Pelajari tentang inventor inovatif, teknologi mutakhir, pelatihan saintifik, sains dasar, & lebih banyak lagi dengan video & berita sains dari Scienthink.
Dalam dunia filtrasi, substansi membran ultrafiltrasi memegang peranan penting, namun proses pembuatannya seringkali menghasilkan limbah berbahaya. Penelitian berbasis membran berkelanjutan banyak memberikan inovasi. Membran ultrafiltrasi berbasis PVDF yang ramah lingkungan dengan menggunakan Cyrene™ sebagai pelarut non-toksik, menggantikan pelarut berbahaya yang biasa digunakan. Membran ini diperkuat dengan penambahan polyethylene glycol (PEG) dan polyvinylpyrrolidone (PVP) untuk meningkatkan hidrofilisitasnya. Ini membuka jalan baru untuk pembuatan membran ultrafiltrasi yang ramah lingkungan dan berkinerja tinggi. Material seperti Cyrene™ dan kombinasi PEG serta PVP menunjukkan potensi besar untuk masa depan filtrasi yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Mari ikuti #NanoTalks Eps. 60: Sustainable Membrane Technology for Biomolecules Separation, bersama Prof. Dr. Ir. Yusuf Wibisono, S.TP., M.Sc., IPM, ASEAN.Eng.
Webinar akan dilaksanakan pada: 📅 Kamis, 27 Juni 2024 ⏰ 09.00 - 11.00 WIB via Zoom Virtual Meeting
Akan ada DOORPRIZE berupa buku 300 Ilmuwan Nano dan Voucher Potongan Harga untuk Jasa Penanoan bagi yang beruntung‼️🤑
[NANOTALKS #37 IS COMING!!!] Metamaterial adalah bahan elektromagnetik yang direkayasa dan tersusun dari beberapa elemen logam individual secara berkala.
Metamaterial memiliki struktur yang dirancang dengan ukuran lebih kecil dengan panjang gelombang elektromagnetik (EM) datang minimum.
Beberapa penelitian telah dilakukan untuk meneliti struktur metamaterial berjumlah satu dan lebih.
Sejauh apa potensi dan aplikasi dari metamaterial?
Mari ikuti Nano Talks #37: Metamaterial : Potensi dan Aplikasinya
Webinar akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 6 Agustus 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Link channel telegram kami: >> t.me/masyarakatnano
Sudah sejak ribuan tahun lalu propolis digunakan untuk mengobati luka, infeksi, membantu proses pemulihan saat sakit dan menambah imunitas tubuh. Terlebih lagi di saat pandemi seperti ini, propolis adalah salah satu produk yang banyak dicari dan digunakan oleh masyarakat.
Propolis adalah suatu zat yang dihasilkan lebah madu. Bahan untuk propolis dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda kemudian dicampur dengan air liurnya, lalu digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang.
Apa sajakah kandungan zat yang ada di dalam propolis? Bagaimana sejarah penemuan dan penggunaan propolis hingga seperti sekarang?
Semuanya akan dikupas tuntas dalam Propolis Talk Vol. 1 : Propolis : Anugerah Tuhan melalui Sarang Lebah. Webinar ini akan dilaksanakan pada hari Rabu, 2 Juni 2021 jam 16.00-17.00 melalui platform Zoom Meeting.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini : >> bit.ly/webinarpropolis1
"Dapatkan Peluang Menjalankan Bisnis Nano Propolis di PROPOLIS ACADEMY BATCH 1 bersama Nano Center Indonesia" Prelaunching : 2 Juni 2021
Penemuan katalis pada awal abad ke-19 bertepatan dengan berkembangnya ilmu kimia sebagai ilmu yang lebih rasional dan ke arah penerapan. Katalis sendiri merupakan zat yang mempercepat sebuah reaksi kimia yang menghasilkan zat lain yang lebih berguna. Tidak hanya mempercepat, katalis juga berfungsi untuk menghemat energi yang digunakan untuk suatu reaksi kimia tanpa mengganggu kesetimbangan reaksi.
