Kayu tengsek dipercaya memiliki khasiat mistis untuk menangkal makhluk halus dan pengaruh buruk serta khasiat herbal untuk mengobati berbagai penyakit, seperti rematik, infeksi kulit, diare, asam urat, wasir, patah tulang, dan gigitan ular. Selain itu, kayu ini juga digunakan dalam pembuatan keris, tasbih, dan jimat karena dikenal sebagai kayu bertuah. Khasiat Mistik dan Tradisional Membawa keselamatan dan perlindungan: Kayu tengsek dipercaya dapat menetralkan tanah yang dihuni makhluk halus dan melindungi dari pengaruh buruk. Sarana upacara adat dan pembuatan benda pusaka: Kayu ini digunakan dalam pembuatan gagang keris dan pusaka, seperti yang tercatat dalam sejarah Mataram Islam, serta dalam upacara adat. Pembuatan jimat dan tasbih: Karena sifatnya yang bertuah, kayu tengsek banyak digunakan untuk membuat jimat, gelang, dan tasbih. Khasiat Herbal Pengobatan rematik dan asam urat: Secara tradisional, kayu tengsek digunakan untuk meredakan masalah rematik dan penyakit asam urat. Mengatasi masalah kulit dan infeksi: Kayu ini dipercaya dapat membantu mengobati infeksi kulit. Mengatasi gangguan pencernaan: Beberapa sumber menyebutkan bahwa tengsek bermanfaat untuk mengatasi diare. Pertolongan pertama gigitan ular: Kayu tengsek dapat digunakan sebagai pertolongan pertama pada kasus gigitan ular. Membantu penyembuhan patah tulang: Tanaman ini juga dikaitkan dengan bantuan penyembuhan patah tulang. Catatan Penting Kayu tengsek (nama latin Dodonaea viscosa) adalah tanaman langka yang tumbuh di dataran tinggi, seperti Gunung Merapi. Pemanfaatan kayu tengsek secara medis tradisional perlu dilakukan dengan hati-hati dan jika memungkinkan, konsultasikan dengan ahli herbal #kayulangka#tengsekmerapi#kayubertuah#merapisiaga#magelang24jam#jogja24jam
Tesek Merapi" merujuk pada pohon tesek (Dodonaea viscosa) yang tumbuh di lereng Gunung Merapi, dikenal memiliki berbagai kegunaan dan dianggap memiliki nilai mistis. Pohon tesek ini dihargai karena kayu kerasnya yang cocok untuk gagang keris dan tombak, serta digunakan dalam pembuatan jimat dan tasbih. Selain itu, kayu ini juga digunakan untuk keperluan medis tradisional oleh masyarakat adat, menjadikannya tanaman yang istimewa dalam budaya dan kehidupan masyarakat sekitar Gunung Merapi. Kegunaan dan Manfaat Kayu Tesek Kerajinan dan Tradisi: Kayu tesek banyak digunakan untuk membuat gagang keris, tombak, jimat, dan tasbih karena teksturnya yang kuat dan liat. Manfaat Medis: Daunnya yang tebal dapat direbus dan digunakan untuk meredakan sakit telinga, mengikuti pengobatan tradisional masyarakat adat. Nilai Supranatural: Kayu tesek sering dikaitkan dengan energi mistis dan kepercayaan bahwa kayu ini mampu menetralisir tanah yang dihuni oleh makhluk halus. Keunikan dan Kelangkaan Lokasi Pertumbuhan: Pohon tesek dapat ditemukan di berbagai daerah sekitar Gunung Merapi, di luar zona inti Taman Nasional, seperti Cangkringan, Stabelan, dan Tlogolele. Kelangkaan: Pohon tesek menjadi langka karena tidak banyak orang yang menanamnya dan membutuhkan waktu lama untuk tumbuh besar, sehingga upaya budidaya dan konservasi terus dilakukan. Makna Budaya Tesek bukan hanya sekadar pohon biasa, tetapi memiliki makna budaya yang penting, termasuk di berbagai komunitas lain di dunia. Di Hawaii, misalnya, tanaman ini dikenal sebagai "aalii" dan memiliki nilai budaya yang kaya, sering digunakan dalam upacara adat dan kerajinan. #fyp#tengsekmerapi#merapi#petani#rells @mbahmarijan
