Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan dalam upaya swasembada pangan pada tahun 2026.
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional, dari 10 komoditas pangan strategis, sebanyak 7 komoditas dipastikan tidak lagi bergantung pada impor, yakni beras, jagung, bawang merah, cabai, daging ayam ras, telur ayam ras, dan gula.
Ketersediaan pangan nasional dinilai cukup karena didukung oleh produksi dalam negeri yang kuat serta peningkatan cadangan stok, terutama pada komoditas beras yang diproyeksikan mencapai sekitar 16 juta ton di akhir 2026.
Hal ini berasal dari kombinasi carry over stock awal tahun dan total produksi tahunan yang melampaui kebutuhan konsumsi nasional.
Meskipun demikian, pemerintah masih melakukan impor terbatas untuk beberapa komoditas seperti kedelai, bawang putih, dan daging sapi, namun dalam jumlah yang tidak dominan.
Upaya penguatan produksi terus dilakukan melalui kebijakan Kementerian Pertanian, termasuk peningkatan produksi komoditas yang masih bergantung pada impor.
Selain itu, peran Bulog dalam menyerap hasil panen petani turut memperkuat cadangan pangan nasional tanpa ketergantungan impor sejak 2025.
Dengan kondisi ini, ketahanan pangan Indonesia diharapkan semakin stabil dan berkelanjutan di masa mendatang.
Pengembalian Arca Shiva, Prasasti Damalung, dan Al-Qur’an Teuku Umar menegaskan bahwa repatriasi artefak bukan sekadar pemindahan benda, tetapi juga pemulihan memori sejarah Indonesia dari abad ke-13 hingga abad ke-19.
3 artefak ini merepresentasikan warisan Hindu, epigrafi Jawa, dan Islam sekaligus, sehingga kepulangannya membawa narasi lintas zaman dan lintas peradaban dalam satu momen yang sama.
Bagaimana menurut kalian, artefak mana yang paling penting untuk segera dipamerkan ke publik di Indonesia?
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan pelarangan peredaran vape atau rokok elektrik di Indonesia karena dinilai kerap disalahgunakan sebagai media penyalahgunaan narkotika.
Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengungkapkan hasil uji laboratorium terhadap 341 sampel cairan vape, yang menemukan 11 sampel mengandung kanabinoid sintetis, 1 sampel mengandung methamphetamine (sabu), serta 23 sampel mengandung etomidate, yakni obat bius.
Usulan ini muncul sebagai respons atas meningkatnya peredaran zat psikoaktif melalui liquid vape yang dinilai sulit terdeteksi dan berpotensi menjadi kamuflase narkoba.
Bahkan pimpinan Komisi III DPR menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut, dengan alasan vape berpotensi merusak masyarakat apabila tidak ditindak tegas.
Meski demikian, saat ini usulan tersebut masih berada pada tahap pembahasan dalam revisi RUU Narkotika dan belum menjadi kebijakan resmi.
Peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengembangkan inovasi bahan bakar alternatif bernama Benwit, yaitu bensin berbahan dasar minyak kelapa sawit yang diklaim rendah emisi dan berpotensi mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Inovasi ini muncul sebagai respons terhadap krisis energi global yang dipicu gejolak geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Melalui metode catalytic cracking, crude palm oil (CPO) diolah menjadi biogasoline dengan memanfaatkan katalis berbasis alumina yang mampu memecah molekul trigliserida menjadi hidrokarbon ringan, menghasilkan konversi awal sekitar 60 persen meski membutuhkan suhu tinggi hingga 420 derajat Celsius.
Pengembangan lebih lanjut dilakukan dengan penggunaan katalis bimetalik nikel oksida (NiO) dan tembaga oksida (CuO) yang meningkatkan efisiensi proses, menurunkan suhu operasi menjadi 380 derajat Celsius, serta meningkatkan rendemen hingga 83 persen.
