Pilkada Tidak Langsung: Solusi atau Ancaman Demokrasi?
Wacana Pilkada tidak langsung lewat DPRD kembali muncul dengan alasan efisiensi anggaran. Pemerintah menyebut pilkada terlalu mahal. Tapi sejak kapan pemilu itu murah di negara demokrasi?
Masalah pilkada memang nyata: politik uang dan mahar politik. Namun mengubah mekanisme pemilihan dari rakyat ke DPRD bukan solusi. Justru berpotensi memindahkan praktik suap dari masyarakat ke segelintir elite partai.
Jika kepala daerah dipilih DPRD, peran rakyat semakin kecil. Sementara anggota DPRD sendiri terikat kepentingan partai dan elit politik. Lalu, di mana posisi suara publik?
Narasi efisiensi anggaran juga kerap dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), padahal anggarannya jauh lebih besar dan pelaksanaannya masih menuai kritik.
Pertanyaannya: apakah ini benar soal efisiensi, atau ada agenda politik di balik wacana Pilkada tidak langsung?
💬 Tulis pendapat dan teori kalian di kolom komentar.
Pemilu di Indonesia sering disebut sebagai pesta demokrasi.
Tapi… apa benar sesuci itu? Di balik senyum para calon, kaos gratis, janji-janji manis, dan amplop berisi uang, ada sisi gelap pemilu yang jarang dibahas ke publik.
Dalam video ini, kita akan membongkar bagaimana tim sukses, serangan fajar, politik uang, hingga mental pemilih ikut membentuk budaya politik kotor yang terus berulang di setiap pemilu. Bukan cuma politisinya yang salah—masyarakat juga punya andil dalam rusaknya demokrasi kita.
Bersiap Gabung Gerindra, Budi Arie Pembohong Dan Penjilat!!
Katanya gabung Gerindra untuk “mendukung agenda pemerintah Prabowo–Gibran.”
Kau anggap semua masyarakat itu buta politik ya Bud? Bilang aja pengen kursi jabatan atau keuntungan politik.
Udah reformasi 25 tahun, tapi kok yang duduk di kursi kekuasaan masih aja itu-itu lagi?
Anak pejabat jadi wali kota. Istri pejabat nyalon bupati. Menantu jadi DPR. Cucu mulai dipoles buat “generasi penerus”.
Pertanyaannya: 🤔 Ini bukti stabilitas politik, atau justru penyakit demokrasi yang susah sembuh? Apakah kita masih terjebak di mental feodal — di mana kekuasaan dianggap warisan keluarga? Atau sebenernya… kita sebagai rakyat yang terlalu cuek sama siapa yang naik asal “familiar”?
🎥 Di video kali ini gue bakal bedah akar budaya politik dinasti, dari sejarah kerajaan sampai ke pilkada modern. Kita bahas juga — apakah politik dinasti selalu buruk atau bisa aja berjalan sehat kalau sistemnya bener?
💬 Drop pendapat lo di kolom komentar:
“Menurut lo, politik dinasti itu wajar karena rakyat juga yang milih?” Atau “ini justru penyakit demokrasi yang bikin bangsa susah maju?”
🕐 Video lengkapnya tayang malam ini di Ubermakea HOMIE. Jangan lupa nonton & diskusi bareng gue, Watchman.
Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Lagi Dan Selamanya. Menghargai Jasa Pak Harto, Bukan Berarti Kami Harus Setuju Beliau Dijadikan Pahlawan Nasional!!
Dalam video ini, kita akan membahas bagaimana Soeharto, yang saat itu sudah berkuasa 14 tahun, menjadikan Pancasila sebagai “senjata politik” untuk menyerang siapa saja yang mengkritiknya. Kritik sehat justru dianggap sebagai ancaman, dan para penandatangan Petisi 50 dibalas dengan berbagai cara: paspor dibekukan, bisnis dipersulit, nama mereka dilarang muncul di media, bahkan kehidupan pribadi mereka diawasi.
Yuk kita belajar bersama bagaimana rezim Orde Baru berusaha mempertahankan kekuasaan dengan cara membungkam suara-suara kritis. Jangan sampai kita melupakan sejarah ini, karena lupa berarti siap mengulang kesalahan yang sama.