Tesek Merapi" merujuk pada pohon tesek (Dodonaea viscosa) yang tumbuh di lereng Gunung Merapi, dikenal memiliki berbagai kegunaan dan dianggap memiliki nilai mistis. Pohon tesek ini dihargai karena kayu kerasnya yang cocok untuk gagang keris dan tombak, serta digunakan dalam pembuatan jimat dan tasbih. Selain itu, kayu ini juga digunakan untuk keperluan medis tradisional oleh masyarakat adat, menjadikannya tanaman yang istimewa dalam budaya dan kehidupan masyarakat sekitar Gunung Merapi. Kegunaan dan Manfaat Kayu Tesek Kerajinan dan Tradisi: Kayu tesek banyak digunakan untuk membuat gagang keris, tombak, jimat, dan tasbih karena teksturnya yang kuat dan liat. Manfaat Medis: Daunnya yang tebal dapat direbus dan digunakan untuk meredakan sakit telinga, mengikuti pengobatan tradisional masyarakat adat. Nilai Supranatural: Kayu tesek sering dikaitkan dengan energi mistis dan kepercayaan bahwa kayu ini mampu menetralisir tanah yang dihuni oleh makhluk halus. Keunikan dan Kelangkaan Lokasi Pertumbuhan: Pohon tesek dapat ditemukan di berbagai daerah sekitar Gunung Merapi, di luar zona inti Taman Nasional, seperti Cangkringan, Stabelan, dan Tlogolele. Kelangkaan: Pohon tesek menjadi langka karena tidak banyak orang yang menanamnya dan membutuhkan waktu lama untuk tumbuh besar, sehingga upaya budidaya dan konservasi terus dilakukan. Makna Budaya Tesek bukan hanya sekadar pohon biasa, tetapi memiliki makna budaya yang penting, termasuk di berbagai komunitas lain di dunia. Di Hawaii, misalnya, tanaman ini dikenal sebagai "aalii" dan memiliki nilai budaya yang kaya, sering digunakan dalam upacara adat dan kerajinan. #fyp#tengsekmerapi#merapi#petani#rells
jarwo merapi official
Menyediakan bibit kayu tengsek merapi
Wa.083108635979
#tengsekmerapi #kayulangka #kayubertuah #merapisiaga
4 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
jarwo merapi official
Kayu tengsek dipercaya memiliki khasiat mistis untuk menangkal makhluk halus dan pengaruh buruk serta khasiat herbal untuk mengobati berbagai penyakit, seperti rematik, infeksi kulit, diare, asam urat, wasir, patah tulang, dan gigitan ular. Selain itu, kayu ini juga digunakan dalam pembuatan keris, tasbih, dan jimat karena dikenal sebagai kayu bertuah.
Khasiat Mistik dan Tradisional
Membawa keselamatan dan perlindungan: Kayu tengsek dipercaya dapat menetralkan tanah yang dihuni makhluk halus dan melindungi dari pengaruh buruk.
Sarana upacara adat dan pembuatan benda pusaka: Kayu ini digunakan dalam pembuatan gagang keris dan pusaka, seperti yang tercatat dalam sejarah Mataram Islam, serta dalam upacara adat.
Pembuatan jimat dan tasbih: Karena sifatnya yang bertuah, kayu tengsek banyak digunakan untuk membuat jimat, gelang, dan tasbih.
Khasiat Herbal
Pengobatan rematik dan asam urat: Secara tradisional, kayu tengsek digunakan untuk meredakan masalah rematik dan penyakit asam urat.
Mengatasi masalah kulit dan infeksi: Kayu ini dipercaya dapat membantu mengobati infeksi kulit.
Mengatasi gangguan pencernaan: Beberapa sumber menyebutkan bahwa tengsek bermanfaat untuk mengatasi diare.
Pertolongan pertama gigitan ular: Kayu tengsek dapat digunakan sebagai pertolongan pertama pada kasus gigitan ular.
Membantu penyembuhan patah tulang: Tanaman ini juga dikaitkan dengan bantuan penyembuhan patah tulang.
Catatan Penting
Kayu tengsek (nama latin Dodonaea viscosa) adalah tanaman langka yang tumbuh di dataran tinggi, seperti Gunung Merapi.
