Sejarah tasawuf menyimpan cerita jarang terdengar tentang para pencari Tuhan dengan perjalanan spiritual yang begitu murni.
Di antara mereka, ada perempuan yang cintanya kepada Allah tidak dimulai dari takut atau ingin masuk surga. Cintanya murni karena satu hal: Allah semata layak dicintai.
Siapa dia? Apa yang membuatnya istimewa? Dan apa yang bisa kita pelajari dari perjalanannya?
Video ini membuka mata kepada bentuk cinta yang paling murniโyang mungkin selama ini kita rasa terlalu jauh, hingga kita bertemu cerita seperti ini.
โ **Akses Kelas Individual** Cukup ingin menyimak kelas ini tanpa jadi member? Tidak masalah! Dapatkan akses ke kelas Sufi Perempuan saja untuk 4 Pertemuan
Ada kerugian yang tidak bisa diukur dengan uang atau kedudukan. Kerugian yang mengubah selamanya cara kita melihat hidup.
Kerugian itu adalah menyia-nyiakan sesuatu yang pernah kita miliki sejak lahirโmodal terbesar kita untuk mencapai kesempurnaan.
At-Taghaban bukan hanya tentang hari kiamat di masa depan. Ini tentang kesadaran yang harus terjadi sekarang.
Perjalanan empat tingkat spiritual akan kita buka malam ini: dari nafs menuju qalb, dari ruh menuju fana dalam cahaya Ilahi. Tapi semua dimulai dari satu pertanyaan:
๐ MAULID NABI MUHAMMAD SAW ๐ **12 Rabiul Awal 1448 H - 25 Agustus 2026**
Assalamualaikum!
Ada pertanyaan yang menggugah untuk kita renungkan:
Bagaimana seorang laki-laki tanpa istana, tanpa kekuasaan duniawi, tanpa senjata canggih โ bisa mengubah dunia dalam empat belas abad?
Jawaban Anda mungkin: karena dia adalah rasul.
Tapi tunggu. Mari kita gali lebih dalam.
Di zaman sekarang, ketika satu cuitan bisa menghancurkan reputasi seseorang dalam hitungan menit. Ketika amarah lebih viral daripada kasih sayang. Ketika kita lebih sering menghakimi orang di layar daripada menyapa tetangga kami โ apa yang sebenarnya Nabi tinggalkan untuk kita?
Bukan ritual yang paling indah. Bukan ceramah yang paling merdu. Bukan perayaan yang paling meriah.
Tapi sesuatu yang jauh lebih langka. Sesuatu yang justru paling dibutuhkan di zaman kita.
Dan inilah yang akan kita buka malam ini.
Karena merayakan Maulid Nabi tidak seharusnya hanya tentang memperingati hari kelahirannya. Tapi tentang sebuah pertanyaan yang akan mengubah cara kita hidup setelahnya:
Seberapa dekat caramu hidup dengan cara hidupnya?
๐ **VIDEO TAYANG MALAM INI - PUKUL 19.00 WIB**
Bukan konten biasa tentang Maulid. Ini adalah refleksi yang akan menggugah hati Anda.
Bagikan dengan mereka yang perlu merenungkan makna Maulid sejati! ๐
Assalamualaikum! Kami hadirkan kajian mendalam Surah At-Taghabun yang sangat menyentuh jiwa.
**"BERTASBIH DAN KEMBALI: DARI PENCIPTAAN MENUJU PERHITUNGAN AKHIR"**
Surah ini membuka dengan tasbih yang indahโsegala sesuatu bertasbih memuji kepada Allah. Dari penciptaan yang sempurna hingga pilihan antara kufur dan iman. Dari keindahan bentuk lahir hingga perjalanan menuju keindahan batin.
Kita akan menggali tentang dua tingkat tasbih, makna penciptaan manusia yang indah, pengetahuan Allah yang meliputi segala hati, dan bagaimana setiap perbuatan membawa akibat yang tidak pernah hilang. Dunia adalah tempat menanam, akhirat adalah tempat panen.
