Diplomasi Sambal Indonesia: Fenomena Booming-nya Ayam Gepuk di Malaysia
Ayam gepuk kini mengisi setiap sudut kota di Malaysia, menjadi kisah tentang ulekan tradisional dari Yogyakarta yang naik kelas sebagai entitas bisnis jutaan ringgit.
Mitos Pernikahan Jawa–Sunda: Dari Tragedi Bubat sampai Politik Pecah Belah
Mitos larangan nikah Jawa–Sunda selalu dikaitkan dengan tragedi Perang Bubat. Narasi ini diduga kuat sengaja "digoreng" di masa kolonial demi memecah persatuan masyarakat.
Kawan GNFI, masih percaya dengan mitos ini atau punya cerita sukses pernikahan Jawa–Sunda di sekitarmu? Tulis di kolom komentar ya!
Prabowo Subianto mengumumkan penurunan potongan aplikator ojek online dari sebelumnya 20 persen menjadi maksimal 8 persen dalam pidato Hari Buruh 2026 di Monas, Jakarta.
Kebijakan ini diatur melalui Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
Dengan aturan baru tersebut, pembagian pendapatan berubah menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi dan 8 persen untuk aplikator.
Selain mengatur pembagian pendapatan, pemerintah juga menetapkan perlindungan bagi pengemudi transportasi online berupa BPJS Kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, dan asuransi kesehatan.
Prabowo menilai potongan besar dari aplikator tidak adil karena pengemudi merupakan pihak yang bekerja langsung di lapangan dan menghadapi risiko setiap hari.
Universitas Brawijaya mengembangkan sunscreen anak berbahan dasar ekstrak rambut jagung melalui produk Hi-To-Go Sun Protector dalam lini BOUMI, hasil kolaborasi dengan PT Cedefindo di bawah Martha Tilaar Group.
Inovasi ini memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan aktif alami dengan kandungan SPF 50 PA++, mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB sekaligus menjaga kelembapan.
Formulanya juga dipadukan dengan minyak atsiri dan lavender untuk meningkatkan kenyamanan, serta dirancang dalam bentuk spray agar praktis digunakan anak usia 4–14 tahun.
Produk ini telah masuk tahap produksi massal dengan pasokan bahan baku dari petani lokal, menunjukkan hilirisasi riset menuju industri.
Pemanfaatan limbah rambut jagung tidak hanya menekan biaya produksi, tetapi juga membuka nilai ekonomi baru dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
Penelitian lanjutan diarahkan pada pengembangan potensi lain, termasuk minuman herbal dan aplikasi kesehatan, meski masih dalam tahap riset.
Secara kasat mata, bayangan Rupiah di level Rp5.000 memang terlihat sangat menguntungkan bagi konsumen. Daya beli kita terhadap barang teknologi seperti iPhone 17 atau kendaraan seperti kendaraan bermotor akan melonjak karena harga barang impor dan biaya lisensi global menjadi jauh lebih terjangkau. Selain itu, biaya perjalanan udara dan ibadah haji atau umrah akan turun drastis karena efisiensi biaya avtur serta sewa pesawat yang dipatok dalam dolar AS. Stabilitas harga kebutuhan pokok juga lebih terjaga berkat murahnya biaya logistik dan bahan baku internasional.
Namun, penguatan yang terlalu tajam dan ekstrem ini bisa menjadi pedang bermata dua bagi ekonomi nasional. Jika Rupiah terlalu perkasa, produk-produk ekspor buatan Indonesia akan menjadi sangat mahal di pasar global sehingga sulit bersaing dengan negara lain. Hal ini dapat menyebabkan industri manufaktur dalam negeri terpukul dan berisiko memicu pemutusan hubungan kerja besar-besaran. Selain itu, sektor pariwisata bisa sepi peminat karena turis asing merasa biaya berlibur ke Indonesia menjadi terlalu mahal.
Keseimbangan adalah kunci utama dalam kebijakan nilai tukar ini. Kita menginginkan mata uang yang kuat untuk kemakmuran rakyat, namun harus tetap didukung oleh produktivitas industri yang tinggi agar tidak terjebak menjadi bangsa yang hanya hobi mengonsumsi barang impor murah. Seperti strategi yang pernah diterapkan B.J. Habibie, penguatan nilai tukar harus dibarengi dengan disiplin fiskal dan kepercayaan dunia internasional terhadap fundamental ekonomi kita agar kemakmuran tersebut bersifat jangka panjang dan stabil.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri mengevakuasi sejumlah objek diduga cagar budaya berupa dua yoni dan struktur bata kuno yang ditemukan petani di Kecamatan Wates.
