Allah telah menciptakan jin dan manusia dengan tujuan agar mereka beribadah kepada-Nya.
Allah mengutus para Rasul juga untuk menyeru manusia agar beribadah kepada-Nya.
Dan kesempurnaan ibadah kepada Allah tergantung kepada makrifah (pengetahuan) hamba kepada Allah. Semakin besar makrifah (pengetahuan) hamba kepada Allah, maka akan semakin sempurna ibadahnya kepada Allah.
Dari Abu Hurairah dia berkata,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdoa sebagai berikut:
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِى دِينِىَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى وَأَصْلِحْ لِى دُنْيَاىَ الَّتِى فِيهَا مَعَاشِى وَأَصْلِحْ لِى آخِرَتِى الَّتِى فِيهَا مَعَادِى وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ
"Ya Allah ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku yang menjadi benteng penjaga bagi semua urusanku. Perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku. Perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah ya Allah kehidupan ini sebagai penambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala keburukan!" (HR. Muslim no. 2720).
Faedah hadits:
1- Agama seseorang adalah penjaga semua urusannya. Apabila agama seseorang baik, maka niscaya akan baik semua urusannya. Dan apabila agama seseorang rusak, maka menyebabkan urusannya menjadi rusak.
2- Kebaikan pengamalan agama seseorang terletak pada dua hal penting: (pertama) keikhlasan, dan (kedua) adalah kesesuaian pengamalan dia dengan tuntunan Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam-.
3- Manusia sementara ini hidup di dunia, sehingga dia juga membutuhkan kebaikan dalam kehidupan di dunianya.
4- Baiknya kehidupan di dunia adalah ketika seseorang mendapatkan kecukupan atas kebutuhan asasi untuk hidup, dan dia mendapatkannya melalui jalan yang halal.
5- Kebaikan hidup di akhirat merupakan tujuan, karena akhirat adalah tempat kembali manusia.
6- Baiknya kehidupan di akhirat adalah ketika seseorang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.
7- Kehidupan yang Allah berikan di dunia hendaknya dimanfaatkan dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah. Karena manusia yang paling baik adalah yang umurnya panjang dan baik amalnya, sedangkan yang paling buruk adalah yang umurnya panjang namun buruk amalnya.
8- Kematian pasti mendatangi kita dan tidak bisa kita hindari. Maka kita berharap agar kematian menjadi pemutus semua keburukan dan menjadi sebab kita mendapatkan kenikmatan setelahnya.
Dari Abu Hurairah dia berkata,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdoa sebagai berikut:
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِى دِينِىَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى وَأَصْلِحْ لِى دُنْيَاىَ الَّتِى فِيهَا مَعَاشِى وَأَصْلِحْ لِى آخِرَتِى الَّتِى فِيهَا مَعَادِى وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ
"Ya Allah ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku yang menjadi benteng penjaga bagi semua urusanku. Perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku. Perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah ya Allah kehidupan ini sebagai penambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala keburukan!" (HR. Muslim no. 2720).
Faedah hadits:
1- Agama seseorang adalah penjaga semua urusannya. Apabila agama seseorang baik, maka niscaya akan baik semua urusannya. Dan apabila agama seseorang rusak, maka menyebabkan urusannya menjadi rusak.
2- Kebaikan pengamalan agama seseorang terletak pada dua hal penting: (pertama) keikhlasan, dan (kedua) adalah kesesuaian pengamalan dia dengan tuntunan Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam-.
3- Manusia sementara ini hidup di dunia, sehingga dia juga membutuhkan kebaikan dalam kehidupan di dunianya.
4- Baiknya kehidupan di dunia adalah ketika seseorang mendapatkan kecukupan atas kebutuhan asasi untuk hidup, dan dia mendapatkannya melalui jalan yang halal.
5- Kebaikan hidup di akhirat merupakan tujuan, karena akhirat adalah tempat kembali manusia.
6- Baiknya kehidupan di akhirat adalah ketika seseorang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.
7- Kehidupan yang Allah berikan di dunia hendaknya dimanfaatkan dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah. Karena manusia yang paling baik adalah yang umurnya panjang dan baik amalnya, sedangkan yang paling buruk adalah yang umurnya panjang namun buruk amalnya.
8- Kematian pasti mendatangi kita dan tidak bisa kita hindari. Maka kita berharap agar kematian menjadi pemutus semua keburukan dan menjadi sebab kita mendapatkan kenikmatan setelahnya.
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا ؛ سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ "Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim no. 2699)
Channel Fawaaid
Semoga Allah mudahkan.
Materi Dauroh Akidah Imam Al-Bukhari beberapa waktu yg lalu di Teras Merapi 2-3 agustus 2025.
9 months ago | [YT] | 2
View 0 replies
Channel Fawaaid
أستغفر الله وأتوب إليه....
1 year ago | [YT] | 2
View 0 replies
Channel Fawaaid
1 year ago | [YT] | 1
View 0 replies
Channel Fawaaid
Allah telah menciptakan jin dan manusia dengan tujuan agar mereka beribadah kepada-Nya.