Produk Benwit didominasi hidrokarbon rantai pendek setara bensin komersial, sekaligus menerapkan prinsip zero emission karena residunya dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar kompor.
Saat ini, teknologi ini telah diuji pada mesin pertanian untuk membantu petani menghadapi fluktuasi harga BBM, dan ke depan ITS berencana mendorong implementasinya ke skala nasional melalui kerja sama dengan pemerintah sebagai solusi energi terbarukan di Indonesia.
Setiap WNI yang lahir di Indonesia nantinya akan langsung otomatis terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan melalui integrasi layanan kelahiran dalam portal digital INAku.
Pemerintah tengah mempercepat penyatuan sistem antara fasilitas kesehatan, Dukcapil, dan BPJS dengan memanfaatkan NIK sebagai identitas tunggal serta pertukaran data secara real-time.
Melalui integrasi ini, proses pendaftaran yang sebelumnya panjang akan disederhanakan dari 11 tahap menjadi hanya empat tahap utama.
Langkah tersebut diharapkan memperluas cakupan Jaminan Kesehatan Nasional sejak lahir, mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat, serta memperkuat transformasi layanan publik digital yang lebih cepat, terintegrasi, dan efisien.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus menunjukkan kemajuan dalam riset dirgantara melalui pengujian wahana RKX-200TJ, sebuah pesawat turbojet berkecepatan tinggi yang diluncurkan menggunakan roket booster sebelum beralih ke mesin jet.
Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan teknologi penerbangan canggih di Indonesia.
RKX-200TJ dimanfaatkan sebagai platform riset untuk menguji berbagai sistem penting, mulai dari teknologi penerbangan, autopilot, hingga pengembangan pesawat tanpa awak berkecepatan tinggi.
Melalui proyek ini, BRIN menegaskan peran penting riset dan inovasi dalam memperkuat kemandirian serta daya saing industri dirgantara nasional.
GoodTalk kali ini, kami berbincang bersama Miguell Kaidel, salah satu sosok di balik fenomena Timuran Jaksel, tentang bagaimana sebuah identitas lokal bisa bertransformasi menjadi brand berkelas dan gerakan kultural yang solid, hingga keberaniannya membawa warna musik Timur ke panggung internasional di Belanda.
Di GoodTalk kali ini, Dr. Djati Handoko, Direktur AICI dan Ketua Program Studi S2-S3 Ilmu Fisika UI, membedah mengapa riset dan paten adalah harga mati untuk membangun kemandirian bangsa.
Kalau risetnya kuat, industri kita pun akan kokoh!
Bayangkan sebuah dunia di mana mobil dan truk dari Singapura bisa langsung meluncur ke Batam tanpa perlu mengantre feri.
Jembatan sepanjang 20 km ini bukan sekadar beton di atas laut, melainkan jalur nadi ekonomi yang akan menghubungkan hub perdagangan dunia langsung ke jantung Sumatera.
Kita bisa belajar dari Johor, Malaysia. Berkat Causeway dan Second Link, ekonomi mereka melesat dengan PDB menembus Rp518 triliun, menjadikan Johor penyumbang ekonomi terbesar kedua di sana.
Seluruh Semenanjung Malaysia ikut kecipratan rezeki, mulai dari sektor konstruksi hingga suplai hasil tani yang masif ke pasar Singapura.
Potensi aliran manusianya pun luar biasa. Data tahun 2025 menunjukkan rekor gila di perbatasan Singapura-Johor yang mencapai 589.000 pelintasan hanya dalam satu hari.
Jika jembatan ini terwujud, jutaan wisatawan dan dolar dari Singapura akan membanjiri hotel, restoran, dan destinasi wisata di Kepri dan daratan Sumatera. Arus logistik dari Medan hingga Palembang pun akan berubah wajah karena truk bisa masuk-keluar Singapura tanpa lewat laut.
