTEMU REKTOR UI, MENKO AHY: KOLABORASI PEMERINTAH-AKADEMISI KUNCI KEBIJAKAN INFRASTRUKTUR BERDAMPAK OPTIMAL UNTUK RAKYAT
Depok - Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang diharapkan Presiden Prabowo, dan mendorong terwujudnya rakyat Indonesia yang lebih sejahtera. Untuk itu, diperlukan kebijakan yang terukur, terarah, dan komprehensif, agar program dan proyek infrastruktur bisa memberikan manfaat besar kepada masyarakat. Kolaborasi antara Pemerintah dan akademisi, kalangan pendidikan, menjadi salah satu kuncinya. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Doktor Agus Harimurti Yudhoyono, ketika bertemu dengan Rektor Universitas Indonesia, Prof Dr Ir Heri Hermansyah, di kantor Rektor UI, Rektorat Universitas Indonesia, Depok, sebelum meresmikan penggunaan gedung baru Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Jumat, (10/01/2025).
"Pemerintah memiliki sumber daya yang dibutuhkan dalam memastikan suatu kebijakan bisa dijalankan, maupun pengalaman praktis dalam menjalankan dan mengelola suatu kebijakan. Kalangan akademisi, kampus, memiliki pengetahuan berbasis riset, memiliki data yang teruji, yang amat dibutuhkan agar kebijakan pemerintahan bisa benar-benar efektif dan tepat sasaran," ujar Menko AHY.
Kolaborasi keduanya, menghasilkan kebijakan yang berdampak optimal untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Karena itu, Pemerintah dengan kemampuan yang dimilikinya, akan terus mendorong kampus seperti UI untuk terus mengembangkan kapasitas dan kapabilitasnya. Menko AHY menyampaikan sekaligus dukungannya agar UI bisa menjadi world class university.
Rektor UI Prof Heri Hermansyah pun menyampaikan kesiapan UI untuk berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan maupun kementerian-kementerian di bawahnya. Sejalan dengan visi UI, yaitu Unggul dan Impactful atau berdampak, UI ingin menjadi universitas berkelas dunia, unggul, dan memberikan dampak bagi masyarakat, bangsa, dan negara. UI kini juga memiliki arti, Untuk Indonesia. Inilah kiprah dan pengabdian UI ke depannya di bawah kepemimpinan Prof Heri.
Dalam pertemuan itu, Menko AHY juga menyampaikan ucapan selamat secara langsung atas dilantiknya Prof Heri Hermansyah sebagai Rektor UI periode 2024-2029. Menko AHY juga mengucapkan terima kasih atas undangan Rektor UI untuk menghadiri pelantikan dan serah terima jabatan Rektor UI beberapa waktu lalu. Hanya saja, Menko AHY di waktu yang sama sedang menjalankan tugas dari Bapak Presiden, dan mengirimkan Staf Khusus Menko AHY, Herzaky Mahendra Putra, yang juga alumni Universitas Indonesia, sebagai alumni UI.
Ketika tiba di Rektorat UI, Menko AHY juga disambut oleh jajaran pimpinan UI, yaitu Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo, M.Sc., Ph.D Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ahmad Gamal S.Ars., M.Si., MUP., Ph.D. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sumber Daya, Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si. Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N. Wakil Rektor Bidang Infrastruktur dan Fasilitas, Dr. drg. Nia Ayu Ismaniati, MDSc., Sp.Ort (K) Kepala badan Kerjasama dan Kewirausahaan, dan Dr. Edmon Makarim, S.Kom., S.H., LL.M. Kepala Badan Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal. Sedangkan dalam kunjungannya ini, Menko AHY didampingi oleh Deputi Infrastruktur Dasar, M Rachmat Kaimuddin, Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina, dan Staf Khusus Menteri Herzaky Mahendra Putra.