Katalis memiliki peranan yang sangat penting dimana lebih dari 75% proses- proses sintesis kimia di industri sangat bergantung dari ketersediaan katalis. Proses katalisis yang terjadi juga mempengaruhi perilaku electron.
Bagaimana jejak electron dalam proses katalisis?
Mari ikuti Nano Talks #24: Melihat Jejak Elektron pada Katalisis
Webinar ini akan mengupas berbagai hal mengenai riset dan proses katalisis dan jejak elektron yang terjadi serta aplikasinya di berbagai bidang.
Webinar akan dilaksanakan pada Hari Kamis, 18 Februari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini: >>bit.ly/nanowebinar24
Link channel telegram kami: >> t.me/masyarakatnano
Di abad milenium ini, segala sesuatu yang serba praktis dan mudah serta ditunjang oleh manfaatnya yang besar, pastilah dicari oleh setiap orang. Salah satunya adalah biosensor. Biosensor sendiri adalah sensor yang terdiri dari kombinasi komponen hayati dan komponen elektronik sebagai transduser. Kombinasi ini akan mengubah sinyal komponen hayati menjadi luaran yang terukur.
Pada prinsipnya biosensor terdiri dari tiga bagian utama yang meliputi komponen biologi, transduser dan alat pembaca biosensor. Sejak pertama kali diciptakan pada tahun 1962 untuk menentukan kadar glukosa dengan metode amperometri, perkembangan riset biosensor berkembang dengan cukup pesat
Lalu, bagaimana perkembangan riset dan aplikasi penelitian di bidang biosensor di Indonesia?
Mari ikuti Nano Talks #23: Mengenal Biosensor : Penangkap Substansi Kecil Biomolekuler
Webinar ini akan mengupas berbagai hal mengenai riset biosensor.
Webinar akan dilaksanakan pada Hari Kamis, 11 Februari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini :
>>bit.ly/nanowebinar23
Link channel telegram kami :
>> t.me/masyarakatnano
Sejak ditemukan 30 tahunan yang lalu, teknologi baterai lithium ion belum tergantikan sampai sekarang oleh teknologi yang lain. Berkat hal itu pula John B. Goodenough, M. Stanley Whittingham dan Akira Yoshino diganjar Nobel bidang kimia pada tahun 2019 atas sumbangsihnya dalam pengembangan baterai lithium ion.
Profesor Dame Carol Robinson mengatakan bahwa terciptanya baterai lithium ion bukan menjadi akhir dari teknologi baterai. Sebabnya adalah teknologi baterai merupakan salah satu bidang yang luas dan menjanjikan. Di Indonesia sendiri, riset mengenai baterai lithium ion telah dilakukan oleh lembaga penelitian seperti LIPI, BPPT hingga universitas.
Bagaimana potensi riset dan aplikasi baterai lithium ion ke depannya?
Mari ikuti Nano Talks #22: Potensi Pengembangan Riset dan Aplikasi Baterai Ion Lithium
Webinar ini akan mengupas mengenai riset seputar baterai lithium ion dan aplikasinya.
Webinar akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 5 Februari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini : >>bit.ly/nanowebinar22
Link channel telegram kami : >> t.me/masyarakatnano
Pada abad kedua puluh satu, kita telah melihat kemunculan banyak penyakit baru yang menarik perhatian banyak orang. Mulai dari SARS, Avian Influenza hingga yang terbaru Covid-19. Penyakit ini – disebut emerging infectious disease (EIDs) – menjadi kekhawatiran khusus dalam kesehatan masyarakat. Tak hanya karena penyakit ini bisa menginfeksi orang dalam jumlah yang banyak (hingga berujung kematian) namun juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang besar.
