Tribun Priangan is a network of Tribunnews - Kompas Gramedia, with primary covering Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, and Pangandaran. This channel is also part of the Harian Pagi Tribun Jabar.
Di Desa Bojongsari, Pangandaran, Nana Priatna (52) setiap hari mengolah kolang-kaling dari buah aren, apalagi saat Ramadan permintaan melonjak. Dari 50 kg kolang-kaling per hari, ia tak hanya memasok Pangandaran tapi juga Cilacap, Jawa Tengah. Tantangan besar bagi Nana adalah kelangkaan pohon aren dan naiknya harga bahan baku, tapi semangat dan ketekunannya tetap tinggi. Bagi Nana, kerja keras inilah yang membuat hidupnya berjalan, dan bulan Ramadan jadi momen berkah sekaligus pelajaran sabar dan tekun.
Remaja di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, nekad balap liar saat ngabuburit Sabtu (21/2/2026) sore. Video aksi mereka viral, menunjukkan sepeda motor dan mobil melaju kencang di tengah arus lalu lintas menjelang buka puasa. Warga khawatir keselamatan pejalan kaki, terutama anak-anak yang membeli takjil. Polisi telah menerima laporan dan meningkatkan patroli di lokasi rawan. KBO Satlantas Polres Garut, Ipda Ade Sulaeman, mengingatkan remaja agar tidak balap liar karena membahayakan diri sendiri dan orang lain. Penindakan tegas siap dilakukan bagi yang melanggar.
🐊 Biawak Hebohkan Rumah Warga di Jalan Wiradinata, Tasikmalaya!
Seekor biawak membuat heboh pemilik rumah, Noni, di Jalan Wiradinata, Kecamatan Tawang, Minggu (22/2/2026) sore. Awalnya dikira tikus, ternyata hewan tersebut berada di bagian belakang rumah. Tim Damkar Kota Tasikmalaya segera mengevakuasi biawak hanya dalam 7 menit, meski hewan itu cukup agresif. Saat ini biawak dibawa ke Mako Damkar agar tidak mengganggu warga sekitar. Petugas mengimbau masyarakat melapor jika menemukan hewan mencurigakan.
🚨 Sidak Mengejutkan! Galian Pasir di Sukalaksana Tasikmalaya Kritis & Mengancam Warga
Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya bersama Polres Tasikmalaya Kota melakukan inspeksi mendadak ke lokasi galian pasir di Kelurahan Sukalaksana, Sabtu (21/2/2026). Hasilnya mengejutkan: kondisi lokasi sangat kritis, mengancam keselamatan pekerja, merusak sumber mata air, dan menghancurkan akses jalan warga.
Alat berat diamankan sementara dan aktivitas tambang dihentikan. Pemilik tambang akan dipanggil aparat untuk dimintai keterangan. Ketua Komisi III, Anang Sapa’at, menegaskan, meski berada di tanah pribadi, aktivitas yang membahayakan masyarakat dan merusak lingkungan tetap tidak diperbolehkan. Jika terbukti ilegal, galian C bisa ditutup permanen.
Warga Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara digegerkan penemuan seorang pria tak bernyawa pada Minggu (22/2/2026) pagi. Korban diketahui bernama Juanda (23), warga Dusun Dangdeur, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan.
Korban diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan saat hendak melakukan transaksi jual beli handphone sistem COD. Sekitar pukul 07.30 WIB, saksi melihat korban masih duduk di atas motor. Tak lama kemudian terlihat darah keluar dari tubuhnya hingga akhirnya tergeletak di tanah. Warga langsung melapor ke aparat desa dan kepolisian.
Dari keterangan keluarga, korban berangkat sejak pukul 05.30 WIB untuk transaksi COD. Dugaan sementara, aksi kekerasan terjadi saat transaksi berlangsung. Jajaran Polres Sumedang dan Polsek Sumedang Utara langsung melakukan olah TKP. Tim INAFIS dan tenaga medis turun tangan, sementara jenazah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk autopsi.