Sektor pariwisata kita akan dipaksa berevolusi dan naik kelas secara instan demi melayani standar wisman yang datang lewat jalur darat.
Namun, mewujudkan mimpi ini adalah proyek "gila". Biayanya dipastikan menembus ratusan triliun rupiah karena harus melintasi laut dalam dengan arus yang ganas.
Konstruksinya pun harus sangat tinggi agar tidak menghambat kapal kontainer raksasa di salah satu jalur pelayaran tersibuk dunia.
Selain biaya, tantangan keamanan dan kedaulatan menjadi taruhan besar.
Jalur darat yang terbuka lebar menuntut sistem pengawasan super ketat untuk mencegah penyelundupan dan kejahatan lintas batas.
Pertanyaannya sekarang: apakah kita cukup berani mengambil risiko besar ini demi lompatan ekonomi yang tak tertandingi?
Good News From Indonesia
Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan dalam upaya swasembada pangan pada tahun 2026.
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional, dari 10 komoditas pangan strategis, sebanyak 7 komoditas dipastikan tidak lagi bergantung pada impor, yakni beras, jagung, bawang merah, cabai, daging ayam ras, telur ayam ras, dan gula.
Ketersediaan pangan nasional dinilai cukup karena didukung oleh produksi dalam negeri yang kuat serta peningkatan cadangan stok, terutama pada komoditas beras yang diproyeksikan mencapai sekitar 16 juta ton di akhir 2026.
Hal ini berasal dari kombinasi carry over stock awal tahun dan total produksi tahunan yang melampaui kebutuhan konsumsi nasional.
Meskipun demikian, pemerintah masih melakukan impor terbatas untuk beberapa komoditas seperti kedelai, bawang putih, dan daging sapi, namun dalam jumlah yang tidak dominan.
Upaya penguatan produksi terus dilakukan melalui kebijakan Kementerian Pertanian, termasuk peningkatan produksi komoditas yang masih bergantung pada impor.
Selain itu, peran Bulog dalam menyerap hasil panen petani turut memperkuat cadangan pangan nasional tanpa ketergantungan impor sejak 2025.
Dengan kondisi ini, ketahanan pangan Indonesia diharapkan semakin stabil dan berkelanjutan di masa mendatang.
#goodnewsfromindonesia
#gnfi
#indonesia
#makintahuindonesia
37 minutes ago | [YT] | 51
View 6 replies
Good News From Indonesia
Negara-negara Ini Punya Senjata Nuklir, Bagaimana dengan Indonesia?
Indonesia konsisten berada di garda terdepan dalam menjaga perdamaian dunia dan mendukung pelarangan senjata nuklir.
Namun, berfokus mengembangkan teknologi nuklir untuk tujuan damai melalui riset dan rencana pembangunan PLTN guna mengejar target Net Zero Emission.
Artikel selengkapnya:
www.goodnewsfromindonesia.id/2026/03/01/negara-neg…
#GNFI
#GNFInfo
#GoodNewsFromIndonesia
#MakinTahuIndonesia
#Indonesia
6 hours ago | [YT] | 51
View 28 replies
Good News From Indonesia
Pengembalian Arca Shiva, Prasasti Damalung, dan Al-Qur’an Teuku Umar menegaskan bahwa repatriasi artefak bukan sekadar pemindahan benda, tetapi juga pemulihan memori sejarah Indonesia dari abad ke-13 hingga abad ke-19.
3 artefak ini merepresentasikan warisan Hindu, epigrafi Jawa, dan Islam sekaligus, sehingga kepulangannya membawa narasi lintas zaman dan lintas peradaban dalam satu momen yang sama.
Bagaimana menurut kalian, artefak mana yang paling penting untuk segera dipamerkan ke publik di Indonesia?
#goodstats
#gnfi
#literasidata
#infografik
1 day ago | [YT] | 520
View 50 replies
Good News From Indonesia
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan pelarangan peredaran vape atau rokok elektrik di Indonesia karena dinilai kerap disalahgunakan sebagai media penyalahgunaan narkotika.
Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengungkapkan hasil uji laboratorium terhadap 341 sampel cairan vape, yang menemukan 11 sampel mengandung kanabinoid sintetis, 1 sampel mengandung methamphetamine (sabu), serta 23 sampel mengandung etomidate, yakni obat bius.
Usulan ini muncul sebagai respons atas meningkatnya peredaran zat psikoaktif melalui liquid vape yang dinilai sulit terdeteksi dan berpotensi menjadi kamuflase narkoba.
Bahkan pimpinan Komisi III DPR menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut, dengan alasan vape berpotensi merusak masyarakat apabila tidak ditindak tegas.
Meski demikian, saat ini usulan tersebut masih berada pada tahap pembahasan dalam revisi RUU Narkotika dan belum menjadi kebijakan resmi.
#goodnewsfromindonesia
#gnfi
#indonesia
#makintahuindonesia
1 day ago | [YT] | 72
View 11 replies
Good News From Indonesia
Peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengembangkan inovasi bahan bakar alternatif bernama Benwit, yaitu bensin berbahan dasar minyak kelapa sawit yang diklaim rendah emisi dan berpotensi mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Inovasi ini muncul sebagai respons terhadap krisis energi global yang dipicu gejolak geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Melalui metode catalytic cracking, crude palm oil (CPO) diolah menjadi biogasoline dengan memanfaatkan katalis berbasis alumina yang mampu memecah molekul trigliserida menjadi hidrokarbon ringan, menghasilkan konversi awal sekitar 60 persen meski membutuhkan suhu tinggi hingga 420 derajat Celsius.
Pengembangan lebih lanjut dilakukan dengan penggunaan katalis bimetalik nikel oksida (NiO) dan tembaga oksida (CuO) yang meningkatkan efisiensi proses, menurunkan suhu operasi menjadi 380 derajat Celsius, serta meningkatkan rendemen hingga 83 persen.
Produk Benwit didominasi hidrokarbon rantai pendek setara bensin komersial, sekaligus menerapkan prinsip zero emission karena residunya dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar kompor.
Saat ini, teknologi ini telah diuji pada mesin pertanian untuk membantu petani menghadapi fluktuasi harga BBM, dan ke depan ITS berencana mendorong implementasinya ke skala nasional melalui kerja sama dengan pemerintah sebagai solusi energi terbarukan di Indonesia.
#goodnewsfromindonesia
#gnfi
#indonesia
#makintahuindonesia
3 days ago | [YT] | 590
View 187 replies
Good News From Indonesia
Setiap WNI yang lahir di Indonesia nantinya akan langsung otomatis terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan melalui integrasi layanan kelahiran dalam portal digital INAku.
Pemerintah tengah mempercepat penyatuan sistem antara fasilitas kesehatan, Dukcapil, dan BPJS dengan memanfaatkan NIK sebagai identitas tunggal serta pertukaran data secara real-time.
Melalui integrasi ini, proses pendaftaran yang sebelumnya panjang akan disederhanakan dari 11 tahap menjadi hanya empat tahap utama.
Langkah tersebut diharapkan memperluas cakupan Jaminan Kesehatan Nasional sejak lahir, mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat, serta memperkuat transformasi layanan publik digital yang lebih cepat, terintegrasi, dan efisien.
#goodnewsfromindonesia
#gnfi
#indonesia
#makintahuindonesia
6 days ago | [YT] | 638
View 161 replies
Good News From Indonesia
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus menunjukkan kemajuan dalam riset dirgantara melalui pengujian wahana RKX-200TJ, sebuah pesawat turbojet berkecepatan tinggi yang diluncurkan menggunakan roket booster sebelum beralih ke mesin jet.
Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan teknologi penerbangan canggih di Indonesia.