Banyak faktor yang mempercepat kemunculan penyakit baru. Di antaranya adalah urbanisasi dan penghancuran habitat asli, yang menyebabkan hewan dan manusia hidup dalam jarak dekat, perubahan iklim dan perubahan ekosistem; perubahan dalam populasi inang reservoir atau vektor serangga perantara; dan mutasi genetik mikroba. Akibatnya dampak dari penyakit baru sulit untuk diprediksi namun bisa signifikan, karena manusia mungkin hanya memiliki sedikit kekebalan terhadap penyakit ini atau bahkan tidak ada sama sekali.
Bagaimana kita mengantisipasi kemunculan penyakit infeksi emerging baru?
Mari ikuti Nano Talks #21: Mengantisipasi Kemunculan Penyakit Infeksi Emerging Baru
Di webinar ini kita akan berdiskusi seputar perkembangan penyakit infeksi emerging baru.
Webinar ini akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 29 Januari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini : >>bit.ly/nanowebinar21
Link channel telegram kami : >> t.me/masyarakatnano
Graphene merupakan sebuah alotrop karbon yang berbentuk lembaran datar tipis yang memiliki bentuk kisi kristal seperti sarang lebah. Graphene telah muncul sebagai bahan eksotis di abad ke-21 dan mendapat perhatian dari seluruh dunia karena kemampuan transportasi muatannya yang luar biasa, sifat termal, optik, serta mekanisnya. Graphene dan turunannya mulai dipelajari oleh hampir setiap bidang sains dan teknik. Material berbasis graphene dan kompositnya memiliki aplikasi yang menjanjikan di berbagai bidang seperti elektornik, alat bantu medis, membran, sensor, dan aktuator. Kemajuan terbaru mengenai material ini menunjukkan bahwa material berbasis graphene dapat memberikan dampak yang mendalam pada perangkat elektronik dan optoelektronik, sensor kimia, nanokomposit, dan penyimpanan energi.
Bagaimana potensi aplikasi material berbasis graphene ini di Indonesia?
Mari ikuti Nano Talks #19: Sintesis dan Aplikasi Material Berbasis Graphene
Di webinar ini kita akan berdiskusi mengenai material graphene dan pengembangannya di berbagai aplikasi.
Webinar ini akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 15 Januari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini : >>bit.ly/nanowebinar19
Link channel telegram kami : >> t.me/masyarakatnano
Pada pengembangan rekayasa implan tulang, dibutuhkan memiliki sifat mekanis sesuai dengan standar yang telah ditentukan, selain itu dibutuhkan material yang memiliki potensi biokompabilitas dan bioaktivitas yang besar untuk regenerasi tulang dan jaringan lunak tanpa menimbulkan reaksi inflamasi. Material dengan kemampuan tersebut lebih dikenal dengan istilah biomaterial.
Bagaimana perkembangan penelitian biomaterial di Indonesia dan seberapa besar dampak yang diberikan untuk pengembangan rekayasa implan tulang?
Mari ikuti Nano Talks #18: Biomaterial untuk Regenerasi Tulang
Di webinar ini kita akan berdiskusi mengenai pengembangan biomaterial di Indonesia dan dampak yang diberikan untuk rekayasa implan tulang.
Webinar ini akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 8 Januari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini : >>bit.ly/nanowebinar18
Link channel telegram kami : >> t.me/masyarakatnano
Scienthink
[NANOTALKS IS COMING!!!] Eps. 60
Dalam dunia filtrasi, substansi membran ultrafiltrasi memegang peranan penting, namun proses pembuatannya seringkali menghasilkan limbah berbahaya. Penelitian berbasis membran berkelanjutan banyak memberikan inovasi. Membran ultrafiltrasi berbasis PVDF yang ramah lingkungan dengan menggunakan Cyrene™ sebagai pelarut non-toksik, menggantikan pelarut berbahaya yang biasa digunakan. Membran ini diperkuat dengan penambahan polyethylene glycol (PEG) dan polyvinylpyrrolidone (PVP) untuk meningkatkan hidrofilisitasnya. Ini membuka jalan baru untuk pembuatan membran ultrafiltrasi yang ramah lingkungan dan berkinerja tinggi. Material seperti Cyrene™ dan kombinasi PEG serta PVP menunjukkan potensi besar untuk masa depan filtrasi yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Mari ikuti #NanoTalks Eps. 60: Sustainable Membrane Technology for Biomolecules Separation, bersama Prof. Dr. Ir. Yusuf Wibisono, S.TP., M.Sc., IPM, ASEAN.Eng.