Polisi menyebut dugaan awal mengarah pada pencurian dengan kekerasan. Identitas terduga pelaku sudah dikantongi dan kini dalam pengejaran, dengan bantuan Polda Jawa Barat. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami luka tembak airsoft gun dan luka tusuk di dada kiri. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan transaksi COD dan memilih lokasi yang aman serta ramai guna menghindari tindak kejahatan.
Diskominfo Pangandaran melalui tim Saber Hoaks menemukan situs dprdpangandaran.org yang meniru DPRD Kabupaten Pangandaran. Situs ini bukan resmi, jadi jangan masukkan data pribadi atau percaya isinya!
✅ Situs resmi DPRD hanya: dprd.pangandarankab.go.id ⚠️ Ingat, domain resmi pemerintah selalu .go.id 💡 Tips: selalu cek domain sebelum klik dan jangan sebar tautan mencurigakan.
Kamis (19/2/2026) sore, Desa Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, Pangandaran, diterjang angin kencang disertai hujan deras. Sedikitnya 9 rumah warga terdampak, tersebar di Dusun Girisetra dan Dusun Empangsari, dengan atap seng dan asbes berhamburan.
Meski begitu, tidak ada korban jiwa, dan Pemdes bersama BPBD dan FKDM sudah turun untuk pendataan dan penanganan. Warga diimbau tetap waspada dan siaga menghadapi cuaca ekstrem agar keselamatan keluarga terjaga.
Di tengah sejuknya Desa Pamokolan, Pondok Pesantren Al-Hidayah Haurkuning Ciamis terus mempertahankan tradisi pendidikan Islam berbasis kitab kuning sejak 1977. Sekolah dan mondok di sini terjangkau bahkan gratis, santri hanya membayar kebutuhan makan. Pesantren ini juga mengembangkan pendidikan formal seperti MTs dan SMA IT, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti tahfidz, kaligrafi, qori, dan olahraga, dengan prestasi yang menembus tingkat nasional.
Salah satu santriwatinya, Zahrani Novia Salsabila, sudah menghafal 8 juz Al-Qur’an dan tetap belajar kitab kuning sambil menempuh pendidikan SMA IT di lingkungan pesantren. Mondok di Al-Hidayah membuat santri mandiri, berilmu, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. Pesantren juga berupaya menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat sambil menjaga kelestarian lingkungan.
Praktik produksi dan peredaran mi basah mengandung boraks dan formalin di Kabupaten Garut akhirnya diungkap Polda Jabar. Sejak Juli 2025 hingga Februari 2026, diperkirakan sekitar 1,6 juta porsi sudah beredar di pasaran. Pengungkapan bermula dari operasi Satgas Polda Jabar yang menginspeksi produsen dan distributor mi di Garut. Polisi menetapkan satu tersangka berinisial WK, warga Tarogong Kidul, yang diketahui merupakan residivis kasus serupa pada 2023.
Produksi dilakukan di Kampung Cirorek, Desa Karyanekar, Kecamatan Cilawu. Setiap hari, tersangka memproduksi sekitar 7 kwintal atau hampir 1 ton mi basah, setara 7.000–8.000 porsi per hari. Mi tersebut diedarkan ke Pasar Ciawitali dan sejumlah kios di wilayah Garut. Boraks dan formalin digunakan agar mi lebih kenyal dan tahan lama. Padahal, boraks merupakan bahan kimia industri nonpangan yang berisiko menyebabkan gangguan pencernaan, kerusakan ginjal, hingga masalah kesehatan serius jika dikonsumsi.
Tersangka dijerat UU Pangan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
💦 Banjir Kembali Rendam Dusun Anggaraksan, Pangandaran!
Beberapa hari terakhir, banjir setinggi 10–40 cm merendam pekarangan rumah warga Dusun Anggaraksan. Kondisi ini membuat aktivitas sehari-hari warga terganggu, termasuk kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur terendam dan keruh. Banyak rumah bahkan sudah dimasuki air. Kepala Dusun Anggaraksan, Kartim, berharap DPR, DPRD, Bupati Pangandaran, dan instansi terkait segera ambil tindakan nyata, bukan hanya survei dan janji, karena banjir telah lama menghambat perekonomian dan kehidupan warga.
