Hai Pecinta ikan channa, Ayo berbagi Tips Trik, pengalaman, Info Unik & Menarik, Ulasan Ilmiah seputar treatment ikan channa. Mulai dari channa maru Yellow Sentarum, Red Barito, Red Sampit, Red Pangkalan Bun, Red Sentarum, Maru Riau, aneka Jenis Marulioides, channa auranti, channa stewartii, channa pulchra, channa limbata, channa andrao, channa bleheri, channa barca, channa asiatica dan berbagai spesies channa lainnya..
Bagikan Cerita atau Pengalaman kalian sesuai topik diskusi/konten yang ditampilkan, dikolom komentar..
Visual / Audio / Materi di channel ini bukan untuk edukasi, tetapi hanya sebatas teori bahan diskusi..
Admin sebatas membantu moderasi..
Bila Channel ini bermanfaat buat kamu,..
Pastikan Subscribe, Like, Comment & Share
Terima Kasih
Aquatic Pet Enthusiast
APE Explore
JUDUL PENELITIAN
Potential effects of astaxanthin on the growth performance, survival, and colour brightness of Channa marulioides (Bleeker, 1851) in feed domestication
KESIMPULAN LENGKAP :
1. Rincian Perlakuan Pakan (T1, T2, T3)
Dalam penelitian ini, ikan dibagi ke dalam kelompok berdasarkan jenis pakan tambahan yang dicampur dengan pelet komersial dan diperkaya dengan 100 mg per kg astaxanthin:
* T1 (Maggot): Pemberian pelet buatan yang dikombinasikan dengan larva lalat (maggot).
* T2 (Tubifex): Pemberian pelet buatan yang dikombinasikan dengan cacing sutra (tubifex).
* T3 (Udang Kering): Pemberian pelet buatan yang dikombinasikan dengan udang kering.
2. Performa Pertumbuhan yang Optimal
Diet sangat memengaruhi pertumbuhan fisik ikan. Perlakuan T3 (Udang Kering) memberikan hasil terbaik dibandingkan perlakuan lainnya:
* Penambahan Berat: Mencapai rata-rata 89,76 gram.
* Pertumbuhan Panjang: Meningkat rata-rata 10,15 cm atau sebesar 94,32 persen dari panjang awal.
* Efisiensi Pakan: Memiliki nilai Rasio Konversi Pakan (FCR) paling rendah dan efisien sebesar 1,33.
3. Tingkat Kelangsungan Hidup
Tingkat kelangsungan hidup ikan tetap tinggi di atas 80 persen untuk semua kelompok (T1, T2, T3, dan kontrol). Hal ini menunjukkan bahwa semua jenis pakan tambahan yang diuji aman bagi kesehatan ikan dan tidak menyebabkan angka kematian yang tinggi selama kualitas air tetap terjaga pada suhu 25-26 derajat Celsius.
4. Peningkatan Kecerahan Warna (Pigmentasi)
Hasil terbaik untuk aspek visual juga ditemukan pada kelompok T3:
* Skor Warna: Kelompok T3 mencapai skor kecerahan tertinggi yaitu 14 pada skala pengukuran warna.
* Kandungan Karotenoid: Akumulasi warna tertinggi terdapat pada bagian sisik kulit (8,51 mikrogram per gram) dan sirip ekor (13,6 mikrogram per gram).
* Keunggulan Udang: Kombinasi astaxanthin sintetis dengan udang kering (T3) bekerja lebih efektif karena udang kering secara alami mengandung karotenoid yang mempercepat proses pewarnaan.
5. Rekomendasi Budidaya
Strategi terbaik untuk domestikasi dan budidaya Channa marulioides adalah menggunakan pelet yang diperkaya astaxanthin dengan tambahan udang kering. Metode ini terbukti paling optimal dalam memacu pertumbuhan sekaligus menghasilkan warna ikan yang cerah dan berkualitas tinggi guna meningkatkan nilai jual ikan.
1 month ago | [YT] | 1
View 0 replies
APE Explore
SELAMAT IDUL FITRI, Mohon Maaf Lahir Batin
1 month ago | [YT] | 5
View 1 reply
APE Explore
Rahasia Warna Merah pada Channa Maru: Benarkah Ikan Tak Bisa Bikin Warna Sendiri?
