Channel Resmi dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp. PK. Pembina Yayasan Indonesia Bertauhid, Pengasuh Website Muslimafiyah.com, dan Alumnus Ma'had Al-'Ilmi Yogyakarta
Bahaya Brain Rot: Otak “Busuk” Akibat Kecanduan Scroll HP
Brain rot secara bahasa berarti “pembusukan otak”. Adapun secara istilah, frasa ini digunakan untuk menggambarkan penurunan kemampuan kognitif akibat konsumsi berlebihan terhadap konten-konten ringan dan minim faidah, seperti reels atau video-video pendek di media sosial.
Konten berdurasi singkat membuat otak terbiasa mendapatkan rangsangan secara instan. Akibatnya, seseorang menjadi kesulitan berkonsentrasi pada aktivitas yang membutuhkan atensi jangka panjang, mudah merasa bosan, kurang mampu berpikir kritis dan mendalam, serta mengalami penurunan daya ingat dan produktivitas.
Pada akhirnya, aktivitas-aktivitas produktif seperti membaca, menganalisis, belajar, dan berdiskusi terasa berat dan melelahkan.
Seorang muslim sejatinya memahami bahwa waktu adalah nikmat yang sangat berharga. Hakikatnya, setiap manusia memiliki jatah waktu yang sama. Namun, ada yang menggunakannya untuk hal-hal produktif, dan ada pula yang menghabiskannya begitu saja tanpa faidah. Betapa banyak manusia yang menyia-nyiakan waktunya tanpa menghasilkan kebaikan apa pun.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Ada dua nikmat yang banyak membuat manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang.” (HR. Bukhari no. 6412)
Karena itu, mulai sekarang batasi aktivitas scroll, pilihlah konten yang berkualitas, dan berikan waktu istirahat bagi otak kita. Jika perlu, jadwalkan waktu membuka HP. Sebaiknya hindari membuka reels secara berlebihan ketika baru bangun tidur maupun menjelang tidur.
Perbanyak aktivitas offline yang bermanfaat, seperti berdiskusi, berolahraga, menghadiri pengajian, membaca, dan kegiatan positif lainnya.
Doa ini cukup ringkas, mengandung makna yang dalam dan sangat luar biasa.
Menyebut nama Allah pertama kali dengan ucapan “basmalah”, kemudian bertawakal kepada Allah ketika akan keluar rumah menghadapi urusan dunia dan pekerjaannya.
Hakikat tawakal ini sangat penting bagi kaum muslimin dan sangat penting dipahami.
“Barang siapa yang makan makanan kemudian mengucapkan:
‘Alhamdulillaahilladzii ath’amanii haadzaa wa razaqaniihi min ghairi haulim minnii wa laa quwwatin’ (Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini, dan memberi rezeki kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku),
maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Abu Daud & Tirmidzi, Hasan)
Jelas perayaan tahun baru masehi bukanlah bagian dalam Islam dan jangan sampai kita ikut-ikutan menyerupai mereka. Karena jika kita ikut-ikutan menyerupai mereka maka kita bisa dihukumi bagian dari mereka.
Tidak perlu menjadikan momen tahun baru untuk ajang saling mendoakan tau membuat majelis “pengajian” khusus untuk menyambutnya. Atau sekedar basa-basi walapun tidak berniat merayakannya.
Sebagai seorang muslim hendaknya kita tidak ikut-ikutan setelah tahu sejarah dan hakikat perayaan tahun baru.
Janganlah kita mengikuti perayaan dan hal-hal yang jelek dari Yahudi dan Nashrani. Karena ini sudah diperingati oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa akan banyak kaum muslimin yang mengikuti mereka walapun sampai ke perkara yang buruk dan bisa merusakan agama kaum muslimin.
“Mereka para perempuan muslimah tidak halal bagi orang-orang kafir tidak beriman itu dan orang-orang kafir itu tidak halal bagi mereka.” (QS. Al-Mumtahanah: 10)
Bahkan ini Ijma ulama.
Al Qurthubi mengatakan,
وأجمعت الأمة على أن المشرك لا يطأ المؤمنة بوجه
“Para ulama umat telah sepakat/ijma’ tidak bolehnya pria musyrik (non muslim) menikahi/menyetubuhi wanita muslimah apa pun alasannya.” [Tafsir Al-Qurthubi 3/72]
“Mereka para perempuan muslimah tidak halal bagi orang-orang kafir tidak beriman itu dan orang-orang kafir itu tidak halal bagi mereka.” (QS. Al-Mumtahanah: 10)
Bahkan ini Ijma ulama.