Webinar akan dilaksanakan pada:
📅 Kamis, 27 Juni 2024
⏰ 09.00 - 11.00 WIB
via Zoom Virtual Meeting
Akan ada DOORPRIZE berupa buku 300 Ilmuwan Nano dan Voucher Potongan Harga untuk Jasa Penanoan bagi yang beruntung‼️🤑
Link Pendaftaran:
🔗 bit.ly/nanowebinar60
More Info:
📧 research@nano.or.id
1 year ago | [YT] | 0
View 0 replies
Scienthink
Kami dari Nano Center Indonesia mengucapkan Selamat Hari Kebangkitan Teknologi Nasional!
4 years ago | [YT] | 8
View 0 replies
Scienthink
[NANOTALKS #37 IS COMING!!!]
Metamaterial adalah bahan elektromagnetik yang direkayasa dan tersusun dari beberapa elemen logam individual secara berkala.
Metamaterial memiliki struktur yang dirancang dengan ukuran lebih kecil dengan panjang gelombang elektromagnetik (EM) datang minimum.
Beberapa penelitian telah dilakukan untuk meneliti struktur metamaterial berjumlah satu dan lebih.
Sejauh apa potensi dan aplikasi dari metamaterial?
Mari ikuti Nano Talks #37: Metamaterial : Potensi dan Aplikasinya
Webinar akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 6 Agustus 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Link channel telegram kami:
>> t.me/masyarakatnano
Link Pendaftaran:
>> bit.ly/nanowebinar37
4 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
Scienthink
Sudah sejak ribuan tahun lalu propolis digunakan untuk mengobati luka, infeksi, membantu proses pemulihan saat sakit dan menambah imunitas tubuh. Terlebih lagi di saat pandemi seperti ini, propolis adalah salah satu produk yang banyak dicari dan digunakan oleh masyarakat.
Propolis adalah suatu zat yang dihasilkan lebah madu. Bahan untuk propolis dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda kemudian dicampur dengan air liurnya, lalu digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang.
Apa sajakah kandungan zat yang ada di dalam propolis? Bagaimana sejarah penemuan dan penggunaan propolis hingga seperti sekarang?
Semuanya akan dikupas tuntas dalam Propolis Talk Vol. 1 : Propolis : Anugerah Tuhan melalui Sarang Lebah.
Webinar ini akan dilaksanakan pada hari Rabu, 2 Juni 2021 jam 16.00-17.00 melalui platform Zoom Meeting.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini :
>> bit.ly/webinarpropolis1
"Dapatkan Peluang Menjalankan Bisnis Nano Propolis di PROPOLIS ACADEMY BATCH 1 bersama Nano Center Indonesia" Prelaunching : 2 Juni 2021
4 years ago | [YT] | 2
View 0 replies
Scienthink
[NANOTALKS #24 IS COMING!!!]
Penemuan katalis pada awal abad ke-19 bertepatan dengan berkembangnya ilmu kimia sebagai ilmu yang lebih rasional dan ke arah penerapan. Katalis sendiri merupakan zat yang mempercepat sebuah reaksi kimia yang menghasilkan zat lain yang lebih berguna. Tidak hanya mempercepat, katalis juga berfungsi untuk menghemat energi yang digunakan untuk suatu reaksi kimia tanpa mengganggu kesetimbangan reaksi.
Katalis memiliki peranan yang sangat penting dimana lebih dari 75% proses- proses sintesis kimia di industri sangat bergantung dari ketersediaan katalis. Proses katalisis yang terjadi juga mempengaruhi perilaku electron.
