Alunankicau merupakan platform yang didedikasikan untuk penggemar burung, termasuk video tentang perawatan, pakan, obat, aksesoris, sangkar, penangkaran burung, aneka jenis burung, serta rekaman suara dan video burung di alam liar.
5 Fakta Menarik Indigo Bunting, Hanya Jantan yang Bisa Bernyanyi!
1. Bermigrasi saat musim dingin Tempat perkembang biakan indigo bunting berada di bagian selatan Kanada hingga Maine, selatan hingga utara Florida dan bagian timur Texas serta ke barat menuju selatan Nevada. Mereka adalah burung yang bermigrasi saat musim dingin, jangkauannya dimulai dari bagian selatan Florida dan tengah Meksiko, membentang ke selatan melalui Hindia Barat dan Amerika Tengah serta bagian utara Amerika Selatan. Animalia menginformasikan bahwa indigo bunting menghuni tepi hutan semak, hutan gugur terbuka, hutan sekunder dan lahan pertanian.
2. Makan lebih banyak serangga saat musim kawin Makanan utama indigo bunting adalah serangga dan biji-bijian. Selama musim kawin, mereka banyak memakan serangga seperti belalang, kumbang serta mengonsumsi biji-bijian, beri-berian, ulat dan biji rumput. Sedangkan di musim dingin, burung ini banyak memakan pucuk tanaman dan serangga (jika memang tersedia). Sementara itu, anak-anaknya diberi makan serangga untuk memenuhi kebutuhan protein. Mereka tidak sering minum, sebab mendapatkan banyak asupan airnya dari makanan yang dikonsumsinya.
3. Penyendiri yang teritorial Berdasarkan informasi dari Animal Diverisity, indigo bunting sebenarnya lebih suka hidup menyendiri ketika musim kawin. Tapi, akan bergabung dalam kawanan mencari makan di luar musim kawin dan lebih aktif saat siang hari. Selama musim kawin, jantan akan melindungi wilayah seluas 0,4--0,8 hektar. Setiap wilayah terkadang tumpang tindih dengan satu betina atau lebih. Di musim dingin, mereka bertengger dalam kawanan saat malam hari, tapi menghabiskan siang harinya untuk mencari makan sendirian atau berada dalam kawanan kecil. Sepertinya ada dominasi hierarki dalam kelompok. Indigo bunting bermigrasi sejauh 3218 kilometer, biasanya mulai meninggalkan tempat perkembang biakannya di bulan September dan Oktober
4. Jantan punya nyanyian yang rumit Sumber yang sama menjelaskan bahwa indigo bunting menggunakan vokalisasi dan sinyal visual untuk berkomunikasi. Hanya jantan yang bisa bernyanyi, nadanya rumit terutama saat musim kawin ketika mereka sedang mendeklarasikan wilayahnya pada jantan lain sekaligus menarik perhatian betina. Jantan juga bisa memikat betina dengan melakukan pertunjukan, jantan berputar-putar di depan betina dengan sayap terbentang dan kepala tertunduk. Terdapat panggilan 'chip' tajam yang digunakan oleh jantan dan betina, biasanya sebagai panggilan peringatan ketika sarang atau anaknya terancam. Ada juga suara 'zeeeep' bernada tinggi dan berdengung sebagai panggilan kontak saat sedang terbang. Nyanyian jantan terdengar seperti 'sweet-sweet-chew-chew-sweet-sweet' bernada tinggi dan berlangsung selama dua hingga empat detik.
5. Ada yang tidak setia pada pasangannya Musim kawin indigo bunting adalah monogami, hanya kawin dengan satu pasangan seumur hidupnya. Tapi, mereka tidak selalu setia pada pasangannya. Burung ini membangun sarang di semak lebat atau pohon rendah di ketinggian 0,3--1 meter di atas permukaan tanah tapi jarang di atas 9 meter. Sarangnya terbuat dari dedaunan, rerumputan, batang, kulit kayu dan dijalin bersama dengan jaring laba-laba. Hanya betina yang membangun sarang dan merawat anak-anaknya sendirian. Betina menempatkan 1--4 telur, tapi biasanya 3--4 telur. Masa inkubasinya berlangsung selama 12--13 hari dan baru bisa terbang saat berusia 10--12 hari setelah menetas. Indigo bunting ternyata lebih banyak memakan serangga saat musim kawin. Saat ini, mereka diklasifikasikan sebagai Least Concern oleh IUCN dan diperkirakan total populasinya mencapai 78.000.000 burung. Tren populasinya mengalami peningkatan. Mereka memiliki peran penting di ekosistemnya, membantu mengendalikan populasi serangga dan menyebarkan benih tanaman baru.