Banyak dari kita bicara tentang kemerdekaan dalam arti fisik dan politis. Tapi ada kemerdekaan yang lebih dalamโkemerdekaan jiwa yang jarang kita sadari.
Ada satu ayat dalam Surat At-Taghabun yang terasa seperti keringanan โ tapi sebenarnya juga sebuah tantangan.
"Bertakwalah kepada Allah semampumu."
Di satu sisi, ini adalah rahmat. Allah tidak menuntut yang di luar batas kemampuan kita. Ia tidak meminta kesempurnaan. Ia meminta kesungguhan โ sebatas yang kita mampu.
Tapi para sufi memutar pertanyaan ini:
Berapa besarkah sebenarnya kemampuan kita? Sudahkah kita benar-benar menggunakannya?
Banyak dari kita yang sebenarnya mampu lebih โ lebih hadir dalam shalat, lebih sabar dalam ujian, lebih jernih dalam menjalani hari โ tapi memilih yang lebih mudah karena merasa "yang penting sudah cukup."
Ayat ini, kata para sufi, bukan hanya izin untuk santai. Ia juga undangan untuk jujur kepada diri sendiri: apakah yang kita lakukan selama ini sudah benar-benar sesuai dengan kemampuan kita?
Pertanyaan yang tidak mudah โ tapi penting untuk kita duduk bersamanya.
โจ KELAS TAFSIR SUFI SURAT AT-TAGHABUN
๐ฟ Bersama: Muh. Nur Jabir โ Direktur Rumi Institute ๐ 19, 26 Agustus, 2, 9 September 2026 (4 Pertemuan) โฐ Pukul 20.00 WIB | ๐ Via Zoom Meeting ๐ Pendaftaran: bit.ly/tafsir-atTaghabun ๐ณ๏ธ Infak Sukarela: Bank BCA 7740563518 (a.n. Ali Abdussalam) ๐ Informasi: 081574015177
Masih ada waktu untuk mendaftarkan diri.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐ฟ Admin Rumi Institute
Ada satu ayat dalam Surat At-Taghabun yang sering mengejutkan orang ketika pertama kali membacanya:
"Sesungguhnya di antara pasangan dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu."
Sekilas terdengar keras โ seolah Al-Qur'an mengajak kita menjauhi keluarga.
Tapi para sufi membacanya dengan lensa yang berbeda.
"Musuh" di sini bukan berarti orang yang membencimu. Ia adalah sesuatu yang menghalangimu โ tanpa kamu sadari, tanpa bermaksud buruk, bahkan dengan cara yang terasa sangat menyenangkan.
Ketika cinta kepada keluarga menjadi begitu besar hingga kita mulai membuat keputusan bukan berdasarkan apa yang benar, tapi berdasarkan apa yang menyenangkan mereka โ di sanalah "permusuhan" itu terjadi. Bukan permusuhan mereka terhadap kita. Tapi permusuhan keterikatan kita terhadap perjalanan jiwa kita sendiri.
Para sufi tidak mengajarkan untuk tidak mencintai keluarga. Mereka mengajarkan cara mencintai yang tidak membuat kita kehilangan diri.
Inilah salah satu pembahasan yang menanti di kajian ini.
โจ KELAS TAFSIR SUFI SURAT AT-TAGHABUN
๐ฟ Bersama: Muh. Nur Jabir โ Direktur Rumi Institute ๐ 19, 26 Agustus, 2, 9 September 2026 (4 Pertemuan) โฐ Pukul 20.00 WIB | ๐ Via Zoom Meeting ๐ Pendaftaran: bit.ly/tafsir-atTaghabun ๐ณ๏ธ Infak Sukarela: Bank BCA 7740563518 (a.n. Ali Abdussalam) ๐ Informasi: 081574015177
Wahai jiwa โ adakah yang tanpa disadari, menghalangimu?
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐ฟ Admin Rumi Institute
Ada sebuah kata dalam Al-Qur'an yang sudah seharusnya membuat kita berhenti sejenak.
Taghabun.
Ia berasal dari akar kata "ghaban" โ yang artinya: menipu, merugi, atau lebih tepatnya: menyetujui sebuah pertukaran yang ternyata merugikan diri sendiri.
