351 ribu lowongan kerja luar negeri tersedia untuk WNI. Tapi sampai hari ini… yang terisi baru 19% saja.
Artinya masih ada 284.530 peluang kerja internasional yang belum diambil orang Indonesia sendiri.
Menteri PPMI, Mukhtarudin, menyampaikan: Indonesia sebenarnya unggul dari sisi jumlah orang, tapi belum siap dari sisi skill & kompetensi internasional.
Lowongan ini tersebar di banyak sektor: 🏥 Kesehatan 🏭 Manufaktur 🏨 Hospitality 🌾 4P (Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan) 🏗️ Konstruksi 💻 IT & Administrasi
Dan ada di negara seperti: Taiwan, Malaysia, Hong Kong, Singapura, Turki, Bulgaria, Brunei, Italia, sampai Timur Tengah (Oman butuh banyak perawat).
Pertanyaannya sekarang: 👉 Kamu mau jadi penonton… atau jadi bagian dari yang berangkat?
Kalau kamu serius mau kerja ke luar negeri dengan jalur resmi & terarah, Binamandiri siap bantu kamu dari pelatihan sampai penempatan.
💬 Tulis di komentar: Negara impianmu kerja di mana?
Ketika banyak negara masih berdebat soal upah, 5 negara ini sudah jauh melangkah maju. Mereka membuktikan bahwa pekerja adalah investasi negara—bukan beban, bukan angka statistik, tetapi manusia yang harus dilindungi.
Inilah gambaran nyata bagaimana Norwegia, Denmark, Belgia, Belanda, dan Jerman membangun standar ketenagakerjaan terbaik di dunia.
1. Norwegia – Surga Pekerja dengan Sistem Paling Manusiawi
Norwegia selalu berada di posisi teratas sebagai negara dengan perlindungan pekerja terbaik. Dengan jam kerja hanya 1.427 jam per tahun, mereka tidak mengkultuskan lembur sebagai bukti loyalitas. Lembur malah wajib dibayar minimal 40% lebih tinggi, tanpa tawar-menawar.
Hal paling mengagumkan? 52 minggu cuti orang tua dengan gaji 80–100%, karena bagi Norwegia, merawat generasi baru adalah tugas negara, bukan beban keluarga.
Kesetaraan gender juga dijaga ketat—40% kursi direksi wajib ditempati perempuan, jika tidak, perusahaan bisa dibekukan.
Tidak heran 88% pekerja puas, dan pelanggaran ketenagakerjaan nyaris nol.
2. Denmark – Fleksibel, Bahagia, dan Sangat Melindungi Pekerja
Denmark dikenal dengan konsep flexicurity: fleksibilitas kerja yang tetap dilindungi keamanan hukum. Jam kerja rata-rata 37 jam per minggu, lembur wajib dikompensasikan, dan cuti orang tua diberikan hingga 46 minggu.
Negara ini juga serius soal kesetaraan. 40% anggota parlemen adalah perempuan, dan ini bukan hasil seremonial—tapi hasil kultur yang menjunjung setara.
Denmark pun dinobatkan sebagai negara dengan pekerja paling bahagia di dunia.
3. Belgia – Stabil, Teratur, dan Berorientasi Keluarga
Belgia menjaga perlindungan pekerja secara konsisten. Jam kerja ditetapkan 40 jam/minggu, dengan batas lembur 120 jam per tahun—artinya lembur bukan gaya hidup.
Kesenjangan gender di Belgia termasuk yang terendah di dunia, hanya 4,7%, menunjukkan betapa seriusnya negara ini menerapkan keadilan upah.
Walau cuti hamil & ayah lebih pendek dibanding negara Eropa lain, Belgia tetap terkenal sebagai salah satu negara dengan pelanggaran ketenagakerjaan paling rendah.
8 dari 10 pekerja mengaku puas dengan pekerjaannya.
4. Belanda – Work-Life Balance Terbaik di Dunia
Belanda selalu menjadi contoh negara dengan kualitas hidup pekerja yang sangat baik. Dengan jam kerja hanya 1.420 jam per tahun, mereka menjadi salah satu negara dengan jam kerja terendah di dunia.
Cuti keluarga juga fleksibel—16 minggu cuti hamil + hingga 6 bulan cuti orang tua, termasuk 9 minggu cuti berbayar sebagian yang baru diberlakukan 2022.
Budaya kerja Belanda sederhana: kerja efektif, pulang tepat waktu, hidup seimbang.
Tidak heran 76% pekerjanya sangat puas, meski kesenjangan gender masih menjadi PR besar.