Terdapat puluhan jenis parasit yang bisa menyerang burung peliharaan, namun hanya ada beberapa jenisnya saja yang dikenal cukup umum dan kerap menginfeksi burung peliharaan. Burung kicauan rentan terserang parasit, sehingga bisa mengganggu penampilannya dan burung yang terinfeksi parasit tersebut juga akan cenderung malas berbunyi. Parasit tersebut dapat muncul dari mana saja, termasuk dari sangkar dan pakannya. Selama ini, kicaumania mungkin lebih mengenal kutu sebagai salah satu jenis parasit yang kerap mengganggu burung. Sebenarnya masih banyak jenis parasit lainnya yang dapat menginfeksi burung kicauan kita.
✅ Ektoparasit adalah jenis-jenis parasit yang hidupnya sangat tergantung pada hewan yang menjadi inangnya, tapi hidup di permukaan luar tubuh inang atau bagian-bagian lain yang mudah terjangkau. Tubuh burung yang hangat dan dipenuhi bulu-bulu menjadi tempat nyaman bagi beberapa jenis parasit untuk hidup dan berbiak. Beberapa jenis ektoparasit antara lain tungau bulu (feather mites), tungau makanan (flour mites / grain mites), dan tungau merah (red mites).
✅ Endoparasit di mana sebagian besar siklus hidupnya berada di dalam tubuh burung, termasuk berkembang biak di dalam tubuh burung. Contohnya tungau kantung udara (air sac mites).
Berikut ini empat jenis parasit yang kerap menyerang burung kicauan dan cara mencegahnya.
Kutu burung sering jadi penyakit untuk Murai Batu, seringkali membuat Murai Batu mencabuti bulu halusnya sendiri dan jika tidak cepat ditangani akan membuat bulu menjadi botak.
Omega 3 memiliki banyak manfaat untuk burung peliharaan, khususnya burung kicauan. Omega 3 memiliki efek positif pada kesehatan kulit dan bulu burung Omega 3 mampu menjaga kulit burung peliharaaan, tetap sehat dan mengurangi resiko masalah kulit. Seperti kulit kering, gatal-gatal dan peradangan. Bagi bulu, omega 3 dapat membantu bulu peliharaan tetap mengkilat dan kuat.
Methioneno adalah salah satu asam amino esensial yang sangat penting untuk kesehatan burung. Burung tidak dapat mensintetis methioneno sendiri sehingga harus mendapatkan menthioneno melalui makanan mereka.
Mineral seperti calsium, phosphor, maganase Iodium, cuprum, zinccum, magnesium, sodium, chlorin, dan kalium memiliki fungsi yang penting bagi burung branjangan.
Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul rendah yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Vitamin adalah senyawa organik yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh dan terbagi menjadi dua jenis, yaitu vitamin yang larut dalam lemak dan vitamin yang larut dalam air.
Meski bukan burung asli Indonesia, Jalak Brahmana atau yang dikenal secara internasional sebagai Brahminy Starling (Sturnia pagodarum) perlahan mencuri perhatian para penggemar burung kicau di Tanah Air.
Penampilannya yang mencolok dengan jambul elegan dan suaranya yang unik membuat burung asal anak benua India ini mulai populer di kalangan kolektor dan penghobi burung Indonesia.
Raja-udang atau Cekakak (bahasa Inggris: Kingfisher) adalah keluarga burung berukuran kecil hingga sedang, berwarna cerah dari ordo Coraciiformes. Secara umum, burung cekakak mengacu pada beberapa jenis burung seperti raja-udang, pekaka, kukabura, dan udang-merah. Mereka memiliki penyebaran dengan sebagian besar ditemukan di daerah tropis Afrika, Asia, dan Oseania. Alcedinidae memiliki 118 spesies yang dikelompokkan kedalam 3 subfamili dan 19 genus. Semua raja-udang memiliki kepala besar, paruh runcing, kaki pendek, dan ekor pendek. Sebagian besar spesies memiliki bulu yang cerah. Raja-udang memakan berbagai macam mangsa yang biasanya ditangkap dengan cara menukik turun dari tempat bertenggernya. Walaupun raja-udang biasanya dianggap tinggal di dekat sungai dan memakan ikan, banyak spesies hidup jauh dari air dan memakan invertebrata kecil. Di Indonesia famili ini mencakup jenis-jenis seperti raja-udang, cekakak, pekaka, kukabura, dan udang-merah. #duniaburung #salamkicaumania
alunan kicau
5 Fakta Menarik Indigo Bunting, Hanya Jantan yang Bisa Bernyanyi!
1. Bermigrasi saat musim dingin
Tempat perkembang biakan indigo bunting berada di bagian selatan Kanada hingga Maine, selatan hingga utara Florida dan bagian timur Texas serta ke barat menuju selatan Nevada. Mereka adalah burung yang bermigrasi saat musim dingin, jangkauannya dimulai dari bagian selatan Florida dan tengah Meksiko, membentang ke selatan melalui Hindia Barat dan Amerika Tengah serta bagian utara Amerika Selatan. Animalia menginformasikan bahwa indigo bunting menghuni tepi hutan semak, hutan gugur terbuka, hutan sekunder dan lahan pertanian.