Bagi para penghobi Predatory Fish, khususnya pecinta Channa Marulioides (Maru), warna merah adalah "mahkota". Kita sering mengejar varian Red Sampit, Red Baruto, atau Red Pangkalan Bun dll, dengan harapan warna merahnya makin tua dan pekat seiring bertambahnya ukuran (progres).
Namun, ada fakta biologi yang sering luput dari perhatian: Ikan sebenarnya tidak bisa membuat warna merah (pigmen merah) di dalam tubuhnya secara mandiri.
Lalu, dari mana warna merah itu berasal dan kenapa coraknya bisa ikut membesar? Mari kita bedah.
1. Tubuh Ikan Adalah "Bank", Bukan "Pabrik"
Secara biologis, ikan (termasuk Channa dan Koi) tidak memiliki jalur biosintesis untuk menciptakan karotenoid (pigmen merah, oranye, kuning) secara de novo atau dari nol.
Jika manusia butuh Vitamin C dari buah-buahan, maka Channa Maru butuh karotenoid dari pakan. Mereka hanya bertindak sebagai "penampung" atau pengelola pigmen. Tanpa asupan karotenoid, genetik merah sehebat apa pun akan perlahan memudar menjadi pucat atau oranye kusam.
2. Rahasia Channa Maru Tetap Merah Meski Tanpa Pelet Warna.
Banyak kiper Channa bertanya: "Ikan saya dari kecil (20 cm) sudah ada bakat merah, sekarang sudah 50 cm merahnya makin lebar padahal cuma kasih pakan alami (katak/udang/ulat), kok bisa?"
Jawabannya ada pada Pakan Alami & Alga:
* Udang: Kulit udang mengandung astaxanthin (karotenoid merah) yang sangat tinggi. Ini adalah "bahan bakar" utama warna merah Channa.
* Alga di Ekosistem: Di alam liar atau kolam semi-outdoor, serangga atau udang kecil memakan alga. Alga adalah produsen utama karotenoid. Saat Channa memakan hewan-hewan tersebut, pigmennya berpindah ke kulit Channa.
* Efek Koi: Sama seperti ikan Koi yang rajin mengemil lumut di dinding kolam, Koi tetap merah karena lumut adalah gudang karotenoid alami. Sementara Channa mendapatkan "setoran" warna ini secara tidak langsung melalui rantai makanan.
3. Kenapa Corak Merahnya Ikut Membesar Seiring Pertumbuhan?
Ada mitos yang mengatakan sel ikan cuma "melar" saat ikan tumbuh besar. Ini salah.
Ikan tumbuh dari 1 cm ke 70 cm karena pembelahan sel (Mitosis). Jumlah selnya bertambah triliunan kali lipat.
* Sel warna merah (Eritrofor) pada Channa Maru Anda ikut membelah diri.
* Saat tubuh ikan memanjang dan meluas, sel warna ini terus memperbanyak diri untuk menutupi area kulit yang baru.
* Selama ada "tabungan" pigmen dari pakan (meski sedikit), sel-sel baru hasil pembelahan ini akan tetap terisi warna merah, sehingga coraknya terlihat ikut membesar dan tetap solid.
4. Peran Genetik (Beni pada Koi & Red-Gene pada Maru)
Meski pakan adalah kunci, Genetik adalah "Gudangnya".
* Ikan dengan genetik bagus (seperti Koi kualitas Grade A atau Maru Red-Line yang jelas) memiliki jumlah sel kromatofor yang lebih rapat dan kapasitas penyimpanan pigmen yang lebih besar.
* Ikan dengan genetik "merah" yang kuat mampu mengunci pigmen di bawah kulit lebih lama, sehingga tidak mudah luntur meskipun asupan pakannya sedang tidak maksimal.
Kesimpulan untuk Para Kiper Channa
Jika Anda ingin Channa Maru Anda memiliki warna merah yang deep dan stabil:
* Jangan lupakan asupan Karotenoid: Udang adalah pakan wajib. Jika menggunakan pelet, pastikan mengandung astaxanthin.
