“Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah pasti akan dikabulkan. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.” [HR. Abu Dawud]
Iman Ahmad rahimahullah menjelaskan bahwa waktu mustajab itu adalah ba’da ashar, beliau berkata,
قال الإمام أحمد : أكثر الأحاديث في الساعة التي تُرجى فيها إجابة الدعوة : أنها بعد صلاة العصر ، وتُرجى بعد زوال الشمس . ونقله عنه الترمذي
“Kebanyakan hadits mengenai waktu yang diharapkan terkabulnya doa adalah ba’da ashar dan setelah matahari bergeser (waktu shalat jumat).” [Lihat Fatwa Sual Wal Jawab no.112165]
Ibnul Qayyim berkata,
وهذه الساعة هي آخر ساعة بعد العصر، يُعَظِّمُها جميع أهل الملل
“Waktu ini ini adalah akhir waktu ashar dan diagungkan oleh semua orang yang beragama”
" يوم الجمعة اليوم الذي يستحب أن يتفرغ فيه للعبادة ، وله على سائر الأيام مزية بأنواع من العبادات واجبة ومستحبة
فالله - سبحانه - جعل لأهل كل ملّة يومًا يتفرغون فيه للعبادة ويتخلّون فيه عن أشغال الدنيا.
فيوم الجمعة يوم عبادة وهو في الأيام كشهر رمضان في الشهور
وساعة الإجابة فيه كليلة القدر في رمضان
- ولهذا من صح له يوم جمعته وسلم سلمت له سائر جمعته
- ومن صح له رمضان وسلم سلمت له سائر سنته
- ومن صحت له حجته وسلمت له صح له سائر عمره
فيوم الجمعة ميزان الأسبوع، ورمضان ميزان العام، والحج ميزان العمر ، وبالله التوفيق. "
"Hari Jumat adalah hari yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Dalam setiap hari dia memiliki keistimewaan dengan beragam bentuk ibadah, baik yang wajib maupun yang mustahab.
Allah subhanahu telah menjadikan satu hari khusus untuk umat setiap agama, yang mereka habiskan untuk beribadah dan menyingkir dari kesibukan dunia.
Maka hari Jumat adalah hari untuk beribadah (bagi kaum muslimin, pen). Hari Jumat dalam satu pekan, sebagaimana ramadhan dalam satu tahun.
Waktu yang mustajab pada hari Jumat bagaikan lailatul qadr pada bulan Ramadhan.
Itu sebabnya, barang siapa yang sukses dan selamat dalam menjalani hari Jumat maka akan sukses pula seluruh hari dalam satu pekannya.
Barang siapa yang sukses dan selamat menjalani Ramadhan, sukses pula sepanjang tahunnya.
Barang siapa yang sukses dan selamat dalam menunaikan haji, sukses pula seluruh usianya.
Sehingga hari Jumat merupakan timbangan satu pekan, Ramadhan adalah timbangan satu tahun, dan haji adalah timbangan sepanjang usia. Wabillahit taufiq."
Ada seseorang bertanya, “Siapakah mujahid yang paling besar pahalanya wahai Rosulullah..?”
Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat Allah padanya..”
Ia berkata, “Siapakah orang berpuasa yang paling besar pahalanya..?”
Beliau bersabda, “Yaitu yang paling banyak mengingat Allah padanya..”
Lalu ia menyebut sholat, zakat, hajji dan sedekah. Semua itu dijawab oleh Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi Wasallam, “Yang paling banyak mengingat Allah padanya..”
Abu Bakar berkata kepada ‘Umar, “Orang yang banyak berdzikir telah pergi membawa segala kebaikan..” Maka Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi Wasallam bersabda, “Benar..”
Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata :
(( أن أفضل أهل كلِّ عملٍ أكثرهم فيه ذكراً لله عز وجل ؛ فأفضلُ الصوَّام أكثرهم ذكراً لله عز وجل في صومهم ، وأفضل المتصدقين أكثرهم ذكراً لله عز وجل ، وأفضل الحجاج أكثرهم ذكراً لله عز وجل، وهكذا سائر الأعمال))
“Sesungguhnya : ● orang yang paling utama dari orang yang beramal adalah yang paling banyak mengingat Allah ‘Azza wajalla padanya..