Pemindahan dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut akibat aktivitas pertanian, dengan penyimpanan sementara di rumah warga yang ditunjuk.
Kondisi artefak, terutama yoni berbahan andesit, sudah tidak utuh dan diduga mengalami kerusakan karena faktor aktivitas manusia di lahan persawahan.
Berdasarkan bentuk dan karakteristiknya, temuan ini diperkirakan berasal dari masa pra-Majapahit dan kemungkinan berkaitan dengan situs arkeologi di kawasan sekitar, seperti Situs Kayunan yang memiliki jejak sejarah era Kediri akhir.
Struktur bata yang ditemukan diduga bagian dari sistem irigasi kuno, menunjukkan adanya aktivitas peradaban dan pengelolaan lingkungan yang sudah berkembang pada masa tersebut.
Dulu Majapahit, Mataram, dan Eropa Setara, Mengapa Kini Begitu Berbeda?
Majapahit dan Mataram pernah setara dengan bangsa besar dunia. Untuk kembali ke sana, kita perlu sistem yang inklusif, bukan aturan yang hanya memihak elit.
Kawan GNFI juga bisa tulis opinimu di goodnewsfromindonesia.id!
Separuh Hati di Washington, Seluruh Perut di Beijing
Diplomasi bukan soal "siapa yang lebih necis", tapi soal kepentingan nasional dan perut rakyat. Kuncinya adalah kecerdikan menjaga keseimbangan di tengah persaingan raksasa.
Muhammadiyah tercatat sebagai organisasi Islam dengan jumlah Fakultas Kedokteran terbanyak di dunia.
Hingga 2026, Muhammadiyah memiliki 23 Fakultas Kedokteran yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, didukung oleh 163 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) serta 129 Rumah Sakit Muhammadiyah-’Aisyiyah (RSMA).
Seluruh pengembangan ini berlandaskan nilai tauhid yang fungsional, yang mendorong kontribusi nyata di bidang pendidikan dan kesehatan.
Keberadaan Fakultas Kedokteran ini tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi juga menjangkau berbagai daerah lain di Indonesia, dengan sejumlah program telah terakreditasi unggul.
Capaian ini menegaskan posisi Muhammadiyah sebagai pelopor dalam pengembangan pendidikan kedokteran berbasis nilai keislaman sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Salatiga kembali menempati posisi teratas sebagai kota paling toleran di Indonesia versi Indeks Kota Toleran 2025 SETARA Institute, disusul Singkawang dan Semarang.
Metodologi penilaian IKT mengukur praktik toleransi kota melalui sejumlah indikator, mulai dari regulasi pemerintah, tindakan sosial, hingga perlindungan terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan.
Jawa Tengah menjadi provinsi dengan wakil terbanyak di 10 besar, menunjukkan isu toleransi tidak hanya soal keberagaman penduduk, tetapi juga konsistensi tata kelola kota.
Bagaimana menurut kalian, kota mana yang paling terasa toleran dalam kehidupan sehari-hari?
Good News From Indonesia
Diplomasi Sambal Indonesia: Fenomena Booming-nya Ayam Gepuk di Malaysia
Ayam gepuk kini mengisi setiap sudut kota di Malaysia, menjadi kisah tentang ulekan tradisional dari Yogyakarta yang naik kelas sebagai entitas bisnis jutaan ringgit.
Artikel selengkapnya:
goodnews.id/ayamgepuk
#GNFI
#GNFInfo
#GoodNewsFromIndonesia
#MakinTahuIndonesia
#Indonesia
4 hours ago | [YT] | 190
View 41 replies
Good News From Indonesia
Mitos Pernikahan Jawa–Sunda: Dari Tragedi Bubat sampai Politik Pecah Belah
Mitos larangan nikah Jawa–Sunda selalu dikaitkan dengan tragedi Perang Bubat. Narasi ini diduga kuat sengaja "digoreng" di masa kolonial demi memecah persatuan masyarakat.