* Pahami Pertumbuhan Sel: Fokuslah pada kesehatan ikan agar pembelahan sel kulit berjalan sempurna, sehingga corak merah tidak "pecah" atau renggang saat ikan masuk fase size jumbo.
* Genetik adalah Fondasi: Pakan hanya mengisi "wadah" yang sudah disediakan oleh genetik.
Jadi, Channa Anda tidak "membuat" warna merah, mereka hanya dengan sangat cerdik menabung dan mengelola setiap butir pigmen yang Anda berikan melalui pakan.
APE EXPLORE
2 months ago | [YT] | 54
View 5 replies
APE Explore
JANGAN COBA-COBA! Pakai Yakult di Akuarium Channa Maru. Ini Faktanya!
Pernah marak tren di kalangan penghobi ikan hias yang mencoba berbagai metode ekstrem untuk mempercepat progres bunga pada Channa Maru, salah satunya dengan mencampurkan Yakult ke dalam air akuarium. Namun, tindakan ini merupakan kesalahan besar yang justru membahayakan ekosistem akuarium secara fatal. Bakteri yang terkandung dalam Yakult adalah bakteri usus manusia yang sama sekali tidak dirancang untuk sistem filtrasi air, di mana akuarium sebenarnya membutuhkan bakteri nitrifikasi khusus untuk mengurai amonia menjadi nitrat agar air tetap aman bagi ikan.
Penggunaan bahan konsumsi manusia seperti Yakult atau bahkan susu di dalam akuarium hanya akan mengundang petaka bagi kesehatan ikan. Bukan membantu pencernaan, perbedaan suhu, pH, dan kadar oksigen di dalam air membuat bakteri probiotik manusia tersebut tidak dapat bertahan hidup dengan baik. Sebaliknya, sisa-sisa kandungan gula dan nutrisi dalam minuman tersebut justru memicu ledakan populasi bakteri berbahaya dan pertumbuhan alga yang tidak terkendali, sehingga membuat air menjadi keruh, berbau busuk, dan menghambat proses pernapasan ikan.
Risiko nyata dari eksperimen sembarangan ini juga didukung oleh data riset yang menunjukkan bahwa pemberian dosis Yakult yang tinggi pada air justru menurunkan kadar oksigen terlarut dan meningkatkan konsentrasi amonia yang sangat beracun bagi insang. Oleh karena itu, para pecinta Channa sangat disarankan untuk tetap menggunakan produk yang memang diformulasikan khusus untuk ikan, seperti bakteri starter berkualitas dan probiotik ikan, daripada tergiur konten menyesatkan yang bisa berakhir dengan kematian tragis peliharaan kesayangan.
#ChannaMaru #ChannaMarulioides
2 months ago | [YT] | 18
View 4 replies
APE Explore
Peran Vital Spirulina Untuk Ikan Predator Seperti Channa Marulioides ataupun Jenis Channa lainnya
2 months ago | [YT] | 21
View 2 replies
APE Explore
Garam Ikan Untuk Akuarium / Air Baru
Jika ikan channa baru saja dipindahkan ke akuarium baru, kita dapat menambahkan garam ke akuarium dengan dosis 0,5 gram per liter air. Sifat garam dapat membantu ikan channa mempercepat adaptasi dengan lingkungan barunya dan mengurangi stres.
4 months ago | [YT] | 2
View 5 replies
APE Explore
JANGAN ANGGAP REMEH JIKA CHANNA SUDAH BEGINI..
👉Tanda-tanda Stres: Ikan menjadi malas, sirip menguncup, nafsu makan berkurang, sering meloncat, lemas, hingga muncul penyakit.
👉Penyebab Stres: Bahan beracun dalam air, perubahan suhu dan pH air, gangguan plankton, getaran, goyangan, dan polutan lainnya.
👉Dampak Stres:
✅Jangka Pendek: Perubahan perilaku seperti yang disebutkan di atas.
✅Jangka Panjang: Pertumbuhan lambat, deformitas tulang, penyakit seperti cloud eye, dan gangguan metabolisme lainnya.