● orang yang berpuasa yang paling utama adalah yang paling banyak mengingat Allah ‘Azza wajalla saat puasanya..
● orang yang bersedekah yang paling utama adalah yang paling banyak mengingat Allah ‘Azza wajalla..
● demikian pula orang yang berhajji dan semua amal sholeh..”
“Ketika Allah ingin menguji seorang hamba, maka Allah uji dengan dipermudahnya fasilitas fasilitas kemaksiatan di hadapannya, agar Allah mengetahui siapa yang takut kepada-Nya” (Syaikh Utsaimin rahimahullah)
Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, “Kekayaan bukanlah banyak harta benda, akan tetapi kekayaan adalah kekayaan hati.” (HR.Bukhari Muslim).
Ibnu Baththal berkata, “Hadis ini bermakna bahwa kekayaan yang hakiki bukan pada harta yang banyak. Karena, banyak orang yang Allah luaskan harta padanya namun ia tidak merasa cukup dengan pemberian itu, ia terus bekerja untuk menambah hartanya hingga ia tidak peduli lagi dari mana harta itu didapatkan, maka, sesungguhnya ia orang miskin, disebabkan karena ambisinya yang sangat besar.”
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, sifat ‘afaf– terjaga dari yang haram dan menahan diri darinya–, dan sifat ghina– kaya hati, merasa cukup dari apa yang ada pada manusia dan apa yang ada di tangan mereka–.” (HR. Muslim) [(HR. Muslim no. 2721]
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang dunia adalah ambisinya, maka Allah akan menghancurkan kekuatannya, menjadikan kemiskinan di depan matanya dan dunia tidak akan datang kepadanya kecuali apa yang telah Allah takdirkan. Dan barangsiapa akhirat adalah tujuannya, maka Allah akan menguatkan urusannya, menjadikan kekayaannya pada hatinya dan dunia datang kepadanya dalam keadaan tunduk.” (HR Ibnu Majah)
Ardi Abu Daffa Arrayyan
6 days ago | [YT] | 3
View 0 replies
Ardi Abu Daffa Arrayyan
Jum'at Sore Waktu Mustajab, Jangan Lupa Berdoa
Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda,
يَوْمُ الْجُمُعَةِ اثْنَتَا عَشْرَةَ سَاعَةً لاَ يُوجَدُ فِيهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ
“Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah pasti akan dikabulkan. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.” [HR. Abu Dawud]
Iman Ahmad rahimahullah menjelaskan bahwa waktu mustajab itu adalah ba’da ashar, beliau berkata,
قال الإمام أحمد : أكثر الأحاديث في الساعة التي تُرجى فيها إجابة الدعوة : أنها بعد صلاة العصر ، وتُرجى بعد زوال الشمس . ونقله عنه الترمذي
“Kebanyakan hadits mengenai waktu yang diharapkan terkabulnya doa adalah ba’da ashar dan setelah matahari bergeser (waktu shalat jumat).” [Lihat Fatwa Sual Wal Jawab no.112165]
Ibnul Qayyim berkata,
وهذه الساعة هي آخر ساعة بعد العصر، يُعَظِّمُها جميع أهل الملل
“Waktu ini ini adalah akhir waktu ashar dan diagungkan oleh semua orang yang beragama”
Zadul Ma’ad 1/384
1 month ago | [YT] | 2
View 0 replies
Ardi Abu Daffa Arrayyan
Bermanfaatlah bagi manusia lain
2 months ago | [YT] | 2
View 0 replies
Ardi Abu Daffa Arrayyan
Subuh
4 months ago | [YT] | 3
View 0 replies
Ardi Abu Daffa Arrayyan
Sholatlah
4 months ago | [YT] | 4
View 0 replies
Ardi Abu Daffa Arrayyan
Hari Jumat yang Penuh Keistimewaan
Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullahu ta'ala berkata,
" يوم الجمعة اليوم الذي يستحب أن يتفرغ فيه للعبادة ، وله على سائر الأيام مزية بأنواع من العبادات واجبة ومستحبة
فالله - سبحانه - جعل لأهل كل ملّة يومًا يتفرغون فيه للعبادة ويتخلّون فيه عن أشغال الدنيا.