Bagaimana jejak electron dalam proses katalisis?
Mari ikuti Nano Talks #24: Melihat Jejak Elektron pada Katalisis
Webinar ini akan mengupas berbagai hal mengenai riset dan proses katalisis dan jejak elektron yang terjadi serta aplikasinya di berbagai bidang.
Webinar akan dilaksanakan pada Hari Kamis, 18 Februari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini:
>>bit.ly/nanowebinar24
Link channel telegram kami:
>> t.me/masyarakatnano
4 years ago | [YT] | 3
View 0 replies
Scienthink
[NANOTALKS #23 BESOK BANGET!!!]
Di abad milenium ini, segala sesuatu yang serba praktis dan mudah serta ditunjang oleh manfaatnya yang besar, pastilah dicari oleh setiap orang. Salah satunya adalah biosensor. Biosensor sendiri adalah sensor yang terdiri dari kombinasi komponen hayati dan komponen elektronik sebagai transduser. Kombinasi ini akan mengubah sinyal komponen hayati menjadi luaran yang terukur.
Pada prinsipnya biosensor terdiri dari tiga bagian utama yang meliputi komponen biologi, transduser dan alat pembaca biosensor. Sejak pertama kali diciptakan pada tahun 1962 untuk menentukan kadar glukosa dengan metode amperometri, perkembangan riset biosensor berkembang dengan cukup pesat
Lalu, bagaimana perkembangan riset dan aplikasi penelitian di bidang biosensor di Indonesia?
Mari ikuti Nano Talks #23: Mengenal Biosensor : Penangkap Substansi Kecil Biomolekuler
Webinar ini akan mengupas berbagai hal mengenai riset biosensor.
Webinar akan dilaksanakan pada Hari Kamis, 11 Februari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini :
>>bit.ly/nanowebinar23
Link channel telegram kami :
>> t.me/masyarakatnano
4 years ago | [YT] | 2
View 0 replies
Scienthink
[NANOTALKS #22 IS COMING!!!]
Sejak ditemukan 30 tahunan yang lalu, teknologi baterai lithium ion belum tergantikan sampai sekarang oleh teknologi yang lain. Berkat hal itu pula John B. Goodenough, M. Stanley Whittingham dan Akira Yoshino diganjar Nobel bidang kimia pada tahun 2019 atas sumbangsihnya dalam pengembangan baterai lithium ion.
Profesor Dame Carol Robinson mengatakan bahwa terciptanya baterai lithium ion bukan menjadi akhir dari teknologi baterai. Sebabnya adalah teknologi baterai merupakan salah satu bidang yang luas dan menjanjikan. Di Indonesia sendiri, riset mengenai baterai lithium ion telah dilakukan oleh lembaga penelitian seperti LIPI, BPPT hingga universitas.
Bagaimana potensi riset dan aplikasi baterai lithium ion ke depannya?
Mari ikuti Nano Talks #22: Potensi Pengembangan Riset dan Aplikasi Baterai Ion Lithium
Webinar ini akan mengupas mengenai riset seputar baterai lithium ion dan aplikasinya.
Webinar akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 5 Februari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini :
>>bit.ly/nanowebinar22
Link channel telegram kami :
>> t.me/masyarakatnano
4 years ago | [YT] | 2
View 0 replies
Scienthink
[NANOTALKS #21 IS COMING!!!]
Pada abad kedua puluh satu, kita telah melihat kemunculan banyak penyakit baru yang menarik perhatian banyak orang. Mulai dari SARS, Avian Influenza hingga yang terbaru Covid-19. Penyakit ini – disebut emerging infectious disease (EIDs) – menjadi kekhawatiran khusus dalam kesehatan masyarakat. Tak hanya karena penyakit ini bisa menginfeksi orang dalam jumlah yang banyak (hingga berujung kematian) namun juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang besar.