Kawan GNFI, masih percaya dengan mitos ini atau punya cerita sukses pernikahan Jawa–Sunda di sekitarmu? Tulis di kolom komentar ya!
Artikel selengkapnya:
www.goodnewsfromindonesia.id/2026/04/16/mitos-pern…
#GNFI
#GNFInfo
#GoodNewsFromIndonesia
#MakinTahuIndonesia
#Indonesia
3 days ago | [YT] | 502
View 122 replies
Good News From Indonesia
Prabowo Subianto mengumumkan penurunan potongan aplikator ojek online dari sebelumnya 20 persen menjadi maksimal 8 persen dalam pidato Hari Buruh 2026 di Monas, Jakarta.
Kebijakan ini diatur melalui Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
Dengan aturan baru tersebut, pembagian pendapatan berubah menjadi minimal 92 persen untuk pengemudi dan 8 persen untuk aplikator.
Selain mengatur pembagian pendapatan, pemerintah juga menetapkan perlindungan bagi pengemudi transportasi online berupa BPJS Kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, dan asuransi kesehatan.
Prabowo menilai potongan besar dari aplikator tidak adil karena pengemudi merupakan pihak yang bekerja langsung di lapangan dan menghadapi risiko setiap hari.
3 days ago | [YT] | 279
View 69 replies
Good News From Indonesia
Universitas Brawijaya mengembangkan sunscreen anak berbahan dasar ekstrak rambut jagung melalui produk Hi-To-Go Sun Protector dalam lini BOUMI, hasil kolaborasi dengan PT Cedefindo di bawah Martha Tilaar Group.
Inovasi ini memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan aktif alami dengan kandungan SPF 50 PA++, mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB sekaligus menjaga kelembapan.
Formulanya juga dipadukan dengan minyak atsiri dan lavender untuk meningkatkan kenyamanan, serta dirancang dalam bentuk spray agar praktis digunakan anak usia 4–14 tahun.
Produk ini telah masuk tahap produksi massal dengan pasokan bahan baku dari petani lokal, menunjukkan hilirisasi riset menuju industri.
Pemanfaatan limbah rambut jagung tidak hanya menekan biaya produksi, tetapi juga membuka nilai ekonomi baru dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
Penelitian lanjutan diarahkan pada pengembangan potensi lain, termasuk minuman herbal dan aplikasi kesehatan, meski masih dalam tahap riset.
#goodnewsfromindonesia
#gnfi
#indonesia
#makintahuindonesia
4 days ago | [YT] | 1,133
View 46 replies
Good News From Indonesia
Secara kasat mata, bayangan Rupiah di level Rp5.000 memang terlihat sangat menguntungkan bagi konsumen. Daya beli kita terhadap barang teknologi seperti iPhone 17 atau kendaraan seperti kendaraan bermotor akan melonjak karena harga barang impor dan biaya lisensi global menjadi jauh lebih terjangkau. Selain itu, biaya perjalanan udara dan ibadah haji atau umrah akan turun drastis karena efisiensi biaya avtur serta sewa pesawat yang dipatok dalam dolar AS. Stabilitas harga kebutuhan pokok juga lebih terjaga berkat murahnya biaya logistik dan bahan baku internasional.
Namun, penguatan yang terlalu tajam dan ekstrem ini bisa menjadi pedang bermata dua bagi ekonomi nasional. Jika Rupiah terlalu perkasa, produk-produk ekspor buatan Indonesia akan menjadi sangat mahal di pasar global sehingga sulit bersaing dengan negara lain. Hal ini dapat menyebabkan industri manufaktur dalam negeri terpukul dan berisiko memicu pemutusan hubungan kerja besar-besaran. Selain itu, sektor pariwisata bisa sepi peminat karena turis asing merasa biaya berlibur ke Indonesia menjadi terlalu mahal.
Keseimbangan adalah kunci utama dalam kebijakan nilai tukar ini. Kita menginginkan mata uang yang kuat untuk kemakmuran rakyat, namun harus tetap didukung oleh produktivitas industri yang tinggi agar tidak terjebak menjadi bangsa yang hanya hobi mengonsumsi barang impor murah. Seperti strategi yang pernah diterapkan B.J. Habibie, penguatan nilai tukar harus dibarengi dengan disiplin fiskal dan kepercayaan dunia internasional terhadap fundamental ekonomi kita agar kemakmuran tersebut bersifat jangka panjang dan stabil.