Allah menamakan sebuah surat dengan kata ini. Dan di dalamnya, Ia berbicara tentang sebuah hari ketika semua pertukaran itu akhirnya tersingkap โ siapa yang untung, siapa yang rugi, dan apa yang sebenarnya berharga selama ini.
Tapi para sufi membaca surat ini dengan pertanyaan yang lebih dekat:
Bukan hanya tentang hari itu โ tapi tentang hari ini.
Seberapa sering kita menukar waktu yang bisa digunakan untuk mendekat kepada Allah dengan hal-hal yang kita tahu tidak benar-benar berarti? Seberapa sering kita menukar ketenangan hati dengan kegelisahan yang sebenarnya kita pilih sendiri?
Taghabun terjadi setiap hari. Dan baru di saat tertentu โ kita menyadarinya.
Rumi Institute mengundangmu untuk menyelami surat ini bersama โ bukan untuk menghakimi diri, tapi untuk mulai mengenali pertukaran-pertukaran itu sebelum terlambat untuk memilih yang berbeda.
โจ KAJIAN TAFSIR SUFI SURAT AT-TAGHABUN
๐ฟ Bersama: Muh. Nur Jabir โ Direktur Rumi Institute ๐ 19, 26 Agustus, 2, 9 September 2026 (4 Pertemuan) โฐ Pukul 20.00 WIB | ๐ Via Zoom Meeting ๐ Pendaftaran: bit.ly/tafsir-atTaghabun ๐ณ๏ธ Infak Sukarela: Bank BCA 7740563518 (a.n. Ali Abdussalam) ๐ Informasi: 081574015177
Wahai jiwa โ apa yang selama ini telah kamu tukar?
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐ฟ Admin Rumi Institute
Rumi Institute
๐ธ SUFI PEREMPUAN: MENGENAL RABIAH SYAMIAH
**Cinta Yang Tidak Butuh Penonton**
Assalamualaikum!
Sejarah tasawuf menyimpan cerita jarang terdengar tentang para pencari Tuhan dengan perjalanan spiritual yang begitu murni.
Di antara mereka, ada perempuan yang cintanya kepada Allah tidak dimulai dari takut atau ingin masuk surga. Cintanya murni karena satu hal: Allah semata layak dicintai.
Siapa dia? Apa yang membuatnya istimewa? Dan apa yang bisa kita pelajari dari perjalanannya?
Video ini membuka mata kepada bentuk cinta yang paling murniโyang mungkin selama ini kita rasa terlalu jauh, hingga kita bertemu cerita seperti ini.
๐ **AKSES VIDEO**
https://youtu.be/VtN3gEk9vYg
โ **Member YouTube Rumi Institute**
Akses unlimited ke semua kelas dan konten eksklusif
youtube.com/channel/UCGy2s6psdnoFngTri1WE3Lg/join
โ **Akses Kelas Individual**
Cukup ingin menyimak kelas ini tanpa jadi member?
Tidak masalah! Dapatkan akses ke kelas Sufi Perempuan saja untuk 4 Pertemuan
lynk.id/ruminstitute/k326jrnz4er1
Pilih mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda! ๐
Barakallahu fikum! ๐ฟ
#RumiInstitute #SufiPerempuan #RabiahSyamiah
14 hours ago (edited) | [YT] | 1
View 0 replies
Rumi Institute
Perjalanan batin itu butuh kompas.
Kadang kita butuh duduk, mendengar, dan menata ulang arah langkah.
Minggu depan kita ngumpul lagi buat belajar bareng, menggali makna, dan menguatkan hati.
Tempat terbatas 15 peserta.
๐ Lebak Bulus, Jaksel
๐ 6 September 2026
โฐ 09.00-20.00 WIB
Informasi dan pendaftaran silakan hubungi:
0852-4209-6805
1 day ago | [YT] | 9
View 0 replies
Rumi Institute
๐ LIVE KELAS ONLINE: TAFSIR SUFI AT-TAGHABUN
Assalamualaikum!