—
🎥 Topik video: Sejarah Politik Indonesia, Soeharto, Orde Baru, Petisi 50
📌 Subscribe untuk konten edukasi sejarah & politik lainnya!
Tag:
Soeharto
Petisi 50
Orde Baru
Cara Soeharto Membungkam Lawan Politik
Sejarah Politik Indonesia
Ubermakea HOMIE
Pilkada Tidak Langsung: Solusi atau Ancaman Demokrasi?
Wacana Pilkada tidak langsung lewat DPRD kembali muncul dengan alasan efisiensi anggaran. Pemerintah menyebut pilkada terlalu mahal. Tapi sejak kapan pemilu itu murah di negara demokrasi?
Masalah pilkada memang nyata: politik uang dan mahar politik. Namun mengubah mekanisme pemilihan dari rakyat ke DPRD bukan solusi. Justru berpotensi memindahkan praktik suap dari masyarakat ke segelintir elite partai.
Jika kepala daerah dipilih DPRD, peran rakyat semakin kecil. Sementara anggota DPRD sendiri terikat kepentingan partai dan elit politik. Lalu, di mana posisi suara publik?
Narasi efisiensi anggaran juga kerap dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), padahal anggarannya jauh lebih besar dan pelaksanaannya masih menuai kritik.
Pertanyaannya:
apakah ini benar soal efisiensi,
atau ada agenda politik di balik wacana Pilkada tidak langsung?
💬 Tulis pendapat dan teori kalian di kolom komentar.
Hashtag:
#PilkadaTidakLangsung
#DemokrasiIndonesia
#Pemilu
#PolitikIndonesia
#OrbaJilid2
#HakPilihRakyat
#Pilkada
#DPRD
#KritikKebijakan
#MBG
4 days ago | [YT] | 2
View 0 replies
Ubermakea HOMIE
Yak di video ini gue mau bahas mas Gibran ya, wakil presiden kita. Alias Si Samsul, fufufafa, Nepo Baby, plonga-plongo… apalagi yang kurang?
#Gibran
1 month ago | [YT] | 1
View 0 replies
Ubermakea HOMIE
Soeharto diberi gelar Pahlawan Nasional, ini bukan sekadar keputusan — ini bisa jadi noda sejarah bagi pemerintahan Prabowo.
Korban Orba belum mendapat keadilan, dana Supersemar belum tuntas, luka bangsa belum sembuh… tapi gelar pahlawan justru diberikan?
Setuju atau tidak, jelaskan alasannya.
Diskusi sehat di kolom komentar.
#Soeharto #Prabowo #PahlawanNasional #SejarahIndonesia #PolitikIndonesia #OrdeBaru #Kontroversi
1 month ago (edited) | [YT] | 6
View 0 replies
Ubermakea HOMIE
Pemilu di Indonesia sering disebut sebagai pesta demokrasi.
Tapi… apa benar sesuci itu? Di balik senyum para calon, kaos gratis, janji-janji manis, dan amplop berisi uang, ada sisi gelap pemilu yang jarang dibahas ke publik.
Dalam video ini, kita akan membongkar bagaimana tim sukses, serangan fajar, politik uang, hingga mental pemilih ikut membentuk budaya politik kotor yang terus berulang di setiap pemilu. Bukan cuma politisinya yang salah—masyarakat juga punya andil dalam rusaknya demokrasi kita.
2 months ago (edited) | [YT] | 4
View 0 replies
Ubermakea HOMIE
Bersiap Gabung Gerindra, Budi Arie Pembohong Dan Penjilat!!
Katanya gabung Gerindra untuk “mendukung agenda pemerintah Prabowo–Gibran.”
Kau anggap semua masyarakat itu buta politik ya Bud? Bilang aja pengen kursi jabatan atau keuntungan politik.
2 months ago | [YT] | 3
View 0 replies
Ubermakea HOMIE
📢 POLITIK DINASTI
Udah reformasi 25 tahun, tapi kok yang duduk di kursi kekuasaan masih aja itu-itu lagi?