Pemanfaatan kayu tengsek secara medis tradisional perlu dilakukan dengan hati-hati dan jika memungkinkan, konsultasikan dengan ahli herbal
#kayulangka #tengsekmerapi #kayubertuah #merapisiaga #magelang24jam #jogja24jam
4 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
jarwo merapi official
Tesek Merapi" merujuk pada pohon tesek (Dodonaea viscosa) yang tumbuh di lereng Gunung Merapi, dikenal memiliki berbagai kegunaan dan dianggap memiliki nilai mistis. Pohon tesek ini dihargai karena kayu kerasnya yang cocok untuk gagang keris dan tombak, serta digunakan dalam pembuatan jimat dan tasbih. Selain itu, kayu ini juga digunakan untuk keperluan medis tradisional oleh masyarakat adat, menjadikannya tanaman yang istimewa dalam budaya dan kehidupan masyarakat sekitar Gunung Merapi.
Kegunaan dan Manfaat Kayu Tesek
Kerajinan dan Tradisi: Kayu tesek banyak digunakan untuk membuat gagang keris, tombak, jimat, dan tasbih karena teksturnya yang kuat dan liat.
Manfaat Medis: Daunnya yang tebal dapat direbus dan digunakan untuk meredakan sakit telinga, mengikuti pengobatan tradisional masyarakat adat.
Nilai Supranatural: Kayu tesek sering dikaitkan dengan energi mistis dan kepercayaan bahwa kayu ini mampu menetralisir tanah yang dihuni oleh makhluk halus.
Keunikan dan Kelangkaan
Lokasi Pertumbuhan: Pohon tesek dapat ditemukan di berbagai daerah sekitar Gunung Merapi, di luar zona inti Taman Nasional, seperti Cangkringan, Stabelan, dan Tlogolele.
Kelangkaan: Pohon tesek menjadi langka karena tidak banyak orang yang menanamnya dan membutuhkan waktu lama untuk tumbuh besar, sehingga upaya budidaya dan konservasi terus dilakukan.
Makna Budaya
Tesek bukan hanya sekadar pohon biasa, tetapi memiliki makna budaya yang penting, termasuk di berbagai komunitas lain di dunia.
Di Hawaii, misalnya, tanaman ini dikenal sebagai "aalii" dan memiliki nilai budaya yang kaya, sering digunakan dalam upacara adat dan kerajinan.
#fyp #tengsekmerapi #merapi #petani #rells
@mbahmarijan
5 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
jarwo merapi official
Tesek Merapi" merujuk pada pohon tesek (Dodonaea viscosa) yang tumbuh di lereng Gunung Merapi, dikenal memiliki berbagai kegunaan dan dianggap memiliki nilai mistis. Pohon tesek ini dihargai karena kayu kerasnya yang cocok untuk gagang keris dan tombak, serta digunakan dalam pembuatan jimat dan tasbih. Selain itu, kayu ini juga digunakan untuk keperluan medis tradisional oleh masyarakat adat, menjadikannya tanaman yang istimewa dalam budaya dan kehidupan masyarakat sekitar Gunung Merapi.
Kegunaan dan Manfaat Kayu Tesek
Kerajinan dan Tradisi: Kayu tesek banyak digunakan untuk membuat gagang keris, tombak, jimat, dan tasbih karena teksturnya yang kuat dan liat.
Manfaat Medis: Daunnya yang tebal dapat direbus dan digunakan untuk meredakan sakit telinga, mengikuti pengobatan tradisional masyarakat adat.
Nilai Supranatural: Kayu tesek sering dikaitkan dengan energi mistis dan kepercayaan bahwa kayu ini mampu menetralisir tanah yang dihuni oleh makhluk halus.
Keunikan dan Kelangkaan
Lokasi Pertumbuhan: Pohon tesek dapat ditemukan di berbagai daerah sekitar Gunung Merapi, di luar zona inti Taman Nasional, seperti Cangkringan, Stabelan, dan Tlogolele.
Kelangkaan: Pohon tesek menjadi langka karena tidak banyak orang yang menanamnya dan membutuhkan waktu lama untuk tumbuh besar, sehingga upaya budidaya dan konservasi terus dilakukan.
Makna Budaya
Tesek bukan hanya sekadar pohon biasa, tetapi memiliki makna budaya yang penting, termasuk di berbagai komunitas lain di dunia.
Di Hawaii, misalnya, tanaman ini dikenal sebagai "aalii" dan memiliki nilai budaya yang kaya, sering digunakan dalam upacara adat dan kerajinan.
#fyp #tengsekmerapi #merapi #petani #rells
5 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
jarwo merapi official
Tengsek merapi umur 1bulan
5 months ago | [YT] | 1
View 0 replies
jarwo merapi official
1 year ago | [YT] | 1
View 0 replies