RKX-200TJ dimanfaatkan sebagai platform riset untuk menguji berbagai sistem penting, mulai dari teknologi penerbangan, autopilot, hingga pengembangan pesawat tanpa awak berkecepatan tinggi.
Melalui proyek ini, BRIN menegaskan peran penting riset dan inovasi dalam memperkuat kemandirian serta daya saing industri dirgantara nasional.
#goodnewsfromindonesia
#gnfi
#indonesia
#makintahuindonesia
6 days ago | [YT] | 316
View 44 replies
Good News From Indonesia
GoodTalk kali ini, kami berbincang bersama Miguell Kaidel, salah satu sosok di balik fenomena Timuran Jaksel, tentang bagaimana sebuah identitas lokal bisa bertransformasi menjadi brand berkelas dan gerakan kultural yang solid, hingga keberaniannya membawa warna musik Timur ke panggung internasional di Belanda.
Selengkapnya:
https://youtu.be/dzFS3UddD8Y?si=B-Jd7...
#goodtalk#gnfi
1 week ago | [YT] | 237
View 0 replies
Good News From Indonesia
Di GoodTalk kali ini, Dr. Djati Handoko, Direktur AICI dan Ketua Program Studi S2-S3 Ilmu Fisika UI, membedah mengapa riset dan paten adalah harga mati untuk membangun kemandirian bangsa.
Kalau risetnya kuat, industri kita pun akan kokoh!
Simak diskusi selengkapnya:
https://youtu.be/Bvp7zsrTqEE?si=j_Ysg...
#goodtalk#gnfi
1 week ago | [YT] | 314
View 23 replies
Good News From Indonesia
Bayangkan sebuah dunia di mana mobil dan truk dari Singapura bisa langsung meluncur ke Batam tanpa perlu mengantre feri.
Jembatan sepanjang 20 km ini bukan sekadar beton di atas laut, melainkan jalur nadi ekonomi yang akan menghubungkan hub perdagangan dunia langsung ke jantung Sumatera.
Kita bisa belajar dari Johor, Malaysia. Berkat Causeway dan Second Link, ekonomi mereka melesat dengan PDB menembus Rp518 triliun, menjadikan Johor penyumbang ekonomi terbesar kedua di sana.
Seluruh Semenanjung Malaysia ikut kecipratan rezeki, mulai dari sektor konstruksi hingga suplai hasil tani yang masif ke pasar Singapura.
Potensi aliran manusianya pun luar biasa. Data tahun 2025 menunjukkan rekor gila di perbatasan Singapura-Johor yang mencapai 589.000 pelintasan hanya dalam satu hari.
Jika jembatan ini terwujud, jutaan wisatawan dan dolar dari Singapura akan membanjiri hotel, restoran, dan destinasi wisata di Kepri dan daratan Sumatera. Arus logistik dari Medan hingga Palembang pun akan berubah wajah karena truk bisa masuk-keluar Singapura tanpa lewat laut.
Sektor pariwisata kita akan dipaksa berevolusi dan naik kelas secara instan demi melayani standar wisman yang datang lewat jalur darat.
Namun, mewujudkan mimpi ini adalah proyek "gila". Biayanya dipastikan menembus ratusan triliun rupiah karena harus melintasi laut dalam dengan arus yang ganas.
Konstruksinya pun harus sangat tinggi agar tidak menghambat kapal kontainer raksasa di salah satu jalur pelayaran tersibuk dunia.
Selain biaya, tantangan keamanan dan kedaulatan menjadi taruhan besar.
Jalur darat yang terbuka lebar menuntut sistem pengawasan super ketat untuk mencegah penyelundupan dan kejahatan lintas batas.
Pertanyaannya sekarang: apakah kita cukup berani mengambil risiko besar ini demi lompatan ekonomi yang tak tertandingi?
#AndaiSaja
#goodnewsfromindonesia
#gnfi
#indonesia
#makintahuindonesia
1 week ago | [YT] | 298
View 134 replies
Load more