Anak pejabat jadi wali kota. Istri pejabat nyalon bupati. Menantu jadi DPR. Cucu mulai dipoles buat “generasi penerus”.
Pertanyaannya:
🤔 Ini bukti stabilitas politik, atau justru penyakit demokrasi yang susah sembuh?
Apakah kita masih terjebak di mental feodal — di mana kekuasaan dianggap warisan keluarga?
Atau sebenernya… kita sebagai rakyat yang terlalu cuek sama siapa yang naik asal “familiar”?
🎥 Di video kali ini gue bakal bedah akar budaya politik dinasti, dari sejarah kerajaan sampai ke pilkada modern.
Kita bahas juga — apakah politik dinasti selalu buruk atau bisa aja berjalan sehat kalau sistemnya bener?
💬 Drop pendapat lo di kolom komentar:
“Menurut lo, politik dinasti itu wajar karena rakyat juga yang milih?”
Atau “ini justru penyakit demokrasi yang bikin bangsa susah maju?”
🕐 Video lengkapnya tayang malam ini di Ubermakea HOMIE.
Jangan lupa nonton & diskusi bareng gue, Watchman.
2 months ago | [YT] | 3
View 0 replies
Ubermakea HOMIE
Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Lagi Dan Selamanya.
Menghargai Jasa Pak Harto, Bukan Berarti Kami Harus Setuju Beliau Dijadikan Pahlawan Nasional!!
#Soeharto #PahlawanNasional #OrdeBaru
#OpiniKritis #SejarahIndonesia #UbermakeaHOMIE
#RefleksiSejarah #GenerasiPikirDulu #BukanLupaTapiBelajar
2 months ago | [YT] | 3
View 1 reply
Ubermakea HOMIE
🔥 Bahlil Dibikin Meme, Kader Golkar Malah Baper & Lapor Polisi! 😱
Meme: "Lempar jumrah pakai batu bara" ⛏️
Kader Golkar: "Ini provokasi! Lapor polisi!" 🚔
Bahlil: "Saya belum tahu..." 🤐
Meme = kritik wajar? Atau udah fitnah?
KALIAN PILIH:
1️⃣ Meme itu hak rakyat! Santai aja.
2️⃣ Kelewatan, harus dilaporin.
3️⃣ Bahlil introspeksi dulu dong.
KOMEN NOMOR + ALASANMU!
3 komen terbaik gue PIN & reply! 🔥
SHARE kalau kamu setuju: meme itu cermin kinerja pejabat.
#MemeBahlil #GolkarBaper #KritikPejabat #DemokrasiMeme
2 months ago (edited) | [YT] | 2
View 0 replies
Ubermakea HOMIE
3 Miliar buat reses DPR? Katanya serap aspirasi, tapi kok nggak transparan? Lo pikir duitnya beneran buat rakyat?
#DanaReses #DPR #3Miliar #KorupsiPolitik #Transparansi #PolitikIndonesia #PolitikGosong #ResesDPR #Korupsi #RakyatMuak
2 months ago | [YT] | 3
View 0 replies
Ubermakea HOMIE
Dalam video ini, kita akan membahas bagaimana Soeharto, yang saat itu sudah berkuasa 14 tahun, menjadikan Pancasila sebagai “senjata politik” untuk menyerang siapa saja yang mengkritiknya. Kritik sehat justru dianggap sebagai ancaman, dan para penandatangan Petisi 50 dibalas dengan berbagai cara: paspor dibekukan, bisnis dipersulit, nama mereka dilarang muncul di media, bahkan kehidupan pribadi mereka diawasi.
Yuk kita belajar bersama bagaimana rezim Orde Baru berusaha mempertahankan kekuasaan dengan cara membungkam suara-suara kritis. Jangan sampai kita melupakan sejarah ini, karena lupa berarti siap mengulang kesalahan yang sama.
—
🎥 Topik video: Sejarah Politik Indonesia, Soeharto, Orde Baru, Petisi 50
📌 Subscribe untuk konten edukasi sejarah & politik lainnya!
Tag:
Soeharto
Petisi 50
Orde Baru
Cara Soeharto Membungkam Lawan Politik
Sejarah Politik Indonesia
3 months ago | [YT] | 2
View 0 replies
Load more