👉Intinya: Stres pada ikan channa dapat disebabkan oleh berbagai faktor lingkungan dan dapat berdampak serius pada kesehatan dan pertumbuhan ikan. Penting untuk menjaga kualitas air dan lingkungan sekitar akuarium agar ikan channa tetap sehat dan terhindar dari stres.
👉Tips Tambahan:
✅Lakukan penggantian air secara rutin, gunakan filter yang baik, dan pantau suhu serta pH air secara berkala.
✅Ubah kondisi air secara bertahap untuk menghindari stres pada ikan. jangan secara drastis/mendadak/total.
✅Pastikan ikan mendapatkan makanan yang bergizi untuk menjaga daya tahan tubuhnya.
✅Hindari memindahkan ikan terlalu sering atau mengganggunya saat beristirahat.
------------------------------------------
4 months ago | [YT] | 19
View 4 replies
APE Explore
Bolehkah Pelet Kucing Jadi Pakan Ikan Channa?
👉Memberikan pelet kucing untuk ikan channa bukanlah ide yang baik. Meskipun kedua mahluk ini membutuhkan protein, namun kandungan nutrisi pada pelet kucing dirancang khusus untuk kucing, bukan ikan channa. Zat tambahan seperti taurin dalam pelet kucing justru tidak dibutuhkan oleh ikan channa dan bisa mengganggu kesehatannya.
👉Menggunakan pelet kucing sebagai pakan, mungkin tak akan membunuh ikan namun akan mempengaruhi performnya dalam jangka panjang.
👉Untuk menjaga kesehatan ikan channa klean, sebaiknya berikan pakan yang memang diformulasikan khusus untuk ikan ini. Pakan tersebut akan mengandung nutrisi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan ikan channa.
👉Berikan variasi pakan untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisi ikan channa. Dengan perawatan yang tepat, ikan channa klean akan tumbuh dengan sehat dan cantik.
-
4 months ago | [YT] | 11
View 2 replies
APE Explore
Faktor Eksternal Pendukung Pigmentasi warna Ikan Channa
👉Faktor eksternal juga berperan penting dalam menentukan warna ikan Channa maru. Lingkungan sekitar ikan, termasuk cahaya dan suhu air, dapat mempengaruhi bagaimana kromatofor merespons dan mengeluarkan warna.
👉Pencahayaan yang berbeda dapat membuat ikan tampak berbeda, dengan warna yang lebih terang atau lebih pudar.
Suhu air yang berfluktuasi juga dapat mempengaruhi aktivitas kromatofor, yang menyebabkan perubahan warna pada ikan.
👉Selain itu, makanan yang dikonsumsi oleh ikan juga berperan dalam menentukan warnanya. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, makanan yang mengandung karotenoid akan memberikan warna cerah pada ikan. Namun, tidak hanya karotenoid, makanan lain yang mengandung nutrisi lain juga dapat mempengaruhi warna ikan secara tidak langsung.
👉Ingatlah, faktor kesehatan sangat mempengaruhi warna ikan. Untuk mewujudkan ikan yang sehat perlu asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang.
👉Fase perkembangan dan pertumbuhan ikan juga dapat mempengaruhi warna ikan. Ketika ikan masih muda, tentu memiliki warna yang berbeda dengan saat dewasa. Selama pertumbuhan ikan, gen-gen tertentu dapat diaktifkan atau dinonaktifkan, yang mempengaruhi produksi pigmen dalam kromatofor. Gen-gen ini dapat mengatur distribusi dan konsentrasi pigmen di seluruh tubuh ikan, sehingga menghasilkan warna yang berbeda saat ikan tumbuh menjadi dewasa.
👉Hormon juga memainkan peran penting dalam perubahan warna pada ikan. Selama tahap perkembangan dan reproduksi, perubahan hormonal dapat menyebabkan perubahan warna pada ikan, terutama selama periode pemijahan. Hormon seks seperti estrogen dan testosteron dapat mempengaruhi produksi pigmen dan distribusi pigmen pada kromatofor, yang berkontribusi pada perbedaan warna antara ikan muda dan dewasa.
4 months ago | [YT] | 13
View 0 replies
APE Explore
Punya kemiripin tetapi tentu saja berbeda spesies
5 months ago | [YT] | 22
View 8 replies
Load more