Allah mengutus para Rasul juga untuk menyeru manusia agar beribadah kepada-Nya.
Dan kesempurnaan ibadah kepada Allah tergantung kepada makrifah (pengetahuan) hamba kepada Allah. Semakin besar makrifah (pengetahuan) hamba kepada Allah, maka akan semakin sempurna ibadahnya kepada Allah.
1 year ago (edited) | [YT] | 1
View 0 replies
Channel Fawaaid
DOA MEMOHON KEBAIKAN 5 PERKARA
Dari Abu Hurairah dia berkata,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdoa sebagai berikut:
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِى دِينِىَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى وَأَصْلِحْ لِى دُنْيَاىَ الَّتِى فِيهَا مَعَاشِى وَأَصْلِحْ لِى آخِرَتِى الَّتِى فِيهَا مَعَادِى وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ
"Ya Allah ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku yang menjadi benteng penjaga bagi semua urusanku. Perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku. Perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah ya Allah kehidupan ini sebagai penambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala keburukan!" (HR. Muslim no. 2720).
Faedah hadits:
1- Agama seseorang adalah penjaga semua urusannya. Apabila agama seseorang baik, maka niscaya akan baik semua urusannya. Dan apabila agama seseorang rusak, maka menyebabkan urusannya menjadi rusak.
2- Kebaikan pengamalan agama seseorang terletak pada dua hal penting: (pertama) keikhlasan, dan (kedua) adalah kesesuaian pengamalan dia dengan tuntunan Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam-.
3- Manusia sementara ini hidup di dunia, sehingga dia juga membutuhkan kebaikan dalam kehidupan di dunianya.
4- Baiknya kehidupan di dunia adalah ketika seseorang mendapatkan kecukupan atas kebutuhan asasi untuk hidup, dan dia mendapatkannya melalui jalan yang halal.
5- Kebaikan hidup di akhirat merupakan tujuan, karena akhirat adalah tempat kembali manusia.
6- Baiknya kehidupan di akhirat adalah ketika seseorang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.
7- Kehidupan yang Allah berikan di dunia hendaknya dimanfaatkan dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah. Karena manusia yang paling baik adalah yang umurnya panjang dan baik amalnya, sedangkan yang paling buruk adalah yang umurnya panjang namun buruk amalnya.
8- Kematian pasti mendatangi kita dan tidak bisa kita hindari. Maka kita berharap agar kematian menjadi pemutus semua keburukan dan menjadi sebab kita mendapatkan kenikmatan setelahnya.
2 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
Channel Fawaaid
DOA MEMOHON KEBAIKAN 5 PERKARA
Dari Abu Hurairah dia berkata,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdoa sebagai berikut:
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِى دِينِىَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى وَأَصْلِحْ لِى دُنْيَاىَ الَّتِى فِيهَا مَعَاشِى وَأَصْلِحْ لِى آخِرَتِى الَّتِى فِيهَا مَعَادِى وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ
"Ya Allah ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku yang menjadi benteng penjaga bagi semua urusanku. Perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku. Perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah ya Allah kehidupan ini sebagai penambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala keburukan!" (HR. Muslim no. 2720).
Faedah hadits:
1- Agama seseorang adalah penjaga semua urusannya. Apabila agama seseorang baik, maka niscaya akan baik semua urusannya. Dan apabila agama seseorang rusak, maka menyebabkan urusannya menjadi rusak.
2- Kebaikan pengamalan agama seseorang terletak pada dua hal penting: (pertama) keikhlasan, dan (kedua) adalah kesesuaian pengamalan dia dengan tuntunan Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam-.
3- Manusia sementara ini hidup di dunia, sehingga dia juga membutuhkan kebaikan dalam kehidupan di dunianya.
4- Baiknya kehidupan di dunia adalah ketika seseorang mendapatkan kecukupan atas kebutuhan asasi untuk hidup, dan dia mendapatkannya melalui jalan yang halal.
5- Kebaikan hidup di akhirat merupakan tujuan, karena akhirat adalah tempat kembali manusia.
6- Baiknya kehidupan di akhirat adalah ketika seseorang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.
7- Kehidupan yang Allah berikan di dunia hendaknya dimanfaatkan dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah. Karena manusia yang paling baik adalah yang umurnya panjang dan baik amalnya, sedangkan yang paling buruk adalah yang umurnya panjang namun buruk amalnya.
8- Kematian pasti mendatangi kita dan tidak bisa kita hindari. Maka kita berharap agar kematian menjadi pemutus semua keburukan dan menjadi sebab kita mendapatkan kenikmatan setelahnya.
2 years ago (edited) | [YT] | 2
View 0 replies
Channel Fawaaid
3 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
Channel Fawaaid
Hari Jumat, perbanyak Shalawat
3 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
Channel Fawaaid
3 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
Channel Fawaaid
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا ؛ سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
"Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim no. 2699)
3 years ago | [YT] | 1
View 0 replies
Load more