Ada kerugian yang tidak bisa diukur dengan uang atau kedudukan. Kerugian yang mengubah selamanya cara kita melihat hidup.
Kerugian itu adalah menyia-nyiakan sesuatu yang pernah kita miliki sejak lahirโmodal terbesar kita untuk mencapai kesempurnaan.
At-Taghaban bukan hanya tentang hari kiamat di masa depan. Ini tentang kesadaran yang harus terjadi sekarang.
Perjalanan empat tingkat spiritual akan kita buka malam ini: dari nafs menuju qalb, dari ruh menuju fana dalam cahaya Ilahi. Tapi semua dimulai dari satu pertanyaan:
Apa yang sebenarnya kita pertaruhkan?
๐ **LIVE STREAMING KELAS ONLINE - MALAM INI**
Waktu: 20:00 wib
Tanggal: 26 Agustus 2026
๐ **Eksklusif untuk Member YouTube**
Belum member? Daftar sekarang:
youtube.com/live/UKchpyNTufQ?feature=share
Akan kita lihat dengan penyesalan, atau mulai sadar hari ini?
#RumiInstitute #AtTaghabun #TafsirSufi
3 days ago | [YT] | 5
View 0 replies
Rumi Institute
๐ MAULID NABI MUHAMMAD SAW ๐
**12 Rabiul Awal 1448 H - 25 Agustus 2026**
Assalamualaikum!
Ada pertanyaan yang menggugah untuk kita renungkan:
Bagaimana seorang laki-laki tanpa istana, tanpa kekuasaan duniawi, tanpa senjata canggih โ bisa mengubah dunia dalam empat belas abad?
Jawaban Anda mungkin: karena dia adalah rasul.
Tapi tunggu. Mari kita gali lebih dalam.
Di zaman sekarang, ketika satu cuitan bisa menghancurkan reputasi seseorang dalam hitungan menit. Ketika amarah lebih viral daripada kasih sayang. Ketika kita lebih sering menghakimi orang di layar daripada menyapa tetangga kami โ apa yang sebenarnya Nabi tinggalkan untuk kita?
Bukan ritual yang paling indah.
Bukan ceramah yang paling merdu.
Bukan perayaan yang paling meriah.
Tapi sesuatu yang jauh lebih langka. Sesuatu yang justru paling dibutuhkan di zaman kita.
Dan inilah yang akan kita buka malam ini.
Karena merayakan Maulid Nabi tidak seharusnya hanya tentang memperingati hari kelahirannya. Tapi tentang sebuah pertanyaan yang akan mengubah cara kita hidup setelahnya:
Seberapa dekat caramu hidup dengan cara hidupnya?
๐ **VIDEO TAYANG MALAM INI - PUKUL 19.00 WIB**
Bukan konten biasa tentang Maulid. Ini adalah refleksi yang akan menggugah hati Anda.
Bagikan dengan mereka yang perlu merenungkan makna Maulid sejati! ๐
Atau tonton lebih awal melalui link berikut:
https://youtu.be/R8xGFZuXwXo
Barakallahu fikum! ๐ฟ
#RumiInstitute #MaulidNabi #Akhlak #Cahaya
4 days ago (edited) | [YT] | 5
View 0 replies
Rumi Institute
๐ KELAS ONLINE: TAFSIR SUFI AT-TAGHABUN
Assalamualaikum! Kami hadirkan kajian mendalam Surah At-Taghabun yang sangat menyentuh jiwa.
**"BERTASBIH DAN KEMBALI: DARI PENCIPTAAN MENUJU PERHITUNGAN AKHIR"**
Surah ini membuka dengan tasbih yang indahโsegala sesuatu bertasbih memuji kepada Allah. Dari penciptaan yang sempurna hingga pilihan antara kufur dan iman. Dari keindahan bentuk lahir hingga perjalanan menuju keindahan batin.
Kita akan menggali tentang dua tingkat tasbih, makna penciptaan manusia yang indah, pengetahuan Allah yang meliputi segala hati, dan bagaimana setiap perbuatan membawa akibat yang tidak pernah hilang. Dunia adalah tempat menanam, akhirat adalah tempat panen.