Banyak faktor yang mempercepat kemunculan penyakit baru. Di antaranya adalah urbanisasi dan penghancuran habitat asli, yang menyebabkan hewan dan manusia hidup dalam jarak dekat, perubahan iklim dan perubahan ekosistem; perubahan dalam populasi inang reservoir atau vektor serangga perantara; dan mutasi genetik mikroba. Akibatnya dampak dari penyakit baru sulit untuk diprediksi namun bisa signifikan, karena manusia mungkin hanya memiliki sedikit kekebalan terhadap penyakit ini atau bahkan tidak ada sama sekali.
Bagaimana kita mengantisipasi kemunculan penyakit infeksi emerging baru?
Mari ikuti Nano Talks #21: Mengantisipasi Kemunculan Penyakit Infeksi Emerging Baru
Di webinar ini kita akan berdiskusi seputar perkembangan penyakit infeksi emerging baru.
Webinar ini akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 29 Januari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini :
>>bit.ly/nanowebinar21
Link channel telegram kami :
>> t.me/masyarakatnano
4 years ago | [YT] | 2
View 0 replies
Scienthink
[NANOTALKS #19 IS COMING!!!]
Graphene merupakan sebuah alotrop karbon yang berbentuk lembaran datar tipis yang memiliki bentuk kisi kristal seperti sarang lebah. Graphene telah muncul sebagai bahan eksotis di abad ke-21 dan mendapat perhatian dari seluruh dunia karena kemampuan transportasi muatannya yang luar biasa, sifat termal, optik, serta mekanisnya. Graphene dan turunannya mulai dipelajari oleh hampir setiap bidang sains dan teknik. Material berbasis graphene dan kompositnya memiliki aplikasi yang menjanjikan di berbagai bidang seperti elektornik, alat bantu medis, membran, sensor, dan aktuator. Kemajuan terbaru mengenai material ini menunjukkan bahwa material berbasis graphene dapat memberikan dampak yang mendalam pada perangkat elektronik dan optoelektronik, sensor kimia, nanokomposit, dan penyimpanan energi.
Bagaimana potensi aplikasi material berbasis graphene ini di Indonesia?
Mari ikuti Nano Talks #19: Sintesis dan Aplikasi Material Berbasis Graphene
Di webinar ini kita akan berdiskusi mengenai material graphene dan pengembangannya di berbagai aplikasi.
Webinar ini akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 15 Januari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini :
>>bit.ly/nanowebinar19
Link channel telegram kami :
>> t.me/masyarakatnano
5 years ago | [YT] | 2
View 0 replies
Scienthink
[NANOTALKS #18 SAMBUT TAHUN BARU 2021!]
Pada pengembangan rekayasa implan tulang, dibutuhkan memiliki sifat mekanis sesuai dengan standar yang telah ditentukan, selain itu dibutuhkan material yang memiliki potensi biokompabilitas dan bioaktivitas yang besar untuk regenerasi tulang dan jaringan lunak tanpa menimbulkan reaksi inflamasi. Material dengan kemampuan tersebut lebih dikenal dengan istilah biomaterial.
Bagaimana perkembangan penelitian biomaterial di Indonesia dan seberapa besar dampak yang diberikan untuk pengembangan rekayasa implan tulang?
Mari ikuti Nano Talks #18: Biomaterial untuk Regenerasi Tulang
Di webinar ini kita akan berdiskusi mengenai pengembangan biomaterial di Indonesia dan dampak yang diberikan untuk rekayasa implan tulang.
Webinar ini akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 8 Januari 2021 Jam 16.00-17.30 WIB via Zoom Virtual Meeting.
Akan ada doorprize berupa buku 300 ilmuan nano dan voucher potongan harga untuk jasa penanoan bagi yang beruntung.
Segera daftarkan diri anda pada link berikut ini :
>>bit.ly/nanowebinar18
Link channel telegram kami :
>> t.me/masyarakatnano
Terima kasih
5 years ago | [YT] | 3
View 0 replies
Load more