2. Makan lebih banyak serangga saat musim kawin
Makanan utama indigo bunting adalah serangga dan biji-bijian. Selama musim kawin, mereka banyak memakan serangga seperti belalang, kumbang serta mengonsumsi biji-bijian, beri-berian, ulat dan biji rumput. Sedangkan di musim dingin, burung ini banyak memakan pucuk tanaman dan serangga (jika memang tersedia).
Sementara itu, anak-anaknya diberi makan serangga untuk memenuhi kebutuhan protein. Mereka tidak sering minum, sebab mendapatkan banyak asupan airnya dari makanan yang dikonsumsinya.
3. Penyendiri yang teritorial
Berdasarkan informasi dari Animal Diverisity, indigo bunting sebenarnya lebih suka hidup menyendiri ketika musim kawin. Tapi, akan bergabung dalam kawanan mencari makan di luar musim kawin dan lebih aktif saat siang hari. Selama musim kawin, jantan akan melindungi wilayah seluas 0,4--0,8 hektar. Setiap wilayah terkadang tumpang tindih dengan satu betina atau lebih.
Di musim dingin, mereka bertengger dalam kawanan saat malam hari, tapi menghabiskan siang harinya untuk mencari makan sendirian atau berada dalam kawanan kecil. Sepertinya ada dominasi hierarki dalam kelompok. Indigo bunting bermigrasi sejauh 3218 kilometer, biasanya mulai meninggalkan tempat perkembang biakannya di bulan September dan Oktober
4. Jantan punya nyanyian yang rumit
Sumber yang sama menjelaskan bahwa indigo bunting menggunakan vokalisasi dan sinyal visual untuk berkomunikasi. Hanya jantan yang bisa bernyanyi, nadanya rumit terutama saat musim kawin ketika mereka sedang mendeklarasikan wilayahnya pada jantan lain sekaligus menarik perhatian betina. Jantan juga bisa memikat betina dengan melakukan pertunjukan, jantan berputar-putar di depan betina dengan sayap terbentang dan kepala tertunduk.
Terdapat panggilan 'chip' tajam yang digunakan oleh jantan dan betina, biasanya sebagai panggilan peringatan ketika sarang atau anaknya terancam. Ada juga suara 'zeeeep' bernada tinggi dan berdengung sebagai panggilan kontak saat sedang terbang. Nyanyian jantan terdengar seperti 'sweet-sweet-chew-chew-sweet-sweet' bernada tinggi dan berlangsung selama dua hingga empat detik.
5. Ada yang tidak setia pada pasangannya
Musim kawin indigo bunting adalah monogami, hanya kawin dengan satu pasangan seumur hidupnya. Tapi, mereka tidak selalu setia pada pasangannya. Burung ini membangun sarang di semak lebat atau pohon rendah di ketinggian 0,3--1 meter di atas permukaan tanah tapi jarang di atas 9 meter. Sarangnya terbuat dari dedaunan, rerumputan, batang, kulit kayu dan dijalin bersama dengan jaring laba-laba.
Hanya betina yang membangun sarang dan merawat anak-anaknya sendirian. Betina menempatkan 1--4 telur, tapi biasanya 3--4 telur. Masa inkubasinya berlangsung selama 12--13 hari dan baru bisa terbang saat berusia 10--12 hari setelah menetas.
Indigo bunting ternyata lebih banyak memakan serangga saat musim kawin. Saat ini, mereka diklasifikasikan sebagai Least Concern oleh IUCN dan diperkirakan total populasinya mencapai 78.000.000 burung. Tren populasinya mengalami peningkatan. Mereka memiliki peran penting di ekosistemnya, membantu mengendalikan populasi serangga dan menyebarkan benih tanaman baru.
#burungdunia
#salamkicaumania
11 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
alunan kicau
Terdapat puluhan jenis parasit yang bisa menyerang burung peliharaan, namun hanya ada beberapa jenisnya saja yang dikenal cukup umum dan kerap menginfeksi burung peliharaan.