Al Qurthubi mengatakan,
وأجمعت الأمة على أن المشرك لا يطأ المؤمنة بوجه
“Para ulama umat telah sepakat/ijma’ tidak bolehnya pria musyrik (non muslim) menikahi/menyetubuhi wanita muslimah apa pun alasannya.” [Tafsir Al-Qurthubi 3/72]
” … Dan sesungguhnya, tidaklah Engkau menafkahkan sesuatu dengan niat untuk mencari wajah Allah, melainkan Engkau diberi pahala dengannya, sampai apa yang Engkau berikan ke mulut istrimu akan mendapat ganjaran” [HR. Bukhari dan Muslim].
Mengapa demikian? Karena memberi infak kepada istri hukumnya wajib, sedangkan infak sedekah itu hukumnya sunnah. Amalan wajib lebih Allah Ta’ala cintai dan lebih besar pahalanya daripada amalan sunnah.
Sumber : https://muslim.or.id/66562-suami-sering-makan-enak-di-luar-rumah-istri-makan-seadanya.html
✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala
Kalau ada berita viral dan itu pasti maksiat maka kita mengingkari maksiatnya, menyatakan orang itu salah, tapi tidak boleh mencela & berkata-kata buruk pada orangnya apalagi menyebut namanya di publik, atau memastikan masuk neraka. Semoga kita dijauhkan mencela dosa maksiat orang lain,
# Larangan Mencela Dosa Maksiat Orang Lain . Ada berita viral “maksiat/zina”, ramai berkomentar dan mencela pelakunya di publik/sosmed Bisa jadi pelaku sangat menyesal & bertaubat, lalu Allah mengampuni Tersisalah komentar-komentar yang akan dituntut di hari kiamat . Terkadang ada saudara kita yang melakukan dosa atau maksiat, kemudian menjadi bahan perbincangan atau ghibah. Padahal bisa jadi pelaku dosa tersebut sudah bertaubat dari dosa tersebut. Mengenai hal ini, mari kita perhatikan nasihat dari beberapa ulama, yaitu orang yang menjelek-jelekkan saudaranya yang sudah bertaubat dari dosa, bisa jadi dia akan melakukan dosa tersebut. [1] . Misalnya ada teman kita yang ketahuan selingkuh atau berzina, maka kita pun heboh membicarakannya bahkan mencela serta terlalu banyak berkomentar dengan menerka-nerka saja. Hal ini sebaiknya dihindari, sikap muslim adalah diam, menasehati dengan cara empat mata, dan berharap kebaikan pada saudaranya terlebih ia sudah menyesal dan mengaku salah. . Syaikh Al-Mubarakfuri menjelaskan, bisa jadi ia terjerumus dalam dosa yang sama karena ada faktor kagum terhadap dirinya sendiri, sombong dan mensucikan diri. Seolah dia berkata kamu kok bisa terjerumus dalam maksiat/dosa itu, lihatlah aku, sulit terjerumus dalam dosa itu. Tentu ini bentuk kesombongan yang nyata dan sangat merendahkan orang lain. . Beliau berkata, . “Dibalas dengan memberikannya jalan hingga ia akan melakukan maksiat yang ia cela yang dilakukan oleh saudaranya. Hal tersebut karena ia sombong/kagum dengan dirinya sendiri karena ia merasa selamat dari dosa tersebut.” [2] . Demikian juga Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa menjelek-jelekkan saudaranya yang telah melakukan dosa, maka bisa jadi ia akan melakukan dosa tersebut. . BACA SELENGKAPNYA: https://muslim.or.id/31148-larangan-mencela-dosa-maksiat-orang-lain.html
Raehanul Bahraen
Bahaya Brain Rot: Otak “Busuk” Akibat Kecanduan Scroll HP
Brain rot secara bahasa berarti “pembusukan otak”. Adapun secara istilah, frasa ini digunakan untuk menggambarkan penurunan kemampuan kognitif akibat konsumsi berlebihan terhadap konten-konten ringan dan minim faidah, seperti reels atau video-video pendek di media sosial.
Konten berdurasi singkat membuat otak terbiasa mendapatkan rangsangan secara instan. Akibatnya, seseorang menjadi kesulitan berkonsentrasi pada aktivitas yang membutuhkan atensi jangka panjang, mudah merasa bosan, kurang mampu berpikir kritis dan mendalam, serta mengalami penurunan daya ingat dan produktivitas.