5. Jerman – Sistem Kuat dan Perlindungan Hukum yang Tegas
Sebagai ekonomi terbesar Eropa, Jerman sudah membangun sistem ketenagakerjaan yang matang dan disiplin. Total jam kerja hanya 1.371 jam/tahun, salah satu yang terendah secara global.
Cuti hamil 14 minggu, dan orang tua bisa berbagi cuti hingga 3 tahun, menjadikan keluarga sebagai prioritas jangka panjang.
Walau kesenjangan gender masih tinggi (15,5%), Jerman sudah mulai menerapkan aturan transparansi gaji untuk mengurangi ketimpangan tersebut.
Dengan budaya kerja yang rapi dan hukum yang tegas, pelanggaran ketenagakerjaan di negara ini sangat jarang.
Mereka membuktikan bahwa perlindungan pekerja bukan hambatan—melainkan pondasi negara maju.
Binamandiri Group
351 ribu lowongan kerja luar negeri tersedia untuk WNI.
Tapi sampai hari ini…
yang terisi baru 19% saja.
Artinya masih ada 284.530 peluang kerja internasional
yang belum diambil orang Indonesia sendiri.
Menteri PPMI, Mukhtarudin, menyampaikan:
Indonesia sebenarnya unggul dari sisi jumlah orang,
tapi belum siap dari sisi skill & kompetensi internasional.
Lowongan ini tersebar di banyak sektor:
🏥 Kesehatan
🏭 Manufaktur
🏨 Hospitality
🌾 4P (Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan)
🏗️ Konstruksi
💻 IT & Administrasi
Dan ada di negara seperti:
Taiwan, Malaysia, Hong Kong, Singapura, Turki, Bulgaria, Brunei, Italia, sampai Timur Tengah (Oman butuh banyak perawat).
Pertanyaannya sekarang:
👉 Kamu mau jadi penonton…
atau jadi bagian dari yang berangkat?
Kalau kamu serius mau kerja ke luar negeri dengan jalur resmi & terarah,
Binamandiri siap bantu kamu dari pelatihan sampai penempatan.
💬 Tulis di komentar: Negara impianmu kerja di mana?
#KerjaLuarNegeri #PeluangKerja2026 #PPMI #PekerjaMigran #KerjaKeEropa #KerjaKeTaiwan #Binamandiri #InfoKerjaResmi
3 days ago | [YT] | 52
View 33 replies
Binamandiri Group
Bayangin magang di Taiwan, digaji 20.000 NT$ + tempat tinggal & makan disediakan…
Kalau itu ada di depan kamu sekarang, reaksimu?
4 days ago | [YT] | 11
View 26 replies
Binamandiri Group
Interview akan segera diadakan di beberapa Negara tujuan.
Buat kamu yang ketinggalan jangan patah semangat yaa, karena kami masih buka loker seluas-luasnya untuk Sahabat Binamandiri.
Segera daftarkan dirimu sekarang, karena walaupun masih buka tetapi kuotanya terbatas yaa!!
Be smart Worker for Better Future
5 days ago | [YT] | 16
View 2 replies
Binamandiri Group
Kalau kamu dikasih kesempatan kerja di Yunani 🇬🇷 — negara pantai biru, sejarah megah, dan gaji kompetitif — kamu paling tertarik kerja di sektor apa?
1 week ago | [YT] | 9
View 3 replies
Binamandiri Group
Perhatikan ini sebelum kamu berangkat ke luar negeri !!
1 week ago | [YT] | 22
View 7 replies
Binamandiri Group
Ketika banyak negara masih berdebat soal upah, 5 negara ini sudah jauh melangkah maju. Mereka membuktikan bahwa pekerja adalah investasi negara—bukan beban, bukan angka statistik, tetapi manusia yang harus dilindungi.
Inilah gambaran nyata bagaimana Norwegia, Denmark, Belgia, Belanda, dan Jerman membangun standar ketenagakerjaan terbaik di dunia.
1. Norwegia – Surga Pekerja dengan Sistem Paling Manusiawi
Norwegia selalu berada di posisi teratas sebagai negara dengan perlindungan pekerja terbaik.
Dengan jam kerja hanya 1.427 jam per tahun, mereka tidak mengkultuskan lembur sebagai bukti loyalitas. Lembur malah wajib dibayar minimal 40% lebih tinggi, tanpa tawar-menawar.
Hal paling mengagumkan?
52 minggu cuti orang tua dengan gaji 80–100%, karena bagi Norwegia, merawat generasi baru adalah tugas negara, bukan beban keluarga.