Burung kicauan rentan terserang parasit, sehingga bisa mengganggu penampilannya dan burung yang terinfeksi parasit tersebut juga akan cenderung malas berbunyi. Parasit tersebut dapat muncul dari mana saja, termasuk dari sangkar dan pakannya. Selama ini, kicaumania mungkin lebih mengenal kutu sebagai salah satu jenis parasit yang kerap mengganggu burung. Sebenarnya masih banyak jenis parasit lainnya yang dapat menginfeksi burung kicauan kita.
✅ Ektoparasit adalah jenis-jenis parasit yang hidupnya sangat tergantung pada hewan yang menjadi inangnya, tapi hidup di permukaan luar tubuh inang atau bagian-bagian lain yang mudah terjangkau. Tubuh burung yang hangat dan dipenuhi bulu-bulu menjadi tempat nyaman bagi beberapa jenis parasit untuk hidup dan berbiak.
Beberapa jenis ektoparasit antara lain tungau bulu (feather mites), tungau makanan (flour mites / grain mites), dan tungau merah (red mites).
✅ Endoparasit di mana sebagian besar siklus hidupnya berada di dalam tubuh burung, termasuk berkembang biak di dalam tubuh burung. Contohnya tungau kantung udara (air sac mites).
Berikut ini empat jenis parasit yang kerap menyerang burung kicauan dan cara mencegahnya.
#salamkicaumania
11 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
alunan kicau
Kutu burung sering jadi penyakit untuk Murai Batu, seringkali membuat Murai Batu mencabuti bulu halusnya sendiri dan jika tidak cepat ditangani akan membuat bulu menjadi botak.
#salamkicaumania
11 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
alunan kicau
Omega 3 memiliki banyak manfaat untuk burung peliharaan, khususnya burung kicauan. Omega 3 memiliki efek positif pada kesehatan kulit dan bulu burung
Omega 3 mampu menjaga kulit burung peliharaaan, tetap sehat dan mengurangi resiko masalah kulit. Seperti kulit kering, gatal-gatal dan peradangan. Bagi bulu, omega 3 dapat membantu bulu peliharaan tetap mengkilat dan kuat.
#salamkicaumania
11 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
alunan kicau
Methioneno adalah salah satu asam amino esensial yang sangat penting untuk kesehatan burung.
Burung tidak dapat mensintetis methioneno sendiri sehingga harus mendapatkan menthioneno melalui makanan mereka.
#salamkicaumania
11 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
alunan kicau
Mineral seperti calsium, phosphor, maganase
Iodium, cuprum, zinccum, magnesium, sodium, chlorin, dan kalium memiliki fungsi yang penting bagi burung branjangan.
#salamkicaumania
11 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
alunan kicau
Kicau mania mari kita lestarikan alam untuk menjaga ekosistem lingkungan.
#salamkicaumania
11 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
alunan kicau
Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul rendah yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Vitamin adalah senyawa organik yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh dan terbagi menjadi dua jenis, yaitu vitamin yang larut dalam lemak dan vitamin yang larut dalam air.
#vitaminburung
#salamkicaumania
11 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
alunan kicau
Meski bukan burung asli Indonesia, Jalak Brahmana atau yang dikenal secara internasional sebagai Brahminy Starling (Sturnia pagodarum) perlahan mencuri perhatian para penggemar burung kicau di Tanah Air.
Penampilannya yang mencolok dengan jambul elegan dan suaranya yang unik membuat burung asal anak benua India ini mulai populer di kalangan kolektor dan penghobi burung Indonesia.
#duniaburung
#salamkicaumania
11 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
alunan kicau
Raja-udang atau Cekakak (bahasa Inggris: Kingfisher) adalah keluarga burung berukuran kecil hingga sedang, berwarna cerah dari ordo Coraciiformes. Secara umum, burung cekakak mengacu pada beberapa jenis burung seperti raja-udang, pekaka, kukabura, dan udang-merah. Mereka memiliki penyebaran dengan sebagian besar ditemukan di daerah tropis Afrika, Asia, dan Oseania. Alcedinidae memiliki 118 spesies yang dikelompokkan kedalam 3 subfamili dan 19 genus. Semua raja-udang memiliki kepala besar, paruh runcing, kaki pendek, dan ekor pendek. Sebagian besar spesies memiliki bulu yang cerah. Raja-udang memakan berbagai macam mangsa yang biasanya ditangkap dengan cara menukik turun dari tempat bertenggernya. Walaupun raja-udang biasanya dianggap tinggal di dekat sungai dan memakan ikan, banyak spesies hidup jauh dari air dan memakan invertebrata kecil. Di Indonesia famili ini mencakup jenis-jenis seperti raja-udang, cekakak, pekaka, kukabura, dan udang-merah.
#duniaburung
#salamkicaumania
11 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
Load more