Pada akhirnya, aktivitas-aktivitas produktif seperti membaca, menganalisis, belajar, dan berdiskusi terasa berat dan melelahkan.
Seorang muslim sejatinya memahami bahwa waktu adalah nikmat yang sangat berharga. Hakikatnya, setiap manusia memiliki jatah waktu yang sama. Namun, ada yang menggunakannya untuk hal-hal produktif, dan ada pula yang menghabiskannya begitu saja tanpa faidah. Betapa banyak manusia yang menyia-nyiakan waktunya tanpa menghasilkan kebaikan apa pun.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
“Ada dua nikmat yang banyak membuat manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang.” (HR. Bukhari no. 6412)
Karena itu, mulai sekarang batasi aktivitas scroll, pilihlah konten yang berkualitas, dan berikan waktu istirahat bagi otak kita. Jika perlu, jadwalkan waktu membuka HP. Sebaiknya hindari membuka reels secara berlebihan ketika baru bangun tidur maupun menjelang tidur.
Perbanyak aktivitas offline yang bermanfaat, seperti berdiskusi, berolahraga, menghadiri pengajian, membaca, dan kegiatan positif lainnya.
Baca selengkapnya :
https://muslimafiyah.com/bahaya-brain-rot-otak-busuk-akibat-kecanduan-scroll-hp.html
✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala
Follow juga:
@muslimafiyahcom
@muslimafiyahcom
@muslimafiyahcom
Jazakumullahu khaira
1 day ago | [YT] | 150
View 4 replies
Raehanul Bahraen
Doa ini cukup ringkas, mengandung makna yang dalam dan sangat luar biasa.
Menyebut nama Allah pertama kali dengan ucapan “basmalah”,
kemudian bertawakal kepada Allah ketika akan keluar rumah menghadapi urusan dunia dan pekerjaannya.
Hakikat tawakal ini sangat penting bagi kaum muslimin dan sangat penting dipahami.
Baca selengkapnya :
https://muslimafiyah.com/penjelasan-makna-doa-dan-dzikir-sehari-hari-3.html
✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala
Follow :
@raehanul_bahraen
@raehanul_bahraen
@raehanul_bahraen
Jazakumullahu khaira
3 days ago | [YT] | 213
View 4 replies
Raehanul Bahraen
# Penjelasan Ringkas
Hikmah membaca doa ini adalah akan diampuni dosanya yang telah lalu.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَكَلَ طَعَامًا فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَطْعَمَنِى هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ. غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa yang makan makanan kemudian mengucapkan:
‘Alhamdulillaahilladzii ath’amanii haadzaa wa razaqaniihi min ghairi haulim minnii wa laa quwwatin’
(Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini, dan memberi rezeki kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku),
maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Abu Daud & Tirmidzi, Hasan)
Artikel:
https://muslimafiyah.com/penjelasan-makna-doa-dan-dzikir-sehari-hari-2.html
✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala
Follow :
@raehanul_bahraen
@raehanul_bahraen
@raehanul_bahraen
Jazakumullahu khaira
4 days ago | [YT] | 226
View 2 replies
Raehanul Bahraen
Jelas perayaan tahun baru masehi bukanlah bagian dalam Islam dan jangan sampai kita ikut-ikutan menyerupai mereka. Karena jika kita ikut-ikutan menyerupai mereka maka kita bisa dihukumi bagian dari mereka.
Tidak perlu menjadikan momen tahun baru untuk ajang saling mendoakan tau membuat majelis “pengajian” khusus untuk menyambutnya. Atau sekedar basa-basi walapun tidak berniat merayakannya.
Sebagai seorang muslim hendaknya kita tidak ikut-ikutan setelah tahu sejarah dan hakikat perayaan tahun baru.
Janganlah kita mengikuti perayaan dan hal-hal yang jelek dari Yahudi dan Nashrani. Karena ini sudah diperingati oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa akan banyak kaum muslimin yang mengikuti mereka walapun sampai ke perkara yang buruk dan bisa merusakan agama kaum muslimin.