Tribun Priangan
Dari Pohon Aren ke Kolak Ramadan!
Di Desa Bojongsari, Pangandaran, Nana Priatna (52) setiap hari mengolah kolang-kaling dari buah aren, apalagi saat Ramadan permintaan melonjak. Dari 50 kg kolang-kaling per hari, ia tak hanya memasok Pangandaran tapi juga Cilacap, Jawa Tengah. Tantangan besar bagi Nana adalah kelangkaan pohon aren dan naiknya harga bahan baku, tapi semangat dan ketekunannya tetap tinggi. Bagi Nana, kerja keras inilah yang membuat hidupnya berjalan, dan bulan Ramadan jadi momen berkah sekaligus pelajaran sabar dan tekun.
Baca selengkapnya di priangan.tribunnews.com/pangandaran/81955/cerita-n…
Reporter: Padna
#tribunpriangan #newsupdate #KolangKalingRamadan #UsahaLokal #InspirasiHidup #Pangandaran
1 month ago | [YT] | 22
View 0 replies
Tribun Priangan
🏍️💨 Balap Liar Ngabuburit di Garut, Warga Resah!
Remaja di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, nekad balap liar saat ngabuburit Sabtu (21/2/2026) sore. Video aksi mereka viral, menunjukkan sepeda motor dan mobil melaju kencang di tengah arus lalu lintas menjelang buka puasa. Warga khawatir keselamatan pejalan kaki, terutama anak-anak yang membeli takjil. Polisi telah menerima laporan dan meningkatkan patroli di lokasi rawan. KBO Satlantas Polres Garut, Ipda Ade Sulaeman, mengingatkan remaja agar tidak balap liar karena membahayakan diri sendiri dan orang lain. Penindakan tegas siap dilakukan bagi yang melanggar.
Baca selengkapnya di priangan.tribunnews.com/garut/81956/jalan-ibrahim-…
Reporter: Sidqi AL Ghifari
#tribunpriangan #newsupdate #BalapLiar #Garut #NgabuburitBerbahaya #Ramadan2026
1 month ago | [YT] | 13
View 1 reply
Tribun Priangan
🐊 Biawak Hebohkan Rumah Warga di Jalan Wiradinata, Tasikmalaya!
Seekor biawak membuat heboh pemilik rumah, Noni, di Jalan Wiradinata, Kecamatan Tawang, Minggu (22/2/2026) sore. Awalnya dikira tikus, ternyata hewan tersebut berada di bagian belakang rumah. Tim Damkar Kota Tasikmalaya segera mengevakuasi biawak hanya dalam 7 menit, meski hewan itu cukup agresif. Saat ini biawak dibawa ke Mako Damkar agar tidak mengganggu warga sekitar. Petugas mengimbau masyarakat melapor jika menemukan hewan mencurigakan.
Baca selengkapnya di priangan.tribunnews.com/kota-tasikmalaya/81961/bia…
Reporter: Jaenal Abidin
#tribunpriangan #newsupdate #BiawakTasikmalaya #DamkarTasikmalaya #WargaWaspada #TasikmalayaHeboh
1 month ago | [YT] | 19
View 0 replies
Tribun Priangan
🚨 Sidak Mengejutkan! Galian Pasir di Sukalaksana Tasikmalaya Kritis & Mengancam Warga
Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya bersama Polres Tasikmalaya Kota melakukan inspeksi mendadak ke lokasi galian pasir di Kelurahan Sukalaksana, Sabtu (21/2/2026). Hasilnya mengejutkan: kondisi lokasi sangat kritis, mengancam keselamatan pekerja, merusak sumber mata air, dan menghancurkan akses jalan warga.