๐ **KELAS ONLINE - EKSKLUSIF MEMBER**
Live Streaming: youtube.com/live/YkgoQ0o1vRA?feature=share
Tanggal: 19 Agustus 2026, 20:00 wib
Belum member? Daftar sekarang
Akses seluruh seri Tafsir Sufi yang mendalam!
#RumiInstitute #AtTaghabun #TafsirSufi
1 week ago | [YT] | 7
View 0 replies
Rumi Institute
Banyak dari kita bicara tentang kemerdekaan dalam arti fisik dan politis. Tapi ada kemerdekaan yang lebih dalamโkemerdekaan jiwa yang jarang kita sadari.
๐ฎ๐ฉ Tayang di channel Rumi Institute
https://youtu.be/gSdva8HXxjM
Bagikan dengan orang-orang yang perlu meraih kemerdekaan sejati! ๐
Barakallahu fikum! ๐ฟ
#RumiInstitute #TafsirSufi #Kemerdekaan #SpiritualitasIslam
1 week ago | [YT] | 2
View 0 replies
Rumi Institute
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐ฟ
Ada satu ayat dalam Surat At-Taghabun
yang terasa seperti keringanan โ
tapi sebenarnya juga sebuah tantangan.
"Bertakwalah kepada Allah semampumu."
Di satu sisi, ini adalah rahmat.
Allah tidak menuntut yang di luar batas kemampuan kita.
Ia tidak meminta kesempurnaan.
Ia meminta kesungguhan โ sebatas yang kita mampu.
Tapi para sufi memutar pertanyaan ini:
Berapa besarkah sebenarnya kemampuan kita?
Sudahkah kita benar-benar menggunakannya?
Banyak dari kita yang sebenarnya mampu lebih โ
lebih hadir dalam shalat,
lebih sabar dalam ujian,
lebih jernih dalam menjalani hari โ
tapi memilih yang lebih mudah
karena merasa "yang penting sudah cukup."
Ayat ini, kata para sufi,
bukan hanya izin untuk santai.
Ia juga undangan untuk jujur kepada diri sendiri:
apakah yang kita lakukan selama ini
sudah benar-benar sesuai dengan kemampuan kita?
Pertanyaan yang tidak mudah โ
tapi penting untuk kita duduk bersamanya.
โจ KELAS TAFSIR SUFI SURAT AT-TAGHABUN
๐ฟ Bersama: Muh. Nur Jabir โ Direktur Rumi Institute
๐ 19, 26 Agustus, 2, 9 September 2026 (4 Pertemuan)
โฐ Pukul 20.00 WIB | ๐ Via Zoom Meeting
๐ Pendaftaran: bit.ly/tafsir-atTaghabun
๐ณ๏ธ Infak Sukarela: Bank BCA 7740563518 (a.n. Ali Abdussalam)
๐ Informasi: 081574015177
Masih ada waktu untuk mendaftarkan diri.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐ฟ
Admin Rumi Institute
2 weeks ago | [YT] | 5
View 0 replies
Rumi Institute
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐ฟ
Ada satu ayat dalam Surat At-Taghabun
yang sering mengejutkan orang ketika pertama kali membacanya:
"Sesungguhnya di antara pasangan dan anak-anakmu
ada yang menjadi musuh bagimu."
Sekilas terdengar keras โ
seolah Al-Qur'an mengajak kita menjauhi keluarga.
Tapi para sufi membacanya dengan lensa yang berbeda.
"Musuh" di sini bukan berarti orang yang membencimu.
Ia adalah sesuatu yang menghalangimu โ
tanpa kamu sadari, tanpa bermaksud buruk,
bahkan dengan cara yang terasa sangat menyenangkan.
Ketika cinta kepada keluarga menjadi begitu besar
hingga kita mulai membuat keputusan
bukan berdasarkan apa yang benar,
tapi berdasarkan apa yang menyenangkan mereka โ
di sanalah "permusuhan" itu terjadi.
Bukan permusuhan mereka terhadap kita.