Baca selengkapnya :
https://muslim.or.id/24091-bolehkah-saling-mendoakan-dan-memberi-selamat-tahun-baru-masehi.html
✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala
Follow :
@raehanul_bahraen
@raehanul_bahraen
@raehanul_bahraen
Jazakumullahu khaira
1 week ago | [YT] | 303
View 1 reply
Raehanul Bahraen
Karena sangat jelas dalam Al-Quran Allah berfirman :
لَا هُنَّ حِلٌّ لَّهُمْ وَلَا هُمْ يَحِلُّوْنَ لَهُنَّ
“Mereka para perempuan muslimah tidak halal bagi orang-orang kafir tidak beriman itu dan orang-orang kafir itu tidak halal bagi mereka.” (QS. Al-Mumtahanah: 10)
Bahkan ini Ijma ulama.
Al Qurthubi mengatakan,
وأجمعت الأمة على أن المشرك لا يطأ المؤمنة بوجه
“Para ulama umat telah sepakat/ijma’ tidak bolehnya pria musyrik (non muslim) menikahi/menyetubuhi wanita muslimah apa pun alasannya.” [Tafsir Al-Qurthubi 3/72]
Baca selengkapnya :
https://muslimafiyah.com/muslimah-nikah-beda-agama-jelas-terang-menderang-tidak-sah.html
✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala
🍃Yuk berpartisipasi dakwah bersama MuslimAfiyah dengan berdonasi ke:
Bank Syariah Indonesia
No.Rek : 3000444331
A.n. : Muslimafiyah Indonesia
Info dan Konfirmasi :
WA 085179954331
#nikah #pernikahan #keluarganabi #dakwah #ustadzraehanulbahraen
3 weeks ago | [YT] | 158
View 1 reply
Raehanul Bahraen
Karena sangat jelas dalam Al-Quran Allah berfirman :
لَا هُنَّ حِلٌّ لَّهُمْ وَلَا هُمْ يَحِلُّوْنَ لَهُنَّ
“Mereka para perempuan muslimah tidak halal bagi orang-orang kafir tidak beriman itu dan orang-orang kafir itu tidak halal bagi mereka.” (QS. Al-Mumtahanah: 10)
Bahkan ini Ijma ulama.
Al Qurthubi mengatakan,
وأجمعت الأمة على أن المشرك لا يطأ المؤمنة بوجه
“Para ulama umat telah sepakat/ijma’ tidak bolehnya pria musyrik (non muslim) menikahi/menyetubuhi wanita muslimah apa pun alasannya.” [Tafsir Al-Qurthubi 3/72]
Baca selengkapnya :
https://muslimafiyah.com/muslimah-nikah-beda-agama-jelas-terang-menderang-tidak-sah.html
✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala
🍃Yuk berpartisipasi dakwah bersama MuslimAfiyah dengan berdonasi ke:
Bank Syariah Indonesia
No.Rek : 3000444331
A.n. : Muslimafiyah Indonesia
Info dan Konfirmasi :
WA 085179954331
#nikah #pernikahan #keluarganabi #dakwah #ustadzraehanulbahraen
4 weeks ago | [YT] | 174
View 0 replies
Raehanul Bahraen
Dalam redaksi lainnya, dikhususkan memberi nafkah kepada istri. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَإِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللهِ إِلاَّ أُجِرْتَ بِهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فِي امْرَأَتِكَ
” … Dan sesungguhnya, tidaklah Engkau menafkahkan sesuatu dengan niat untuk mencari wajah Allah, melainkan Engkau diberi pahala dengannya, sampai apa yang Engkau berikan ke mulut istrimu akan mendapat ganjaran” [HR. Bukhari dan Muslim].
Mengapa demikian? Karena memberi infak kepada istri hukumnya wajib, sedangkan infak sedekah itu hukumnya sunnah. Amalan wajib lebih Allah Ta’ala cintai dan lebih besar pahalanya daripada amalan sunnah.
Sumber :
https://muslim.or.id/66562-suami-sering-makan-enak-di-luar-rumah-istri-makan-seadanya.html
✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala
Follow :
@raehanul_bahraen
@raehanul_bahraen
@raehanul_bahraen
#suami #istri #suamiistri #sakinah #ustadzraehanulbahraen #kajianraehanulbahraen #keluargaislami
1 month ago | [YT] | 275
View 2 replies
Raehanul Bahraen
Kalau ada berita viral dan itu pasti maksiat maka kita mengingkari maksiatnya, menyatakan orang itu salah, tapi tidak boleh mencela & berkata-kata buruk pada orangnya apalagi menyebut namanya di publik, atau memastikan masuk neraka. Semoga kita dijauhkan mencela dosa maksiat orang lain,
# Larangan Mencela Dosa Maksiat Orang Lain
.