Alat berat diamankan sementara dan aktivitas tambang dihentikan. Pemilik tambang akan dipanggil aparat untuk dimintai keterangan. Ketua Komisi III, Anang Sapa’at, menegaskan, meski berada di tanah pribadi, aktivitas yang membahayakan masyarakat dan merusak lingkungan tetap tidak diperbolehkan. Jika terbukti ilegal, galian C bisa ditutup permanen.
Baca selengkapnya di priangan.tribunnews.com/kota-tasikmalaya/81964/dpr…
Reporter: Jaenal Abidin
#tribunpriangan #newsupdate #Tasikmalaya #GalianC #LingkunganRusak #WargaAman #DPRDTasikmalaya
1 month ago | [YT] | 11
View 0 replies
Tribun Priangan
Warga Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara digegerkan penemuan seorang pria tak bernyawa pada Minggu (22/2/2026) pagi. Korban diketahui bernama Juanda (23), warga Dusun Dangdeur, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan.
Korban diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan saat hendak melakukan transaksi jual beli handphone sistem COD. Sekitar pukul 07.30 WIB, saksi melihat korban masih duduk di atas motor. Tak lama kemudian terlihat darah keluar dari tubuhnya hingga akhirnya tergeletak di tanah. Warga langsung melapor ke aparat desa dan kepolisian.
Dari keterangan keluarga, korban berangkat sejak pukul 05.30 WIB untuk transaksi COD. Dugaan sementara, aksi kekerasan terjadi saat transaksi berlangsung. Jajaran Polres Sumedang dan Polsek Sumedang Utara langsung melakukan olah TKP. Tim INAFIS dan tenaga medis turun tangan, sementara jenazah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk autopsi.
Polisi menyebut dugaan awal mengarah pada pencurian dengan kekerasan. Identitas terduga pelaku sudah dikantongi dan kini dalam pengejaran, dengan bantuan Polda Jawa Barat. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami luka tembak airsoft gun dan luka tusuk di dada kiri. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan transaksi COD dan memilih lokasi yang aman serta ramai guna menghindari tindak kejahatan.
Baca selengkapnya di priangan.tribunnews.com/sumedang/81968/cod-berujun…
Reporter; Kiki Andriana
#tribunpriangan #newsupdate #Sumedang #CODMaut #BeritaJabar #Curas #WaspadaKejahatan #InfoJawaBarat
1 month ago | [YT] | 9
View 2 replies
Tribun Priangan
🚨 Waspada, Situs Palsu DPRD Pangandaran Beredar!
Diskominfo Pangandaran melalui tim Saber Hoaks menemukan situs dprdpangandaran.org yang meniru DPRD Kabupaten Pangandaran. Situs ini bukan resmi, jadi jangan masukkan data pribadi atau percaya isinya!
✅ Situs resmi DPRD hanya: dprd.pangandarankab.go.id
⚠️ Ingat, domain resmi pemerintah selalu .go.id
💡 Tips: selalu cek domain sebelum klik dan jangan sebar tautan mencurigakan.
Baca selengkapnya di priangan.tribunnews.com/pangandaran/81824/situs-pa…
Reporter: Padna
#tribunpriangan #newsupdate #WaspadaHoaks #DPRDPangandaran #DiskominfoPangandaran
1 month ago | [YT] | 12
View 1 reply
Tribun Priangan
Kamis (19/2/2026) sore, Desa Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, Pangandaran, diterjang angin kencang disertai hujan deras. Sedikitnya 9 rumah warga terdampak, tersebar di Dusun Girisetra dan Dusun Empangsari, dengan atap seng dan asbes berhamburan.
Meski begitu, tidak ada korban jiwa, dan Pemdes bersama BPBD dan FKDM sudah turun untuk pendataan dan penanganan. Warga diimbau tetap waspada dan siaga menghadapi cuaca ekstrem agar keselamatan keluarga terjaga.