Kesetaraan gender juga dijaga ketat—40% kursi direksi wajib ditempati perempuan, jika tidak, perusahaan bisa dibekukan.
Tidak heran 88% pekerja puas, dan pelanggaran ketenagakerjaan nyaris nol.
2. Denmark – Fleksibel, Bahagia, dan Sangat Melindungi Pekerja
Denmark dikenal dengan konsep flexicurity: fleksibilitas kerja yang tetap dilindungi keamanan hukum.
Jam kerja rata-rata 37 jam per minggu, lembur wajib dikompensasikan, dan cuti orang tua diberikan hingga 46 minggu.
Negara ini juga serius soal kesetaraan.
40% anggota parlemen adalah perempuan, dan ini bukan hasil seremonial—tapi hasil kultur yang menjunjung setara.
Denmark pun dinobatkan sebagai negara dengan pekerja paling bahagia di dunia.
3. Belgia – Stabil, Teratur, dan Berorientasi Keluarga
Belgia menjaga perlindungan pekerja secara konsisten.
Jam kerja ditetapkan 40 jam/minggu, dengan batas lembur 120 jam per tahun—artinya lembur bukan gaya hidup.
Kesenjangan gender di Belgia termasuk yang terendah di dunia, hanya 4,7%, menunjukkan betapa seriusnya negara ini menerapkan keadilan upah.
Walau cuti hamil & ayah lebih pendek dibanding negara Eropa lain, Belgia tetap terkenal sebagai salah satu negara dengan pelanggaran ketenagakerjaan paling rendah.
8 dari 10 pekerja mengaku puas dengan pekerjaannya.
4. Belanda – Work-Life Balance Terbaik di Dunia
Belanda selalu menjadi contoh negara dengan kualitas hidup pekerja yang sangat baik.
Dengan jam kerja hanya 1.420 jam per tahun, mereka menjadi salah satu negara dengan jam kerja terendah di dunia.
Cuti keluarga juga fleksibel—16 minggu cuti hamil + hingga 6 bulan cuti orang tua, termasuk 9 minggu cuti berbayar sebagian yang baru diberlakukan 2022.
Budaya kerja Belanda sederhana:
kerja efektif, pulang tepat waktu, hidup seimbang.
Tidak heran 76% pekerjanya sangat puas, meski kesenjangan gender masih menjadi PR besar.
5. Jerman – Sistem Kuat dan Perlindungan Hukum yang Tegas
Sebagai ekonomi terbesar Eropa, Jerman sudah membangun sistem ketenagakerjaan yang matang dan disiplin.
Total jam kerja hanya 1.371 jam/tahun, salah satu yang terendah secara global.
Cuti hamil 14 minggu, dan orang tua bisa berbagi cuti hingga 3 tahun, menjadikan keluarga sebagai prioritas jangka panjang.
Walau kesenjangan gender masih tinggi (15,5%), Jerman sudah mulai menerapkan aturan transparansi gaji untuk mengurangi ketimpangan tersebut.
Dengan budaya kerja yang rapi dan hukum yang tegas, pelanggaran ketenagakerjaan di negara ini sangat jarang.
Mereka membuktikan bahwa perlindungan pekerja bukan hambatan—melainkan pondasi negara maju.
1 week ago | [YT] | 38
View 5 replies
Binamandiri Group
Gimana kalau sekarang ubah rencanamu untuk kerja di salah satu negara Eropa yang terkenal ini??
1 week ago | [YT] | 25
View 2 replies
Binamandiri Group
Serius?? di akhir tahun ini kamu masih bingung cari loker luar negeri??
Sekarang gak usah galau lagi, karena Binamandiri buka banyak loker lohh !!
Cek list job tesedia saat ini, dan jangan lupa konsultasikan impianmu dengan kami yaa :)
3 weeks ago | [YT] | 18
View 1 reply
Binamandiri Group
Kami cinta tanah air.
Tapi masa depan juga butuh diperjuangkan.
Yang bertahan bukan berarti bodoh.
Yang pergi bukan berarti pengkhianat.
Kita semua cuma sedang mencari masa depan
yang masuk akal.
👉 Kamu di posisi yang mana sekarang?
Bertahan & berjuang di sini,
atau sedang menyiapkan jalan ke luar negeri?
Tulis di komentar.
Cerita kamu mungkin sedang dirasakan banyak orang.
3 weeks ago | [YT] | 36
View 5 replies
Binamandiri Group
Menurut kamu, negara Eropa dengan jumlah penduduk Muslim TERBANYAK itu… 🤔
3 weeks ago | [YT] | 1
View 0 replies
Load more