Tapi permusuhan keterikatan kita
terhadap perjalanan jiwa kita sendiri.
Para sufi tidak mengajarkan untuk tidak mencintai keluarga.
Mereka mengajarkan cara mencintai
yang tidak membuat kita kehilangan diri.
Inilah salah satu pembahasan yang menanti di kajian ini.
โจ KELAS TAFSIR SUFI SURAT AT-TAGHABUN
๐ฟ Bersama: Muh. Nur Jabir โ Direktur Rumi Institute
๐ 19, 26 Agustus, 2, 9 September 2026 (4 Pertemuan)
โฐ Pukul 20.00 WIB | ๐ Via Zoom Meeting
๐ Pendaftaran: bit.ly/tafsir-atTaghabun
๐ณ๏ธ Infak Sukarela: Bank BCA 7740563518 (a.n. Ali Abdussalam)
๐ Informasi: 081574015177
Wahai jiwa โ adakah yang tanpa disadari, menghalangimu?
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐ฟ
Admin Rumi Institute
2 weeks ago | [YT] | 2
View 0 replies
Rumi Institute
๐ KONTEN EKSKLUSIF MEMBER!
**FUSHUS AL-HIKAM - SESI 2**
**Masuk Ke Pembahasan HAKIKAT**
Melanjutkan dari Sesi 1, kita kini menggali:
๐ Ilmu Hakikat: Pengetahuan Melampaui Akal
Pembahasan mendalam yang membuka tabir misteri hakikat!
๐ **Member Exclusive**
Tonton sekarang: https://youtu.be/VaAhUETacGY
Belum member? Daftar sekarang
youtube.com/channel/UCGy2s6psdnoFngTri1WE3Lg/join
Akses seluruh seri Fushus Al-Hikam!
#RumiInstitute #FushusAlHikam #Hakikat #TafsirSufi
3 weeks ago | [YT] | 1
View 0 replies
Rumi Institute
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐ฟ
Ada sebuah kata dalam Al-Qur'an
yang sudah seharusnya membuat kita berhenti sejenak.
Taghabun.
Ia berasal dari akar kata "ghaban" โ
yang artinya: menipu, merugi,
atau lebih tepatnya: menyetujui sebuah pertukaran
yang ternyata merugikan diri sendiri.
Allah menamakan sebuah surat dengan kata ini.
Dan di dalamnya, Ia berbicara tentang
sebuah hari ketika semua pertukaran itu
akhirnya tersingkap โ
siapa yang untung, siapa yang rugi,
dan apa yang sebenarnya berharga selama ini.
Tapi para sufi membaca surat ini dengan pertanyaan yang lebih dekat:
Bukan hanya tentang hari itu โ
tapi tentang hari ini.
Seberapa sering kita menukar waktu yang bisa digunakan untuk mendekat kepada Allah
dengan hal-hal yang kita tahu tidak benar-benar berarti?
Seberapa sering kita menukar ketenangan hati
dengan kegelisahan yang sebenarnya kita pilih sendiri?
Taghabun terjadi setiap hari.
Dan baru di saat tertentu โ kita menyadarinya.
Rumi Institute mengundangmu untuk menyelami surat ini bersama โ
bukan untuk menghakimi diri,
tapi untuk mulai mengenali pertukaran-pertukaran itu
sebelum terlambat untuk memilih yang berbeda.
โจ KAJIAN TAFSIR SUFI SURAT AT-TAGHABUN
๐ฟ Bersama: Muh. Nur Jabir โ Direktur Rumi Institute
๐ 19, 26 Agustus, 2, 9 September 2026 (4 Pertemuan)
โฐ Pukul 20.00 WIB | ๐ Via Zoom Meeting
๐ Pendaftaran: bit.ly/tafsir-atTaghabun
๐ณ๏ธ Infak Sukarela: Bank BCA 7740563518 (a.n. Ali Abdussalam)
๐ Informasi: 081574015177
Wahai jiwa โ apa yang selama ini telah kamu tukar?
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐ฟ
Admin Rumi Institute
3 weeks ago | [YT] | 3
View 0 replies
Load more