1 year ago | [YT] | 0
View 0 replies
DPC Partai Demokrat Pesisir Barat
Terima Perwakilan Kodam Iskandar Muda dan Cendrawasih, Wamen ATR/Waka BPN Komitmen Dukung Sertipikasi Aset TNI
1 year ago | [YT] | 0
View 0 replies
DPC Partai Demokrat Pesisir Barat
Demokrat S14P Bersama Rakyat Memperjuangkan Perubahan dan Perbaikan untuk Indonesia Maju dan lebih baik lagi.
#harapanrakyatperjuangandemokrat
#demokratbersamarakyat
1 year ago | [YT] | 0
View 0 replies
DPC Partai Demokrat Pesisir Barat
Demokrat S14P Bersama Rakyat Memperjuangkan Perubahan dan Perbaikan untuk Indonesia Maju dan lebih baik lagi.
#harapanrakyatperjuangandemokrat
#demokratbersamarakyat
1 year ago | [YT] | 0
View 0 replies
DPC Partai Demokrat Pesisir Barat
KEMBALI LANTIK PEJABAT BARU, MENKO AHY TEGASKAN PENTINGNYA INTEGRITAS DAN KOLABORASI DALAM HADAPI TANTANGAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), menekankan pentingnya integritas, kapasitas, dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan baru di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pelantikan 14 pejabat baru di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) pada Selasa (24/12/2024) menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen kementerian ini terhadap pembangunan berkelanjutan.
Menko AHY menyampaikan, pembentukan Kemenko Infra bukan sekadar penyesuaian portofolio, melainkan juga langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas kerja dalam membangun infrastruktur dan kewilayahan. Ia menegaskan, pelantikan ini merupakan bukti kementerian telah siap secara prinsip dan operasional menyongsong tahun 2025.
"Mudah-mudahan Bapak-Ibu sekalian juga bisa terus melakukan pembangunan kapasitas diri. Seperti halnya infrastruktur yang hebat tidak akan terlalu berarti tanpa ada manusia yang juga memiliki kualitas yang tinggi," ujar Menko AHY.
Menko AHY mengapresiasi berbagai pencapaian yang telah diraih di masa transisi Kemenko Marves menjadi Kemenko Infra. Ia menekankan pentingnya prinsip “the right person in the right place” untuk memastikan setiap pejabat dapat berkontribusi secara maksimal.
"Insyaallah segala hal baik di 2024 dan tahun-tahun sebelumnya bisa kita lanjutkan, bahkan kita ingkatkan, dan yang belum baik kita perbaiki dan sempurnakan," tegas Menko AHY.
Pejabat Kemenko Infra yang dilantik pada kesempatan ini antara lain, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Investasi dan Pengembangan Kewilayahan, Ayodhia G. L. Kalake; Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas, Odo R. M. Manuhutu; Asisten Deputi Penyelenggaraan Tata Ruang dan Penataan Agraria, Djuang Fadjar Sodikin; Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Novia Fitriyati; Asisten Deputi Penyediaan Lahan Perumahan, Djoko Wibowo; Kepala Bagian Tata Usaha, Muhammad Reza Razak; Kepala Bagian Protokol dan Tata Usaha Pimpinan, Rollyanus Susanto; Kepala Bagian Rumah Tangga dan Layanan Pengadaan, Bilie Ekaprasetya; Kepala Subbagian Protokol, Alan Soekarno Putra; Kepala Subbagian Tata Usaha Menteri Koordinator, Ali Hakim; Kepala Bagian Tata Usaha Sekretaris Kementerian Koordinator, Hendra Kusuma Wardana; Kepala Subbagian Tata Usaha Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Koordinator, Yusran H. Syafrudin; Kepala Subbagian Rumah Tangga dan Barang Milik Negara, Andri Widodo; dan Kepala Subbagian Layanan Pengadaan, Guntur Wibowo.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat di lingkup Kemenko Infra seperti Deputi, Staf Ahli Menteri, Tenaga Ahli Menteri, serta pejabat tinggi lainnya di jajaran kementerian. Dengan dilantiknya para pejabat baru ini, Kemenko Infra siap melangkah ke tahun 2025 dengan energi baru dan komitmen untuk terus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
1 year ago | [YT] | 0
View 0 replies
DPC Partai Demokrat Pesisir Barat
Demokrat S14P Bersama Rakyat Memperjuangkan Perubahan dan Perbaikan untuk Indonesia Maju dan lebih baik lagi.