فيوم الجمعة يوم عبادة وهو في الأيام كشهر رمضان في الشهور
وساعة الإجابة فيه كليلة القدر في رمضان
- ولهذا من صح له يوم جمعته وسلم سلمت له سائر جمعته
- ومن صح له رمضان وسلم سلمت له سائر سنته
- ومن صحت له حجته وسلمت له صح له سائر عمره
فيوم الجمعة ميزان الأسبوع، ورمضان ميزان العام، والحج ميزان العمر ، وبالله التوفيق. "
"Hari Jumat adalah hari yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Dalam setiap hari dia memiliki keistimewaan dengan beragam bentuk ibadah, baik yang wajib maupun yang mustahab.
Allah subhanahu telah menjadikan satu hari khusus untuk umat setiap agama, yang mereka habiskan untuk beribadah dan menyingkir dari kesibukan dunia.
Maka hari Jumat adalah hari untuk beribadah (bagi kaum muslimin, pen). Hari Jumat dalam satu pekan, sebagaimana ramadhan dalam satu tahun.
Waktu yang mustajab pada hari Jumat bagaikan lailatul qadr pada bulan Ramadhan.
Itu sebabnya, barang siapa yang sukses dan selamat dalam menjalani hari Jumat maka akan sukses pula seluruh hari dalam satu pekannya.
Barang siapa yang sukses dan selamat menjalani Ramadhan, sukses pula sepanjang tahunnya.
Barang siapa yang sukses dan selamat dalam menunaikan haji, sukses pula seluruh usianya.
Sehingga hari Jumat merupakan timbangan satu pekan, Ramadhan adalah timbangan satu tahun, dan haji adalah timbangan sepanjang usia. Wabillahit taufiq."
[Sumber: Zadul Ma'ad, jilid 1, hlm. 386]
6 months ago | [YT] | 3
View 0 replies
Ardi Abu Daffa Arrayyan
TIDAK TERNILAI HARGANYA
Syaikh Muhammad bin Sholeh al-'Utsaimin rohimahullah mengatakan,
الوقت ثمين الوقت أثمن من المال وأثمن من كل شيء كل وقت يمضي عليك في غير طاعة الله فهو خسارة
Waktu itu sangat berharga, lebih berharga dari harta dan bahkan lebih bernilai daripada segala sesuatu
Setiap waktu yang engkau jalani untuk selain ketaatan kepada Allah, maka itulah kerugian (yang nyata)
(Al-Liqoo asy-Syahri, hlm. 19)
1 year ago | [YT] | 3
View 0 replies
Ardi Abu Daffa Arrayyan
ORANG YANG PALING BESAR PAHALA PUASANYA
Imam Ahmad meriwayatkan dari Mu’adz bin Anas
(( أَنَّ رَجُلًا سَأَلَهُ فَقَالَ أَيُّ الْمُجَاهِدِينَ أَعْظَمُ أَجْرًا يَا رَسُولُ اللَّه ؟ قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ تَعَالَى ذِكْرًا ، قَالَ فَأَيُّ الصَّائِمِينَ أَعْظَمُ أَجْرًا ؟ قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ ذِكْرًا ، ثُمَّ ذَكَرَ لَهُ الصَّلَاةَ وَالزَّكَاةَ وَالْحَجَّ وَالصَّدَقَةَ كُلُّ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ ذِكْرًا ، فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لِعُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : ذَهَبَ الذَّاكِرُونَ بِكُلِّ خَيْرٍ !! ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَجَلْ )) .
Ada seseorang bertanya, “Siapakah mujahid yang paling besar pahalanya wahai Rosulullah..?”
Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat Allah padanya..”
Ia berkata, “Siapakah orang berpuasa yang paling besar pahalanya..?”
Beliau bersabda, “Yaitu yang paling banyak mengingat Allah padanya..”
Lalu ia menyebut sholat, zakat, hajji dan sedekah. Semua itu dijawab oleh Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi Wasallam, “Yang paling banyak mengingat Allah padanya..”
Abu Bakar berkata kepada ‘Umar, “Orang yang banyak berdzikir telah pergi membawa segala kebaikan..” Maka Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi Wasallam bersabda, “Benar..”
Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata :
(( أن أفضل أهل كلِّ عملٍ أكثرهم فيه ذكراً لله عز وجل ؛ فأفضلُ الصوَّام أكثرهم ذكراً لله عز وجل في صومهم ، وأفضل المتصدقين أكثرهم ذكراً لله عز وجل ، وأفضل الحجاج أكثرهم ذكراً لله عز وجل، وهكذا سائر الأعمال))
“Sesungguhnya :
● orang yang paling utama dari orang yang beramal adalah yang paling banyak mengingat Allah ‘Azza wajalla padanya..
● orang yang berpuasa yang paling utama adalah yang paling banyak mengingat Allah ‘Azza wajalla saat puasanya..
● orang yang bersedekah yang paling utama adalah yang paling banyak mengingat Allah ‘Azza wajalla..
● demikian pula orang yang berhajji dan semua amal sholeh..”
(Al Wabil Ash Shoyyib)
📝
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
1 year ago | [YT] | 3
View 0 replies
Ardi Abu Daffa Arrayyan
UJIAN SEORANG HAMBA
“Ketika Allah ingin menguji seorang hamba, maka Allah uji dengan dipermudahnya fasilitas fasilitas kemaksiatan di hadapannya, agar Allah mengetahui siapa yang takut kepada-Nya”
(Syaikh Utsaimin rahimahullah)
✏️ Ustaz Abdurrahman Zahier hafizhahullah
1 year ago | [YT] | 3
View 1 reply
Ardi Abu Daffa Arrayyan
Kalau Minta Kaya, Jangan Lupa Minta Qanaah Juga
Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, “Kekayaan bukanlah banyak harta benda, akan tetapi kekayaan adalah kekayaan hati.”
(HR.Bukhari Muslim).
Ibnu Baththal berkata,
“Hadis ini bermakna bahwa kekayaan yang hakiki bukan pada harta yang banyak. Karena, banyak orang yang Allah luaskan harta padanya namun ia tidak merasa cukup dengan pemberian itu, ia terus bekerja untuk menambah hartanya hingga ia tidak peduli lagi dari mana harta itu didapatkan, maka, sesungguhnya ia orang miskin, disebabkan karena ambisinya yang sangat besar.”
Doa memohon hati qanaah:
اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى ، وَالتُّقَى ، وَالعَفَافَ ، وَالغِنَى
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, sifat ‘afaf– terjaga dari yang haram dan menahan diri darinya–, dan sifat ghina– kaya hati, merasa cukup dari apa yang ada pada manusia dan apa yang ada di tangan mereka–.” (HR. Muslim) [(HR. Muslim no. 2721]
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang dunia adalah ambisinya, maka Allah akan menghancurkan kekuatannya, menjadikan kemiskinan di depan matanya dan dunia tidak akan datang kepadanya kecuali apa yang telah Allah takdirkan. Dan barangsiapa akhirat adalah tujuannya, maka Allah akan menguatkan urusannya, menjadikan kekayaannya pada hatinya dan dunia datang kepadanya dalam keadaan tunduk.” (HR Ibnu Majah)
Merangkum dari:
https://rumaysho.com/19608-rugi-jika-tidak-menghafal-doa-memohon-petunjuk-ketakwaan-afaf-dan-ghina.html
https://muslim.or.id/11885-hakikat-kekayaan-yang-sebenarnya.html
Copyright © 2025 muslim.or.id
1 year ago | [YT] | 3
View 0 replies
Load more