Baca selengkapnya di priangan.tribunnews.com/pangandaran/81834/angin-ke…
Reporter: Padna
#tribunpriangan #newsupdate #Kalipucang #Pangandaran #AnginKencang #CuacaEkstrem #BPBD
1 month ago | [YT] | 13
View 0 replies
Tribun Priangan
Di tengah sejuknya Desa Pamokolan, Pondok Pesantren Al-Hidayah Haurkuning Ciamis terus mempertahankan tradisi pendidikan Islam berbasis kitab kuning sejak 1977. Sekolah dan mondok di sini terjangkau bahkan gratis, santri hanya membayar kebutuhan makan. Pesantren ini juga mengembangkan pendidikan formal seperti MTs dan SMA IT, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti tahfidz, kaligrafi, qori, dan olahraga, dengan prestasi yang menembus tingkat nasional.
Salah satu santriwatinya, Zahrani Novia Salsabila, sudah menghafal 8 juz Al-Qur’an dan tetap belajar kitab kuning sambil menempuh pendidikan SMA IT di lingkungan pesantren. Mondok di Al-Hidayah membuat santri mandiri, berilmu, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. Pesantren juga berupaya menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat sambil menjaga kelestarian lingkungan.
Baca selengkapnya di priangan.tribunnews.com/ciamis/81825/konsisten-nga…
Reporter: Ai Sani Nuraini
#tribunpriangan #newsupdate #PesantrenAlHidayah #Ciamis #KitabKuning #SantriMandiri #TahfidzAlQuran
1 month ago | [YT] | 11
View 1 reply
Tribun Priangan
Terbongkar! 🚨
Praktik produksi dan peredaran mi basah mengandung boraks dan formalin di Kabupaten Garut akhirnya diungkap Polda Jabar. Sejak Juli 2025 hingga Februari 2026, diperkirakan sekitar 1,6 juta porsi sudah beredar di pasaran. Pengungkapan bermula dari operasi Satgas Polda Jabar yang menginspeksi produsen dan distributor mi di Garut. Polisi menetapkan satu tersangka berinisial WK, warga Tarogong Kidul, yang diketahui merupakan residivis kasus serupa pada 2023.
Produksi dilakukan di Kampung Cirorek, Desa Karyanekar, Kecamatan Cilawu. Setiap hari, tersangka memproduksi sekitar 7 kwintal atau hampir 1 ton mi basah, setara 7.000–8.000 porsi per hari. Mi tersebut diedarkan ke Pasar Ciawitali dan sejumlah kios di wilayah Garut. Boraks dan formalin digunakan agar mi lebih kenyal dan tahan lama. Padahal, boraks merupakan bahan kimia industri nonpangan yang berisiko menyebabkan gangguan pencernaan, kerusakan ginjal, hingga masalah kesehatan serius jika dikonsumsi.
Tersangka dijerat UU Pangan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Baca selengkapnya di priangan.tribunnews.com/garut/81830/perdagangan-mi…
Reporter: Sidqi Al Ghifari
#tribunpriangan #newsupdate #Garut #PoldaJabar #KeamananPangan #MiBerbahaya #Boraks
1 month ago | [YT] | 8
View 0 replies
Tribun Priangan
💦 Banjir Kembali Rendam Dusun Anggaraksan, Pangandaran!
Beberapa hari terakhir, banjir setinggi 10–40 cm merendam pekarangan rumah warga Dusun Anggaraksan. Kondisi ini membuat aktivitas sehari-hari warga terganggu, termasuk kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur terendam dan keruh. Banyak rumah bahkan sudah dimasuki air. Kepala Dusun Anggaraksan, Kartim, berharap DPR, DPRD, Bupati Pangandaran, dan instansi terkait segera ambil tindakan nyata, bukan hanya survei dan janji, karena banjir telah lama menghambat perekonomian dan kehidupan warga.
Baca selengkapnya di priangan.tribunnews.com/pangandaran/81793/banjir-a…
Reporter: Padna
#tribunpriangan #newsupdate #BanjirPangandaran #DusunAnggaraksan #KabarLokal
1 month ago | [YT] | 13
View 0 replies
Load more