#harapanrakyatperjuangandemokrat
#demokratbersamarakyat
1 year ago | [YT] | 0
View 0 replies
DPC Partai Demokrat Pesisir Barat
Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok Bersama Menhub, Menko AHY Pastikan Semua Elemen Siap Layani Masyarakat Selama Nataru
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) meninjau dan mengecek secara langsung pelayanan arus mudik masyarakat pada masa liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (29/12/2024). Seperti diketahui bahwa pelabuhan Tanjung Priok memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran logistik dan mobilitas masyarakat, terlebih di masa-masa sibuk seperti jelang Nataru. Di momen Nataru ini, Pelabuhan Tanjung Priok menjadi simpul penting dalam mobilitas masyarakat.
Menko AHY didampingi Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT PELNI, Tri Andayani, Direktur Jendral Transportasi Laut, Antoni Arif Priadi, dan Kapten KM Labobar, menyapa para awak kapal, termasuk para penumpang KM Labobar yang dalam waktu dekat akan segera berlayar menuju ke titik tujuan masing-masing. Menko AHY menjelaskan bahwa sebagian besar penumpang rencananya akan berlayar dari Jakarta menuju ke Indonesia bagian timur, termasuk ke Ambon, Tual, Makassar, hingga wilayah Papua yakni Manokwari, Nabire, dan sebagainya.
“Ini sebuah upaya kita untuk meyakinkan bahwa transportasi laut di masa Nataru dan tentunya setiap saat bisa benar-benar melayani masyarakat. Karena sampai dengan hari ini, tadi kami juga di Ruang Pelindo juga mendengarkan pemaparan dari Ibu Dirut PELNI yang menyampaikan bahwa per hari ini ada 82 kapal, dengan 50 milik Kemenhub, kemudian 32 milik PELNI,” ujarnya.
Menko AHY menjelaskan bahwa dari 32 kapal yang ada, sebanyak 26 di antaranya merupakan kapal penumpang, termasuk KM Labobar. Kapal ini setiap tahunnya mampu mengangkut lebih dari 5 juta penumpang ke berbagai wilayah Indonesia, baik di sektor barat, tengah, maupun timur. Penumpang yang dilayani tidak hanya masyarakat, tetapi juga mencakup pengangkutan kontainer atau logistik ke berbagai daerah. Menko AHY juga menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah berdiskusi untuk menambah jumlah kapal dan melakukan peremajaan, sesuai dengan batas usia teknis masing-masing kapal. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan, ketertiban, kebersihan, serta kualitas pelayanan lainnya.
“Tadi saya lihat kapalnya bersih ya, kemudian juga kita cek instrumennya juga semuanya masih bekerja dengan sangat baik dan mudah-mudahan Captain dan para kru bisa menjalankan tugas dengan baik dan melayani masyarakat sampai ke tujuan akhirnya,” pungkas Menko AHY.
Dalam kunjungan ini, Menko AHY didampingi Deputi Bidang Konektivitas, Odo Manuhutu, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Agraria dan Tata Ruang, Nazib Faisal, Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina dan Sigit Raditya. Menko AHY menyampaikan harapannya untuk dapat mengunjungi pelabuhan-pelabuhan lain, mengingat pelabuhan memiliki peran penting sebagai penghubung konektivitas antarwilayah di Indonesia yang merupakan negara kepulauan.
1 year ago | [YT] | 0
View 0 replies
Load more