#AndaiSaja
#GNFI
#goodnewsfromindonesia
#makintahuindonesia
4 days ago | [YT] | 660
View 207 replies
Good News From Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri mengevakuasi sejumlah objek diduga cagar budaya berupa dua yoni dan struktur bata kuno yang ditemukan petani di Kecamatan Wates.
Pemindahan dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut akibat aktivitas pertanian, dengan penyimpanan sementara di rumah warga yang ditunjuk.
Kondisi artefak, terutama yoni berbahan andesit, sudah tidak utuh dan diduga mengalami kerusakan karena faktor aktivitas manusia di lahan persawahan.
Berdasarkan bentuk dan karakteristiknya, temuan ini diperkirakan berasal dari masa pra-Majapahit dan kemungkinan berkaitan dengan situs arkeologi di kawasan sekitar, seperti Situs Kayunan yang memiliki jejak sejarah era Kediri akhir.
Struktur bata yang ditemukan diduga bagian dari sistem irigasi kuno, menunjukkan adanya aktivitas peradaban dan pengelolaan lingkungan yang sudah berkembang pada masa tersebut.
#goodnewsfromindonesia
#gnfi
#indonesia
#makintahuindonesia
6 days ago | [YT] | 497
View 26 replies
Good News From Indonesia
Dulu Majapahit, Mataram, dan Eropa Setara, Mengapa Kini Begitu Berbeda?
Majapahit dan Mataram pernah setara dengan bangsa besar dunia. Untuk kembali ke sana, kita perlu sistem yang inklusif, bukan aturan yang hanya memihak elit.
Kawan GNFI juga bisa tulis opinimu di goodnewsfromindonesia.id!
#GNFI
#GNFInfo
#GoodNewsFromIndonesia
#MakinTahuIndonesia
#Indonesia
1 week ago | [YT] | 446
View 78 replies
Good News From Indonesia
Separuh Hati di Washington, Seluruh Perut di Beijing
Diplomasi bukan soal "siapa yang lebih necis", tapi soal kepentingan nasional dan perut rakyat. Kuncinya adalah kecerdikan menjaga keseimbangan di tengah persaingan raksasa.
Artikel Selengkapnya:
www.goodnewsfromindonesia.id/2026/04/17/separuh-ha…
#GNFI
#GNFInfo
#GoodNewsFromIndonesia
#MakinTahuIndonesia
#Indonesia
1 week ago | [YT] | 207
View 26 replies
Good News From Indonesia
Muhammadiyah tercatat sebagai organisasi Islam dengan jumlah Fakultas Kedokteran terbanyak di dunia.
Hingga 2026, Muhammadiyah memiliki 23 Fakultas Kedokteran yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, didukung oleh 163 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) serta 129 Rumah Sakit Muhammadiyah-’Aisyiyah (RSMA).
Seluruh pengembangan ini berlandaskan nilai tauhid yang fungsional, yang mendorong kontribusi nyata di bidang pendidikan dan kesehatan.
Keberadaan Fakultas Kedokteran ini tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi juga menjangkau berbagai daerah lain di Indonesia, dengan sejumlah program telah terakreditasi unggul.
Capaian ini menegaskan posisi Muhammadiyah sebagai pelopor dalam pengembangan pendidikan kedokteran berbasis nilai keislaman sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat luas.
#goodnewsfromindonesia
#gnfi
#indonesia
#makintahuindonesia
1 week ago | [YT] | 1,713
View 193 replies
Good News From Indonesia
Salatiga kembali menempati posisi teratas sebagai kota paling toleran di Indonesia versi Indeks Kota Toleran 2025 SETARA Institute, disusul Singkawang dan Semarang.
Metodologi penilaian IKT mengukur praktik toleransi kota melalui sejumlah indikator, mulai dari regulasi pemerintah, tindakan sosial, hingga perlindungan terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan.
Jawa Tengah menjadi provinsi dengan wakil terbanyak di 10 besar, menunjukkan isu toleransi tidak hanya soal keberagaman penduduk, tetapi juga konsistensi tata kelola kota.
Bagaimana menurut kalian, kota mana yang paling terasa toleran dalam kehidupan sehari-hari?
#goodstats
#gnfi
#literasidata
#infografik
1 week ago | [YT] | 377
View 85 replies
Load more