Ada berita viral “maksiat/zina”, ramai berkomentar dan mencela pelakunya di publik/sosmed
Bisa jadi pelaku sangat menyesal & bertaubat, lalu Allah mengampuni
Tersisalah komentar-komentar yang akan dituntut di hari kiamat
.
Terkadang ada saudara kita yang melakukan dosa atau maksiat, kemudian menjadi bahan perbincangan atau ghibah. Padahal bisa jadi pelaku dosa tersebut sudah bertaubat dari dosa tersebut. Mengenai hal ini, mari kita perhatikan nasihat dari beberapa ulama, yaitu orang yang menjelek-jelekkan saudaranya yang sudah bertaubat dari dosa, bisa jadi dia akan melakukan dosa tersebut. [1]
.
Misalnya ada teman kita yang ketahuan selingkuh atau berzina, maka kita pun heboh membicarakannya bahkan mencela serta terlalu banyak berkomentar dengan menerka-nerka saja. Hal ini sebaiknya dihindari, sikap muslim adalah diam, menasehati dengan cara empat mata, dan berharap kebaikan pada saudaranya terlebih ia sudah menyesal dan mengaku salah.
.
Syaikh Al-Mubarakfuri menjelaskan, bisa jadi ia terjerumus dalam dosa yang sama karena ada faktor kagum terhadap dirinya sendiri, sombong dan mensucikan diri. Seolah dia berkata kamu kok bisa terjerumus dalam maksiat/dosa itu, lihatlah aku, sulit terjerumus dalam dosa itu. Tentu ini bentuk kesombongan yang nyata dan sangat merendahkan orang lain.
.
Beliau berkata,
.
“Dibalas dengan memberikannya jalan hingga ia akan melakukan maksiat yang ia cela yang dilakukan oleh saudaranya. Hal tersebut karena ia sombong/kagum dengan dirinya sendiri karena ia merasa selamat dari dosa tersebut.” [2]
.
Demikian juga Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa menjelek-jelekkan saudaranya yang telah melakukan dosa, maka bisa jadi ia akan melakukan dosa tersebut.
.
BACA SELENGKAPNYA:
https://muslim.or.id/31148-larangan-mencela-dosa-maksiat-orang-lain.html
Penulis: Raehanul Bahraen
#maksiat #bahayadosa
1 month ago | [YT] | 283
View 7 replies
Raehanul Bahraen
Dari ayat di atas, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,
التمسوا الغنى في النكاح
“Carilah kaya (hidup berkecukupan) dengan menikah.” (Tafsir At-Thabari, 19/166)
Bagi para laki-laki yang takut menikah karena khawatir biaya sehari-hari, yakinlah bahwa Allah yang akan mencukupi.
Baca selengkapnya :
https://muslimafiyah.com/fenomena-takut-menikah-marriage-is-scary.html
✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala
🍃Yuk berpartisipasi dakwah bersama MuslimAfiyah dengan berdonasi ke:
Bank Syariah Indonesia
No.Rek : 3000444331
A.n. : Muslimafiyah Indonesia
Info dan Konfirmasi :
WA 085179954331
#ustadzraehanulbahraen #nikah #takutnikah #nikahtanpapacaran #pemudaislam
1 month ago | [YT] | 254
View 3 replies
Raehanul Bahraen
# Menjadikan Nafsu sebagai Tuhannya
Karena diperbudak oleh nafsu...
...yang menggiring hidupnya terkekang hanya untuk memuaskan hawa nafsu yang tidak akan habis-habisnya.
Nafsu manusia tidak akan puas, jika punya dua lembah emas pasti akan mencari yang ketiga...
...tidak ada yang bisa menyumpal perutnya kecuali tanah.
Baca selengkapnya :
https://muslimafiyah.com/menjadikan-nafsu-sebagai-tuhannya.html
✍️ Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp.PK. hafizhahullahu ta’ala
🍃Yuk berpartisipasi dakwah bersama MuslimAfiyah dengan berdonasi ke:
Bank Syariah Indonesia
No.Rek : 3000444331
A.n. : Muslimafiyah Indonesia
Info dan Konfirmasi :
WA 085179954331
#nafsu #duniasementara #ingatmati #ustadzraehanulbahraen #raehanulbahraen
1 month ago | [YT] | 227
View 1 reply
Load more